05/06/2026
Al Aqsha Terancam Sepi Dari Adzan
Penjajah Buat RUU ke-5 untuk Batasi Adzan di Al Aqsha, Al Quds dan seluruh Tanah Bersejarah Palestina
Syaikh Ekrima Sabri, imam dan khatib Masjid Al-Aqsha dan kepala Dewan Islam Tertinggi di Al Quds, menegaskan bahwa rancangan undang-undang yang diusulkan oleh otoritas i$rahell untuk membatasi seruan sholat di kota yang dijajah dan masjid-masjid Palestina merupakan babak baru dalam serangkaian upaya sebelumnya, yang semuanya telah gagal. Ia menekankan bahwa warga Palestina akan terus mempertahankan hak keagamaan mereka untuk seruan sholat dan tidak akan membiarkan campur tangan apa pun dalam urusan keagamaan mereka.
Dalam pernyataannya kepada Al Jazeera pada Rabu malam, Syaikh Sabri mengatakan bahwa rancangan undang-undang saat ini "bukan yang pertama dan tidak akan menjadi yang terakhir," menjelaskan bahwa kelompok-kelompok ekstremis Israel sebelumnya telah mengusulkan rancangan undang-undang serupa untuk membatasi seruan sholat dalam beberapa bulan terakhir, tetapi mereka gagal meloloskannya. Ia menambahkan bahwa upaya saat ini adalah yang kelima dari jenisnya.
Ia lebih lanjut menyatakan bahwa adzan adalah hak inheren umat Islam, baik dikumandangkan dari menara masjid maupun atap rumah, menekankan bahwa hak ini terkait dengan ritual keagamaan Islam dan tidak ada entitas yang berhak untuk mengganggu atau membatasinya.
Ia menambahkan bahwa umat Islam tidak ikut campur dalam urusan penganut agama lain, baik Kristen maupun Yahudi, dan oleh karena itu otoritas I$rahell atau kelompok ekstremis tidak berhak untuk ikut campur dalam urusan keagamaan Islam atau melanggar ritual yang terkait dengan Masjid Al-Aqsha dan masjid-masjid lainnya.
Syaikh Sabri menjelaskan bahwa adzan telah dikumandangkan di Al Quds selama lebih dari 15 abad, sejak pertama kali dikumandangkan oleh sahabat Bilal bin Rabah di hadapan Umar bin Khattab.
โMasalah panggilan adzan ini diangkat kembali setelah upaya berulang kali yang gagal untuk melarangnya atau mengecilkan volumenya,โ kata Sabri dalam pernyataan resminya, dikutip Al Jazeera pada hari Selasa (02/06).
Sumber: Al Jazeera
๐ต๐ธ