08/03/2024
“Niat Tulus Saja Ternyata Tidak Cukup”
Sebuah angkapan yg tepat saat ini yg dirasakan oleh Yayasan Diakonia GKPS Cikoko.
Yayasan Diakonia Sosial GKPS Cikoko merupakan sebuah yayasan berbadan hukum resmi yang berdiri sejak Akhir tahun 2017. Saat ini yayasan menjalankan tugas pokoknya untuk melayani Jemaat yang mengalami kedukaan sesuai dengan Visi & Dasar Alkitab Pendirian Yayasan yaitu Galatia 6 : 2 "Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus." dan 2 Korintus 8 : 13-14 “Sebab kamu dibebani bukanlah supaya orang-orang lain mendapat keringanan, tetapi supaya ada keseimbangan. Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan”.
Seiring berjalannya waktu, Yayasan terus mengembangkan pelayanannya , tidak hanya mencakup pelayanan di internal GKPS Cikoko tapi juga ingin mengembangkan dalam dunia pendidikan atau pelatihan. Hal ini terbukti, yayasan dapat bekerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia membangun sebuah gedung permanen Balai latihan kerja (BLK) yang menelan biaya hingga 1 Milliar rupiah dan semua di tanggung oleh Kemenaker dan hingga saat ini BLK udah meluluskan 2 angkatan pelatihan dalam bidang Multimedia.
Berdasarkan pengalaman diatas, Yayasan dengan sikap optimis dan berdiri tegap ingin mengembangkan pelayanannya lebih besar lagi. Pengurus Yayasan ingin seluruh warga jemaat GKPS pada umumnya dan Para pelayan GKPS (Pendeta) pada khususnya dapat merasakan dampak pelayanan dari pada yayasan ini. Lewat sidang majelis pendeta pada tahun 2022 yang lalu, pengurus mencoba mengajukan sesi dalam sidang agar diberikan waktu untuk meminta persetujuan agar Asset GKPS yang berada diharanggaol yang kita kenal dengan Tuhulan GKPS dapat di kerjasamankan dengan yayasan untuk dibangun menjadi sebuah asset yang aktif berupa Hotel. Puji Tuhan dalam sidang tersebut disetujui dan terbukti bahwa program ini secara resmi telah dimasukkan kedalam program besar GKPS dalam Sinode Bolon GKPS tahun 2022 yang lalu dan pimipinan sinode secara resmi menunjuk Yayasan GKPS Cikoko menjadi partner kerja dalam pengembangan Tuhulan yang tertuang dalam surat Pimpinan sinode No.515/3-PS/2022. Adapun nilai investasi yang akan di gelontarkan dalam pengembangan / Pembangunan Tuhulan ini adalah sebesar Rp. 30 Milliar dan sesuai dengan perhitungan konsultan pada tahun ke 8-10 dana investasi tersebut sudah BEP, sehingga kurang lebih di tahun ke 10 Hotel ini sudah bisa berkontribusi lebih 1 Milliar per tahun kepada GKPS. Ketika nilai investasi sudah BEP, Tuhulan dapat sepenuhnya diserahkan kembali kepada GKPS secara utuh.
Lewat ketetapan tersebut Pengurus Yayasan langsung bekerja keras dan bergerak cepat. Pengurus yayasan menyadari bahwa pembangunan sebuah Hotel adalah merupakan sebuah penunjang parawisata diwilayah tersebut dan hal ini pasti akan melibatkan Pemerintah setempat dalam hal ini adalah Pemkab Simlaungun karena letak Tuhulan tersebut berada di wilayah haranggaol simalungun. Tidak hanya dukungan dari GKPS yang dibutuhkan tapi juga dukungan Pemkab simalungun. Oleh karena itu pada bulan September 2022 Pengurus Lengkap Yayasan beserta Pembina dan Pengawas berangkat dari Jakarta ke kantor Bupati Simalungun di Pematang Raya menghadap langsung kepada Bupati Simalungun selaku pimpinan tertinggi pemkab simalungun Bpk, Radiapoh Sinaga. Puji Tuhan, sambutan begitu hangat dan sambutan terhadap program pembangunan Hotel ini 100% didukung oleh Bupati Simalungun karena dia melihat bahwa ini adalah peluang Investasi datang ke simalungun juga hal yang utama adalah bahwa ini Niat tulus membangun untuk kepentingan GKPS. Bupati berjanji siap mendukung agar program ini bener-benar dapat terealisasi dengan baik. Perijinan pun Bupati siap berbicara empat mata dan Pasang badan jika ada halangan / hambatan yang dihadapi dalam proses perijinan ungkapnya dengan tegas dan meyakinkan pada saat pertemuan tersebut. Pernyataan bupati ini semakin meyakinan langkah pengurus Yayasan untuk terus lebih kerja keras lagi. Tidak butuh waktu lama, pada tanggal 14 Februari 2023 di Gedung Hotel 678 Cawang Jakarta, pengurus Yayasan mengadakan sebuah acara resmi dengan Thema Penandatangan MoU kerjasama Pengurus Yayasan GKPS Cikoko dengan Pimpinan Sinode GKPS dalam dalam pembangunan Tuhulan GKPS. Dalam acara ini pengurus mengundang beberapa Tokoh-tokoh Simalungun, Para Pendeta sedistrik VII, Majelis gereja dan undangan tamu khusus dari berbagai instansi yang sekaligus sebagai saksi bahwa pembangunan ini secara resmi dimulai sepert Bpk. St Rudi Singa, St. Wagner damanik, St. Chrismes Haloho, St. Marthin Sinaga. St. Elisben Purba, St. Yan Santoso Purba, St. Jhon Freddy Purba dll. dan juga Bpk Radiapoh Sinaga selaku Bupati simalungun hadir pada saat tersebut. Acar ini masih dapat di akses hingga saat ini lewat Channel Youtube GKPSTV Cannel.
Kehadiran Bpk Radiapoh Sinaga saat itu semakin memantabkan langkah yayasan bahwa program ini pasti akan berjalan dengan baik, dalam kata sambutannya sekali lagi ditekankan bahwa segala dokument perijinan apapun itu, itu akan menjadi urusan dia. Panitia cukup cari duit saja, tandasnya dengan tegas. Lagi-lagi pernyataan ini membuat Pengurus yayasan semakin optimis bahwa program ini pasti berjalan dengan baik. Persiapan demi persiapan pun terus dilakukan, Arsitek, Konsultan, test kontraktor kelapangan, bahkan kerjasama dengan sebuah operator Hotelpun sudah dilakukan. Sudah begitu banyak materi yang di gelontarkan yayasan terhadap program ini dengan satu prinsip bahwa pembangunan ini akan berjalan dengan baik.
Namun, Niat Tulus ternyata tidak cukup, tiba saatnya pengajuan perijinan ke pemkab simalungun agar pembangunan segera dimulai yang awalnya direncanakan peletakan batu pertama pada Sept 2023 yang lalu sekaligus Kado Terindah buat GKPS dalam rangka J120 tahun injil masuk ke tanah simalungun. Ada 3 kali pengurus yayasan berangkat ke kantor bupati mengurus segala dokument ini, namun Perijinan tidak dapat dikeluarkan oleh pemkab simalungun. Terakhir pada tgl 26 Sept 2023 yang lalu pengurus kembali berangkat langsung ke Pematang raya dan bertemu dengan Bupati Simalungun Radiapoh Sinaga dan menyampaikan masalah ini sekaligus meminta Janji kepada bupati bahwa perijinan akan di permudah. Namun tetap usaha pengurus yayasan tetap tidak menghasilkan apa-apa dan perijinan tetap tidak didapatkan.
Sampai berita ini kami turunkan terkait perijinan ini belum ada kepastian dari pihak Pemkab Simalungun. Hingga saat ini pengurus mencoba maju ke tingkat pusat untuk meminta surat rekomendasi terkait perijinan ini, namun belum juga membuahkan hasil. Saat ini juga kami membuka peluang kepada kita smua jika ada yang bisa membantu perijinan tersebut kami dengan tangan terbuka menerimanya dan mari sama-sama kita wujudkan pekerjaan mulia ini dengan menghubungi No. 0813.100.22845
Lewat berita ini, pengurus yayasan juga meminta maaf kepada warga GKPS secara umum dan pimpinan sinode GKPS secara khusus jikalau nantinya program ini tidak dapat terwujud dan dari peristiwa ini kami simpulkan ternyata “Niat Tulus Saja tidak Cukup”. Kiranya apa yang terjadi saat ini dapat dijadikan pelajaran bagi siapapun agar jangan terlalu mudah memberikan Janji kepada orang lain sehingga tidak ada yang merasa di sakiti dan diumbar janji apalagi sampai ada Materi yang sudah di keluarkan namun berakhir dengan sia-sia.
Niat Tulus ternyata tidak cukup,
Salam pengurus Yayasan Diakonia Sosial GKPS Cikoko - Jakarta