31/07/2026
Laudato Si’ mengingatkan kita: bumi yang kita terima adalah milik generasi mendatang juga (LS 159).
Artinya sederhana — kita tidak mewarisi bumi dari nenek moyang, kita meminjamnya dari anak cucu kita. Setiap plastik yang kita buang sembarangan, setiap pohon yang kita tebang tanpa tanggung jawab, setiap kali kita cuek pada krisis lingkungan — kita sedang membuat keputusan atas nama orang yang bahkan belum lahir.
Merawat bumi bukan pilihan tambahan dalam hidup iman kita. Itu bentuk kasih kepada sesama — termasuk sesama yang akan datang setelah kita.
Mulai dari langkah kecil. Mulai dari sekarang.