Pesantian Cakra Suda Dharma

Pesantian Cakra Suda Dharma Pesantian Cakra Suda Dharma (Organisasi Keagamaan) Organisasi Keagamaan / perkumpulan / sekaa

11/05/2019

Rahina Saraswati 2019

13/09/2015
04/09/2015
03/09/2015

AUM Suastiastu | Namaskar Download MUSIK MP3 Gayatri Mantra Khas Jawa DI SINI! (5 Mb) Semoga berkenan dan dapat bermanfaat Om, Santih, Santih, Santih, Om | Sarvam Shantih

30/08/2015

Cara yang lebih sederhana adalah dengan menggunakan bahasa daerah dalam percakapan sehari-hari.

11/07/2015

BANGGA PUNYA ANJING BALI

Anjing Bali bukanlah anjing tanpa asal-usul, ditengarai sebagai proto-canine, anjing murni yang berevolusi dari hewan-serupa-serigala untuk bisa hidup berdampingan dengan manusia. Mereka tidak lagi berburu, melainkan makan dari sisa-sisa perburuan dan makanan manusia.

Dr. Lawrence Blair, antropolog asal Inggris melihat Bali dipenuhi dengan ribuan anjing saat dia menginjakkan kaki di Bali tahun 1965. Menurutnya, anjing Bali istimewa, beda dengan anjing ras lain yang sudah melalui banyak perkawinan silang.

Anjing Bali umumnya memiliki ukuran tubuh ramping-sedang dan berbulu pendek, ekor sabit dan biasanya bertelinga tegak. Akan tetapi, banyak dari mereka memiliki bentuk telinga, ekor, serta warna yang berbeda-beda. Anjing Bali mungkin hitam atau putih, atau putih dengan bintik-bintik hitam atau berwarna cokelat. Terlepas dari itu semua, anjing-anjng ini berada di dalam kelompok DNA murni yang sama.

Nenek moyang dari Anjing Bali ditelusuri berasal dari 15.000 tahun sebelum zaman es terakhir. Evolusi yang lama telah membuat mereka cenderung lebih tahan terhadap penyakit dan cuaca tropis. Jika diperlakukan dengan baik, mereka dapat hidup lebih dari 16 tahun.

Meskipun mereka sering terlihat berkelompok dan membuat suara besar, anjing Bali jarang agresif apalagi menggigit jika tidak terprovokasi. Mereka benci ruang terbatas dan dapat dengan mudah melompati dinding setinggi lebih dari 3 meter. Mereka dikenal sebagai "anjing jalanan" karena anjing Bali mencintai kebebasan, dan senang bersosialisasi dengan satu sama lainnya. Mereka biasanya terlihat nongkrong di pintu rumah, gonggongan khas mereka mengingatkan pemiliknya dalam mengusir berbagai jenis penyusup (hewan pengganggu seperti ular/tikus, orang asing, atau bahkan mahluk halus).

Sebelum plastik masuk ke Bali, anjing-anjing memainkan peran penting dalam ekosistem dengan mengkonsumsi sampah organik. Mereka juga memiliki peran yang kuat dalam mengelola populasi hewan pengerat di pulau ini. Ketika pemusnahan anjing (eliminasi) dimulai sejak wabah rabies tahun 2008, panen padi di beberapa daerah di mana anjing-anjing telah dieliminasi, dihancurkan oleh populasi tikus yang tidak terkendali.

Anjing Bali memiliki tempat khusus dalam budaya lokal masyarakat Bali. Seperti tertulis dalam cerita pewayangan, saat seekor anjing menemani Yudistira ke gerbang surga. Orang Bali kuno juga membuat standarisasi yang jelas untuk anjing Bali dari segi sifat dan fungsinya dalam kehidupan manusia. Apakah mereka akan menjadi anjing penjaga yang profesional, menjadi anjing yang nakal, atau akan menjadi anjing yang pemalas (tertulis dalam Lontar Carcan Asu dan perhitungan Paksa/Jaya/Guna/Ketek/Kiul).

Dengan sedemikian banyaknya keistimewaan anjing Bali, apakah masih kita setuju dengan eliminasi? Katakan TIDAK untuk ELIMINASI, YA untuk VAKSINASI. Mari lestarikan anjing Bali sebagai salah satu warisan penting di pulaunya sendiri.

STOP MENGKONSUMSI DAGING ANJING (RW), STOP BUANG, ANJING, ADOPSI JANGAN BELI

Tulisan: (disusun ulang dari berbagai sumber) Ajiq TheBullhead
Foto: Sinta Ward, Nyoman Sunarya, Gingsoel
Logo: Agung Kayon

26/06/2014

Mahadewa

Moksha (Freedom or Salvation)"The world is the wheel of God, turning roundAnd round with all living creatures upon its r...
05/01/2014

Moksha (Freedom or Salvation)

"The world is the wheel of God, turning round
And round with all living creatures upon its rim
The world is the river of God ,
Flowing from him and flowing back to him.
On this ever-revolving wheel of being
The individual self goes round and round
Through life after life, believing itself
To be a separate creature, until
It sees its identity with the Lord of Love
And attains immortality in the indivisible whole."

---Shvetashvatara Upanishad 1.4-6.

Moksha means freedom from the cycle of birth and death. The ultimate goal of Hindu religious life is to attain freedom from the cycle of birth and death, or union with God. This union is achieved through true knowledge (jnana), devotion (bhakti), or right work (karma). Purity, self-control, truthfulness, non-violence, and compassion toward all forms of life are the necessary prerequisites for any spiritual path in Hinduism. There is no concept of Savior. You have to free yourself by your own effort. No savior can help you achieve God realization without your personal effort.

|| UNIVERSAL PRINCIPLES OF SANATANA DHARMA ||Anyone can immensely benefit from these simple yet universal principles of ...
01/01/2014

|| UNIVERSAL PRINCIPLES OF SANATANA DHARMA ||

Anyone can immensely benefit from these simple yet universal principles of Sanatana Dharma .

• Tolerance

• Forgiveness

• Control of desires , passions and emotions

• Honesty

• Purity of Heart & Mind

• Real Knowledge of Oneness with the All

• Truthfulness

• Humanity

• Moulding of life according to the Laws of Nature

• Maintaining Serenity & Tranquility in all circumstances

• Protection of Dharma

Selamat tahun baru 2014.Salam sehat, sejahtera, damai, bahagia untuk semua. Harapan & doa agar jadi lebih baik semoga bi...
01/01/2014

Selamat tahun baru 2014.

Salam sehat, sejahtera, damai, bahagia untuk semua.

Harapan & doa agar jadi lebih baik semoga bisa diamalkan setiap hari. Tanpa pengamalan, doa hanyalah mimpi siang bolong.

Tunjukkan bahwa kita pribadi yang baik, walaupun:
1. Tidak ada yang menyaksikan.

2. Banyak org melanggar kebaikan.

3. Pilihan menjadi tidak baik tampak begitu menggoda.

4. Menjadi baik terasa begitu sulit.

5. Dosa utk menjadi tidak baik dianggap sangat remeh / mudah dimaklumi.

Address

Gianyar
80571

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pesantian Cakra Suda Dharma posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Pesantian Cakra Suda Dharma:

Share