07/08/2022
OTOMATIS KAYA, TAPI
TITIPAN ALLAH. BERHATI-HATILAH!
Anak adalah titipan dari Allah SWT. Titipan itu, kalau dimaterialkan, nilainya tak terkira.
Maka, berbahagialah jika saat ini kita dianugrahi Allah dengan anak. Karena, selain kita telah dipercaya Allah sebagai tempat titipan, para orang tua yang dianugrahi anak itu sejatinya adalah manusia yang otomatis kaya raya.
**
Tahun 2000 silam, orang Jepang membuat robot. Robot itu diberinama Esimo. Tingginya sebesar anak TK.
Robot itu sangat canggih. Ia bisa berjalan, bahkan berlari. Ia bisa melihat bahkan membedakan obyek dengan tepat.
Selain itu, Esimo bisa mendengar, bahkan bisa melaksanakan perintah dengan benar. Canggih sekali.
Robot itu dijual kepada publik. Harganya mahal sekali. Kalau dirupiahkan, sekitar 36 milyar rupiah.
Harga semahal itu dianggap wajar, karena biaya untuk membuat robot canggih itu juga sangat mahal. Sementara proses penelitian dan pembuatan memerlukan waktu yang teramat lama.
Konon, proses penelitian dan pengembangan robot hingga bisa menghadirkan Esimo, sudah dimulai sejak tahun 1928. Hal itu berarti manusia modern memerlukan waktu tak kurang dari 100 tahun, untuk bisa membuat esimo.
**
Anak-anak kita tentu saja jauh lebih hebat dari Esimo. Mungkin 1000 kali lebih canggih daripada robot Esimo yang mahal itu.
Robot Esimo tak bisa berkedip dan menangis, sementara anak-anak kita bisa berkedip dan menangis. Robot Esimo tak bisa mengaji, tapi anak-anak kita bisa mengaji.
Maka anak-anak kita sejatinya jauh lebih mahal dibandingkan dengan Esimo. Kalau kecanggihannya saja 1000 kali lipat, maka harganya pastilah seribu kali lipat daripada harga Robot Esimo.
Jadi, kalau ada yang pernah bertanya berapakah nilai seorang anak, silahkan hitung sendiri dengan menambah tiga buah nol setelah angka 36 milyar. Nilainya sangat besar. Dan itu baru satu anak. Bagaimana jika tiga atau empat. ๐
Walaupun secara material anak-anak kita jauh lebih canggih dan jauh lebih bernilai dari Esimo, yang menarik, proses pembuatan anak-anak kita itu tak sepanjang dan serumit proses pembuatan Esimo.
Jika waktu yang diperlukan untuk menghadirkan Esimo memerlukan 100 tahun, sementara waktu untuk menghadirkan seoranga anak yang bernilai 1000 kali lebih hebat dari Esimo itu kita hanya perlu waktu tak sampai 11 bulan.
Dan itu berarti ada 'sesuatu' yang super hebat yang ada dibalik penciptaan anak-anak kita. Dan sungguh sangat mustahil jika pembuatan anak itu karena sebab kita.
Kita para orang tua, hanya punya secuil kontribusi saja dalam proses pembuatannya. Bahkan hanya setitik debu saja.
Maka sejatinya, anak-anak kita itu bukanlah milik kita, karena bukanlah kita yang membuatnya. Kita hanya dititipkan oleh Sang Maha Pencipta hingga dapat memiliki 'robot' super canggih yang teramat mahal harganya itu tanpa harus membeli.
Karena hanya dititipi, mari kita jaga dengan sungguh-sungguh harta titipan Allah itu. Cintai anak-anak kita dan anak-anak siapapun di Bumi Allah ini dengan sepenuh hati.
Dan jangan pernah mengklaim bahwa anak-anak itu adalah milik kita, terlebih mengklaim bahwa kitalah yang menciptakannya. Bisa terjebak kufur jadinya. Berhati-hatilah!
Berkahselaloe,
Beni Sulastiyo
Lihat Lebih Sedikit