04/12/2024
Kamis, 5 Desember 2024
MENJADI DEWASA SAAT BERMASALAH
Baca: Mazmur 124:1-8
"Jiwa kita diselamatkan seperti burung dari jerat penangkap burung; jerat telah patah, sehingga kita diselamatkan!" Mazmur 124:7
Apa pun masalah yang sedang kita alami, pasti akan mendatangkan kebaikan jika kita mampu melihat dan menanggapinya dari sudut pandang yang benar, jika kita mampu menanggapinya dengan sikap yang benar. Sebesar apa pun masalah yang sedang kita alami, pasti ada hikmat berharga yang dapat kita petik. Jika kita memandang masalah sebagai pelajaran hidup dan bagian dari proses pendewasaan iman, maka kita percaya bahwa hal-hal baik pasti akan terjadi dalam hidup kita. Kita tidak perlu takut, kecewa, dan marah kepada Tuhan saat kita berada dalam masalah. Jika Tuhan mengizinkan kita mengalami masalah, percayalah bahwa Tuhan pasti akan memberikan jalan keluar yang terbaik bagi kita.
Tidak banyak orang Kristen yang mampu menanggapi masalah dari sudut pandang yang benar! Kebanyakan dari mereka menanggapi masalah yang mereka alami dengan negatif. Kalau ada masalah sekecil apapun, mereka langsung mengeluh, menggerutu, merengek, menggerutu, tersinggung, marah, tidak mau dinasihati, tidak mau ditegur, lalu tidak mau ke gereja dan tidak mau melayani. Bukankah ini menunjukkan bahwa kita masih bersikap seperti anak kecil, alias belum dewasa secara rohani. Menjadi tua secara fisik adalah suatu keniscayaan bagi setiap orang, tetapi menjadi dewasa secara rohani adalah karena kita mau menjalani suatu proses, salah satu prosesnya adalah melalui masalah. Melalui masalah yang ada, sebenarnya Tuhan sedang menuntun kita untuk lebih dekat dengan-Nya. Kalau kita jujur, tidak sedikit orang Kristen yang ngotot ke gereja karena sedang mengalami pergumulan hidup (masalah) yang berat. Dari situlah kita sadar bahwa kekuatan dan kemampuan kita sebenarnya sangat terbatas, oleh karena itu kita membutuhkan Tuhan dalam hidup ini.
Melalui masalah, kita diajarkan untuk bergantung sepenuhnya kepada Tuhan dan belajar untuk berpegang teguh pada janji-janji firman Tuhan! Janji manusia mudah diingkari dan diingkari, tetapi janji Tuhan adalah ya dan amin! "Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu." (Matius 24:35). Jangan terpaku pada masalah atau situasi, karena hidup kita adalah dengan iman.
"Sekarang aku sudah dewasa, aku sudah meninggalkan sifat kanak-kanakku." 1 Korintus 13:11b
Follow dan like kami
https://web.facebook.com/batak.jesus
Sumber http://airhidupblog.blogspot.com/2020/