08/09/2026
5 Keutamaan Shalat Dhuha yang Disebutkan Rasulullah SAW
1. Dibuatkan Istana di Surga
Rasulullah SAW menerangkan bahwa siapa saja yang menunaikan sholat dhuha sebanyak dua belas rakaat akan memperoleh ganjaran yang sangat mulia, yakni dibangunkan sebuah istana di surga. Keutamaan tersebut sebagaimana disampaikan dalam sabda beliau:
ู
ููู ุตููููู ุงูุถููุญูู ุงูุซูููุชูู ุนูุดูุฑูุฉู ุฑูููุนูุฉู ุจูููู ุงููููููู ูููู ููุตูุฑูุง ููู ุงููุฌููููุฉู
Artinya: โBarang siapa sholat dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana di surga.โ (HR Tirmidzi)
2. Diampuni Dosa-Dosanya
Sholat dhuha juga menjadi salah satu sebab turunnya ampunan atas dosa-dosa, selama dikerjakan secara istiqamah dan berkesinambungan. Hal ini ditegaskan dalam sabda Rasulullah SAW:
ู
ููู ุญูุงููุธู ุนูููู ุดูููุนูุฉู ุงูุถููุญูู ุบูููุฑููููู ุฐูููููุจููู ูู ุงููู ููุงููุชู ู
ูุซููู ุฒูุจูุฏู ุงููุจูุฎูุฑู
Artinya: โBarang siapa yang dapat mengamalkan sholat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.โ (HR. Tirmidzi)
3.Menjadi Sedekah bagi Persendian Tubuh
Rasulullah SAW juga menuturkan bahwa setiap persendian pada tubuh manusia memiliki kewajiban sedekah setiap pagi. Kewajiban itu dapat ditunaikan dengan melaksanakan dua rakaat sholat dhuha, yang nilainya telah mencukupi seluruh sedekah tersebut:
ููุตูุจูุญู ุนูููู ููููู ุณููุงูู
ูู ู
ููู ุฃูุญูุฏูููู
ู ุตูุฏูููุฉู. ููููููู ุชูุณูุจููุญูุฉู ุตูุฏูููุฉูุ ููููููู ุชูุญูู
ููุฏูุฉู ุตูุฏูููุฉูุ ููููููู ุชููููููููุฉู ุตูุฏูููุฉูุ ููููููู ุชูููุจููุฑูุฉู ุตูุฏูููุฉูุ ููุฃูู
ูุฑู ุจูุงููู
ูุนูุฑูููู ุตูุฏูููุฉูุ ูููููููู ุนููู ุงููู
ูููููุฑู ุตูุฏูููุฉูุ ููููุฌูุฒูุฆู ู
ููู ุฐููููู ุฑูููุนูุชูุงูู ููุฑูููุนูููู
ูุง ู
ููู ุงูุถููุญูู
Artinya: โAda sedekah atas seluruh tulang (persendian) salah seorang dari kalian. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, amar makruf adalah sedekah, nahi munkar adalah sedekah, dan dua rakaat sholat dhuha mencukupi semuanya itu.โ (HR Muslim)
4. Disebut Sholat Kaum Awwรขbรฎn
Sholat dhuha juga dikenal sebagai sholatnya orang-orang awwรขbรฎn, yakni hamba-hamba yang senantiasa kembali kepada Allah SWT dengan taubat dan berusaha menjaga kedekatan spiritual dengan-Nya, sebagaimana disebutkan dalam sabda Nabi SAW:
ููุง ููุญูุงููุธู ุนูููู ุตูููุงุฉู ุงูุถููุญูู ุฅููููุง ุฃููููุงุจู. ููุงูู: ูููููู ุตูููุงุฉู ุงููุฃููููุงุจูููู
Artinya: โTidak ada yang menjaga sholat dhuha kecuali orang yang kembali kepada Allah (dengan tobat). Sholat dhuha adalah sholat orang-orang yang awwรขbรฎn.โ (HR Al-Hakim).
5.Keutamaan Bertingkat Sesuai Jumlah Rakaat
Dalam riwayat lain disebutkan bahwa keutamaan sholat dhuha bertambah seiring dengan banyaknya rakaat yang ditunaikan. Mulai dari tercatat sebagai orang yang tidak lalai, hingga memperoleh balasan berupa dibangunkannya sebuah rumah di surga bagi mereka yang mengerjakan dua belas rakat:
ุนููู ุนูุจูุฏู ุงูููู ุจููู ุนูู
ูุฑูู ููุงูู: ูููููุชู ุฃูุจูุง ุฐูุฑููุ ููููููุชู: ููุง ุนูู
ูู ุงููุจูุณูููู ุฎูููุฑูุง. ููููุงูู: ุณูุฃูููุชู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตูููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ููู
ูุง ุณูุฃูููุชูููู ููููุงูู: ุฅููู ุตููููููุชู ุงูุถููุญูู ุฑูููุนูุชููููู ููู
ู ุชูููุชูุจู ู
ููู ุงููุบูุงูููููููุ ููุฅููู ุตููููููุชูููุง ุฃูุฑูุจูุนูุง ููุชูุจูุชู ู
ููู ุงููู
ูุญูุณููููููุ ููุฅููู ุตููููููุชูููุง ุณูุชููุง ููุชูุจูุชู ู
ููู ุงููููุงููุชููููุ ููุฅูููุตููููููุชูููุง ุซูู
ูุงููููุง ููุชูุจูุชู ู
ููู ุงููููุงุฆูุฒููููุ ููุฅููู ุตููููููุชูููุง ุนูุดูุฑูุง ููู
ู ููููุชูุจู ูููู ุฐููููู ุงููููููู
ู ุฐูููุจูุ ููุฅููู ุตููููููุชูููุง ุซูููุชููู ุนูุดูุฑูุฉู ุฑูููุนูุฉู ุจูููู ุงูููู ูููู ุจูููุชูุง ููู ุงููุฌููููุฉู
Artinya: โDiriwayatkan dari Abdullah bin Amr, ia berkata: Aku bertemu Abu Dzar RA., lalu berkata: Wahai paman, berilah aku satu kebaikan. Ia menjawab: Aku pernah bertanya kepada Rasulullah SAW sebagaimana kamu bertanya kepadaku. Lalu Rasulullah SAW bersabda: Jika kamu sholat dhuha dua rakaat, kamu tidak dicatat sebagai orang lalai, jika empat rakaat dicatat sebagai orang berbuat baik, jika enam rakaat dicatat sebagai orang taat, jika delapan rakaat dicatat sebagai orang beruntung, jika sepuluh rakaat maka pada hari itu tidak dicatat dosa bagimu, dan jika dua belas rakaat maka Allah membangunkan untukmu rumah di surga.โ (HR Al-Baihaqi)