12/06/2026
Kesehatan mental dan hati perempuan adalah persoalan nyata, bahkan jauh sebelum pernikahan, trauma masa lalu dan tekanan lingkungan bisa memicu distorsi hati yang berujung pada kecemasan hingga depresi. Kondisi ini selaras dengan fakta tingginya angka baby blues serta depresi pasca melahirkan yang kerap tersembunyi di balik senyuman para ibu.
Oleh karena itu, Amsal 4:23 mengingatkan kita untuk menjaga hati karena dari situlah terpancar kehidupan. Jika emosi terasa berat dan Anda mulai menarik diri, jangan takut untuk memulihkannya dengan menulis jurnal emosi, mengucapkan afirmasi positif bahwa Anda berharga di mata-Nya (Yesaya 43:4a), serta mencari komunitas yang sehat. Di atas segalanya, datanglah kepada Tuhan Yesus yang siap memberikan kelegaan bagi setiap hati yang letih lesu.
Yuk, bagikan pesan ini dan jadilah perpanjangan tangan pemulihan Tuhan bagi sesama! 🤍