06/08/2026
Pada ayat diatas Bapa Yahweh melarang untuk pergi ke Mesir.
Kenapa?
Karena Mesir melambangkan perbudakan.
Kita tau Israel sudah dibawa keluar untuk dibebaskan dari perbudakan Mesir oleh Musa dan akan dibawa masuk ke tanah Kanaan. Tetapi banyak yang gagal untuk masuk ke Kanaan bahkan banyak yang mati diperjalanan,karena pemberontakan dan mau kembali ke Mesir untuk menikmati kembali indah dan nikmatnya dunia walaupun harus menjadi budak.
Begitu juga dengan kita saat ini.Kita sudah dilepaskan dari perbudakan dosa untuk diselamatkan,tetapi banyak juga diantara kita yang tidak tahan dengan proses dan ujian yang Elohim kerjakan.Kita tidak mau melepaskan kedagingan kita bahkan kita mau kembali menikmati indahnya dunia.Kita mau mengandalkan kekuatan kita dengan mengandal kan janji2/ iming2 manusia untuk mendapat jaminan secara jasmani. Dunia menawarkan janji yang manis dan muluk2,tetapi berakhir kepada kebinasaan. Manusia dibuat lupa akan Elohim yang sudah membebaskan dia dari ikatan dosa.
Bapa Yahweh berfirman dalam Yesaya 42 : 17 : 18
Siapa yang kembali ke Mesir akan menerima akibat mati oleh pedang, kelaparan dan penyakit, bahkan akan menjadi suatu kutuk, kengerian, dan aib celaan.Luar biasa jika Elohim Yahweh sudah marah.Kita jangan hanya mengingat kebaikan Bapa Yahweh, tetapi kita juga harus ingat kekerasan Nya. Roma 11 : 22
Bapa Yahweh beshem Yeshua Ha Mashiakh menghendaki untuk kita tetap tinggal dalam Firman yang sudah membebaskan kita.Kalau dahulu kita belum mengenal nama Elohim yang benar, kita sering mengagungkan ilah orang Mesir dan Yunani, tetapi sekarang kita sudah tau nama Elohim yang benar yaitu Yahweh beshem Yeshua Ha Mashiakh.Jangan buang nama Yahweh yang adalah pemilik shamayim Wahyu 19 : 1 tetapi besarkan, agungkan dan muliakan nama Yahweh untuk selama lamanya. Jangan kembali menjadi orang yang akan menerima kutuk,tetapi berusaha dengan kekuatan Ruakh Yahweh untuk menerima mahkota kehidupan yang sudah dijanjikan oleh Elohim Yahweh beshem Yeshua Ha Mashiakh.
Kita harus memutuskan dan mengambil sikap yang tegas dan benar.
Kita harus memilih kehidupan dan keberuntungan.
Ulangan 30 : 15 - 16.
Jangan memilih kematian dan kecelakan
Ulangan 30 : 17 - 18.
Semua ada akibat dari pilihan kita.
Bertahanlah walau banyak tantangan, berjalan sesuai Torah Khayim yaitu Yeshua Ha Mashiakh.
Bapa Yahweh memberkati kita semua.