28/02/2025
*Hari ke-59 God’s Message | Jumat, 28 Februari 2025.*
Shalom seluruh umat Tuhan, tahun 2025 adalah tahun penuaian.
Buat kita, penuaian itu bukan slogan, tetapi sebuah dimensi rohani. Tuhan mau kita mencapai titik dimensi penuaian. Penuaian adalah pengalaman ilahi dalam penyertaan dan penggenapan waktu Tuhan.
3 Hal yang harus kita perhatikan kalau kita rindu mengalami dimensi penuaian, yaitu:
1. Cara berpikir dan kecenderungan hatimu, menentukan apakah kita menuai atau tidak menuai.
2. Dengan siapa kita berjalan, menentukan kita menuai atau tidak menuai.
3. Penuaian terjadi bukan karna kuat dan gagah kita, tetapi karna Roh-Ku kata Tuhan.
Pesan Tuhan buat kita pagi ini adalah:
*Ulangan 25:17-19* [TB] ”Ingatlah apa yang dilakukan orang Amalek kepadamu pada waktu perjalananmu keluar dari Mesir; bahwa engkau didatangi mereka di jalan dan semua orang lemah pada barisan belakangmu dihantam mereka, sedang engkau lelah dan lesu. Mereka tidak takut akan Allah. Maka apabila Tuhan, Allahmu, sudah mengaruniakan keamanan kepadamu dari pada segala musuhmu di sekeliling, di negeri yang diberikan, Allahmu, kepadamu untuk dimiliki sebagai milik pusaka, maka haruslah engkau menghapuskan ingatan kepada Amalek dari kolong langit. Janganlah lupa!”
Berdasarkan sejarah, Amalek adalah nama suku bangsa yang tertulis dalam kitab Perjanjian Lama. Selain nama suku bangsa, Amalek juga merujuk nama seseorang, yaitu keturunan Abraham dan Ishak, karna Amelek juga cucu Abraham, anak dari Esau.
Pertanyaannya, mengapa Tuhan ingin menghapus Amelek dari muka bumi? Amalek adalah suku bangsa pertama yang menentang Allah pada waktu bangsa Israel di padang gurun. Mereka melancarkan serangan tanpa sebab kepada bangsa Israel pada waktu itu. Selain karna kejahatan dan kekejaman mereka yang semakin meluas, alasan Allah ingin menghapus Amalek dari muka bumi karna mereka menentang Allah, artinya tidak menghormati Allah!
Buat kita yang hidup pada zaman ini, penting buat kita untuk menghormati Tuhan. Ukuran menghormati Tuhan itu adalah bagaimana kita menempatkan Tuhan dalam segala aspek hidup kita, apakah kita menempatkan Tuhan sebagai prioritas hidup kita dalam segala hal. Mengandalkan Tuhan artinya menggantungkan hidup hanya kepada Tuhan. Dapat diartikan apakah kita menjadikan Tuhan sebagai prioritas tertinggi dalam hidup kita.
*1 Samuel 12:14-15* [TB] asal saja kamu takut akan Tuhan, beribadah kepada-Nya, mendengarkan firman-Nya dan tidak menentang titah Tuhan, dan baik kamu, maupun raja yang akan memerintah kamu itu mengikuti Tuhan, Allahmu! Tetapi jika kamu tidak mendengarkan firman Tuhan dan kamu menentang titah Tuhan, maka tangan Tuhan akan melawan kamu dan melawan rajamu.
*1 Samuel 12:14-15* [BIMK] Berbahagialah kamu jika kamu menghormati Tuhan, dan mengabdi kepada-Nya, serta mendengarkan dan mentaati perintah-Nya, apalagi jika kamu dan rajamu itu tetap setia kepada Tuhan Allahmu. Sebaliknya, jika kamu tidak mendengarkan Tuhan, malahan melawan perintah-Nya, pasti kamu dan rajamu akan dilawan Tuhan.
Hidupku menggenapi firman-Mu
tanda mujizat sertai tiap langkahku
Kau bersamaku, di dalamku
jadi bukti kebesaran-Mu.
Selamat beraktivitas, hormati Tuhan dalam setiap perilaku hidupmu. Semangat! Tuhan Yesus memberkati.
R O S
’sArmyGeneration