07/11/2013
Pengampunan
Mat 6:14 : "Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga"
"Tak pernah sekali pun saya berusaha untuk dikenang dunia, hidupku ini kubaktikan pada peristiwa-peristiwa di sekitar, bagi generasi dan jamanku, semata-mata agar diriku terjalin dengan sesuatu yang penting bagi sesamaku". (Kata-kata ini di tulis saat Abraham Lincoln memutuskan untuk memulai lembaran baru dalam hidupnya).
Abraham Lincoln pulalah yang pertama kali berjasa bagi penghapusan perbudakan di Amerika. Dia menjadi orang besar yang dielu-elukan rakyatnya, bahkan ketika dia sudah meninggal, cita-cita menghapus perbudakan yang telah ditegakkannya terus dipertahankan oleh seluruh warga Amerika. Itulah sedikit cerita tentang Kisah hidup Abraham Lincoln, di mana kegagalan hidup tidak menyurutkan semangat hidupnya.
Ada kisah menarik lain dalam hidupnya yang juga bisa kita ambil sebagai pelajaran:
Pada saat Abraham Lincoln masih menjadi pengacara muda, ia sering berkonsultasi dengan pengacara lain tentang kasusnya. Pernah suatu saat salah seorang pengacara melihat Lincoln sekilas, saat dia duduk di ruang tunggu untuk berjumpa dengan pengacara itu, "Apa yg dia lakukan di sini ? Singkirkan dia! Aku tidak akan berurusan dengan seekor monyet kaku seperti itu!" kata ketus keluar dari si pengacara.
Tapi Lincoln berpura-pura untuk tidak mendengar, walaupun dia tahu kalau hinaan itu disengaja. Biarpun merasa malu, dia tetap bersikap tenang. Ketika pengadilan berlangsung, Lincoln diabaikan. Dia disisihkan tempat duduknya. Pengacara yang begitu kejam menghina Lincoln, ternyata begitu brilian dalam membela kliennya. Penalarannya sangat luar biasa.
Penanganan si pengacara atas kasus kliennya membuat Lincoln terpesona. Lincoln berkata dalam hatinya, "Argumennya tepat dan sangat lengkap. Begitu tertata dan benar-benar dipersiapkan. Aku akan pulang dan lebih giat belajar hukum lagi."
Waktupun berlalu .. Tiba bulan Maret 1861, Abraham Lincoln menjadi presiden.Diantara para kritikus utamanya, terdapat Edwin M. Stanton, yaitu pengacara yang dulu pernah menghinanya dan melukai hatinya begitu dalam. Inilah saat yang tepat untuk membalas perlakuannya dulu, tapi...
A. Lincoln berani dan berjiwa besar mengangkatnya di posisi penting sebagai Sekretaris Perang. Ia tidak pernah lupa bahwa Stanton merupakan pengacara berotak cerdas yang amat dibutuhkan negaranya. Kerja sama
di antara keduanya pun bisa terjalin dengan baik. Saat Lincoln meninggal, Stanton berkata, "Dia merupakan mutiara milik peradaban."
" Hanya seseorang yang berkarakter telah pulih dan punya semangat pengampunan seperti Lincoln, dapat bangkit dan berhasil di atas penghinaan! Maka, jaga suasana hati. Jangan biarkan sikap buruk orang
lain menentukan cara kita bertindak! Pilih untuk tetap berbuat baik, dan belajarlah memafkan. Jadikan "sampah" sebagai "pupuk" ataupun "bahan bakar" untuk maju—baik di lingkungan keluarga, kerja, atau tempat tinggal kita"
Selamat malam dan mari kita tetap saling menguatkan satu sama lainnya saudara"ku. Tuhan memberkati :)