05/09/2026
MUI Jakarta Selatan Dorong Pelajar Berani Tolak Narkoba dan Bullying
GARDA BERSINAR Edukasi 200 Pelajar SLTA se-Jakarta Selatan tentang Bahaya Narkoba dan Perundungan
JAKARTA SELATAN — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Administrasi Jakarta Selatan melalui Gerakan Dakwah Bersih Narkoba (GARDA BERSINAR) mendorong pelajar berani menolak penyalahgunaan narkoba dan segala bentuk perundungan. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan “Cegah Narkoba & Bullying” yang diikuti 200 pelajar SLTA se-Jakarta Selatan di Ruang Aula Gedung Keumatan Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2026). Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Dr. Ir. Syafrin Liputo, A.T.D., M.T. dan dibuka Ketua MUI Jakarta Selatan Drs. KH. Ahmad Nawawi Halim.
Para peserta mengikuti pemaparan dan diskusi interaktif mengenai bahaya narkoba serta dampak perundungan, baik secara fisik, verbal, sosial maupun digital (cyberbullying). Materi pencegahan narkoba disampaikan perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN), mencakup bahaya penyalahgunaan narkotika, konsekuensi hukum, serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan pelajar di sekolah dan masyarakat. Sementara sesi motivasi diarahkan untuk membangun karakter unggul, meraih prestasi secara sehat, serta menumbuhkan keberanian menolak bullying.
MUI Jakarta Selatan melalui GARDA BERSINAR menilai pencegahan narkoba dan bullying membutuhkan penguatan keimanan, akhlak, empati, toleransi, dan kepedulian sosial, sekaligus sinergi pemerintah, BNN, satuan pendidikan, tokoh agama, orang tua, dan masyarakat. Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mendorong lahirnya Duta GARDA BERSINAR dari kalangan pelajar sebagai teladan dan agen perubahan yang turut mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Mengusung tema “Generasi Beriman, Berprestasi, Tanpa Narkoba dan Tanpa Bullying”, kegiatan ini mengajak generasi muda menjaga diri, saling melindungi, dan berperan aktif menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, bebas narkoba, serta tanpa bullying. Upaya tersebut diharapkan turut memperkuat terwujudnya Jakarta Selatan yang bermartabat dan BERSINAR (Bersih Narkoba).