26/04/2026
Ketua Umum Dewan Pembina Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa mengatakan, tema Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat NU adalah Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, dan Meneduhkan Peradaban.’’ Keikhlasan selalu ditanamkan Muslimat NU sebagai ikhtiar menjaga negeri,’’ ujarnya pada Tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat NU dan Halalbihalal di Aula Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun, Sindangheula, Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (25/4/2026).
Sedangkan menguatkan kemandirian, lanjutnya, sudah dipraktikkan oleh Muslimat NU. Sejumlah kegiatan, seperti pengajian yang dilaksanakan Pimpinan Cabang Muslimat NU, para ibu yang hadir merogoh transportasi masing-masing.’’Biaya sendiri-sendiri untuk hadir ke pengajian,’’ imbuh gubernur Jawa Timur itu dalam kegiatan yang digelar Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Banten tersebut.
Adapun meneduhkan peradaban, Khofifah menjelaskan, Muslimat NU yang terbiasa membaca shalawat berdampak pada resonansinya penuh keteduhan. Selain itu, imbuhnya, ikhtiar lain yang dilakukan adalah menyerukan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).’’Melalui Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Ini agar selalu ada kedamaian di dunia,’’ terangnya di depan ribuan orang yang mayoritas adalah Muslimat NU.