21/09/2026
*REHOBOT YOUTH DAILY DEVOTIONAL*
21 September 2026
*TETAP BIJAKSANA DI TENGAH PENDERITAAN*
Ayub 12:13
_“Tetapi pada Allahlah hikmat dan kekuatan, Dialah yang mempunyai pertimbangan dan pengertian.”_
_Hi,_ Rehobot _Youth!_ Tidak ada seorang pun yang ingin mengalami kegagalan atau penderitaan. Gagal dalam ujian, ditolak di tempat yang diimpikan, kehilangan seseorang yang dikasihi, atau menghadapi masalah yang tidak kunjung selesai sering kali membuat kita bertanya, “Mengapa ini terjadi?” Dalam situasi seperti itu, kita bisa merasa bingung dan berusaha mencari jawaban dengan kemampuan kita sendiri.
Ayub mengalami hal yang sangat berat dalam hidupnya. Ia kehilangan banyak hal dan menghadapi penderitaan yang tidak mudah dipahami. Namun, di tengah situasi tersebut, Ayub menyadari bahwa hikmat dan kekuatan sejati hanya berasal dari Allah. Tuhan memiliki pengertian yang jauh melampaui pemahaman manusia.
Sering kali ketika menghadapi masalah, kita hanya mengandalkan logika atau perasaan kita. Kecerdasan intelektual _(IQ)_ dapat membantu kita mencari solusi, dan kecerdasan emosional _(EQ)_ membantu kita memahami perasaan. Namun, spiritualitas _(SQ)_ atau kedekatan dengan Allah memberikan dasar yang lebih dalam, yaitu hikmat untuk tetap percaya kepada Tuhan meskipun kita belum mengerti seluruh rencana-Nya.
Rehobot _Youth,_ kedekatan dengan Tuhan tidak selalu membuat semua penderitaan langsung hilang. Tetapi Tuhan memberikan kekuatan untuk menjalaninya dengan iman. Ketika kita datang kepada-Nya melalui doa dan firman Tuhan, kita belajar melihat masalah bukan hanya dari sudut pandang manusia, tetapi dari _perspektif_ Allah yang penuh hikmat.
Karena itu, jangan biarkan penderitaan membuatmu menjauh dari Tuhan. Justru dalam masa-masa sulit, datanglah lebih dekat kepada-Nya. Percayalah bahwa Tuhan memiliki hikmat dan pengertian yang sempurna. Ketika kita bersandar kepada-Nya, Tuhan akan memberikan kekuatan untuk tetap berdiri dalam setiap musim kehidupan.
✅ WHAT TO DO?
1. Datanglah kepada Tuhan ketika menghadapi masalah dan pergumulan.
2. Belajarlah mengandalkan Tuhan bukan dengan kekuatan sendiri.
3. Percayalah bahwa Tuhan tetap bekerja meskipun kamu belum memahami prosesnya.
📖 BIBLE MARATHON:
Yesaya 26