21/05/2026
*Dua Kegilaan Manusia*
Ada orang gila karena tidak punya uang.
Hidup susah, tekanan banyak, kebutuhan menumpuk, akhirnya stres memikirkan ekonomi.
Tetapi anehnya,
ada juga yang sudah banyak uang malah lebih gila lagi.
Yang satu bingung karena kekurangan.
Yang satu lagi bingung menjaga dan menambah kekayaannya.
Yang miskin sulit tidur karena lapar.
Yang kaya sulit tidur karena ambisi, persaingan, dan ketakutan kehilangan.
Inilah bukti bahwa uang bukan sumber ketenangan hati.
Karena kalau uang benar-benar bisa membuat manusia tenang,
maka orang paling kaya seharusnya menjadi manusia paling damai.
Faktanya tidak demikian.
Ada yang miskin tetapi masih bisa tertawa bersama keluarganya.
Dan ada yang kaya raya tetapi hidup penuh kecemasan, konflik, obat penenang, dan kesepian.
Karena masalah terbesar manusia sebenarnya bukan sekadar uang,
tetapi isi hatinya.
Sebagaimana sabda Nabi ๏ทบ:
> ููููุณู ุงููุบูููู ุนููู ููุซูุฑูุฉู ุงููุนูุฑูุถู ููููููููู ุงููุบูููู ุบูููู ุงููููููุณู
*โKekayaan bukanlah banyaknya harta, tetapi kekayaan adalah kaya hati.โ*
Sahih al-Bukhari
Namun bukan berarti uang tidak penting.
Uang tetap dibutuhkan untuk hidup, membantu keluarga, dan menjaga kehormatan diri.
Yang berbahaya adalah ketika uang berubah menjadi pusat hidup manusia.
Sampai: rela menginjak saudara,
kehilangan rasa kemanusiaan,
dan menjual harga dirinya demi dunia.
Akhirnya hidupnya memang kaya secara rekening, tetapi miskin ketenangan.
Maka belajarlah mencari rezeki dengan sehat.
Bekerja keras, tetapi jangan kehilangan jiwa.
Mencari uang, tetapi jangan sampai diperbudak uang.
Karena banyak manusia awalnya hanya ingin mencari uang,
tetapi akhirnya seluruh hidupnya habis dikejar ketakutan kehilangan uang itu sendiri.