16/05/2018
Press Release AKSI Laskar Santri Nusantara
Rabu, 16 Mei 2018 pkl 13.00 - Selesai di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Aksi terorisme yang terjadi disurabaya pada Minggu 13 dan 14 Mei 2018 benar benar merobek robek nilai kemanusiaan, tidak hanya dampak hilangnya nyawa para Korban akan tetapi yang lebih sadis lagi adalah pelaku teror melibatkan anak anak yang tidak berdosa dan tidak tahu apa – apa. Aksi teror di Surabaya harus menjadi Aksi terakhir di tanah tercinta Indoensia. Semua masyarakat, aktivis,kelompok agama, LSM harus bergandeng tangan agar hal tersebut tidak terulang kembali. Teror ini bukan bagian dari agama, melainkan murni sebuah kejahatan yang luar biasa, maka penagangan yang luar biasa juga di butuhkan agar terorisme di tumpas sampai ke akar akarnya.
Dari Dasar pemikiran tersebut kami dari Laskar Santri Nusantara menyaatakan sikap
1. Mendesak agar DPR dan pemerintah segera mensahkan RUU terorisme
2. Mendukung POLRI untuk menumpas pelaku teror sampai ke akar akarnya
3. Menagajak masyarakat untuk tetap tenang dan wasapada, segala hal yang mencurigakan agar dilaporkan kepada aparat
4. Mendesak Kemndikbud agar memasukan kurikulum deradikalisasi kepada para pelajar, agar para pelajar yang masih belia mempunyai pemhamanan bahaya laten terorisme
5. Perkuat intelijen polri dan BIN
6. Mengajak semua elemen masyarakat untuk bersatu melawan terorisme
Demikian pernytaan sikap ini kami Buat, besar harapan kami aksi terorisme di Surabaya menjadi bab Terakhir dalam sejarah terorisme di Indonesia.
Tempat : depan Halte UIN jakarta
Jam : 13.00-selesai
DKN Laskar Santri Nusantara