04/10/2020
MENYESALI PERBUATAN BAIK
Salah satu keberhasilan syetan menggoda manusia adalah menyesali perbuatan baik di masa lalu.
Fakta tentang orang yang menyesali perbuatan baik yang telah dilakukan tidak sedikit. Misal seorang yang mengasuh anak yatim dari kecil. Ia menyangi dan mendidiknya sama dengan menyayangi dan mendidik anak kandunnya. Sehingga anak yatim tersebut sukses, menjadi orang terpandang, berlimpah harta dan memiliki jabatan yang bergengi.
Suatu saat, mungkin karena kesibukannya Bapak pengasuh anak yatim tersebut mengundang di acara yang peting baginya dan ternyata tidak bisa datang.
Apa kira-kira yang terlintas dalam pikiran Bapak pengasuh anak yatim itu sebagai manusia biasa? "Kacang lupa dengan kulitnya", dia akan menyesal karena jasanya sia-sia.
Tidak hanya itu, orang yang rajin shalat, sedekah, dan membantu orang yang membutuhkan, juga sering meragukan apakah semua amalnya itu diterima dan akan mendapatkan pahala? Seakan-akan ia menyesal telah melakukan semua itu.
Ketahuilah bahwa semua itu adalah bisikan syaitan yang menyesatkan. Perkara anak yatim yang diasuhnya sampai sukses yang lupa jasa pengasuhnya, shalat, sedekahg dan bantuan yang sudah kita lakukan adalah takdir yang sudah ditetapkan Allah swt. dan bersyukurlah kita ditakdir menjadi orang yang baik.
Percayalah bahwa perbuatan baik yang sudah kita lakukan adalah takdir Allah, dan jika kita ditakdirkan bebuat baik, berarti kita ditakdirkan menjadi orang baik dan menjadi ahli surga.
Sekali-jali jangan ikuti bisikan syetan untuk menyoal takdirnya, berat ancamannya yakni keluar dari bumi dan langit, serta tidak berhak lagi minta perlindungan kepada Allah.
Semoga kita semua menjadi orang yang ridha dengan semua takdir Allah... Amin...