29/11/2017
DAN KEUTAMAAN MEMPERINGATI MAULID NABI SAW #
Oleh: KH. Ahmad Junaidi
Mohon dibaca sejenak sampai tuntas, agar bertambah keyakinan kita, tdk terombang ambing oleh keadaan akhir zaman skrng ini, dihilangkan segala keraguan dlm hati, dimana msh banyak org yg mengatakan bid'ah dan sesat, serta mengatakan bahwasanya memperingati Maulidin Nabi adalah pekerjaan yg sia2 serta pemborosan dan hanya menghambur-hamburkan uang Naudzubillahi min dzalik... Sungguh itu suatu pemahaman yg dangkal dan tdk mendasar, perkataan itu hanyalah bagi orang2 yg hasud dan merasa paling sunnah nabi, bukan kah yg namanya cinta perlu pengorbanan, Lalu dimana rasa cinta dan syukur kita kepada Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم...؟؟
Apa manfaat dan keutamaan
nya kita mengadakan acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad صلى الله عليه وآله وسلم...?
1. Firman Allah تعالى:
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
Sungguh telah ada pada (diri) Rosululloh صلى الله عليه وآله وسلم itu suri teladan yg baik bagimu (yaitu) bagi orang yg mengharap (rahmat) Allah dan kedatangan hari Kiamat dan dia banyak menyebut nama Allah. [Q.S.Al-Ahzab 21]
2. Firman Allah تعالى:
وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا
Apa yg diberikan Rosul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yg dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. [Q.S.Al-Hasyr;7]
Allah تعالى telah memberi tahukan kpd kita (manusia beriman dan berakal sehat) utk mentauladani Akhlaq Rosululloh صلى الله عليه وآله وسلم sebagai manusia satu2 nya yg Allâh ciptakan serba sempurna dan sangat pantas utk ditauladani
Dan Allah تعالى pun telah memerintahkan kpd kita (manusia beriman dan berakal sehat) utk menerima mandat Rosululloh yg harus dilakukan dan menjauhi segala bentuk yg Beliau larang
Bagaimana mungkin seseorang bisa tau tentang Akhlaq Rosululloh SAW, tentang mandat yg harus dilakukan dan tentang larangan yg harus ditinggalkan jika mereka tak pernah tau sejarah, riwayat hidup dan biografi Rosululloh...?
Hal itu semua telah dirangkum dlm satu buku yg dikenal dg nama "Kitab Maulid" yg telah disusun oleh Ulama Shalihin yg ahli dlm bahasa, sastra dan sejarah antara lain:
1. Asy-Syeikh Ja'far Al-Barzanji
2. Asy-Syeikh Abdurrahman Ad-Diba'iy
3. Al-Habib Ali Bin Abdurrahman Al-Habsyi
4. Al-Habib Umar Bin Hafizh
5. Dan lain-lain
Karenanya para Beliau telah berupaya menyusun sejarah hidup Nabi Muhammad dari sejak Nur Muhammad itu diciptakan sehingga para Malaikat disuruh bersujud kpd Nabi Adam Alaihis Salam, dititipkan Nur itu ke tulang Sulbi Sayyiduna Abdullah Bin Abdul Mutthalib, Rosululloh dlm kandungan ibunya dan terus sampai wafatnya Rosululloh صلى الله عليه وآله وسلم dg bahasa dan sastra yg indah, supaya orang awam dpt merasakan kenikmatan dan kekhusyu'an dlm membaca dan mendengarkan kisah kehidupan manusia agung yg sangat mulia.
Kemudian para Ulama menguraikan kisah perjalanan hidup, perjuangan dan prilaku junjungan kita Nabi besar Muhammad صلى الله عليه وآله وسلم, agar hadirin dapat memahami dan kemudian dapat mentauladani Beliau sedikit demi sedikit dan bisa melakukan apa yg telah diperintahkan serta berusaha menjauhi apa yg dilarang sebagai tanda kepatuhan kita kpd Allah dan kecintaan kita kpd Rosululloh صلى الله عليه وآله وسلم.
Dan pada acara tersebut hadirin di ajak berdzikir dan banyak membaca Shalawat kpd Beliau sebagai pengamalan perintah Allah yg tertera dlm surah Al-Ahzab 56:
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Sesungguhnya Allah تعالى dan para Malaikat-Nya bershalawat kpd Nabi Muhammad, wahai orang2 yg beriman bershalawat dan bersalam lah kalian kpd-nya
Adakah yg salah dan menyimpang dari syariat Islam dlm acara peringatan Maulid Nabi tersebut.
Orang2 yg fanatik mencintai Nabi dg merayakan dan memperingati kelahiran Rosululloh tdk akan sibuk mencari dalil contoh atau perintahnya wlw pun ada seabrek dalil dari Al-Qur'an dan Sunnah.
Tapi buat mereka yg anti Maulid selalu mencari kesalahan dan menanyakan dalilnya dg alasan bhw "Agama itu Dalil"
Ketika dalil itu disampaikan, mereka meragukan dan membantah bahkan mereka berani mengatakan bhw Haditsnya PALSU padahal sumbernya jelas sedangkan para komentator itu bukan AHLI HADITS, bahkan mereka tidak pernah tau tentang ilmu Hadits atau Isnadnya
Saya pernah mendengar langsung dari mulut Maha Guru Samahatul Imam Al-Hafizh Al-Musnid Al-Habib Abdullah Bin Abdul Qodir Bilfaqih RA ketika Beliau ditanya "Berapakah jumlah hadits secara keseluruhan..?"
Beliau menjawab "Jumlahnya lbh dari 600 juta Hadits"
Berapa banyak jumlah hadits yg telah dibaca dan dihafal oleh mereka yg selalu mencari dalil bantahan terhadap hal2 yg dilakukan oleh para pecinta Rosululloh صلى الله عليه وآله وسلم dan Sunnah Beliau bahkan mereka tak ragu2 menuduh sebagai "Pelaku Bid'ah"
Semua umat Islam pasti tau bagaimana bencinya orang2 Yahudi dan Nasrani terhadap Nabi Muhammad صلى الله عليه وآله وسلم wlw pun mereka tau dalil dari kitab suci mereka Taurat dan Injil tentang kebenaran berita Nabi terakhir.
Tapi tetap saja Kebencian itu telah tertancap kuat dihati mereka dan mereka takkan pernah mau mengakui kebenaran Risalah yg dibawa oleh Rosululloh.
Jadi dasarnya cuma BENCI atau CINTA.
Dibawah ini akan saya tuliskan dalil2 tentang perlunya mengadakan acara peringatan Maulid Nabi besar Muhammad صلى الله عليه وآله وسلم yg saya tujukan khusus utk para Pecinta Maulid supaya mereka lbh yakin lagi bhw acara peringatan Maulid tersebut bkn BID'AH sebagaimana yg di hembuskan oleh mereka yg anti Maulid.
Adapun buat para pembaca postingan ini yg gak setuju, silahkan kaji lagi dg banyak membaca kitab yg berkenaan dg Maulid atau Sirah Nabawiyah, karena Islam bkn agama doktrin atau mengajarkan umatnya utk JUMUD, tapi Islam mendorong umatnya utk maju dan mempunyai wawasan yg luas.
Jangan sampai ada rasa kebencian kpd Rosululloh tanpa kita sadari
Seperti yg telah dikatakan oleh Prof Al-Muhaddits As-Sayyid Muhammad Bin Alwi Al-Maliki (Makkah) dan Maulana Al-Habib Luthfi Bin Yahya (Pekalongan):
"Orang yg tdk s**a dg acara peringatan Maulid Nabi Muhammad berarti tdk s**a dg kelahiran Beliau صلى الله عليه وآله وسلم.
Dibawah ini saya kutipkan Hadits Mutawatir Musalsal Bil Awwaliyah (Riwayatnya sambung menyambung tdk putus dari sumber utamanya) yaitu Junjungan kita Nabi besar Muhammad صلى الله عليه وآله وسلم:
سمعت هذا الحديث عن سماحة الاستاذ الدّاعي الى اللّه المسند الحبيب محمّد بلفقيه عن والده وشيخه سماحة الأستاذ الإمام الحافظ المسند الدّكتور الحبيب عبد اللّه بن عبد القادر بلفقيه قال حدّثني الشيخ المحّدث إبراهيم الكتّاني عن شيخه عبد الكبير الكتّاني عن شيخه سليمان بن بكاع الزّبيدي قال حدّثني عبد الرّشيد بن حندس قال أنبأني عبد اللّه بن عبد الرحمن الإبراهيمي قال أنبأني محمّد بن يوسف الجسد الطّرابوسي قال أنبأني الشّيخ محمّد بن اسحاق الشّيعي قال أنبأني إمام المحدّثين الإمام محمّد بن يوسف قال أنبأني سيّد زمانه وفريد عصره وأوانه الكاشف الغطاء قال أنبأني محمّد بن عبد الرّحمن جعفري قال حدّثني أبو يوسف النّقدي قال أنبأني الحافظ ابي عبد اللّه يوسف بن إسماعيل الفربي قال أنبأني أبو نعيم مؤلّف حلية الأولياء قال أنبأني إبراهيم بن سعد قال حدّثني أبو عبد اللّه قال أنبأني يحيي بن بديع الزّمان قال حدّثني الإمام علي الرّضا قال حدّثني الإمام جعفر الصّادق عن الإمام محمّد الباقر عن الإمام علي زين العابدين عن الإمام سيّدنا الحسين عن الإمام علي كرّم اللّه وجهه قال ؛ قال رسول اللّه صلّى اللّه عليه وسلّم قال : "إِجْعَلُوْا يَوْمَ مِيْلَادِيْ عِيْدَكُمْ وَصَلُّوْا وَسَلِّمُوْا عَلَيَّ فِيْهِ تَنَالُوْا شَفَاعَتِيْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ".
وقال الإمام الحافظ أبو إسحاق شيخ البخاري بلغ مبلغ المتواتر ، وقال حديث صحيح . أو كما قال
Saya mendengar hadits ini dari Samahatul Ustadz Ad Da'i Ilallah Al Habib Muhammad Bilfaqih dari ayah dan gurunya Samahatul Ustadz Al-Hafidz Al-Musnid Prof. DR Al-Habib Abdullah bin Abdul Qodir Bilfaqih Dari Syaikh Muhaddits Ibrahim Al-Kattaniy dari gurunya Al-Imam Abdil Kabiir Al-Kattaniy dari gurunya Sulaiman bin Bakka' Az Zabiidiy dari gurunya Syaikh Abdur Rasyid bin Handas dari gurunya As-Syaikh Abdillah bin Abdirrahman Al-Ibrahimiy dari gurunya As-Syaikh Muhammad bin Yusuf Al Jasadi At-Tharabusy dari gurunya As-Syaikh Muhammad bin Ishaq As-Syi'i dari gurunya Imamul Muhadditsin Muhammad bin Yusuf dari gurunya sang Pemimpin wafariidu 'asrihi As-Syaikh Al-Kasyiful Ghitha' dari gurunya As-Syaikh Muhammad bin Abdirrahman Ja'fariy dari gurunya As-Syaikh Abu Yusuf An-Naqdiy dari gurunya Al-Hafidz Abu Abdillah Yusuf bin Isma'il Al Farabiy dari gurunya As-Syaikh Al-Imam Abu Nu'aim Mu'allif Hilyatul Auliya' dari gurunya As-Syaikh Ibrahim bin Sa'ad dari Syaikh Abu Abdillah dari gurunya Syaikh Yahya bin Badii'uz Zaman dari Al-Imam Ali Ar-Ridho dari Al-Imam Ja'far As-Shadiq dari Al-Imam Muhammad Baqir dari Al-Imam Ali Zaenal Abidin Dari Al Imam Sayyidina Husain dari Ayahnya Al Imam Ali bin Abi Thalib Karramallahu wajhahu bersabda Rosululloh صلى الله عليه وآله وسلم:
"Jadikanlah hari kelahiran ku sebagai hari raya kalian, bershalawatlah dan bersalamlah kalian kepadaku didalam hari kelahiranku, maka pasti kalian akan mendapatkan Syafa'atku kelak pada hari kiamat ".
*
Berkata Al-Imam Al Hafidz Abu Ishaq Gurunya Al Imam Bukhari, hadits ini mencapai tingkatan MUTAWATIR (Hadits Shahih)
من أحيا ميلادى وجبت له شفاعتى يوم القيامة. رواه الطبراني
Siapa saja yg menghidupkan kelahiranku, maka wajib baginya utk mendapatkan Syafa'atku di hari Kiamat (H.R.Thabrani)
من لم يصدق بحديثي فقد كفر"
رواه البخاري اخرجه شيخنا رضي الله عنه..
Siapa saja yg tidak mempercayai haditsku, maka sungguh dia telah kafir".
*
Di dalam kitab “An-Ni’matul Kubra ‘alal ‘Alami fi Maulidi Sayyidi Waladi Adam” halaman 5-7, karya Imam Ibnu Hajar al-Haitami (909-974 H. / 1503-1566 M.), cetakan “Maktabah Al-Haqiqat” Istambul Turki, diterangkan tentang keutamaan memperingati Maulid Nabi Muhammad صلى الله عليه وآله وسلم
1. Sayyidina Abu Bakar RA. berkata:
ﻣﻦ ﺃﻧﻔﻖ ﺩﺭﻫﻤﺎ ﻋﻠﻰ ﻗﺮﺍﺀﺓ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻛﺎﻥ ﺭﻓﻴﻘﻲ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ
Siapa saja yg membelanjakan satu dirham utk mengadakan pembacaan Maulid Nabi, maka ia akan menjadi temanku di Syurga
2. Berkata Sayyidina Umar RA.
ﻣﻦ ﻋﻈﻢ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓﻘﺪ ﺃﺣﻴﺎ ﺍﻹﺳﻼﻡ
D saja yg mengagungkan Maulid Nabi صلى الله عليه وآله وسلم, maka sesungguhnya ia telah menghidupkan Islam.
3. Berkata Sayyidina Utsman RA:
ﻣﻦ ﺃﻧﻔﻖ ﺩﺭﻫﻤﺎ ﻋﻠﻰ ﻗﺮﺍﺀﺓ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓﻜﺄﻧﻤﺎ ﺷﻬﺪ ﻏﺰﻭﺓ ﺑﺪﺭ ﻭﺣﻨﻴﻦ
Siapa saja yg menginfaqkan satu dirham utk mengadakan pembacaan Maulid Nabi صلى الله عليه وآله وسلم, maka sesungguhnya ia akan mendapat pahala mati syahid dlm perang Badar dan Hunain.”
4. Sayyidina Ali RA. berkata:
ﻣﻦ ﻋﻈﻢ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﻛﺎﻥ ﺳﺒﺒﺎ ﻟﻘﺮﺍﺀﺗﻪ ﻻ ﻳﺨﺮﺝ ﻣﻦ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﺇﻻ ﺑﺎﻹﻳﻤﺎﻥ ﻭﻳﺪﺧﻞ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﺑﻐﻴﺮ ﺣﺴﺎﺏ
Siapa saja yg mengagungkan Maulid Nabi صلى الله عليه وآله وسلم, dan ia menjadi sebab dilaksanakannya pembacaan maulid Nabi (Donaturnya) maka tidaklah ia keluar dari Dunia ini melainkan dg keimanan dan akan dimasukkan ke dlm Syurga tanpa hisab.”
5. Imam Hasan Bashri RA. berkata:
ﻭﺩﺩﺕ ﻟﻮ ﻛﺎﻥ ﻟﻲ ﻣﺜﻞ ﺟﺒﻞ ﺃﺣﺪ ﺫﻫﺒﺎ ﻓﺄﻧﻔﻘﺘﻪ ﻋﻠﻰ ﻗﺮﺍﺀﺓ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ
Aku senang sekali seandainya aku memiliki emas sebesar gunung Uhud, maka aku akan menginfaqkannya utk keperluan memperingati Maulid Nabi صلى الله عليه وآله وسلم.”
6. Imam Al-Junaed Al-Baghdadi berkata:
ﻣﻦ ﺣﻀﺮ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﻋﻈﻢ ﻗﺪﺭﻩ ﻓﻘﺪ ﻓﺎﺯ ﺑﺎﻹﻳﻤﺎﻥ
Siapa saja yg menghadiri peringatan Maulid Nabi صلى الله عليه وآله وسلم dan mengagungkan derajat beliau, maka sesungguhnya ia akan memperoleh kebahagian dg penuh keimanan.”
7. Al-Imam Ma’ruf Al-Karkhi:
ﻣﻦ ﻫﻴﺄ ﻃﻌﺎﻣﺎ ﻷﺟﻞ ﻗﺮﺍﺀﺓ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ ﻭ ﺟﻤﻊ ﺍﺧﻮﺍﻧﺎ ﻭ ﺃﻭﻗﺪ ﺳﺮﺍﺟﺎ ﻭ ﻟﺒﺲ ﺟﺪﻳﺪﺍ ﻭ ﺗﺒﺨﺮ ﻭ ﺗﻌﻄﺮ ﺗﻌﻈﻴﻤﺎ ﻟﻤﻮﻟﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ ﺣﺸﺮﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﻣﻊ ﺍﻟﻔﺮﻗﺔ ﺍﻷﻭﻟﻰ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺒﻴﻴﻦ ﻭ ﻛﺎﻥ ﻓﻰ ﺃﻋﻠﻰ ﻋﻠﻴﻴﻦ
Siapa saja yg menyediakan makanan utk pembacaan Maulid Nabi صلى الله عليه وآله وسلم, mengumpulkan saudara2nya, menyalakan lampu (terang benderang), memakai pakaian yg baru, memasang harum2an dan memakai wangi2an karena mengagungkan kelahiran Nabi صلى الله عليه وآله وسلم, niscaya Allah akan mengumpulkannya pada hari kiamat bersama golongan orang2 yg pertama di kalangan para Nabi dan dia akan ditempatkan di syurga yg paling atas (‘Illiyyin).
8. Al-Imam Fakhruddin Ar-Raziy:
: ﻣﺎ ﻣﻦ ﺷﺨﺺ ﻗﺮﺃ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻋﻠﻰ ﻣﻠﺢ ﺃﻭ ﺑﺮ ﺃﻭ ﺷﻴﺊ ﺃﺧﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺄﻛﻮﻻﺕ ﺍﻻ ﻇﻬﺮﺕ ﻓﻴﻪ ﺍﻟﺒﺮﻛﺔ ﻭ ﻓﻰ ﻛﻞ ﺷﻴﺊ ﻭﺻﻞ ﺍﻟﻴﻪ ﻣﻦ ﺫﻟﻚ ﺍﻟﻤﺄﻛﻮﻝ ﻓﺎﻧﻪ ﻳﻀﻄﺮﺏ ﻭ ﻻ ﻳﺴﺘﻘﺮ ﺣﺘﻰ ﻳﻐﻔﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻷﻛﻠﻪ ﻭﺍﻥ ﻗﺮﺉ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻋﻠﻰ ﻣﺎﺀ ﻓﻤﻦ ﺷﺮﺏ ﻣﻦ ﺫﻟﻚ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﺩﺧﻞ ﻗﻠﺒﻪ ﺃﻟﻒ ﻧﻮﺭ ﻭ ﺭﺣﻤﺔ ﻭ ﺧﺮﺝ ﻣﻨﻪ ﺃﻟﻒ ﻏﻞ ﻭ ﻋﻠﺔ ﻭ ﻻ ﻳﻤﻮﺕ ﺫﻟﻚ ﺍﻟﻘﻠﺐ ﻳﻮﻡ ﺗﻤﻮﺕ ﺍﻟﻘﻠﻮﺏ. ﻭ ﻣﻦ ﻗﺮﺃ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻋﻠﻰ ﺩﺭﺍﻫﻢ ﻣﺴﻜﻮﻛﺔ ﻓﻀﺔ ﻛﺎﻧﺖ ﺃﻭ ﺫﻫﺒﺎ ﻭ ﺧﻠﻂ ﺗﻠﻚ ﺍﻟﺪﺭﺍﻫﻢ ﺑﻐﻴﺮﻫﺎ ﻭ ﻗﻌﺖ ﻓﻴﻬﺎ ﺍﻟﺒﺮﻛﺔ ﻭ ﻻ ﻳﻔﺘﻘﺮ ﺻﺎﺣﺒﻬﺎ ﻭ ﻻ ﺗﻔﺮﻍ ﻳﺪﻩ ﺑﺒﺮﻛﺔ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ
Tidaklah seseorang yg membaca Maulid Nabi saw. ke atas garam atau gandum atau makanan yg lain, melainkan akan tampak keberkahan padanya, dan setiap sesuatu yg sampai kepadanya (dimasuki) dari makanan tersebut, maka akan bergoncang dan tidak akan berdiam sehingga Allah akan mengampuni orang yg memakannya.
Dan sekirannya dibacakan Maulid Nabi صلى الله عليه وآله وسلم. ke atas air, maka orang yg meminum seteguk dari air tersebut akan masuk ke dlm hatinya seribu cahaya dan rahmat, akan keluar daripadanya seribu sifat dengki dan penyakit dan tidak akan mati hati tersebut pada hari dimatikannya hati2 itu.
Dan siapa saha yg membaca Maulid Nabi صلى الله عليه وآله وسلم. pada suatu dirham yg ditempa d g perak atau emas dan dicampurkan dirham tersebut dg yg lainnya, maka akan jatuh ke atas dirham tersebut keberkahan dan pemiliknya tidak akan fakir serta tidak akan kosong tangannya dg keberkahan Nabi Muhammad صلى الله عليه وآله وسلم
9. Al-Imam Syafi’i:
ﻣﻦ ﺟﻤﻊ ﻟﻤﻮﻟﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺇﺧﻮﺍﻧﺎ ﻭﻫﻴﺄ ﻃﻌﺎﻣﺎ ﻭﺃﺧﻠﻰ ﻣﻜﺎﻧﺎ ﻭﻋﻤﻞ ﺇﺣﺴﺎﻧﺎ ﻭﺻﺎﺭ ﺳﺒﺒﺎ ﻟﻘﺮﺍﺀﺗﻪ ﺑﻌﺜﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﻣﻊ ﺍﻟﺼديقين ﻭﺍﻟﺸﻬﺪﺍﺀ ﻭﺍﻟﺼﺎﻟﺤﻴﻦ ﻭﻳﻜﻮﻥ ﻓﻲ ﺟﻨﺎﺕ ﺍﻟﻨﻌﻴﻢ
Siapa saja yg mengumpulkan saudara2nya utk mengadakan Maulid Nabi, kemudian menyediakan makanan dan tempat serta melakukan kebaikan utk mereka, dan dia menjadi sebab atas dibacakannya Maulid Nabi صلى الله عليه وآله وسلم (Penyandang dananya), maka Allah akan membangkitkan dia bersama-sama golongan shiddiqin, syuhada, dan shalihin dan dia akan dimasukkan ke dalam Syurga yg penuh dg aneka kenikmatan
10. Al-Imam As-Sirri As-Saqathi:
ﻣﻦ ﻗﺼﺪ ﻣﻮﺿﻌﺎ ﻳﻘﺮﺃ ﻓﻴﻪ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓﻘﺪ ﻗﺼﺪ ﺭﻭﺿﺔ ﻣﻦ ﺭﻳﺎﺽ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻷﻧﻪ ﻣﺎ ﻗﺼﺪ ﺫﻟﻚ ﺍﻟﻤﻮﺿﻊ ﺍﻻ ﻟﻤﺤﺒﺔ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ. ﻭﻗﺪ ﻗﺎﻝ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ: ﻣﻦ ﺃﺣﺒﻨﻲ ﻛﺎﻥ ﻣﻌﻲ ﻓﻰ ﺍﻟﺠﻨﺔ
Siapa saja yg pergi ke suatu tempat yg dibacakan di dalamnya Maulid Nabi صلى الله عليه وآله وسلم, maka sesungguhnya ia telah pergi ke sebuah taman dari taman2 Syurga, karena tidaklah ia menuju ke tempat2 tersebut melainkan karena cintanya kpd Nabi صلى الله عليه وآله وسلم. Sesungguhnya Rosululloh صلى الله عليه وآله وسلم bersabda: "Siapa saja yg mencintaiku, maka ia akan bersamaku di dlm Syurga.”
11. Al-Imam Jalaluddin As-Suyuthi:
ﻣﺎﻣﻦ ﺑﻴﺖ ﺃﻭ ﻣﺴﺠﺪ ﺃﻭ ﻣﺤﻠﺔ ﻗﺮﺉ ﻓﻴﻪ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺇﻻ ﺣﻔﺖ ﺍﻟﻤﻼﺋﻜﺔ ﺫﻟﻚ ﺍﻟﺒﻴﺖ ﺃﻭ ﺍﻟﻤﺴﺠﺪ ﺃﻭ ﺍﻟﻤﺤﻠﺔ ﻭﺻﻠﺖ ﺍﻟﻤﻼﺋﻜﺔ ﻋﻠﻰ ﺃﻫﻞ ﺫﻟﻚ ﺍﻟﻤﻜﺎﻥ ﻭﻋﻤﻬﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﺑﺎﻟﺮﺣﻤﺔ ﻭﺍﻟﺮﺿﻮﺍﻥ.
ﻭﺃﻣﺎ ﺍﻟﻤﻄﻮﻓﻮﻥ ﺑﺎﻟﻨﻮﺭ ﻳﻌﻨﻰ ﺟﺒﺮﻳﻞ ﻭﻣﻴﻜﺎﺋﻴﻞ ﻭﺍﺳﺮﺍﻓﻴﻞ ﻭﻋﺰﺭﺍﺋﻴﻞ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭ ﺍﻟﺴﻼﻡ فإنهم ﻳﺼﻠﻮﻥ ﻋﻠﻰ ﻣﻦ ﻛﺎﻥ ﺳﺒﺒﺎ ﻟﻘﺮﺍﺀﺓ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ.
ﻭقال ﺃﻳﻀﺎ: ﻣﺎ ﻣﻦ ﻣﺴﻠﻢ ﻗﺮﺃ ﻓﻰ ﺑﻴﺘﻪ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ ﺍﻻ ﺭﻓﻊ ﺍﻟﻠﻪ ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﻭ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﺍﻟﻘﺤﻂ ﻭﺍﻟﻮﺑﺎﺀ ﻭﺍﻟﺤﺮﻕ ﻭﺍﻟﻐﺮﻕ ﻭﺍﻷﻓﺎﺕ ﻭﺍﻟﺒﻠﻴﺎﺕ ﻭﺍﻟﺒﻐﺾ ﻭﺍﻟﺤﺴﺪ ﻭﻋﻴﻦ ﺍﻟﺴﻮﺀ ﻭﺍﻟﻠﺼﻮﺹ ﻣﻦ ﺃﻫﻞ ﺫﻟﻚ ﺍﻟﺒﻴﺖ ﻓﺎﺫﺍ ﻣﺎﺕ ﻫﻮﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﺟﻮﺍﺏ ﻣﻨﻜﺮ ﻭﻧﻜﻴﺮ ﻭﻳﻜﻮﻥ ﻓﻰ ﻣﻘﻌﺪ ﺻﺪﻕ ﻋﻨﺪ ﻣﻠﻴﻚ ﻣﻘﺘﺪﺭ.
ﻓﻤﻦ ﺃﺭﺍﺩ ﺗﻌﻈﻴﻢ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻳﻜﻔﻴﻪ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻘﺪﺭ.
ﻭﻣﻦ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻋﻨﺪﻩ ﺗﻌﻈﻴﻢ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻟﻮ ﻣﻸﺕ ﻟﻪ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻓﻰ ﻣﺪﺣﻪ ﻟﻢ ﻳﺤﺮﻙ ﻗﻠﺒﻪ ﻓﻰ ﺍﻟﻤﺤﺒﺔ ﻟﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ
Tak ada satu rumah pun atau masjid atau tempat yg di dalamnya dibacakan maulid Nabi صلى الله عليه وآله وسلم melainkan para Malaikat akan mengelilingi rumah atau masjid atau tempat itu, mereka akan memintakan ampunan utk penghuni tempat itu, dan Allah akan melimpahkan rahmat dan keridhaan-Nya kpd mereka.
Adapun para malaikat yg dikelilingi dg cahaya adalah Malaikat Jibril, Mika’il, Israfil, dan Izra’il. Karena, sesungguhnya mereka memintakan ampunan kpd Allah تعالى utk mereka yg menjadi sebab dibacakannya pembacaan maulid Nabi صلى الله عليه وآله وسلم (Tuan rumah dan donaturnya)
Dan beliau berkata p**a: Tidak ada seorang muslimpun yg dibacakan di dlm rumahnya pembacaan Maulid Nabi صلى الله عليه وآله وسلم melainkan Allah تعالى akan menghilangkan kelaparan, wabah penyakit, kebakaran, tenggelam, bencana, malapetaka, kebencian, hasud, keburukan makhluk, dan pencuri dari penghuni rumah itu. Dan, apabila ia wafat maka Allah akan memudahkan jawabannya dari pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir dan dia akan berada di tempat duduknya yg benar di sisi penguasa yg berkuasa.
Dan, siapa saja yg ingin mengagungkan maulid Nabi صلى الله عليه وآله وسلم, maka Allah akan mencukupkan derajat ini kepadanya.
Dan, siapa saja di sisinya tidak ada pengagungan terhadap maulid Nabi صلى الله عليه وآله وسلم، seandainya penuh baginya dunia di dalam memuji kepadanya, maka Allah tidak akan menggerakkan hatinya di dalam kecintaannya terhadap Nabi صلى الله عليه وآله وسلم.
Dengan dalil2 yg telah uraikan masih adakah rasa keraguan bagi kita utk mengadakan peringatan Maulid Nabi...?
Kalo msh membantah atau mengatakan BID'AH berarti memang hati anda sdh tertutup rapat dan takkan mau menerima kenyataan dan kebenaran.
Met merenung
Smg bermanfaat
Salam Cinta...💕