Theologi dan Alumni

Theologi dan Alumni SELAIN SHARE KASIH & KARYA KRISTUS, FP INI PUN MERUPAKAN APOLOGETICS DAN MENJELASKAN IMAN KRISTEN.
(1)

ABAD 4 - 7 DIPERKIRAKAN KEKRISTENAN SUDAH MASUK KE NUSANTARA.Penelitian mengenai sejarah Kristen awal di Situs Bongal, T...
12/04/2026

ABAD 4 - 7 DIPERKIRAKAN KEKRISTENAN SUDAH MASUK KE NUSANTARA.

Penelitian mengenai sejarah Kristen awal di Situs Bongal, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, merupakan temuan arkeologis yang relatif baru dan signifikan.

Selama ini kita hanya mendengar bahwa kekristenan ada dan datang sejak Nusantara di jajah oleh Eropa, padahal fakta arkheologis membuktikan bahwa interaksi orang-orang kristen sudah ada antara abad 4 -7 Masehi. Situs Bongal di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, menyimpan bukti arkeologis penting yang menunjukkan kemungkinan jejak penyebaran kekristenan awal (Nestorian) pada abad ke-4 hingga ke-5 Masehi. Temuan artefak seperti cincin bersimbol salib, manik-manik Romawi, dan sendok liturgi Bizantium mengindikasikan adanya interaksi perdagangan dan keagamaan kuno di kawasan ini.

Berikut adalah poin-poin penting sejarah Kristen di Situs Bongal:
Temuan Arkeologis Awal: Penelitian menemukan artefak dari masa Bizantium awal, termasuk batu berukir salib dan objek liturgi yang menunjukkan adanya komunitas Kristen atau pedagang Kristen.
Koneksi dengan Barus (Fansur): Sumber tertulis menunjukkan gereja Nestorian telah berkembang hingga ke daerah Fansur (Barus), dan temuan di Bongal mendukung adanya permukiman kuno yang berinteraksi dengan komunitas ini.
Signifikansi Situs: Situs ini memberikan wawasan baru bahwa kekristenan mungkin telah mencapai pantai barat Sumatera jauh lebih awal dari perkiraan sebelumnya.

Temuan ini memposisikan Situs Bongal sebagai area penting dalam sejarah interaksi awal kekristenan dan perdagangan di Nusantara.

Sejarah penyebaran agama Kristen kuno pada abad ke-4-5 Masehi ke Sumatra masih menjadi misteri di kalangan sejarawan. Sumber tertulis menyebutkan bahwa gereja Nestorian telah berkembang hingga Fansur atau Barus di pantai barat Sumatra. Penelitian itu telah mengungkap jejak kedatangan agama Kristen kuno pada awal Masehi melalui penemuan berbagai artefak Kristen di Situs Bongal. Berdasarkan analisis komparatif yang telah dilakukan, tampak bahwa terdapat kesamaan antara temuan artefak Kristen di Situs Bongal dan artefak Kristen Bizantium dan Kekaisaran Romawi pada awal Masehi.

Sebuah penelitian menyajikan temuan dari Situs Bongal sebagai sumber pelajaran penting untuk mata pelajaran Sejarah di Sekolah Menengah Atas, khususnya dalam mengeksplorasi dinamika interaksi budaya dan penyebaran agama di kep**auan Indonesia pada zaman kuno. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif, mengintegrasikan pendekatan historis dan arkeologis. Pendekatan historis digunakan untuk merekonstruksi proses kedatangan Kekristenan di pantai barat Sumatra. Pada saat yang sama, data arkeologis didukung oleh tinjauan pustaka yang ekstensif dan observasi lapangan. Temuan Utama: Temuan menunjukkan bahwa penyebaran Kekristenan awal di Sumatra, perdebatan memang ada di kalangan sejarawan, namun bukti yang menunjukkan keberadaan Gereja Nestorian di wilayah Fansur (Barus) itu ada.

Berikut adalah beberapa penelitian dan penulis yang mengeksplorasi topik tersebut:
1.) Rosmaida Sinaga, dkk. (2024): Peneliti utama dalam artikel "Tracing Early Christianity at the Bongal Site, Central Tapanuli District, North Sumatra". Penelitian ini mengungkap jejak Kristen kuno melalui artefak seperti cincin berukir salib, manik-manik Romawi, dan sendok liturgi Bizantium yang diperkirakan berasal dari abad ke-4 hingga ke-5 Masehi.
2.) Ery Soedewo: Arkeolog dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang terlibat dalam studi situs Bongal. Ia meneliti data geologi dan geomorfologis situs, yang menunjukkan interaksi maritim di pesisir barat Sumatera Utara pada masa klasik, termasuk keberadaan pengaruh Kristen.
3.) Studi Early Christianity in Central Tapanuli: The Bongal Site (2025): Penelitian ini (dipublikasikan di Journal Evaluation in Education) menyoroti artefak situs Bongal sebagai bukti aktivitas perdagangan maritim yang membawa pengaruh Kristen awal, yang berbeda dengan teori kedatangan misionaris pada abad ke-17.
4.) J. Bakker, SJ (Catatan mengenai Gereja Nasara): Meskipun lebih lama, catatan Bakker mengenai keberadaan Gereja Nasara Nasathirah (Gereja Nestorian) di Fansur/Barus pada abad ke-7 sering dirujuk dalam penelitian modern mengenai sejarah kekristenan awal di wilayah Barus dan Tapanuli.
Situs Bongal, yang berada di Desa Jago-jago, Tapanuli Tengah, diyakini menjadi titik awal masuknya Kristen melalui jalur perdagangan laut yang terhubung dengan Bizantium dan Roma.
5.) Masuknya Kekristenan (khususnya Nestorian) ke Barus, Sumatera Utara, sering dikaitkan dengan catatan penjelajah Armenia, Mabousahl, dan referensi buku kuno dari Shaikh Abu Salih al-Armini yang menyebutkan adanya Gereja Nestorian di Barus pada abad ke-12.
6.) Literatur Umum Barus: Buku "Lobu Tua: Sejarah Awal Barus" dan "Barus Seribu Tahun yang Lalu" sering menjadi acuan mengenai peradaban kuno di wilayah

Tonton p**a pembahasan ini di youtube :
https://youtu.be/gO-5K9WZGqY?si=lMEHopvjQSPXLehc

22/02/2026

Heran orang seperti ini masih aja ada. Ini bukti kedunguan yang masih melekat pada orang kota di Indonesia, nampaknya betul kata guru gembul mereka lebih takut babi ketimbang korupsi, percabulan, pembunuhan bahkan keruntuhan negara.
ckckck........cara hidup primordial bisa membuat manusia tak berharga karna keyakinan yang hanya berlaku di jaman primordial.

Dengan rasa bangga dan merdeka, wanita wanita iran melepas dan membakar hijabnya yang dianggap hanya merupakan metode pe...
10/01/2026

Dengan rasa bangga dan merdeka, wanita wanita iran melepas dan membakar hijabnya yang dianggap hanya merupakan metode pengekangan dan penindasan oleh rezim,
walau sudah sejak lama mereka melakukan pembangkangan ini, namun moment demonstrasi besar ini adalah yang menguatkan sekaligus harapan untuk meng-eliminasi sistem pemerintahan theokrasi yang terbukti bukan solusi untuk kesejahteraan rakyat.

SELAMAT HARI NATAL DAN TAHUN BARUKiranya segala kebaikan dan kemurahan Nya memenuhi kita semua yang mengasihi Nya.
22/12/2025

SELAMAT HARI NATAL DAN TAHUN BARU
Kiranya segala kebaikan dan kemurahan Nya memenuhi kita semua yang mengasihi Nya.

Hey Maruar...Persembahan Natal nasional rencana mu akan kau bri ke Palestina atas dasar kemanusiaan, aku bukan tidak fah...
22/11/2025

Hey Maruar...
Persembahan Natal nasional rencana mu akan kau bri ke Palestina atas dasar kemanusiaan, aku bukan tidak faham dengan kemanusiaan, tapi Gaza hancur karna ulahnya sendiri yang cari masalah dan penyakit terhadap Israel. Soal kemanusiaan, mengapa hatimu tak bergeming sedikitpun terhadap umat Kristen yang termarginalisasi di negri sendiri, atau tak adakah di antara rakyat Indonesia yang butuh kemanusiaan mu ?
Jadi apakah kemanusiaan yang kau maksud ?
Lihatlah warga Sudan dan Nigeria khususnya umat Kristen yang kini terbantai tanpa ada salah apapun terhadap negerinya, mereka hanya karna beda golongan atau agama sebagai penyebab pembantaian, tak pentibgkah itu bagi mu ?

Tetaplah Doakan !Di Nigeria, kekerasan terhadap umat Kristen, sering kali dilakukan oleh Boko haram yakni kelompok ekstr...
05/11/2025

Tetaplah Doakan !
Di Nigeria, kekerasan terhadap umat Kristen, sering kali dilakukan oleh Boko haram yakni kelompok ekstremis atau milisi yang telah menyebabkan perkiraan korban jiwa yang tinggi.
Laporan menyebutkan rata-rata sekitar 32 umat Kristen tewas setiap hari di Nigeria pada periode tertentu.
Berbagai sumber melaporkan bahwa lebih dari 50.000 hingga 62.000 umat Kristen Nigeria telah dibunuh sejak tahun 2000 dalam berbagai insiden kekerasan.

05/11/2025

Mari terus berdoa bagi puluhan ribu umat kristen yang tewas terbantai di Nigeria dan Sudan karna ketamakan dan kekuasaan.
Mereka tewas karna di serang secara tiba tiba atau dikumpulkan pada suatu tempat dan diberondong senjata baik oleh boko haram di Nigeria maupun SAF dan RSF di Sudan yang bertikai memperebutkan kekuasaan.

Posisi Papua Barat dan Palestina hampir sama, keduanya sudah eksis sebelum Israel dan Indonesia membentuk negara. Papua ...
04/11/2025

Posisi Papua Barat dan Palestina hampir sama, keduanya sudah eksis sebelum Israel dan Indonesia membentuk negara.
Papua Barat dan Palestina juga memiliki kriteria yang sama untuk menjadi merdeka, tapi sayang kenetralan pemerintah Indonesia nampaknya timpang untuk Papua dan peluk sayang untuk Palestina. Apakah karna agama pemerintah Indonesia menutup mata terhadap nasib Papua Barat. Yang satu di bela sampai mati yang satunya lagi terbantai karna menuntut hak. Papua yang kaya tanahnya, miris dengan nasibnya yang miskin dan melarat karna kerakusan dan tamaknya penguasa.
Jika demikian wajarkah Papua menginginkan bercerai dengan Indonesia ?

YESUS BUKAN KRISTEN ?Kristen adalah pengikut Kristus yakni menjadikan Kristus teladan dan serupa seperti Kristus (Yoh.13...
25/09/2025

YESUS BUKAN KRISTEN ?

Kristen adalah pengikut Kristus yakni menjadikan Kristus teladan dan serupa seperti Kristus (Yoh.13:15).
Jadi salah kaprah jika Yesus Kristus punya agama Kristen.
Kristus yang datang sebagai manusia tidak pernah membawa agama atau menyiarkan agama, Ia datang mengembalikan manusia pada track yang menyimpang jauh dari hakekatnya semula dicipta.
(Mat. 18:11, Luk.19:10).
Oleh karna manusia telah kehilangan kemuliaan Allah (Rm.3:23), yang terjadi adalah manusia menjadi jahat, cemar, pembunuh, pembenci, pengacau, perusak dan lain sebagainya.
Dalam rangka penyelamatan inilah Yesus datang sebagai manusia dimana tak lagi ada manusia yang mampu menjadi teladan sebagaimana Tuhan kehendaki dan standar nabi, guru atau pelayan rohani pun sudah menyimpang dari tugas yang dikehendaki dan diamanatkan Tuhan. Tak ada yang benar, seorang pun tidak (Rm.3:10-12) inilah yang menjadikan Kristus Yesus harus datang, selain menjadi teladan juga mencari manusia yang rusak, terhilang dan hancur.
KasihNya bagi dunia menembus segala batas, itulah sebabnya bagi orang yang hidupnya telah mengecap segala kebaikan dan kasih Tuhan, harus p**a membagikan kasih Tuhan kepada orang lain tanpa di batasi identitas atau status apapun.
Tugas utama menjadi seorang kristen bukanlah menjadikan dirinya atau seseorang sebagai penganut agamawi, menjadi kristen adalah menerapkan dirinya sama seperti Kristus (1 Yoh.2:6), membagikan kasih kepada sesama tanpa dibatasi status, latar belakang dan identiras lainnya.
Karna perintah utama Kristus adalah mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati dan sesama (Mat.22: 37-40).

EROPA SPEAKING OUTMemasukkan warga asing khususnya dari negara Islam ke Eropa khususnya Inggris adalah bagai kuda troya ...
23/09/2025

EROPA SPEAKING OUT

Memasukkan warga asing khususnya dari negara Islam ke Eropa khususnya Inggris adalah bagai kuda troya yang lambat atau cepat akan menggrogoti dan merongrong Inggris dari dalam, kini Eropa khususnya Inggris telah mengalaminya. Lihatlah mereka merongrong agar inggris memberlakukan hukum syariah, memaksa orang asli agar menghormati mereka saat berpuasa di tempat umum, salat di jalan umum, mengkafir- kafirkan warga asli dan kurang mampu berasimilasi dan masih banyak lagi yang di lakukan kaum imigran yang membuat resah warga asli. Itulah sebabnya Eropa kini merasa gerah dan melakukan penolakan terhadap imigran muslim yang enggan menghargai budaya setempat

CIDAHU DAN KOTO TENGAH.Apakah sesungguhnya yang hendak dihancurkan pelaku persekusi dan pembubaran ibadah kaum minoritas...
30/07/2025

CIDAHU DAN KOTO TENGAH.
Apakah sesungguhnya yang hendak dihancurkan pelaku persekusi dan pembubaran ibadah kaum minoritas ?
Apakah kaum intoleran ini berfikir bahwa kegiatan ibadah umat minoritas adalah KKB atau atau perusak negara ?
Mengapa izin bar dan diskotik lebih mudah dari membangun rumah ibadah ?
Dua lokasi penggerundukan ibadah yakni di Padang Sarai, Kecamatan Koto Tengah, Padang Sumatra Barat 27 Juli dan di Sukabumi, Jawa Barat, pada Jumat 27 Juni 2025. di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menunjukkan lemah dan ketidak tegasan serta setengah hati atau tidak seriusnya aparat dan pemerintah untuk menegakkan UUD 1945 soal kebebasan beribadah, itu sebabnya jangan heran aparat hanya jadi penonton dengan alasan klasik "kalah jumlah" bahkan aparat yang semestinya menegakkan hukum malah jadi pemicu intoleransi dimana anak anak yang sedang melangsungkan acara kerohanian harus menjadi korban dari umat yang katanya pembawa rahmat bagi semesta. Kedua tempat tersebut korbannya sebagian besar adalah anak anak yang sedang melangsungkan pembinaan rohani Kristen.
Bahkan di Koto Tengah Padang ada dua anak perempuan jadi korban kekerasan dan mendapat perawatan medis diduga akibat pukulan dengan kayu dan tendangan dari pelaku.
Memang para pelaku di kedua tempat itu di tangkap, namun seperti biasa kejadian ini akan terus lagi dan lagi berlanjut, seperti saya katakan diatas, bahwa ketidak tegasan dan tidak becusnya seperangkat penegakkan hukum dan pendidikan toleransi di Indonesia akan terus membuat bangsa ini egois dan dungu yang membuat bangsa ini tak lepas dari prilaku primordial. Lucunya lagi ada aparat negara menjadi penjamin pembebasan pelaku intoleran. Negeri apakah ini ?
Kayak gini mau mengalahkan Israel dan Cina kafir !

07/06/2025

Setelah Agustan, akhirnya tantangan Ustaz Yahya Waloni dikabulkan malaikat pencabut nyawa.
"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un".

Address

Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Theologi dan Alumni posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Theologi dan Alumni:

Share