22/09/2023
TUHAN SUMBER PENGHARAPAN
Renungan Harian Gereja ONKP
Jumat, 22 September 2023
Nats Alkitab: Yeremia 29:1-14
Ayat Fokus: Yeremia 29:11
“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah Firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan”
Ketika bangsa Israel sudah berada dipembuangan di Babel sebagai hukuman Tuhan karena tidak ada pertobatan mereka, sang nabi Tuhan Yeremia mengirimkan surat dari Yerusalem kepada tua-tua diantara orang buangan, kepada imam-imam, kepada nabi-nabi dan kepada seluruh rakyat yang telah diangkut ke dalam pembuangan oleh Nebikadnezar dari Yerusalem ke Babel. Tentu sebagai orang buangan dibabel mengalami situasi baru dan perasaan hancur hati seolah tidak ada harapan untuk hidup sebab sudah menjadi tawanan bangsa lain.
Dalam keadaan seperti itu nabi Yeremia mengirim surat kepada mereka melalui perantaraan Elasa bin Safan dan Gemarya bin Hilkia untuk memberikan penguatan dan memberikan petunjuk-petunjuk supaya mereka dapat bertahan hidup serta memberi himbauan supaya disana bertambah banyak dan tidak semakin berkurang (ayat 5-6). Demikian p**a melalui surat ini Yeremia memperingatkan mereka supaya tetap berdoa untuk bangsa dimana mereka berada dan tetap berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu, juru-juru tenungmu supaya jangan mendengarkan mimpi-mimpi mereka (ayat 8-9). Pesan yang paling penting disampaikan kepada mereka dalam pembuangan bahwa Tuhan miliki rancangan damai sejahtera bagi kamu, Ia sekali-kali tidak merencanakan kecelakaan namun apabilah telah genap tujuh puluh tahun bagi Babel, barulah Aku memperhatikan kamu, Aku akan menempati janji-Ku dan telah merancangkan damai sejahtera bagi kamu.
Saudara yang terkasih... adakah kita berada dalam situasi sulit, perasaan yang hancur, beban pekerjaan yang cukup berat terlebih pelayanan kita yang memiliki tantangan, rintangan seolah tak berdaya dan ingin menyerah. Melalui perenungan ini kita harus percaya bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, Dia tetap setia akan janji-janjiNya, Ia satu-satunya sumber pengharapan kita. apabila semua proses ini telah berakhir maka yakinlah kita akan memetik masa depan yang penuh damai sejahtera.
Doa: Tuhan ajarlah kami supaya senantiasa bertahan dan selalu mengandalkan Tuhan dalam situasi hidup kami yang sangat sulit sekalipun.
Komisi Liturgi, Pewartaan dan Pengajaran.