GPdI Gloria Denpasar

GPdI Gloria Denpasar Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from GPdI Gloria Denpasar, Religious organisation, Jalan Tukad Batanghari 56, Denpasar.

04/06/2026

Jumat, 5 Juni 2026
SELA by

Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu.
Matius 10:14 (TB)

Mengebaskan debu di kaki artinya tugas telah engkau kerjakan dan jika perbuatan baikmu tidak diterima maka itu bukan lagi tanggung jawabmu.

Tidak semua perbuatan baik kita diterima oleh orang lain. Seringkali dianggap pamrih, ada udang dibalik batu, bahkan kristenisasi. Walau perbuatan baikmu tidak diterima, jangan tawar hati atau kecewa karena engkau telah melakukan tugasmu, yakni benih kebaikan telah engkau tanam.

Galatia 6:9 katakan, "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik..." Semangat selalu berbuat baik, sebab apa yang engkau kerjakan berharga di mata Tuhan. (JTT)

Tuhan memberkati

03/06/2026

Kamis, 4 Juni 2026
SELA by

Sebab jika penolakan mereka berarti perdamaian bagi dunia, dapatkah penerimaan mereka mempunyai arti lain dari pada hidup dari antara orang mati?
Roma 11:15 (TB)

Seorang kakak menolak ketika ibunya mengajak pergi ke konter ponsel karena beberapa waktu sebelumnya sudah ke konter itu tetapi ibunya tidak membelikan ponsel yang diinginkannya. Si kakak kecewa dan marah. Akhirnya ibunya pergi dengan adiknya. Sepulangnya, adiknya memamerkan ponsel yang dibelikan ibunya untuk dia. Betapa sedih dan menyesal kakaknya karena menolak ajakan ibunya.

Sekilas cerita diatas mengingatkan kita ketika Bangsa Israel menolak Injil, itu membuka jalan Keselamatan bagi Bangsa lain. Anugrah Tuhan yang dicurahkan bagi umatnya tidak pernah gagal hanya karena penolakan karena Tuhan lah yang berdaulat diatas hidup manusia. Anugrah Tuhan pun bersifat universal untuk semua umat manusia yang mau menerimanya.

Untuk itu jangan pernah menolak AnugrahNya karena Tuhan tidak pernah membuang umatnya. Dia selalu setia akan janjiNya bahkan rela mati bagi kita agar memiliki hidup yang berdamai denganNya. (YM)

Tuhan Memberkati

02/06/2026

Rabu, 3 Juni 2026
SELA by

"Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah."
Roma 15:7 (TIB)

Pada Juli 1995, sebuah paduan suara internasional yang melibatkan 79 musisi & penyanyi dari 24 negara, tampil dalam satu konser perdamaian di Swiss. Walau berbeda bahasa, budaya, warna kulit, serta karakteristik suara namun mereka mampu menampilkan harmoni yang indah.

Banyak orang hanya mau menerima orang yang 'sama' dengan mereka. Namun prinsip Kerajaan Allah mengajarkan sesuatu yang lebih tinggi, yaitu untuk menerima orang yang berbeda. Gereja mula-mula sendiri terdiri dari orang Yahudi dan non-Yahudi yang memiliki banyak perbedaan.

Penerimaan bukan berarti semua orang harus sama. Justru kasih Kristus memungkinkan kita menghargai perbedaan tanpa kehilangan kesatuan. Ketika kasih menjadi dasar hubungan, perbedaan tidak lagi menjadi ancaman, melainkan kekayaan.

Hargai & terimalah orang yang mungkin sulit kita pahami, meski banyak perbedaan dengan kita. Karena di situlah kasih Kristus diuji dan dimurnikan dalam kita.(YA)

Tuhan memberkati

01/06/2026

Selasa, 2 Juni 2026
SELA by

"Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!"
Wahyu 3:19 (TB)

Seringkali yang paling sulit kita terima bukanlah keadaan, tapi teguran. Reaksi kita langsung aktif: membela diri, mencari alasan, menyalahkan orang lain. Biasanya orang yang nggak bisa menerima teguran, hidupnya akan stagnan. Nggak bertumbuh, nggak berubah, nggak makin dewasa.

Padahal Alkitab bilang: orang yang Tuhan kasihi, pasti Dia tegur. Teguran Tuhan itu pahit seperti obat. Nggak enak di awal, tapi justru itu yang menyelamatkan karakter kita dari kehancuran.

Percayalah teguran Tuhan bukan karena Dia membenci, tapi karena Tuhan sedang membentuk kita. Jadi, belajarlah menerima teguran, relakan hati dan bertobatlah. Supaya kita nggak jadi pribadi yang mudah hancur, tapi jadi pribadi yang makin kuat di tangan-Nya. (JS)

Tuhan Memberkati

01/06/2026

Senin, 1 Juni 2026
SELA by

Terimalah apa yang diajarkan mulut-Nya, dan taruhlah firman-Nya dalam hatimu.
Ayub 22:22 TB

“Udah…gak usah masukin ke dalam hati.” Itulah nasehat yang biasanya diberikan ketika kita mendengar perkataan yang kurang mengenakkan dari orang lain. Dan tentulah kita juga tidak ingin menyimpan sampah/ penyakit dalam hati.

Hal ini berbanding terbalik dengan perkataan yang keluar dari mulut Tuhan. Seberapapun tidak enak perkataanNya bagi daging/ ego manusia, kita harus memasukkannya dalam hati. Dengan menyimpannya dalam hati berarti kita cukup rendah hati untuk menerima firmanNya.

Oleh sebab itu, ketika mendengar suara Tuhan, janganlah keraskan hati. Terimalah dan ijinkan perkataanNya menjadi pedoman hidup yang menjaga setiap langkah kita dalam kebenaran. (LHA)

Tuhan memberkati

28/05/2026

Jumat, 29 Mei 2026
SELA by

Allahku, aku berseru-seru pada waktu siang, tetapi Engkau tidak menjawab, dan pada waktu malam, tetapi tidak juga aku tenang.
Mazmur 22:3 (TB).

Pergumulan bisa datang kapan saja. Dunia bisa serasa tak adil untuk kita, masalah bertubi menerpa, dan doa seakan tak terjawab.

Pergumulan bisa membuat kita putus asa, menangis, dan pertolongan Tuhan terasa jauh untuk kita. Tapi engkau tidak sendiri, Daud pun pernah mengalaminya. Daud berseru siang dan malam tetapi tidak juga ia tenang sebab Tuhan seakan tak menolongnya.

Namun dalam pergumulannya, Daud tetap menaruh harapannya kepada Tuhan sebab ia percaya kalau Tuhan adalah gembalanya dan ia takkan kekurangan (Maz. 23.:1).

Tuhan adalah gembala kita. Jangan pernah putus asa menaruh harapan kepada-Nya. Percayalah Tuhan akan akan menolong kita dengan cara-Nya yang ajaib. (JTT)

Tuhan menolong kita.

28/05/2026

Kamis, 28 Mei 2026
SELA by

"Sebab oleh karena pekerjaan Kristus ia nyaris mati dan ia *mempertaruhkan jiwanya* untuk memenuhi apa yang masih kurang dalam pelayananmu kepadaku."
Filipi 2:30 (TB)

Kita sering mendengar kata "mempertaruhkan" dalam konteks negatif, seperti berjudi atau mengambil risiko bisnis secara ceroboh. Namun di ayat hari ini, Rasul Paulus memakai kata itu untuk menggambarkan *penyerahan total yang lahir dari cinta dan panggilan.*

Epafroditus tidak menghitung untung rugi. Ia *mempertaruhkan nyawanya bukan karena nekat melainkan karena kasihnya pada Kristus.* Baginya, melayani Tuhan jauh lebih berharga daripada kenyamanan pribadi.

Mengikuti Kristus memang sering menuntut kita melepaskan pegangan pada hal-hal yang kita anggap penting. Seperti Epafroditus, kita dipanggil bukan sekadar memberi sebagian, tetapi berani menyerahkan seluruh diri—tenaga, pikiran, dan hati—untuk melengkapi apa yang masih kurang dalam pekerjaan Tuhan. *Hari ini, maukah kita juga berani mempertaruhkan seluruh hidup kita untuk kemuliaan-Nya?* (JS)

Tuhan memberkati

27/05/2026

Rabu, 27 Mei 2026
SELA by

“Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.”
Kejadian 19:26 TB

Banyak mantan bintang cilik atau atlet yang mencapai puncak karier di usia sangat belia seringkali kesulitan menerima kenyataan bahwa popularitas mereka telah pudar. Mereka terjebak dengan menaruh harga dirinya pada kejayaan masa lalu, menolak peran atau pekerjaan biasa, dan terus bercerita tentang gemilangnya masa lampau serta berupaya mengejar validasi publik yang tidak lagi memedulikan mereka, sehingga berujung pada depresi atau kehancuran finansial.

Inilah yang dialami juga oleh isteri Lot: ia terjebak di masa kehidupannya yang terasa makmur di S***m dan Gomora sehingga ia tidak bisa mengalami kehidupan yang ada di luar dari situ. Ia ingin tetap tinggal padahal Tuhan sudah memerintahkannya untuk pergi tinggalkan masa lalu (ay.17) tanpa menoleh ke belakang.

Sedihnya, fenomena ini bisa terjadi di kalangan umat Tuhan. Terjebak dalam kehidupan yang terlihat sukses di masa lalu sehingga mereka taruh harga dirinya serta harapannya pada pencapaian dan prestasi & tidak bisa meraih kehidupan yang jauh lebih baik yang Tuhan sediakan didepannya.

Ketika kita melangkah ke depan dengan menoleh ke belakang, kita tidak akan pernah mencapai masa depan yang Tuhan sediakan. Tetapi ketika kita berani menaruh hidup kita dalam tangan Tuhan maka masa depan kita akan tercapai dan harapan kita takkan hilang (Ams 23:18). LHA

Tuhan Memberkati

25/05/2026

Selasa, 26 Mei 2026
SELA by

Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada."
Lukas 12:34 (TB)

Seorang konglomerat datang beribadah. Tetapi selama ibadah berlangsung dia gelisah sampai ia ditegur oleh istrinya. Ternyata dia memikirkan apakah tadi sebelum berangkat ibadah sudah mengunci brankas penyimpanan uang di rumahnya. Dia lupa sehingga tidak ada satu kotbah pun yang disampaikan masuk ke hatinya.

Seringkali kita pun berbuat demikian, menghadap Tuhan tetapi hati dan pikiran kita masih kepada hal-hal duniawi. Dalam ayat hari ini, Tuhan mengajarkan untuk tidak menaruh harapan, masa depan kepada hal hal yg fana dan sementara. Harta tidak selalu berbicara soal uang, tetapi ambisi, pencapaian hidup, pengakuan dari orang lain, dll. Hati dan pikiran kita ini paling cepat bereaksi dan menyerap apapun yang terjadi.

Untuk itu taruhlah hati kita pada tempat yang benar sesuai dengan kehendak Allah. Karena harta kita bukan dari dunia ini tetapi kehidupan yang kekal yang Tuhan janjikan untuk kita nikmati dan tak pernah habis oleh waktu dan masa. (YM)

Tuhan memberkati

Address

Jalan Tukad Batanghari 56
Denpasar

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GPdI Gloria Denpasar posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to GPdI Gloria Denpasar:

Share