LTN NU Indramayu

LTN NU Indramayu Media informasi dan dakwah pcnu Indramayu

11/06/2024

PEKELING
1620
Oleh : IIN ROHIMIN
Wakil Ketua PWNU JAWA BARAT
" Tiga Penyakit Hati "

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Selamat Pagi...Salam Eling ‼️
Tantangan kehidupan yang kita jalani seringkali membuat hati kita terjangkit berbagai penyakit yang kadangkala tidak kita sadari bahkan lama-kelamaan hati kita menjadi mati.

Oleh karena itu kita diperintahkan untuk saling mengingatkan agar kita selamat baik dalam kehidupan dunia maupun di akherat kelak, karena selamat atau tidaknya diri kita ditentukan oleh hati kita sendiri. Rasulullah SAW bersabda:
ثلاثٌ مُهلِكاتٌ : شُحٌّ مُطاعٌ ، و هوًى مُتَّبَعٌ ، و إعجابُ المرءِ بنفسِه
"Ada tiga sifat yang dapat membinasakan manusia, sikap bakhil yang dipatuhi, hawa nafsu yang diikuti, dan merasa bangga dengan diri sendiri."
Penyakit bakhil, mengikuti hawa nafsu dan merasa bangga pada diri sendiri atau sombong, sedikit atau banyaknya pastilah menjangkiti diri kita masing-masing, maka kita harus selalu waspada, sering melakukan instrospeksi diri dan harus selalu berupaya dengan sekuat tenaga agar penyakit itu jangan sampai menghancurkan diri kita.

Ketiga penyakit tersebut selain berdampak pada diri sendiri juga dapat mengakibatkan dampak sosial yang sangat besar, banyangkan jika semua orang terjangkit penyakit bakhlil, lalu bagaimana dengan nasib fakir miskin, anak yatim dan orang-orang yang memerlukan pertolongan.

Kehidupan masyarakat pastilah akan goncang, karena satu sama lain tidak ada lagi yang saling peduli, hilanglah budaya gotong royong dan akan muncul berbagai masalah sosial, seperti tingginya angka kriminalitas, pencurian hingga konflik sosial yang sangat membahayakan.
Sementara, penyakit tidak terkendalinya hawa nafsu, selain bisa menghancurkan pribadi masing-masing, jika dibiarkan maka akan terjadi kekacauan, pergaulan dan seks bebas, kemaksiatan, merajalelanya narkoba, perjudian dan lain sebagainya.

Penyakit sombong juga bisa menghancurkan seseorang, begitu banyak contoh dalam kehidupan sehari-hari, orang yang sombong tidak akan diterima dalam pergaulan sosial, akan dikucilkan dan tidak mempunyai teman.
Semoga kita mampu menyadari bahwa dalam hati kita masih tersimpan tiga penyakit berbaya tersebut dan semoga kita mampu mengobatinya, sehingga apa yang diingatkan oleh Rasulullah tersebut tidak akan terjadi pada diri kita….Aamiiin !!!
🙏🙏🙏
والله أعلمُ بالـصـواب
Wallahu A'lam Bisshawab
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

07/06/2024

KHUTBAH JUMAT

“KEUTAMAAN BULA DZULHIJJAH"
Oleh: Iing Rohimin (Wakil Ketua PWNU Jawa Barat)

Khutbah Pertama

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ مَنَّ عَلَيْنَا بِنِعْمَةِ الأَمْنِ وَالاِسْتِقْرَارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ جَعَلَنا مِنْ عِبادِهِ الْمُخْلِصِيْن، ووَفَّقَنا لِلْعَمَلِ بِما فيهِ صَلاحُ الإِسْلاَمِ وَالْـمُسْلِمِيْن. أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى أٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ أَمَّابَعْدُ؛
فَيَآ أَيُّهَا النَّاسُ، اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تَقْوَاهُ كَمَا قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ
۞ يَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الْاَهِلَّةِ ۗ قُلْ هِيَ مَوَاقِيْتُ لِلنَّاسِ وَالْحَجِّ ۗ وَلَيْسَ الْبِرُّ بِاَنْ تَأْتُوا الْبُيُوْتَ مِنْ ظُهُوْرِهَا وَلٰكِنَّ الْبِرَّ مَنِ اتَّقٰىۚ وَأْتُوا الْبُيُوْتَ مِنْ اَبْوَابِهَا ۖ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ
صَدَقَ اللهُ الْعَظِيْمِ

Kaum Muslimin Jamaah Sholat Jumat yang Dimuliakan Allah SWT
Pada kesempatan yang mulia ini marilah senantiasa kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Sholawat dan salam semoga senantiasa Allah limpahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat dan para pengikutnya hingga ahir zaman.

Pada kesempatan ini marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, dengan sebenar-benarnya takwa baik dalam kondisi sempit maupun lapang, baik dalam kondisi susah maupun senang dan baik dalam kondisi ramai maupun lengang.
Sidang Jum’at yang rahimakumullah
Saat ini kita sudah memasuki hari terahir di Bulan Dzulqa’dah dan sebentar lagi kita akan menapaki Bulan Dzulhijjah. Seperti kita ketahui bersama bahwa Bulan Dzulhijjah adalah bulan yang istimewa dan merupakan salah satu dari bulan-bulan yang dimuliakan (al-asyhur al-hurum), yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Rasulullah SAW bersabda:
عَنْ أَبِى بَكْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ قَالَ «الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللَّهُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ثَلاَثٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ
Artinya: “Sesungguhnya masa berputar seperti hari saat Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun adalah 12 bulan, di antaranya ada 4 bulan yang mulia. Yang tiga secara beriringan, yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Muharram, dan Rajab yang terletak antara Jumada dan Sya’ban” (HR al-Bukhari dan Muslim).
Bulan Dzulhijjah juga merupakan bulan haji, suasana di tanah suci terutama di Kota Mekkah sudah dipadati oleh jutaan umat Islam dari berbagai penjuru dunia, mereka datang untuk melaksanakn rukun Islam kelima yakni ibadah haji.
Hadirin yang berbahagia
Bagi jamaah yang akan melaksanakan ibadah haji tentu saja berbagai ibadah bernilai pahala tinggi terus dikejar dan berusaha untuk dilaksanakan semaksimal mungkin, seperti sholat yang bernilai ibadah seratus ribu kali dibandingkan sholat di tempat lain selain Masjid Nabawi, berumroh Sunnah, membaca Al-Qur’an, thawaf Sunnah, shodaqoh dan berbagai ibadah lainnya.
Namun bukan hanya mereka yang berada di tanah suci yang dapat mengambil keutamaan Bulan Dzulhijjah, tetapi di tempat lainpun begitu banyak ibadah yang dapat dilakukan untuk mendapatkan keutamaan di awal Bulan Dzulhijjah nanti, sebagaiman dijelaskan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadits riwayat Ahmad:
مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمُ عِنْدَ اللَّهِ وَلَا أَحَبُّ إِلَيْهِ الْعَمَلُ فِيهِنَّ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ فَأَكْثِرُوا فِيهِنَّ مِنْ التَّهْلِيلِ وَالتَّكْبِيرِ وَالتَّحْمِيدِ
Artinya: “Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal saleh di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya daripada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama dari Dzulhijjah), karenanya perbanyaklah tahlil, takbir, dan tahmid di dalamnya,” (HR Ahmad).
Jamaah Sholat Jumat yang Allah Muliakan
Syekh Abdul Qadir al-Jaelany dalam kitab al-Ghuniyah li Thalibi Thariqil Haqq menukil pendapat yang menyatakan, bahwa barang siapa yang memuliakan 10 hari Dzulhijjah, akan mendapatkan sepuluh kemuliaan, yaitu umurnya berkah, hartanya bertambah, keluarganya mendapat perlindungan, dosa-dosanya diampuni, nilai amal baiknya dilipatgandakan, mendapat kemudahan menjelang kematiannya, mendapat cahaya terang di alam kuburnya, saat ditimbang, amal kebaikannya diberatkan, selamat dari siksa neraka dan mendapat derajat tinggi (surga).
Oleh karenanya umat Islam dianjurkan untuk saling mengingatkan, mengajak kepada kebaikan dan mencegah segala kemungkuran. Ajakan kebaikan kebaikan tersebut bisa dalam bentuk apapun, baik melalui ucapan, tulisan, tindakan maupun aturan bagi para pemegang kekuasaan.
Begitu banyak ayat-ayat Al-qur’an yang menegaskan tentang pentingnya saling mengingatkan dan mengajak kepada kebaikan, hadits dan fatwa ulama juga tidak kalah banyaknya, sehingga hal tersebut menjadi penegas bahwa saling mengingatkan, saling nasehat menasehati dan saling mengajak kepada kebaikan adalah kewajiban umat Islam.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an Surat Luqman Ayat 17:

وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَى مَا أَصَابَكَ إِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ
Artinya: “Dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).”
Kaum Muslimin Rahimakumullah
Kita doakan semoga saudara-saudara kita yang tengah melaksanakan ibadah haji senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan untuk melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji secara sempurna sehingga bisa meraih gelar haji yang mabrur, semoga kita yang belum bisa berangkat ke tanah suci bisa dipanggil oleh Allah untuk segera berangkat ke tanah suci dan semoga kita yang tidak bisa menunaikan rukun Islam yang kelima tersebut, diberikan kemudahan oleh Allah untuk beribadah dan melakukan berbagai kebajikan yang nilai pahalanya sama dengan ibadah haji….Aamiin, Aamiin, Aamiin ya Robbal Alamin.

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ:
فِيْهِ اٰيٰتٌۢ بَيِّنٰتٌ مَّقَامُ اِبْرٰهِيْمَ ەۚ وَمَنْ دَخَلَهٗ كَانَ اٰمِنًا ۗ وَلِلّٰهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلًا ۗ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ
بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ، وَأَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم

Khutbah Kedua

اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا أَمَّا بَعْدُ. فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ . اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيّن وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَأَعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتَن وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

06/06/2024

📢🅿️ ✍️ *PEKELING* 🙋‍♂️🙋‍♀️⁉️

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat Pagi...Salam Eling ‼️

🔦☪️🕋🕌👇👇👇

1619
*Ujian Berjuang di Jalan Allah*

Berjuang di jalan Allah dengan cara menegakkan amar ma’ruf dan mencegah kemungkaran atau pada zaman Rasulullah SAW perjuangan tersebut salah satunya dengan ikut berperang membela panji-panji Islam, adalah merupakan ujian dari Allah kepada umat Islam dan orang-orang munafik.

Ujian dari Allah tersebut untuk mengetahui siapakah sebenarnya yang benar-benar Islam dan siapakah yang termasuk dalam golongan orang-orang munafik, hal ini sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an Surat Ali 'Imran Ayat 167:

وَلِيَعْلَمَ الَّذِينَ نَافَقُوا ۚ وَقِيلَ لَهُمْ تَعَالَوْا قَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوِ ادْفَعُوا ۖ قَالُوا لَوْ نَعْلَمُ قِتَالًا لَاتَّبَعْنَاكُمْ ۗ هُمْ لِلْكُفْرِ يَوْمَئِذٍ أَقْرَبُ مِنْهُمْ لِلْإِيمَانِ ۚ يَقُولُونَ بِأَفْوَاهِهِمْ مَا لَيْسَ فِي قُلُوبِهِمْ ۗ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا يَكْتُمُونَ

Artinya: Dan supaya Allah mengetahui siapa orang-orang yang munafik. Kepada mereka dikatakan: "Marilah berperang di jalan Allah atau pertahankanlah (dirimu)". Mereka berkata: "Sekiranya kami mengetahui akan terjadi peperangan, tentulah kami mengikuti kamu". Mereka pada hari itu lebih dekat kepada kekafiran dari pada keimanan. Mereka mengatakan dengan mulutnya apa yang tidak terkandung dalam hatinya. Dan Allah lebih mengetahui dalam hatinya. Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan.

Kajian Tafsir Tahlili menjelaskan tentang ayat tersebut, bahwa pada waktu Perang Uhud jumlah tentara Islam 1.000 orang kemudian ditengah jalan 300 orang yang tergolong munafikin di bawah pimpinan Abdullah bin Ubay telah kembali ke Medinah. Maka Perang Uhud merupakan pemisah antara tentara yang benar-benar beriman dan yang setengah-setengah imannya, yakni golongan munafik.

Kaum munafikin pada waktu diajak berperang fi sabilillah menegakkan agama Allah, mempertahankan hak dan keadilan dan menolak kebatilan dan kemungkaran guna mencari rida Allah atau berperang untuk menjaga diri dan mempertahankan tanah tumpah darahnya, mereka menjawab, "Jika kami mengetahui bahwa kita dapat dan mampu berperang pasti kami mengikuti kaum Muslimin." Tetapi mereka menilai bahwa kaum Muslimin berperang pada waktu itu semata-mata menjerumuskan diri dalam kebinasaan.

Sebenarnya mereka lebih cenderung kepada kekafiran daripada keimanan dan apa yang mereka katakan bukan sebenarnya apa yang ada dalam hati mereka. Allah mengetahui kemunafikan yang mereka sembunyikan dalam hati mereka.

🙏🙏🙏

والله أعلمُ بالـصـواب
Wallahu A'lam Bisshawab

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

💪👍🖐️☀️✅

IIN ROHIMIN
Wakil Ketua PWNU JAWA BARAT

Sumpah nya Malaikat Jibril Kiai Baridin
25/04/2023

Sumpah nya Malaikat Jibril
Kiai Baridin

23/04/2023
17/04/2023

Launching Pasar Nu Indramayu
Lokasi Jatibarang

Address

Jalan Gatot Subroto No 09 003/005 , Karanganyar/Indramayu
Indramayu
45213

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when LTN NU Indramayu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share