27/05/2026
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar Walillahil Hamd.
Idul Adha bukan sekadar tentang rutinitas menyembelih hewan kurban, melainkan momentum besar untuk menyembelih egoisme, keserakahan, dan sifat kebinatangan yang seringkali bersemayam di dalam dada kita.
Berikut adalah 5 poin penting (rangkuman) Khutbah Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 H yang disampaikan oleh Imam & Khotib: Ust. Yahya Asnawi di Masjid Al Ishlah Al Irsyad, Cipancuh - Haurgeulis:
01. Hakikat Kurban: "Qurban" berasal dari kata Qarraba yang berarti mendekat. Tujuan utamanya adalah Taqarrub Ilallah (mendekatkan diri kepada Allah), bukan sekadar ritual fisik.
02. Belajar dari Nabi Ibrahim & Ismail AS: Ketundukan mutlak tanpa syarat dan dialog penuh kasih antara ayah dan anak yang menjadi fondasi keikhlasan tertinggi.
03. Ketakwaan adalah Inti: Sesuai QS. Al-Hajj ayat 37, bukan daging atau darahnya yang sampai kepada Allah, melainkan ketakwaan dari dalam hati kita.
04. Dimensi Sosial: Kurban meruntuhkan sekat sosial antara si kaya dan si miskin, mendistribusikan kebahagiaan, serta menggerakkan ekonomi peternak lokal.
05. Pengorbanan Modern: Di era sekarang, wujud pengorbanan kita adalah merelakan waktu, tenaga, harta, dan ego demi kemaslahatan umat dan investasi akhirat.
Semoga Allah SWT menerima ibadah kurban kita, menyucikan harta kita, dan menguatkan ketakwaan di dalam hati kita. Amin ya Rabbal 'Alamin.
Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M.
📍 Masjid Al Ishlah Al Irsyad, Cipancuh - Haurgeulis