Rumah Persembahan G.Sitoli

Rumah Persembahan G.Sitoli Organisasi Keagamaan

19/04/2026
19/04/2026

Ayo ... sekolah Minggu

DOA PAGI GBI RUMAH PERSEMBAHAN GUNUNGSITOLI NIAS BERANI HIDUP DALAM KEBENARAN (Pdt.Juliana Nababan)đź’ť Yesaya 33:16Orang y...
16/04/2026

DOA PAGI GBI RUMAH PERSEMBAHAN GUNUNGSITOLI NIAS

BERANI HIDUP DALAM KEBENARAN
(Pdt.Juliana Nababan)

đź’ť Yesaya 33:16
Orang yang hidup dalam kebenaran, yang berbicara dengan jujur, yang menolak untuk hasil pemerasan, yang mengebaskan tangannya supaya jangan menerima suap, yang menutup telinganya supaya jangan mendengarkan rencana penumpahan darah, yang menutup matanya supaya jangan melihat kejahatan. Dialah seperti orang yang tinggal aman di tempat-tempat tinggi, bentengnya ialah kubu di atas bukit batu. Rotinya disediakan, air minumnya terjamin.
Hidup dalam kebenaran adalah kehendak Tuhan bagi setiap orang yang telah lahir baru dan diselamatkan. Semua orang percaya dipanggil untuk hidup benar di hadapan Tuhan.

🌸Apa saja ciri-ciri orang yang hidup dalam kebenaran?

👉Berpikir yang benar
Rasul Paulus menasihati dalam Filipi 4:8 agar kita memikirkan hal-hal yang suci, mulia, sedap didengar — pikirkanlah semua itu.
Pikiran adalah medan pertempuran utama dalam hidup orang percaya. Iblis sering menyerang dari pikiran, menanamkan pikiran yang salah, negatif, dan menyimpang dari kebenaran.

Kita perlu menawan pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus dengan merenungkan firman Tuhan setiap hari, mendengarkan lagu-lagu rohani, dan mengisi pikiran dengan hal-hal yang positif dan ilahi.
Dengan begitu, kita tidak menjadi tumpul secara rohani, tidak dibutakan oleh ilah zaman ini, dan tidak tersesat oleh pengaruh dunia.

♥️ Pola pikir orang benar akan terlihat dalam cara hidupnya sehari-hari yang sudah dikuasai oleh Firman Tuhan.
Berkata yang benar
Perkataan kita mengandung kuasa. Apa yang kita ucapkan bisa membangun atau menjatuhkan.
Orang yang hidup dalam kebenaran harus menjaga perkataannya, tidak berdusta, tidak memanipulasi, tidak s**a menyakiti orang lain lewat kata-kata.

đź©·Efesus 4:25 berkata, Berkatalah benar seorang kepada yang lain.
Kita harus berkata jujur, tidak berbohong, tidak mem-bully.
Jangan ada bullying, ejekan fisik, suku, agama, atau penampilan.
Semuanya harus dibangun dengan kasih dan firman Tuhan.

Yesus juga pernah mengecam ahli-ahli Taurat dan orang Farisi karena mereka tidak hidup sesuai dengan apa yang mereka ajarkan.
Tuhan ingin kita bukan hanya tahu kebenaran, tapi mengucapkan dan menjalankan kebenaran itu dengan integritas.
Bertindak benar
👉Firman Tuhan bukan hanya untuk didengar, tetapi untuk dipraktikkan.
Seperti kata Rasul Yohanes dalam 3 Yohanes 1:4,
Bagiku tidak ada s**acita yang lebih besar daripada mendengar bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran.
Daud adalah contoh yang luar biasa.
Ketika dia memiliki kesempatan untuk membunuh Saul — musuh yang ingin mencelakainya — dia tidak melak*kannya.
Mengapa? Karena Daud mengingat firman Tuhan: “Jangan menyentuh orang yang diurapi Tuhan.”
Daud memilih untuk taat dan bertindak sesuai kebenaran, meskipun secara manusia dia punya kesempatan untuk membalas.

Orang Kristen yang hidup dalam kebenaran tidak akan memilih jalan pintas atau perbuatan yang curang demi keuntungan pribadi.
Kita harus menawan pikiran, perkataan, dan tindakan kita agar semuanya selaras dengan firman Tuhan.
Karena sekalipun mulut kita salah ucap, dampaknya bisa besar
bisa menyakiti orang lain, bisa menjadi propaganda yang merusak.

đź’™ Tapi jika digunakan untuk hal yang baik, itu akan menjadi berkat besar.
Orang Kristen harus menjadi surat Kristus yang terbuka, yang dibaca dan dilihat oleh banyak orang.
Orang melihat hidup kita, cara bicara kita, tindakan kita — dan melalui itu mereka bisa dimenangkan untuk kemuliaan Tuhan.
Bapak-Ibu yang dikasihi Tuhan, dunia hari-hari ini makin edan, makin jahat, makin jauh dari kebenaran.
Tapi biarlah kita didapati setia dan tetap hidup benar di hadapan Tuhan.
Karena di zaman sekarang, kebenaran adalah barang yang langka.
Tapi hidup kita bisa menjadi kesaksian yang membuat banyak orang percaya kepada Yesus dan memuliakan nama-Nya.

Ingat, mimbar hidup kita lebih luas daripada mimbar gereja.
Di rumah, di tempat kerja, dalam pelayanan — itulah mimbar hidup kita yang dilihat orang setiap hari.
Dan saat orang melihat hidup kita, mendengar ucapan kita, melihat tindakan dan pola pikir kita.

Selamat pagi Tuhan memberkati đź’ž

IBADAH PERTAMA MINGGU KE 2 BULAN APRIL 2026GBI RUMAH PERSEMBAHAN GUNUNGSITOLI NIAS "PERJALANAN KE EMAUS BUKAN PULANG KAM...
12/04/2026

IBADAH PERTAMA MINGGU KE 2 BULAN APRIL 2026
GBI RUMAH PERSEMBAHAN GUNUNGSITOLI NIAS

"PERJALANAN KE EMAUS BUKAN PULANG KAMPUNG BIASA"

Kisah mengenai Kebangkitan Kristus menjadi kisah terbesar yang hanya dimiliki oleh Yesus karena kebangkitan Yesus menjadi bukti kemenanganNya atas maut dan kematian.
Namun Faktanya adalah begitu banyak anak Tuhan yang tidak memahami makna Kebangkitan Kristus dalam hidupnya.
Banyak yang meragukan Fakta Kebangkitan Kristus.
Dalam Lukas 24:13-24,
18 ,Seorang dari mereka, namanya Kleopas, menjawab-Nya: "Adakah Engkau satu-satunya orang asing di Yerusalem, yang tidak tahu apa yang terjadi di situ pada hari-hari belakangan ini?"
19 , Kata-Nya kepada mereka: "Apakah itu?" Jawab mereka: "Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret. Dia adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami.
20 , Tetapi imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin kami telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati dan mereka telah menyalibkan-Nya.
21 , Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi

Dikisahkan mengenai kisah 2 orang Murid yang pergi ke Emaus, tercatat dengan jelas bahwa mereka pergi setelah peristiwa kematian Yesus.
Mereka tidak mau tinggal di Yerusalem tetapi mereka memilih pergi ke Emaus.
Cerita 2 orang Murid yang berjalan ke Emaus ternyata BUKAN 'EMAUS' secara Geografis, namun Emaus adalah tentang Harapan secara Politis.
Lukas menceritakan kisah ini untuk mewakili keadaan murid-murid yang mengalami Distorsi Rohani, perjalanan rohani yang tidak sesaui dengan angan-angan kita tentang Tuhan.

👉Ada banyak anak Tuhan yang kecewa kepada Tuhan karena menjumpai Tuhan yang tidak sama yang diharapkan dan mereka menjadi kecewa kepada Tuhan.
Hal ini menggambarkan BURUKNYA- TAK BERES BANGUNAN ROHANI (IMAN),
ada landasan Iman yang tidak sesuai dengan kebenaran dan karena Dasar Iman yang tidak beres membuat PIKIRAN YANG TERKONTAMINASI dan pikiran ini membuat PERILAKU SALAH.

Balik ke Emaus tidak sama dengan “Pulang Kampung” biasa melainkan upaya untuk melarikan diri atau kabur karena Realitas yang Pahit bahwa sang Guru wafat mengenaskan dan Harapan Indah tentang sang Guru yang menjadi Mesias dan Pahlawan Pembebas

Dari kisah Emaus kita belajar
1. Waspadalah terhadap Perjalanan iman tanpa Kebenaran Allah (Lukas 24:13-25)
Ada banyak anak Tuhan yang berani berjalan dengan kebenarannya sendiri, tidak menitugetahui kebenaran dari Allah.
kita harus selalu Waspada dengan TAHU & PAHAM FIRMAN ALLAH DENGAN BENAR
1. Reorientasi Kehidupan Rohani – Rancangan ALLAH berbeda dari rencana manusia.
💝 Orientasi Hidup – menjadi pusat arah hidup karena orientasi kehidupan kita bisa salah dan perlu diperbaiki.
Seperti kisah para Murid yang mengalami Reorientasi kembali kehidupan mereka, pemahaman mereka yang salah dengan Anugerah Tuhan diarahkan kembali kepada kebenaran Allah.
Lukas 24:25-27 Lalu la berkata kepada mereka: "Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi! bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuIiaan-Nya?" Lalu la menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.

♥️Lukas yang adalah seorang sejarahwan mencatat dalam ayat 18 mencatat salah satu nama murid adalah KLEOPAS, siapakah satu murid yang lain? Apakah Lukas melewatkannya? Tentu tidak, nama murid yang lainnya mewakili semua murid Yesus yang sedang kehilangan orientasi kehidupannya dalam perjalanan imannya.

2. YESUS yang BANGKIT menyediakan ANUGERAH untuk PEMULIHAN HIDUP
(Lukas 24:31-35)
Syukur kepada Allah karena “Mata mereka menjadi terbuka” dan mereka kembali ke Yerusalem.
Tuhan mau untuk kita menerima pengharapan yang sama untuk mereka percaya kembali kepada Allah.
Allah adalah sumber kekuatan ketika kita lemah dan ragu. Kebangkitan Yesus adalah pengharapan kita.
PERCAYALAH bahwa TUHAN ADA, dan IJINKAN TUHAN PULIHKANPesan
2. PERCAYA YESUS ADA BERSAMA & BERSEDIA untuk PULIHKAN CARA POLA PIKIR & POLA PERILAKU.
Ketika mereka bersama Yesus, mereka kembali Arah dari Emaus kembali ke Yerusalem.
Yesus berjalan bersama kita untuk mengubah hidup.
👉 berbalik Arah dari Realitas yang pahit diubahkan menjadi harapan yang indahKisah Perjalanan Emaus akan membantu kita untuk menjadi murid Tuhan Yesus yang hidup kembali ke orientasi dan tujuan yang benar.
Mungkin ada hal yang berat sedang kita hadapi dan membuat kita seolah ingin lari dan kabur dari tantangan ini,kuncinya adalah kembali kepada Allah dan Tujuan kita kepada kebenaran Allah.

Tinggal lah serta dengan Tuhan jangan liar dan jangan menjauh karena kita butuh Tuhan.
Disampaikan oleh :Pdt.Juliana Nababan

09/04/2026

Keangkuhan menghalangi pengenalan akan Allah

Pernahkah anda melihat bahwa ada beberapa orang yang kelihatannya rohani tetapi tidak berkembang dan tidak berbuah sama sekali.
Memang beribadah tetap rajin namun kehidupan kerohaniannya bantat alias mandul.

Apa yang terjadi ketika seseorang dikuasai keangkuhan:
1. Membangun kubu/benteng yang menentang pengenalan akan Allah.
Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus (2 Kor. 10:5)
2 . Tanpa sadar sudah membangun hidup dalam dosa untuk menuruti hawa nafsu dan menolak pengenalan akan Tuhan (rebellious).
“tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.” (Yes. 59:2).
3. Menjauhkan diri/ menolak kasih karunia Allah.
Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.(Ibr. 12:15).
Kepahitan, self-pity, insecurity, iri hati, overthinking, mengandalkan kekuatan sendiri, dlsb adalah bentuk kesombongan yang membuat seseorang jadi lemah lesu dan berbeban berat.
Pertobatan adalah perubahan pikiran yang menghasilkan perubahan tingkah laku.
Pertobatan merupakan sikap kerendahan hati yang membuat kita meninggalkan dosa dan berbalik kepada Tuhan dan menyukai FirmanNya yang adalah Kebenaran.
đź©· Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah k*k yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab k*k yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan. (Mat. 11:28-30)

Sesungguhnya kita semua punya kelemahan/hawa nafsu dan tidak ada seorangpun yang bisa mengatasinya tanpa Tuhan.
Jalan keluar untuk menang atas hawa nafsu adalah akui kelemahan dengan rendah hati di hadapan Tuhan dan minta pertolonganNya.
Jangan biarkan hawa nafsu menguasai hidup kita.
Sadar atau tidak, mereka yang membiarkan hidupnya dikuasai hawa nafsu sebenarnya adalah orang-orang yang merasa tidak aman/bahagia.
Jiwanya yang kosong akan mencari kepuasan batin dari hal-hal yang keliru, tidak berguna/sia-sia bahkan membahayakan keselamatannya.
Manusia terdiri dari roh, jiwa dan tubuh.
Roh dan jiwa manusia bersifat kekal, tubuh fisik bersifat sementara. Allah telah memberikan kekekalan dalam hati manusia, oleh sebab itu hanya DIA yang bisa memuaskan hati dan jiwa kita.

Undangan Tuhan kepada semua orang adalah datang mendekat menyerahkan segala beban yang menghalangi kita untuk selalu taat.
đź’ś Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah k*k yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab k*k yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan. (Mat. 11:28-30)

Tuhan memberkati đź’ž

07/04/2026

Mazmur 90:12

“Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.”

Kita sudah tidak perlu terkejut lagi dengan tanda tanda zaman ini.
Gay , le***an , homosex sudah dianggap wajar.
Kejahatan ada dimana mana orang orang sudah tidak asing lagi dengan hal hal yang buruk.
Seperti garang , egois , tidak tahu berterima kasih , tidak peduli orang tersinggung dan lain sebagainya.
Waspada lah!

Setiap hari adalah pengingat bahwa waktu terus berjalan.
Kita tidak bisa menambah satu hari pun dari hidup kita, tapi kita bisa memakai setiap hari dengan bijak.

Menghitung hari bukan berarti menghitung berapa umur kita sekarang, tetapi belajar menghargai setiap waktu yang Tuhan berikan.

Waktu yang dipakai untuk berbuat baik, menolong orang lain, belajar sungguh-sungguh, dan berdoa — itulah waktu yang berarti di mata Tuhan.

Tuhan ingin kita tidak hanya bertambah umur, tetapi juga bertumbuh dalam hikmat dan kasih.
Karena umur panjang tidak akan berarti apa-apa, jika hati kita tidak bertumbuh semakin dekat dengan Tuhan.

Ayo waspada ❤️

Address

Jalan Pendidikan
Gunungsitoli
22813

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rumah Persembahan G.Sitoli posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share