03/03/2024
Roma 12:1 (TB)
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
Bandingkan dengan
Roma 12:1 (BIMK)
Saudara-saudara! Allah sangat baik kepada kita. Itu sebabnya saya minta dengan sangat supaya kalian mempersembahkan dirimu sebagai suatu kurban hidup yang khusus untuk Allah dan yang menyenangkan hati-Nya. Ibadatmu kepada Allah seharusnya demikian.
Revival Massage hari ini kembali mengingatkan kita tentang Rencana Tuhan. Rencana Tuhan adalah sebuah narasi yang tak pernah berhenti berkembang. Saat Dia memperlihatkan kemurahan-Nya dengan memberikan keselamatan kepada setiap orang yang mempercayai-Nya, itu bukanlah akhir dari cerita, tetapi awal dari sebuah perjalanan yang mendalam. Dari titik tersebut, setiap orang yang merangkul keselamatan itu dipanggil untuk menaati dan mengikuti-Nya dengan sepenuh hati. Kemurahan yang ditunjukkan-Nya adalah panggilan bagi setiap percaya untuk tidak hanya menerima anugerah-Nya, tetapi juga untuk hidup sesuai dengan kehendak-Nya.
Dalam panggilan itu terkandung tanggung jawab untuk mempersembahkan hidup sebagai tanda syukur atas kasih karunia yang diberikan. Ini bukanlah hanya tentang penerimaan keselamatan pribadi, tetapi juga tentang keterlibatan aktif dalam rencana-Nya yang lebih besar. Setiap langkah yang diambil, setiap pilihan yang dibuat, dan setiap tindakan yang dilakukan haruslah tercermin dari pengabdian kepada Tuhan. Itulah esensi dari hidup yang dipersembahkan bagi-Nya.
Dalam rencana-Nya yang tak terbatas, Tuhan terus mengundang umat-Nya untuk berpartisipasi dalam karya-Nya. Ini adalah panggilan untuk mengasihi, melayani, dan menjadi terang di dunia yang gelap. Dengan demikian, keselamatan yang diterima bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi titik awal dari sebuah perjalanan rohani yang memperlihatkan kemuliaan-Nya melalui kehidupan setiap orang yang percaya.