10/03/2024
Dalam rangka tugas peliputan berita, Mahasiswa Polimedia Jakarta Selatan datangi kantor PCNU Kota Depok Kamis sore (7/3/2024). Kayla Maisie, salah satu mahasiswi yang berkunjung, mengatakan bahwa mereka akan meliput berita-berita hangat yang masih akan dibahas sebagai isu nasional, sehingga diantara beberapa berita mereka memilih tema penentuan 1 Ramadhan yang kabarnya ada perbedeaan antara NU dan Muhammadiyah. "Ada tiga opsi sebenarnya yang kami pilih, tapi kami sepakati menjatuhkan pilihan ke soal penentuan 1 Ramadhan" Kata Maisie.
Kedatangan mereka di Kantor PCNU disambut langsung oleh Ketua Lembaga Falakiyah NU Kota Depok, M Nur Sholihin, yaitu Lembaga NU yang secara langsung berfungsi melaksanakan tugas-tugas ke-falakiyah-an, seperti menghitung dan menentukan awal bulan, menghitung waktu shalat, arah kiblat dan pelatihan-pelatihan berkaitan hal-hal tersebut sebagai bentuk pengabdiannya kepada masyarakat.
Pertemuan dan dialog berjalan santai dari pukul 16.30 sampai dengan 17.40 WIB. Beberapa pertanyaan dilayangkan tentang bagaimana bisa terjadi perbedaan dalam penentuan awal bulan, kriteria apa saja yang dipakai, sampai bagaimana prosedur NU dalam menentukan awal bulan dan kaitannya dengan sidang itsbat yang digelar pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama.
LFNU menjelaskan kepada mereka dengan terperinci perbedaan-perbedaan prinsip seputar hilal, yaitu ada wujudul hilal saat hilal sudah diatas ufuk meskipun dibawah 2 derajat, imkanurrukyah yaitu hilal berada 2 derajat ke atas serta terbagianya imkanurrukyah menjadi dua: imakanurrukyah yang berhasil dirukyah dan imkanurrukyah yang tidak berhasil dirukyah.
LFNU juga meberikan izin kepada mereka saat nanti jadi melaksanakan rukyatul hilal untuk bisa diajak bersama meliput kegiatan secara langsung.