ELM El MANAR Group

ELM El MANAR Group Semua bisa beribadah ke tanah suci

Elmanar Farm Menyediakan & Menyalurkan berbagai macam Hewan Qurban Sehat, Tersertifikasi Kesehatan bebas penyakit PMK,- ...
09/06/2022

Elmanar Farm

Menyediakan & Menyalurkan berbagai macam Hewan Qurban Sehat, Tersertifikasi Kesehatan bebas penyakit PMK,

- Sapi Bali

- Sapi Bima

- Sapi Limosine

- Kambing

Di berikan penawaran harga khusus 65 / Kg

BismillahPunya gejala penyakit seperti magh, kolesterol, gerd, asam lambung, flu, demam tinggiDengan minum madu segala m...
05/06/2022

Bismillah
Punya gejala penyakit seperti magh, kolesterol, gerd, asam lambung, flu, demam tinggi
Dengan minum madu segala macam dapat terbantu terobati
.
Tapi ingat minum madu nya yang murni yah sobat
Admin kasih promo nih
Madu Ad Diwa pembelian normal Rp. 120rb promo saat ini hanya 97 Rb,
Beli sekarang juga yah sobat
📍Info pembelian Dm admin atau via wa. 081314643491

11/08/2020

Madu Ad Diwa' Aseli
____________________________________________________________________
Pusat Agen Madu, Suplier dan Distributor Madu Sumbawa dll di Jawa Barat ...

Membuka keagenan dan Reseller baru untuk penjualan produk madu Ad Diwa ...

Sudah ada hasil Test Lab dan pembuktian keaselian dengan media zat kimia serta terdaftar dengan nomer izin DINKES PIRT ...

Menyediakan :

1. Madu Sumbawa Coklat
2. Madu Hitam Pahit
3. Madu Hitam Manis
4. Madu Odeng Baduy
5. Madu Randu Afis Malifera
6. Madu Multiflora Afis Malifera
7. Madu Kelengkeng Afis Malifera
8. Madu Sonokeling Afis Malifera
9. Madu Sarang Lebah Afis Malifera
- 250 Gram
- 500 Gram
10. SM Madu Curah 36 Kg

Harga di jamin murah dan kualitas terbukti serta manfaat sangat bermanfaat di tubuh, sudah banyak testimoni Customer tentang khasiat madu Ad Diwa' dapat menyembuhkan segala macam penyakit ringan ataupun berat bahkan bisa menjadi media Ruqyah dalam membersihkan gangguan sihir dan jin...!

Ayo beli atau daftar keagenan sekarang juga!
Tersedia di seluruh OL Shop di Indonesia
More Info.
Wa. 081295661372
Fb. Madu Addiwa
Ig. .addiwa_

Ayo sehat dan Sukses bersama kami Ad Diwa'!!

من فوائد الحبيب سالم الشاطري رحمه الله:*Faedah dari Alhabib Salim bin Abdullah Asy-Syathiry Rahimahullah*Beliau berkata:...
18/01/2020

من فوائد الحبيب سالم الشاطري رحمه الله:
*Faedah dari Alhabib Salim bin Abdullah Asy-Syathiry Rahimahullah*

Beliau berkata:

من أراد البركة في العمر والوقت والأولاد والمال فليقرأ ثلاث مرات صباح ومساء
( إنّ هذا لَرِزقُنَا مَالَهُ مِن نَفَادْ )
Barangsiapa yang ingin diberkahi umurnya, waktunya, anak2 nya dan rezekinya , maka hendaknya dia membaca 3 kali di pagi dan petang hari surat *ص* ayat 54 di bawah ini
إِنَّ هذَا لَرِزْقُنَا مَا لَهُ مِنْ نَفَادْ

(Sumber.guru kami Alhabib al ustadz Alwi bin Ali alhabsyi)

_Habib Ahmad syarif mulachela_

SEPENGGAL KISAH POHON SAHABIKetika Nabi Muhammad Sallallahu ‘alaihi wa sallam berteduh di sebuah pohon, pohon tersebut b...
10/01/2020

SEPENGGAL KISAH POHON SAHABI

Ketika Nabi Muhammad Sallallahu ‘alaihi wa sallam berteduh di sebuah pohon, pohon tersebut bernama Pohon Sahabi. Uniknya, pohon tersebut masih hidup sampai hari ini.

Di sinilah dulu Nabi Muhammad Saw pernah berteduh sambil menjaga Unta dan barang dagangan Kabilah.
Dahan-Dahan Pohon ini melindungi Nabi Muhammad Saw dari teriknya panas Matahari.

Pohon ini berada di tengah-tengah Padang Pasir gersang di Yordania.

Meski hidup di tempat yang panas, Pohon ini tumbuh subur dan mampu bertahan selama ribuan tahun lamanya.
Karena jadi satu-satunya sahabat Nabi Saw yang masih hidup, Pohon ini sering dikunjungi oleh Muslim di seluruh Dunia.
Kadang Pohon ini s**a menggugurkan Daunnya, namun kemudian tumbuh subur kembali.

Waktu kecil, Nabi Muhammad SAW pernah diajak Pamannya; Abu Thalib menuju Basra, Syam, untuk berdagang. Di tengah perjalanan, saat beliau masih kecil bertemu dengan seorang pendeta Nasrani bernama Buhaira. Pendeta itulah yang mengetahui tanda-tanda kenabian Muhammad berdasarkan Alkitab.

Saat bertemu dengan rombongan Abu Thalib, Buhaira melihat seorang anak yang memiliki ciri-ciri Kenabian. Kemudian Buhaira menjamu Kabilah untuk makang siang. Namun Muhammad tidak datang ke jamuan tersebut karena ia ditugaskan untuk menjaga Unta dan barang dagangan sambil berteduh di bawah Pohon Sahabi. Melihat Muhammad tidak hadir, Buhaira segera mencari anak kecil itu.

Buhaira melihat ciri-ciri lain Kenabian Muhammad ketika dahan-dahan pohon itu melindungi Muhammad dari panasnya matahari. Dia semakin yakin kalau anak kecil ini kelak akan menjadi Nabi terakhir.

Pohon itu namanya Pohon Sahabi dan masih hidup sampai sekarang. Setelah 1400 tahun berlalu, Pohon tersebut ditemukan masih hidup oleh seorang pangeran dari Yordania.

Ajaibnya, Pohon itu bisa bertahan hidup selama ribuan tahun di tempat yang sangat panas dan tidak ada tumbuhan lain di sekitar Pohon Sahabi. Meskipun demikian, pohon ini bisa tumbuh subur dan bertahan selama ribuan tahun lamanya.

Allah Swt sengaja tetap menghidupkan Pohon Sahabi ini agar jadi pengingat dan bukti sejarah Islam di masa lalu. Hal apapun yang berkaitan dengan Nabi Muhammad Saw, itu pasti kekal dan Mulia adanya...

اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allahumma Shalli 'Alaa Sayyidina Muhammad Wa 'Alaa Aali Sayyidina Muhammad.

DOA SAAT BANJIR MELANDA!Banjir dapat terjadi karena hujan yang terus menerus turun atau karena adanya hujan deras, bisa ...
02/01/2020

DOA SAAT BANJIR MELANDA!

Banjir dapat terjadi karena hujan yang terus menerus turun atau karena adanya hujan deras, bisa juga karena banjir kiriman.

Jika yang terjadi adalah hujan yang begitu deras di tempat kita atau hujan yang tidak kunjung berhenti, maka kita bisa meminta pada Allah untuk memalingkan hujan tersebut pada tempat yang lebih manfaat dengan mengamalkan do’a yang diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Do’a yang dimaksud adalah sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا، اَللَّهُمَّ عَلَى اْلآكَامِ وَالظِّرَابِ، وَبُطُوْنِ اْلأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

(Allahumma hawaalainaa wa laa ‘alainaa. Allahumma ‘alal aakaami wadz dzirabi wa buthuunil awdiyati wa manabitis syajari)

“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, jangan yang merusak kami. Ya, Allah! turunkanlah hujan di dataran tinggi, di bukit-bukit, di perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan”.

Do’a di atas disebutkan dalam hadits Anas bin Malik, ketika hujan tak kunjung berhenti (dalam sepekan), Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas memohon pada Allah agar cuaca kembali cerah. Lalu beliau membaca do’a di atas. (HR. Bukhari no. 1014 dan Muslim no. 897).

Do’a tersebut berisi permintaan agar cuaca yang jelek beralih cerah dan hujan yang ada berpindah pada tempat yang lebih membutuhkan air.

Atau untuk ringkasnya membaca:

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا، وَلاَ عَلَيْنَا

“Allahumma hawaalainaa wa laa ‘alainaa” [Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, jangan yang merusak kami]

Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah berkata menjelaskan hadits, “Maksud hadits ini adalah memalingkan hujan dari pusat kehidupan, al-aakaam adalah jamak dari akmah dengan memfathahkan hamzah, yaitu gunung kecil atau apa yang tinggi di bumi (dataran tinggi). Adz dziraf maknanya adalah bukit yang kecil. Adapun penyebutan lembah karena di situlah tempat berkumpulnya air dalam waktu yang lama sehingga bisa dimanfaatkan oleh manusia dan binatang ternak.”

Silakan di-share... semoga bermanfaat.

((( Sungguh Mengerikan godaan Iblis Saat Terahir kita mengalami sakaratul  Maut  Semoga kita semua wafat dlm Keadaan  Hu...
01/01/2020

((( Sungguh Mengerikan godaan Iblis Saat Terahir kita mengalami sakaratul Maut Semoga kita semua wafat dlm Keadaan Husnul Khotimah))) .....
Upaya Terakhir Syaitan Menyesatkan Manusia
Sudah menjadi kehendak Allah sejak zaman azali bahwa iblis dan bala tentaranya para syaitan menjadi musuh manusia. Musuh dalam arti hakiki, yang akan menyengsarakan manusia dalam kehidupan yang sebenarnya, kehidupan akhirat yang kekal abadi. Tetapi dalam kehidupan dunia yang sementara ini, jika kita tidak waspada dan hati-hati, bisa jadi syaitan menjadi teman dan sahabat-sahabat kita yang sangat membantu, mendukung dan memudahkan kehidupan kita sehari-harinya. Baik syaitan dari kalangan jin ataupun manusia, baik dengan jalan yang nyata ataupun yang ghaib. Tidak tanggung-tanggung, upaya syaitan untuk menyesatkan ini dilakukan hingga titik terakhir kehidupan manusia, yakni ketika sakaratul maut.

Ketika manusia sedang menghadapi sakaratul maut, salah satu kesulitan atau kesakitan yang dihadapi adalah rasa haus yang tidak tertahankan sehingga seolah-olah membakar hati, tidak hanya rasa haus secara fisik, tetapi bisa juga yang bersifat ghaib. Mungkin orang-orang yang menjaga di sekitarnya telah memberinya minuman, tetapi rasa haus tidak serta-merta hilang. Dalam keadaan seperti inilah biasanya syaitan datang membawa minuman yang tampak sangat menggoda dan menyegarkan, khususnya terhadap kaum muslimin, terlebih kaum mukminin yang keimanannya sangat kuat. Sungguh mereka (para syaitan) itu sangat tidak rela jika seseorang itu meninggal dengan memperoleh keridhaan Allah.

Pada puncak kehausan yang seolah tidak tertahankan itu, syaitan akan datang dengan satu gelas minuman yang sangat segar, dan ia berdiri di sisi kepala seorang mukmin. Sang mukmin yang tidak menyadari kalau ia adalah syaitan, akan berkata, “Berilah aku air itu!!”

Syaitan berkata, “Baiklah, tetapi katakan terlebih dahulu bahwa dunia ini tidak ada yang menciptakan, maka aku akan memberikan air ini kepadamu!!”

Dalam riwayat lain disebutkan, syaitan akan berkata, “Tinggalkanlah agamamu ini, dan katakan bahwa Tuhan itu ada dua, maka engkau akan selamat dari kepedihan sakaratul maut ini!!”

Jika ia mempunyai keimanan yang cukup kokoh, ia akan menyadari kalau sosok pembawa air itu adalah syaitan, maka ia akan berpaling. Tetapi syaitan tidak berhenti dan putus asa, ia akan berdiri di arah kakinya dengan penampilan yang lain, masih dengan membawa minuman yang amat segar menggoda. Sang mukmin yang masih dilanda kehausan akan berkata kepadanya, “Berilah aku minuman itu!!”

Syaitan dalam penampilan lain itu berkata, “Baiklah, tetapi katakanlah bahwa Muhammad (Rasulullah SAW) itu adalah seorang pendusta, maka aku akan memberikan air ini kepadamu!!”

Setelah mendengar jawaban seperti itu, sang mukmin akan menyadari kalau syaitan tidak akan berhenti menggodanya hingga terlepas imannya. Maka ia akan bersabar dalam kehausan yang seakan membakar hati itu dan tidak akan meminta lagi. Ia akan menyibukkan diri dengan mengingat Allah memohon pertolongan dan keselamatan dari sisi-Nya.

Suatu kisah tentang seorang guru dan ulama yang sangat zuhud bernama Abu Zakaria, ketika sedang sakaratul beberapa orang sahabat dan muridnya menunggui beliau. Ketika Abu Zakaria tampak dalam kepayahan, seorang sahabatnya mengajarkan kalimat thayyibah, “Katakanlah : Laa ilaaha illallaah!!”

Tetapi di luar dugaan, Abu Zakaria memalingkan wajahnya. Sahabat di sisi lainnya juga berkata, “Katakanlah Laa ilaaha illallaah!!”

Lagi-lagi Abu Zakaria memalingkan wajah, bahkan ketika untuk ke tiga kalinya mereka memintanya membaca kalimat Thayyibah, Abu Zakaria berkata, “Aku tidak akan mengucapkan kalimat itu!!”

Setelah itu ia jatuh pingsan. Para sahabat dan murid-muridnya menangis sedih melihat keadaan itu, sungguh mereka tidak mengerti mengapa hal itu bisa terjadi? Tetapi satu jam kemudian Abu Zakaria siuman dalam keadaan yang lebih segar. Ia berkata kepada sahabatnya, “Apakah tadi kalian mengucapkan sesuatu kepadaku??”

“Benar, tiga kali kami meminta engkau membaca syahadat, tetapi dua kali engkau berpaling dan ke tiga kalinya engkau berkata : Aku tidak akan mengucapkannya!! Karena itulah kami jadi bersedih!!”

Abu Zakaria berkata, “Sikap dan perkataanku itu bukanlah kutujukan kepada kalian…”

Kemudian Abu Zakaria menceritakan kalau Iblis telah mendatanginya dengan membawa semangkuk air yang tampak sangat segar, sementara ia merasa sangat hausnya. Iblis berdiri di sisi kanannya sambil menggerakkan mangkuknya sehingga kesegaran air itu makin menggoda, dan berkata, “Tidakkah engkau membutuhkan air??”

Ia tidak menjawab, tetapi matanya tidak bisa menyembunyikan rasa haus, dan tertariknya dengan kesegaran air itu, maka iblis berkata lagi, “Katakanlah bahwa Isa adalah anak Allah!!”

Abu Zakaria berpaling dari iblis, yang saat itu bersamaan dengan sahabatnya yang meminta ia mengucap kalimat thayyibah untuk pertama kalinya. Tetapi iblis masih menghampiri dari arah yang lain, dan berdiri di dekat kakinya sambil mengatakan seperti sebelumnya. Maka ia berpaling lagi, yang bersamaan dengan sahabatnya yang memintanya membaca kalimat Thayyibah untuk ke dua kalinya. Belum putus asa juga, iblis menghampiri lebih dekat dengan bujuk rayunya yang memikat, mengiming-iminginya dengan minuman yang begitu segarnya, sambil berkata, “Katakanlah bahwa Allah itu tidak ada!!”

Maka dengan tegas Abu Zakaria berkata, “Aku tidak akan mengatakannya!!”

Saat yang bersamaan, sahabatnya sedang meminta dia mengucapkan kalimat thayyibah itu untuk yang ke tiga kalinya.

Abu Zakaria mengakhiri penjelasannya, “Seketika itu mangkok yang dibawa iblis jatuh dan pecah berantakan, kemudian ia lari terbirit-birit. Tetapi rasa haus itu begitu menggigit dan tidak tertahankan sehingga aku jatuh pingsan. Jadi, sikap dan perkataanku itu bukan untuk kalian, tetapi untuk menolak iblis. Dan sekarang kalian saksikan semua : Asyhadu an-laa ilaaha illallaah wa asyhadu anna muhammad ar rasuulullaah!!”

Setelah itu tubuh Abu Zakaria melemah, dan ia meninggal dunia dalam keadaan khusnul khotimah.

Address

Jakarta

Telephone

+6281314643491

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when ELM El MANAR Group posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to ELM El MANAR Group:

Share