Media Islam

Media Islam Islam kaffah ahlussunnah wal jama'ah, berciri khas Islam Nusantara, yaitu, islam yang melebur atau

Bismillah...
09/04/2022

Bismillah...

Nasehat sejuk (alm) KH Zainuddin MZ untuk para penjabat/ penguasa.
05/04/2022

Nasehat sejuk (alm) KH Zainuddin MZ untuk para penjabat/ penguasa.

Ceramah lawas KH Zainuddin MZ tentang kekuasaan, kepemimpinan, kesamaan hak dan kewajiban di mata hukum.

Sang predator santri wati dihukum mati.Bagaimana nih? Pantaskah?
05/04/2022

Sang predator santri wati dihukum mati.
Bagaimana nih? Pantaskah?

Sholat Tarawih Secepat KilatBagaimana hukumnya?
04/04/2022

Sholat Tarawih Secepat Kilat

Bagaimana hukumnya?

Sebuah video viral di jagat media sosial tentang sholat tarawih dengan kecepatan up to 100/Mbps.

04/04/2022

Andai setiap sholat subuh suasana di masjid se-ramai seperti bulan ramadhan. Sayang, itu hanya musiman. :D

Hukum Menuduh Musyrik:“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca (menghafal...
03/01/2022

Hukum Menuduh Musyrik:

“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca (menghafal) al-Qur’ân, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan dia menjadi pembela Islam, dia terlepas dari al-Qur’ân, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”.

Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”.

Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhâri dalam at-Târîkh, Abu Ya’la, Ibnu Hibbân dan al-Bazzâr. Disahihkan oleh Albani dalam ash-Shahîhah, no. 3201).


Saya jadi semakin 😱😱😱

Iiihhhh


Sudahlah tak perlu disyarah lagi, stempel sohih Albani sudah tertera


Soalnya mirip mirip sama manjat salak ini ciri-ciri nyah

😰😰😰😰

Allahu Yahdik akiiii

BELAJAR KEPADA USTADZ YANG WAJIB /KEPADA USTADZ SUNNAH ???pelbagai problema akhir zaman ini semakin SEMBRAWUT,  bagaiman...
30/12/2021

BELAJAR KEPADA USTADZ YANG WAJIB /KEPADA USTADZ SUNNAH ???

pelbagai problema akhir zaman ini semakin SEMBRAWUT, bagaimana tidak sering kita lihat di fb ada yg berkata ikutilah ust sunnah ????

Label ni seakan tidak asing lagi bagi Aswaja, siapakah sebenarnya mereka , apa tidak sebaiknya ikuti ust yang wajib ???

Perbedaan disini adalah ....!!!

Ikuti ust sunnah, maksudnya adalah jadi murid kilat khusus ga perlu ngaji bertahun² ,misalkan ikut belajar Dourohan seminggu sepekan, ikut( kajian sunnah ) kajian sunnah adalah membahas tentang perbedaan kelompok , jika tidak sependapat dengan kelompoknya maka akan dikatakan bid'ah Apapun dalilnya cukup apa perkataan ust sunnah ,jadi tidak heran mereka cepat paham hukum islam yaitu ,sunnah sm bid'ah .

Ikuti Ust yang wajib ,maksudnya adalah jadi murid pondok pesantren belajar mengaji dan kitab para ulama salaf sesuai tuntunan Sayyidina Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam bertahun² .........dll .

PERNAH KAH PIHAK WAHABI MENGATAKAN IKUTIN YANG WAJIB Dalam berdakwah ???

5 CIRI CIRI ORANG BELAJAR AGAMA 2 BULAN DENGAN USTADZ SUNNAH (LEWAT YOUTUBE).

1. Bahasa Arab Setengah2 :Ana, Antum, Ikhwan, Akhi, Ukhti, Syukron
(udah itu aja)

2. Sering mengoreksi dan menganggap salah pada amalan orang lain yang berbeda dasar hukum dengan dia
(Ngerasa Paling Bener)

3.Mudah Berkata "Ini tidak ada dalilnya" atau "Tidak ada contoh dari Nabi" atau "Nabi, Sahabat, Tab'in, Imam Mazhab tidak pernah melakukan ini"
(Sok Tau)

4. Teriak Bid'ah pada suatu amalan tanpa merujuk pada beberapa kitab ulama salaf yang asli
(Belajar Hanya Pada Satu Dalil yaitu"Kullu Bid'atin Dolalah.... )

5. Jurus Ampuhnya adalah Mereka berkata:

" Ya Akhi/Ukhti Marilah kita kembali pada Al Qur'an dan Sunnah karena nabi bersabda: "KULLU BID'ATIN DOLALAH, WA KULLU DOLALATIN FI NAR." "

(👆dipikir dari dulu gk baca qur'an dan ngaji kitab hadist kali ya, dipikir dia baca bible kita dulu ya, sehingga disuruh kembali pada Al qur'an😂).

Allahu yahdik

"Di mana Allah?"Bagi pembelajar ilmu tauhid atau ilmu kalam, pertanyaan di atas mungkin sangat sepele bahkan nampak mura...
25/12/2021

"Di mana Allah?"
Bagi pembelajar ilmu tauhid atau ilmu kalam, pertanyaan di atas mungkin sangat sepele bahkan nampak murahan. Tapi di manakah Allah sebenarnya?

Terlintas dalam pikiran saya sebuah hadits shohih yang berbunyi:

لو دليتم بحبل على الأرض لهبط على الله

"Seandainya kau melempar sebuah tali ke dalam bumi niscaya tali itu akan jatuh ke Allah"
Oh, berarti Allah berada di dalam bumi?
Tapi, kenapa Dia berfirman:

ثم استوى الى السماء

"Kemudian Dia (Allah) bersemayam/bertempat di langit"

Setelah sejenak berhenti merenung, pertanyaan itu kembali merasuk pikiranku lagi "Di mana Allah?"
Dan tiba-tiba kuingat sebuah hadits Nabi SAW:

عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي -صلى الله عليه وسلم- قال:"أقرب ما يكون العبد من ربّه وهو ساجد، فأكثروا الدّعاء".

Dari Abu Hurairah Ra, dari Nabi SAW: "Posisi paling dekat antara hamba dengan Rabbnya adalah saat ia sujud, maka perbanyaklah berdoa!"

Kalau memang demikian kenapa Nabi Muhammad SAW bertemu Allah ketika Mi'raj ke atas?
Kalau di langit, kenapa Nabi Yunus justru bertemu Allah di dasar laut?
Kalau Masjid itu rumah Allah, kenapa Nabi Musa menjumpai-Nya di gunung?

"Di mana Allah?" bisikan ini terbesit dalam fikiran kembali,

وهو معكم أينما كنتم

"Dia (Allah) bersamamu di manapun kalian berada"

Ayat inilah yang sontak saya ingat, Tapi mengapa Nabi Saw menyebut gadis (Jariyah) itu sebagai mukminah karena telah menunjuk Allah "di langit?" tanpa takwil atau melupakan tafwidh "Di mana Allah?"
Bahkan kata Allah sendiri:

ونحن اقرب اليه من حبل الوريد

"Kami (Allah) lebih dekat padanya dari urat leher"

Kuraba leherku tak kutemukan Allah di sana, di mana Allah?
Lagi-lagi pertanyaan itu seolah-olah bagaikan setumpuk masalah...
Mestinya pertanyaan itu biasa dipelajari dalam ilmu tauhid.

Teringat hadits tentang enam malaikat yang berkumpul di Makkah.
Keenam malaikat ini datang dari arah yang berbeda, dari atas, bawah, timur, barat, utara dan selatan.
Masing-masing mereka bertanya "dari manakah kamu?" lalu,
Masing-masing pun menjawab "dari sisi Tuhan"
Lantas akupun dibuat bingung sendiri...
😇😇😇

Jadi, di mana Allah? Itulah gumam fikiranku kembali,
sambil minum teh sembari mengingat cuplikan hadits qudsi
bahwasanya disebutkan:

قلب المؤمن عرش الله

"Hati seorang mukmin adalah singgasana Allah"

Kemudian di manakah Allah...?

كنت كنزا مخفيا فاردت ان اعرف فخلقت خلقا

"Aku (Allah) adalah perbendaharaan yang tersimpan, Aku ingin dikenal lalu Akupun menciptakan makhluk."

Dari semua itu sayang sekali, tetap aku belum tahu di mana Allah?

اللهم زدني فيك تحيرا

"Ya ALLAH...Kau buat diriku bertambah bingung."
🤦🏻‍♂️🤦🏻‍♂️🤦🏻‍♂️

Padahal mestinya hal ini persis sama yang didawuhkan oleh sahabat Abu Bakar Asshidiq RA:

العجز عن درك الإدراك إدراك، والبحث عن ذاته كفر وإشراك

"Ketidakmampuan akan mengenal Allah adalah sejatinya mengenal Allah, adapun membahas tentang eksistensi dzatnya adalah kufur dan syirik."

Apapun yang terbenak, terlintas, maupun terbayang dalam hatimu,
Allah berbeda denganya.

مهما يتصور ببالك، الله بخلاف ذلك

Apalagi Allah Ta'ala...
lah wong surga saja disifati

مالا عين رأت ولا أذن سمعت ولا خطر على قلب بشر.

sesuatu yang belum pernah dilihat mata, belum pernah didengar telinga dan tidak pernah terlintas di benak manusia.

Pada dasar tidak ada yang tahu hakikat Allah itu sendiri, kecuali hanya Allah dan orang-orang tertentu (mis, para Nabi dan Wali serta orang-orang pilihan-Nya) itupun sebab diberi pengetahuan oleh Allah, tanpa itu tidak mungkin.

Yang jelas kita hanya wajib mengetahui Allah sesuai apa yang disampaikan oleh para ulama pakar/ahli tauhid

والله أعلم بالصواب...

KENALI PERBEDAANNYAPERBEDAAN ASWAJA DAN WAHHABI AswajaAbu Jahal dan Abu Lahab bukan seorang mukmin/muwahhid (ahli tauhid...
17/12/2021

KENALI PERBEDAANNYA

PERBEDAAN ASWAJA DAN WAHHABI

Aswaja
Abu Jahal dan Abu Lahab bukan seorang mukmin/muwahhid (ahli tauhid)

Dalil:
Firman Allah ta'ala:
تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ * مَا أَغْنَىٰ عَنْهُ مَالُهُ وَمَا كَسَبَ * سَيَصْلَىٰ نَارًا ذَاتَ لَهَبٍ
[Surat Al-Lahab 1 - 3]

Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia, tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan, kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka).

Wahhabi
Wahhabi mengatakan: Abu Jahal dan Abu Lahb adalah orang yang bertauhid dan beriman

Muhammad Ahmad Basymil (tokoh Wahhabi) berkata:
عَجِيْبٌ وَغَرِيْبٌ أَنْ يَكُوْنَ أَبُوْ جَهْلٍ وَأَبُوْ لَهَبٍ أَكْثَرَ تَوْحِيْدًا وَأَخْلَصَ إِيْمَانًا بِهِ مِنَ اْلمُسْلِمِيْنَ يَتَوَسَّلُوْنَ بِاْلأَوْلِيَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَيَتَشَفَّعُوْنَ بِهِمْ إِلَى اللهِ!! أَبُوْ جَهْلٍ وَأَبُوْ لَهَبٍ أَكْثَرُ تَوْحِيْدًا وَأَخْلَصُ إِيْمَانًا مِنْ هَؤُلاَءِ اْلمُسْلِمِيْنَ اَّلذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ!
“Sungguh mengherankan dan aneh, Abu Jahal dan Abu Lahab lebih banyak tauhidnya dan lebih murni imannya kepada Allah dari pada umat Islam yang bertawassul dengan para para wali dan orang-orang shalih dan meminta syafa’at dengan mereka kepada Allah!!. Abu Jahal dan Abu Lahab lebih banyak tauhidnya dan lebih murni imannya kepada Allah dari pada umat Islam yang mengatakan Laa ilaaha Illa Allah Muhammad Rasulullah”

Referensi:
Kaifa Nafhamu at Tauhid, karangan Mohammad Ahmad Basymil, hal. 12


Iyain ajalah
😂😂😂😂

Sholat di masjid, terdapat  kuburan/Sholat di dekat pemakaman  tampa masjid Seluruh bumi adalah masjid (boleh digunakan ...
12/12/2021

Sholat di masjid, terdapat kuburan/Sholat di dekat pemakaman tampa masjid

Seluruh bumi adalah masjid (boleh digunakan untuk shalat) kecuali kuburan dan tempat pemandian (HR. Tirmidzi no. 317, Ibnu Majah no. 745, Ad Darimi no. 1390, dan Ahmad 3: 83. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Janganlah shalat menghadap kubur dan janganlah duduk di atasnya” (HR. Muslim no. 972)

Syaikh Sholeh Al Fauzan hafizhohullah pernah ditanyakan mengenai suatu masjid yang terdapat satu kuburan di arah kiblat namun di balik tembok, di mana kuburan tersebut masih masuk halaman masjid, bagaimana hukum shalat di masjid semacam itu?

Jawaban beliau hafizhohullah, “Jika kuburan tersebut masih bersambung (muttashil) dengan masjid (artinya: masih masuk halaman masjid), maka tidak boleh shalat di masjid tersebut.

Namun jika kuburan tersebut terpisah (munfashil), yaitu dipisah dengan jalan misalnya dan tidak menunjukkan bersambung dengan masjid (artinya bukan satu halaman dengan masjid), maka boleh shalat di masjid semacam itu, (Durus Syaikh Sholeh Al Fauzan, Al Muntaqo)

NB

jangan pernah sholat di masjid yg terdapat kuburan atau masih menyatu dengan halaman masjid , itu perbuatan bid'ah.

Kalau sholat di kuburan menghadap langsung maka perbuatan itu sunnah yg wajib 😅😅😅😅😅 seperti foto dibawah ini 😘😘😘

Allahu yahdik

MENUNDUK HORMATSeorang pemuda bertanya kepada HABIB UMAR BIN HAFIDZ : “Kenapa engkau membiarkan murid-muridmu menundukka...
23/08/2021

MENUNDUK HORMAT

Seorang pemuda bertanya kepada HABIB UMAR BIN HAFIDZ :

“Kenapa engkau membiarkan murid-muridmu menundukkan badannya dan mencium tanganmu berbolak balik? Tidak tahukah engkau itu perbuatan yang syirik? Engkau seolah-olah membuat murid-muridmu menyembah sesama mahkluk? tidakkah hanya Allah lah yang layak disembah? Tunduk atau menunduk kepada makhluk adalah perbuatan syirik.”

Habib Umar hanya tersenyum mendengar ucapan dan pertanyaan dari seorang pemuda tersebut. Lantas Habib Umar memanggil pemuda tadi dan mendekatinya. Habib Umar mengambil pena yang ada di dalam saku baju pemuda tersebut kemudian menjatuhkannya kebawah.

Ketika si pemuda ini menundukkan kepala dan badannya kebawah guna mengambil pena tersebut, Habib Umar menahannya dan berkata:

“Jangan menunduk...!!! tidakkah menunduk kepada makhluk adalah bathil?”

“Tidak, aku hanya ingin mengambil penaku dibawah.”

Lantas Habib Umar berkata:

“Aku ini ibaratkan pena, seorang pencari ilmu tidak akan mendapat ilmu jika tidak mempunyai pena, begitu juga dengan murid-muridku, mereka menghargai dan menghormatiku bukan atas permintaaanku, aku tidak pernah memaksa, aku tidak pernah menyuruh mereka mencium tanganku, tetapi ketahuilah wahai pemuda. Seorang tholabul ilim tidak akan mendapatkan setetespun ilmu yang bermanfaat jika dia tidak menghormati gurunya.”

Semoga bermanfaat

Address

Jakarta Raya

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Media Islam posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share