Sejarah para ulama dan karomahnya

Sejarah para ulama dan karomahnya Di larang mengirim link, foto, atau pun video yg bertentangan. Terima kasih 🥰🙏

13/05/2026
16/04/2026

.26 susa sesa ulin

14/04/2026

Curug sanghyang santen

13/04/2026

Baru gantung bayongbong

12/04/2026

Susa sesa ulin kamari

12/04/2026

على آمالك على أحد، حتى لا يكون ألمك مفرطاً

Batasi harapanmu pada seseorang, agar sakitmu tidak berlebihan.

10/04/2026

ليس العالم غير عادل، بل نحن الذين لا نستطيع قبول القدر

Bukan dunia yang tidak adil, tetapi kitalah yang tidak bisa menerima takdir

KH Raden Asnawi, salah satu ulama kharismatik sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama (NU) asal Kudus, Jawa Tengah, meninggalk...
09/04/2026

KH Raden Asnawi, salah satu ulama kharismatik sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama (NU) asal Kudus, Jawa Tengah, meninggalkan wasiat mendalam bagi para pengurus dan warga Nahdliyin. Pesan tersebut menekankan pentingnya sikap tawadhu dan kolektivitas dalam menjalankan roda organisasi.

Dalam fragmen sejarahnya, Kiai Asnawi mengingatkan agar setiap individu yang berkhidmah di NU tidak terjebak dalam sikap "merasa pintar sendiri" atau merasa paling benar. Beliau menekankan bahwa kekuatan NU terletak pada kebersamaan dan ketaatan pada keputusan ulama serta organisasi.

"Jangan merasa pintar sendiri, jangan merasa besar sendiri," demikian penggalan pesan yang menjadi pengingat bagi kader NU di semua tingkatan.

Pesan ini mengandung makna bahwa setiap persoalan organisasi harus diselesaikan melalui musyawarah, bukan atas dasar ego pribadi. Kiai Asnawi menghendaki agar warga NU tetap menjaga kerukunan dan tidak mudah terpecah belah hanya karena perbedaan pendapat yang bersifat teknis.

Bagi Kiai Asnawi, NU bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan sarana perjuangan untuk membela agama dan bangsa. Oleh karena itu, integritas moral dan kerendahan hati menjadi syarat mutlak bagi siapa saja yang ingin mencari keberkahan di dalam organisasi yang didirikan oleh para wali ini.

Wasiat ini tetap relevan hingga saat ini sebagai kompas bagi pengurus NU dalam menghadapi dinamika zaman yang kian kompleks, agar tetap teguh pada garis perjuangan para masyayikh (guru-guru).

NADZOM KEISTIMEWAANRASULULLAH SAWلَمْ يَحْتَلِمْ قَطُّ طٰهٰ مُطْلَقًا اَبَدًا  #وَمَا تَثَائَبَ أَصْلًا فِى مَدَى الزَّم...
02/11/2024

NADZOM KEISTIMEWAAN
RASULULLAH SAW

لَمْ يَحْتَلِمْ قَطُّ طٰهٰ مُطْلَقًا اَبَدًا #
وَمَا تَثَائَبَ أَصْلًا فِى مَدَى الزَّمَنِ

Kangjeng Nabi tak pernah mimpi basah selamanya #
Juga tak pernah menguap selama hidupnya.

مِنْهُ الدَّوَابُّ فَلَمْ تَهْرَبْ وَمَا وَقَعَتْ #
ذُبَابَةٌ أَبَدًا فِى جِسْمِهِ الْحَسَنِ

Hewan-hewan mendekat jika datang Kangjeng Nabi #
Lalat pun tak pernah hinggap ditubuh Baginda Nabi.

بِخَلْفِهِ كَأَمَامٍ رُؤْيَةٌ ثَبَتَتْ #
وَلَايُرٰى أَثْرُ بَوْلٍ مِنْهُ فِى عَلَنِ

Dibelakang dan didepan tetap melihat Nabi #
Bekas dari air kencingnya langsung ditelan bumi.

وَقَلْبُهُ لَمْ يَنَمْ وَالعَيْنُ قَدْ نَعَسَتْ #
ولَايُرٰى ظِلُّهُ فِى الشَّمْسِ ذُوْ فَطَنِ

Mata Nabi terpejam, namun hatinya terjaga #
Tak terlihat bayangan dibawah sinar cahaya.

كتْفَاهُ قَدْ عَلََتَا قَوْمًا اِذَا جَلَسُوْا #
عِنْدَ الْوِلَادَةِ صِفْ يَاذَا بِمُخْتَتَنِ

Pundak Nabi lebih tinggi duduk bersama kaumnya #
Nabi sudah dikhitan waktu dilahirkannya.

هٰذِى الْخَصَائِصَ فَاحْفَظْهُ تَكُنْ أۤمِنًا #
مِنْ شَرِّ نَارٍ وَسُرَّاقٍ وَمِنْ مِحَنِ

Hafalkanlah keistimewaan Baginda Nabi #
Maka engkau akan aman dari segala balahi.

📚 Kitab :
مراقى العبودية، صحيفة ٣
✍🏻 Penerjemah :
الحاج محمد جعفر الصادق / عرفان

PENGARANG KITAB FATHUL IZZAR ( KH. ABDULLAH FAUZI) KH. Abdullah Fauzi Pasuruan adalah menantu dari KH. Abdul Hannan Ma's...
31/10/2024

PENGARANG KITAB FATHUL IZZAR
( KH. ABDULLAH FAUZI)

KH. Abdullah Fauzi Pasuruan adalah menantu dari KH. Abdul Hannan Ma'sum Pengasuh Pondok Pesantren Fathul Ulum, Kwagean, Kediri.

Nama lengkap kitab karya beliau yaitu Fathul Izar Fi Kaysfil Asror li awqaatil Hirts Wa Khilqatil Abkar yang artinya Pembuka Sarung di dalam Masalah Seputar Waktu Terbaik Menanam Benih Dan Bentuk Keperawanan.

Kitab ini berisikan panduan mengenai pendidikan seks, tata aturan, adab berhubungan, posisi kenikmatan dan larangan, serta hari atau malam-malam yang diperbolehkan untuk berhubungan seks dan dianjurkan oleh agama.

KH. Abdullah Fauzi Pasuran menikahi anak keempat KH. Abdul Hannan Masum yang bernama Ning Rif'ah.

Ketika menikahi Ning Rif'ah, saat itu KH. Abdullah Fauzi Pasuruan berusia 35 tahun.
KH. Abdullah Fauzi Pasuran melakukan tirakat dengan tidak keluar rumah.

Pasca tirakat selama 3 tahun tersebut dengan tidak keluar dari rumahnya, beliau mengeluarkan sebuah kitab bermutu tinggi dan mengandung banyak manfaat tentang perkawinan ( fiqh seks )

Kitab itu merupakan hasil tirakat selama 3 tahun.Bahkan, dijelaskan karena kitab itu pulalah KH. Abdul Hannan menikahkan beliau dengan anak keempatnya, Ning Rif'ah.

Memang, KH. Abdullah Fauzi Pasuruan terkenal orang yang s**a tirakat dan sungguh-sungguh dalam menimba ilmu.
Sehingga, wajar kitabnya menjadi pembahasan yang menarik di kalangan santri Se Nusantara dan viral merambah ke dunia media sosial.

Saat sowan kepada beliau, saya juga meminta ijazah kepada KH. Abdul Hannan Maksum Dan KH. Abdullah Fauzi yang mana sama sama ( kebetulan) memberikan Ijazah berupa Sholawat jibril ( baca صل الله على محمد 1000 X)
Yang mana bisa dicicil sehabis sholat fardhu 200 X.

Saat itu beliau mengarahkan minimal dilanggengkan 3 tahun mengamalkan nya. Kalau beliau mengijazahkan kepada saya dilanggengkan sampai seumur hidup.

Fadilahnya sangat banyak sekali, salah satunya semua urusanya di mudahkan, hutang piutang dimudahkan membayar nya, memudahkan tercapainya cita cita, bisa istiqomah Dan masih banyak lagi faedahnya yang belum di sebutkan beliau karna waktu itu beliau akan mengajar para santri.

Kwagean, 20 Dzulhijah 1443 H.
Muhammadun Fatkhurrohman

Address

Samarang
Garut
44161

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sejarah para ulama dan karomahnya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Sejarah para ulama dan karomahnya:

Share