My Hijrah

My Hijrah para pencari hidayah

15/03/2017
WAHABOY THIS FRIDAY!yeaay kajian Jumat bersama ABU TAKERU pekan ini berjudul WAHABOY...ets jangan salah paham dulu...jud...
02/02/2017

WAHABOY THIS FRIDAY!

yeaay kajian Jumat bersama ABU TAKERU pekan ini berjudul WAHABOY...

ets jangan salah paham dulu...judul ini adalah singkatan dari

"Wonderful And Hunting + Aiming BOY" = WAHABOY

yeaaay! (Lebay)

Yuk ah...ini kajian GRAND OPENING of NEW GREAT BOOK lhoooo!

Sangat cocok untuk dihadiri oleh SEMUA USIA, dari mulai SD SMP SMA kuliah, ibu bapak kakek nenek guru dosen...

Ah...pokoknya ayo ajakin semuanya yaaa!

Waktu : Jumat 3 Februari 2017, pukul 4.00 sore sampai magrib
Tempat : mesjid al asyari kampus UNISBA tamansari BANDUNG

Kajian terbuka untuk UMUM dan GRATIS!

WAHABOY (Wonderful And Hunting + Aiming Boy)

Lets rock!

Like and share yaaa!

yaaap alhamdulillaah sekarang kita udah dibagian akhir pembahasan tentang hukum gambar nih..Kalau diliat dari hadis di p...
01/02/2017

yaaap alhamdulillaah sekarang kita udah dibagian akhir pembahasan tentang hukum gambar nih..

Kalau diliat dari hadis di post sebelumnya, kita bisa ambil kesimp**an bahwa MEMAINKAN boneka /karakter figur / menonton kartun / atau membuatnya adalah BOLEH HALAL jika diperuntukan untuk anak kecil, adapun jika bukan untuk anak kecil maka HALAL dengan syarat WAJAH dari kartun / boneka / karakter figur itu DIHAPUS

Nah sekarang langsung to the point deh yaitu gambar2 yang SEMPURNA TUBUH & WAJAHNYA bagi orang dewasa...apakah halal?

Tentu setelah kita meliat pembahasan dari 3 postingan sebelumnya, kita tau bahwa hal tersebut HARRAM menurut mayoritas ulama dan inilah pendapat yang sangat kuat berdasarkan hadis hadis shohih yg telah dibahas.

Namun apakah keharaman disini berlaku hanya untuk YANG MEMBUAT ANIMENYA? atau bagi orang yang menonton juga harram?

Wallaahu a'lam,saya baru bisa memastika yaitu bagi yang membuat anime (full body + full face) adalah HARRAM KECUALI JIKA DIPERUNTUKAN untuk anak2.

(Jika ingin membuat anime untuk orang dewasa maka BOLEH HALAL dengan syarat seluruh wajah karakternya dibuat tidak sempurna / ditutup seperti KAKASHI SENSEI, SHINO ABURAME, atau mungkin karakter islami seperti wanita bercadar atau laki2 yang sedang pakai masker motor)

Adapun menonton anime anime yang ada sekarang ini seperti ON* PI*CE / NARUT* dsb maka keharamannya bisa diliat dari 2 sisi:

1. Di dalamnya terdapat sihir sihir (edo tensei no jutsu), gambar sexy dan kemaksiatan lainnya
2. Karakter2nya wajahnya sempurna
Nah jadi gimana d**g!?

Tentu kita sebagai kaum muslimin bukan hanya membahas HALAL & HARRAM namun kitapun sama sama berusaha mencari solusi.

Nah inilah solusi yang bisa direalisasikan insyaa allah (sebagian diantara murid murid Abu Takeru sedang mengusahakannya juga, walau belum tau kapan selesainya namun kita apresiasi usaha mereka)

Yaitu kumpulkan orang2 yang ahli dalam bidang pembuatan animasi + ahli imajinasi + ulama (sebagai pemantau) dan kru kru yang kira2 bisa membantu dalam pembuatan ANIME ISLAMI...

bisa kok..jangan dibilang bahwa ini lebay... bukankah jepang memulai animasi2 mereka dari yg super simple? Tapi krn kegigihan mereka akhirnya anime anime mereka bisa menyebar seluruh dunia.

Kita bikin anime anime yang jalur ceritanya bener2 sesuai syariat islam tapi gak kalah seru dengan NAR*TO & ON* PIECE (yang aman sih karakter ninja karena wajahnya tertutup shingga tidak terkena keharaman gambar), dan jauhi dari nilai nilai kekufuran dan kesyirikan dan didalamya banyak ilmu2 islam yang bisa disebarkan juga.

Wkwkkw mungkin butuh waktu lama ya...tapi bukankah setiap kebaikan butuh usaha dan proses? Yang penting ikhtiar, kalaupun belum jadi di masa hidup kita maka setidaknya kita sudah dapat pahala besar.

Kebayang gak ya bikin anime
1. SANTRI SHIPPUDEN
2. ONE PEACE in TAUHID
3. HARVEST SUN back to nature (pas lagi panen tanaman ada fiqh zakat, pas lagi di perpustakaan ada kitab shohih bukhari & riyadhussholihin dll)
4. THE SIMS REPENT VERSION

wkwkwk...ayo ah...inget pepatah

"When there is a will, there is a way"

sumber : Abu Takeru
jangan lupa like and share

bagi yang belum ngerti atau belum komplit bisa klik link di bawah ya

https://youtu.be/1hQhLQI10Es

Udah Gede masih nonton kartun / anime!Jawaban : justru anime anime zaman sekarang dibuat untuk orang orang dewasa wkwkwk...
31/01/2017

Udah Gede masih nonton kartun / anime!

Jawaban : justru anime anime zaman sekarang dibuat untuk orang orang dewasa wkwkwk...

Yaa Allaah...semoga allah merahmati kita semua

Zaman sekarang anak muda kayaknya hampir gak ada yang gak kenal anime terutama NARUTO, ONE PUNCH MAN , ONE PIECE dan hunter x hunter.

Gak sedikit juga orang2 yang sudah hijrah, dulunya sempat tau seluk beluk anime anime tersebut...(termasuk yang lagi nulis post ini wkwkkw, sedih :(

Semoga Allah memaafkan kesalahan2 kita semua.

============

Kemarin kita sudah bahas tentang hukum nonton KARTUN bagi anak anak yang intinya menurut pendapat terkuat adalah BOLEH...

Maka sekarang kita bahas pembahasan lebih detail lagi tentang masalah kartun (baik untuk dewasa maupun untuk anak2)

Sebelum pembahasan panjang lebar, ada yang harus dipahami oleh kita semua, point penting sekali :

ULAMA SELURUH DUNIA SEPAKAT MENGHARAMKAN tontonan kartun / anime yang didalamnya ada unsur unsur kemaksiatan seperti sihir, gambar sexy, sexy jutsu, kekafiran, menyembah dewa dewa... maka sudah tidak ada celah lagi untuk kita mendebatnya, walau kita nonton tanpa ikut mempraktekan sihir dan menyembah dewa dewa, namun tetap saja terhitung harram. Karena meliat kemungkaran dengan hati yang ridlo dan menikmatinya adalah dosa tersendiri.

(Sedihnya...hampir gak ada kartun / anime yang selamat dari point point diatas)

Nah...sekarang kita lanjut pada hukum menonton GAMBAR bagi orang dewasa...

Masih ingat kan boneka yang dimilik aisyah waktu kecil?
Yaitu boneka kuda bersayap...

Waktu aisyah masih kecil...nabi sollallaahu'alaihi wa sallam meliat aisyah bermain boneka tersebut sambil tertawa (menunjukan kebolehannya)

Namun setelah aisyah dewasa, aisyah masih memilikinya, namun respon nabi sollallaahu'alaihi wa sallam berubah, wajahnya memerah sambil marah dan mengatakan "sesungguhnya pembuatnya (patung / gambar) adalah orang orang yang paling berat siksaannya di akhirat kelak"

(Bisa dibaca dalam kitab hadis SHOHIH BUKHARI)

Maka dari hadis diatas terdapat pelajaran bahwa jika sudah dewasa maka hukum gambar tidak lagi halal, begitu p**a patung, boneka dsb (kecuali jika gambar/boneka tersebut memang diperuntukan untuk anak kecil, misalnya boneka akan dihadiahkan ke saudaranya yang kecil /adik/cucu yang masih kecil2)

Namun jika kita (yang udah dewasa masih cinta dengan boneka tersebut) maka Solusi dari dari keharaman diatas BISA DIATASI dengan cara menghapus wajah boneka tersebut, Bisa dengan dihilangkan matanya, atau setidaknya ditutup dengan kain.
kesimp**an dari 3 postingan ini :

1. seluruh gambar adalah HALAL untuk digambar kecuali wajah manusia dan wajah hewan dan juga simbol2 kekafiran seperti dewa dewa dsb

2. Untuk anak kecil maka DIPERBOLEHKAN SELURUH GAMBAR, termasuk tubuh + wajah full (yang harram hanya gambar2 simbol kekafiran)

3. Bagi anak kecil BOLEH nonton kartun walaupun karakter2nya full body + full wajah selama di dalam kartun ini tidak ada kemasiatannya (sedihnya kartun seperti itu sangat sulit ditemukan)

Jangan dulu berkesimp**an macem2 yaaa...tenang aja...kita punya solusi dari hal hal ini kok! liat postingan selanjutnya yaa

sumber : Abu Takeru
jangan lupa like and share

Hukum nonton film ANIMENaaah...ini nih pasti pembahasan yang ditunggu2 oleh kawan kawan ya? Apalagi pembahasan ini masih...
30/01/2017

Hukum nonton film ANIME

Naaah...ini nih pasti pembahasan yang ditunggu2 oleh kawan kawan ya? Apalagi pembahasan ini masih melanjutkan materi tadi pagi tentang hukum menggambar.

(Bagi yang belum baca post tadi pagi silakan bisa SCROLL ya postingan tepat sebelum postingan ini)

Sedikit FLASH-BACK materi tadi pagi ya...yaitu intinya pendapat MAYORITAS ULAMA adalah BOLEH menggambar seluruh yang ada di alam semesta ini kecuali:
1. Simbol2 kekafiran/kesyirikan
2. Wajah manusia & wajah hewan (adapun kalau wajahnya ditutup masker / cadar / paling tidak dihapus matanya / tutupi dgn kacamata hitam maka HALAL)
(note: contoh gambar yang wajahnya gak sempurna seperti gambar di poster postingan kali ini, itu gambar yang halal dikarenakan wajahnya gak sempurna, apalagi matanya tertutup)

Nah LANJUT! lalu bagaimana hukumnya menonton ANIME?

maka jawabannya disini kita harus merinci dulu: apa untuk anak kecil? Atau orang dewasa?

1. HUKUM MENONTON KARTUN UNTUK ANAK KECIL

nah untuk pembahasan ini, maka kita bisa liat fatwa kebanyakan ulama tentang hukum MENGGAMBAR untuk anak2...

Pasti kawan kawan sudah paham point di awal pembahasan post ini kan? Nah sekarang TERNYATA menggambar wajah manusia / wajah hewan itu memang HUKUM ASALNYA adalah HARRAM...akan tetapi jika kita menggambar untuk ANAK KECIL maka hukumnya menurut KEBANYAKAN ULAMA adalah HALAL (walaupun full body + full face)

Bedasarkan 2 hadis shohih

1. Riwayat abu dawud ketika nabi sollallaahu'alaihi wa sallam menemui Aisyah yang MASIH KECIL dan aisyah punya mainan boneka KUDA TERBANG, nabi tidak marah namun justru malah tertawa

2. Riwayat shohih lainnya dulu para sahabat nabi sollallaahu'alaihi wa sallam sering membuatkan boneka boneka untuk anak2 mereka yang kecil, agar anak2nya tidak menangis saat sedang latian puasa romadhon (mengalihkan rasa lapar dengan cara bermain dengan boneka)
Hukum nonton film ANIME

Naaah...ini nih pasti pembahasan yang ditunggu2 oleh kawan kawan ya? Apalagi pembahasan ini masih melanjutkan materi tadi pagi tentang hukum menggambar.

(Bagi yang belum baca post tadi pagi silakan bisa SCROLL ya postingan tepat sebelum postingan ini)

Sedikit FLASH-BACK materi tadi pagi ya...yaitu intinya pendapat MAYORITAS ULAMA adalah BOLEH menggambar seluruh yang ada di alam semesta ini kecuali:
1. Simbol2 kekafiran/kesyirikan
2. Wajah manusia & wajah hewan (adapun kalau wajahnya ditutup masker / cadar / paling tidak dihapus matanya / tutupi dgn kacamata hitam maka HALAL)
(note: contoh gambar yang wajahnya gak sempurna seperti gambar di poster postingan kali ini, itu gambar yang halal dikarenakan wajahnya gak sempurna, apalagi matanya tertutup)

Nah LANJUT! lalu bagaimana hukumnya menonton ANIME?

maka jawabannya disini kita harus merinci dulu: apa untuk anak kecil? Atau orang dewasa?

1. HUKUM MENONTON KARTUN UNTUK ANAK KECIL

nah untuk pembahasan ini, maka kita bisa liat fatwa kebanyakan ulama tentang hukum MENGGAMBAR untuk anak2...

Pasti kawan kawan sudah paham point di awal pembahasan post ini kan? Nah sekarang TERNYATA menggambar wajah manusia / wajah hewan itu memang HUKUM ASALNYA adalah HARRAM...akan tetapi jika kita menggambar untuk ANAK KECIL maka hukumnya menurut KEBANYAKAN ULAMA adalah HALAL (walaupun full body + full face)

Bedasarkan 2 hadis shohih

1. Riwayat abu dawud ketika nabi sollallaahu'alaihi wa sallam menemui Aisyah yang MASIH KECIL dan aisyah punya mainan boneka KUDA TERBANG, nabi tidak marah namun justru malah tertawa

2. Riwayat shohih lainnya dulu para sahabat nabi sollallaahu'alaihi wa sallam sering membuatkan boneka boneka untuk anak2 mereka yang kecil, agar anak2nya tidak menangis saat sedang latian puasa romadhon (mengalihkan rasa lapar dengan cara bermain dengan boneka)

Naaah dari riwayat diatas disimpulkanlah oleh banyak ulama bahwa menggambar SELURUH TUBUH + WAJAH FULL adalah...

HALAL JIKA DINIATKAN UNTUK ANAK ANAK...(inilah fatwa kebanyakan ulama) salah satunya adalah guru dari Abu Takeru yaitu DR.Abu Aminah Bilal Philips yang sangat mendukung kartun kartun islami sperti

"MISHRY BUNCH dan ZAKKY" (silakan bisa cek do youtube)

Naaaaah....yang jadi masalah, bagaimana jika untuk orang dewasa?

tunggu di post berikutnya ya.....

sumber Abu Takeru

ANCAMAN BAGI PARA JURU GAMBARYukz d pagi ini sedikit belajar fiqh tentang hukum menggambar...mungkin kawan kawan telah b...
29/01/2017

ANCAMAN BAGI PARA JURU GAMBAR

Yukz d pagi ini sedikit belajar fiqh tentang hukum menggambar...

mungkin kawan kawan telah banyak tau hukuman bagi orang orang yang membuat gambar kan? Pasti udah tau, hadisnya BANYAK deh yang intinya nabi sollallaahu'alaihi wa sallam mengancam dengan siksaan paling berat di neraka untuk para juru gambar.

Nah JANGAAAN DULU SALAH PAHAM yaaa! Ternyata kalau kita baca keterangan ulama maka kita akan tau MAYORITAS ULAMA berpendapat bahwa yang harram digambar HANYA WAJAH MANUSIA & HEWAN, dan kartun manusia dan hewan.

Karena nabi sollallaahu'alaihi wa sallam bersabda dalam hadis SHOHIH riwayat abu dawud

"Gambar (yang harram) itu intinya ada pada kepala (wajah), jika dihilangkan kepalanya maka tidak disebut gambar (yang diharamkan)"

Artinya SELURUH yang ada di alam ini BOLEH DIGAMBAR : Matahari, gunung, pohon, planet, sungai, bunga, kereta mobil, waah COUNTLESS lah banyak banget...

Bahkan boleh juga GAMBAR MANUSIA & HEWAN / KARTUN MANUSIA & HEWAN selama bagian wajahnya dihapus atau tertutup

Contohnya gambar : ninja, shino aburame, kakashi sensei (pemeran naruto shippuden yg wajahnya ditutup), begitu juga kartun islami seperti wanita yang bercadar, cowok yang lagi pakai helm (karena wajahnya tertutup helm)

Contoh contoh diatas adalah BOLEH menurut mayoritas ulama.

So! Buat yang memang bakat menggambar silakan salurkan expresimu bahkan jadikan sebagai mata pencaharian pun HALAL lhoo...gambarlah seluruh yang ada di alam ini kecuali wajah manusia dan hewan (plus larangan juga menggambar simbol2 kekafiran)

(Kalaupun mau gambar wajah manusia dan hewan boleh dengan cara menghilangkan mata & hidungnya atau paling minimal tutup bagian mata dengan kacamata hitam hehe, itu sudah termasuk kedalam "menghapus wajah")

Alhamdulillaah simple kan? Semangat yaa!

sumber : Abu Takeru

DOA PUTUS PACARini doa yang sering dipanjatkan terutama di sinetron sinetron wkwkwkudah aneh-aneh aja udah tau pacaran i...
28/01/2017

DOA PUTUS PACAR

ini doa yang sering dipanjatkan terutama di sinetron sinetron wkwkwk
udah aneh-aneh aja udah tau pacaran itu dilarang sama Allah, giliran udah putus aja minta nya sama Allah supaya hatinya di kuatkan.
kalau mau berdoa saat putus pacar lebih baik gini "Ya Allah kuatkan hatiku untuk tidak kembali ke dosa pacaran seperti masa lalu. karena mulai sekarang aku mengakui kesalahanku."
ini baru doa yang SEHAT BIN TAUBAT.

ps:update setiap pukul 17.00
jangan lupa like and share

27/01/2017

KISAH ULAMA YANG SAKARATUL MAUT

Jadi inget kisah kisah ulama yang meninggal dunia, dan saat sakaratul mautnya sulit mengucapkan "laa ilaaha illallaah" padahal sudah di bantu TALQIN, ulama ini malah mengatakan "laa, laa, laa...(tidak tidak tidak)
"
Saat ulama tersebut sempat sadar dari sakaratul mautnya, dia ditanya "wahai syaikh, ada apa ini? Kami membantumu untuk mengucapkan Laa ilaaha illallaah namun kau hanya mengucapkan laa laa"

Jawabnya "setan mendatangiku saat aku sedang setengah sadar, lalu mengajakku untuk keluar dari agama islam ini...maka aku jawab laa laa , tidak tidak!"

(Note : saat sakaratul maut kita terkadang akan sadar lalu pingsan, sadar lalu pingsan lagi...hingga akhirnya dicabut nyawanya secara total)

Dibawah ini ada ayat yang sangat menakutkan

sumber : Abu Takeru

NASEHAT DARI 2 IMAM BESAR KAUM MUSLIMINHey! Loe gak berani debat ama gue! Mental banci!Gue nih lulusan pesantren tau! Lo...
26/01/2017

NASEHAT DARI 2 IMAM BESAR KAUM MUSLIMIN

Hey! Loe gak berani debat ama gue! Mental banci!

Gue nih lulusan pesantren tau! Loe gak punya nyali dasar! Ciut!

Wkwkwk...(just kidding)

Diantara manusia itu ada yang ingin berdebat untuk menjauhi orang orang dari sunnah nabi sollallaahu'alaihi wa sallam...

Tau gak apa yang dilakukan para ulama zaman dulu kalau ada yang ngajak debat?

Pertama, mereka meliat dulu, apakah orang yang mengajak debat itu orang yang berilmu atau tidak

Kedua, apakah orang tersebut hendak mencari kebenaran (artinya jika dia kalah, dia akan rujuk pada kebenaran dan taubat) atau dia hanya sekedar ingin pamer ilmu?

Nah...adapun kalau ngurusin semua orang yang ingin debat sama kita maka nih ada nasehat dari 2 IMAM BESAR KAUM MUSLIMIN yaitu

1. IMAM SYAFI'I
2. IMAM MALIK

silakan liat di poster yaa

Sooooo...keep spirit in DAKWAH...kalau ada yang ngajak debat padahal yang kita sampaikan sudah betul dan sesuai quran, hadis2 shohih dan pemahaman para ulama yang lurus maka don't worry

Keep Quiet and STAY COOL hehehe (apalagi di MEDSOS wkwk...just stay cool bro, karena medsos dibuat untuk menyebar kebaikan dan kebahagiaan, jangan sampai hatimu sedih oleh medsos gara gara di debatin mulu wkwk)

dan selama ini saya juga banyak membalas komentar dari kalian jadi mohon maaf jika banyak perkataan saya yg tidak enak untuk di baca.Terimakasih

jangan lupa untuk like and share jika bermanfaat

BIRUL WALIDAINBismillahirrohmanirrohim, akhy ukhty kita bakalan sharing tentang birrul walidain, pasti udah ga aneh sama...
13/01/2017

BIRUL WALIDAIN

Bismillahirrohmanirrohim, akhy ukhty kita bakalan sharing tentang birrul walidain, pasti udah ga aneh sama kata itu kan?yapp! betul birrul walidain adalah berbakti kepada orang tua yang hukumnya fardhu ain bagi seorang muslim meskipun orang tua kita adalah non muslim. seperti yang kita tau ada hadist yang sering kita dengar yaitu :

"Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam lalu dia bertanya, "Siapakah orang yang paling berhak dengan kebaktianku?" Jawab Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, "Ibumu!" Dia bertanya lagi; "Kemudian siapa?" Beliau menjawab, "Ibumu!" dia bertanya lagi; "Kemudian siapa?" Beliau menjawab, "Kemudian Ibumu!" dia bertanya lagi; "Kemudian siapa?" Dijawab, "Kemudian bapakmu!" (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)

guys, udah jelas banget ya dari hadist di atas kalau berbakti sama orang tua itu keutamaan apalagi sama ibu itu yg utama sampai Nabi shallallahu'alaihi wa sallam saja menyebutnya 3 kali, adapun bentuk-bentuk durhaka sama orang tua yang salah satunya pasti kita sering melakukan ,semoga Allaah mengampuni kita semua.Aamiin

1. Mengucapkan "ah" yang merupakan merendahkan

وَقَضٰى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوٓا إِلَّآ إِيَّاهُ وَبِالْوٰلِدَيْنِ إِحْسٰنًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَآ أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.
(Qs. Al-Israa' [17] : 23)

Kata Ali bin Abi Thalib, ketika mengomentari ayat ini, beliau berkata, "Kalau saja ada kata yang lebih ringan dari kata 'ah', niscaya kata ini akan diganti."

Artinya, tidak ada kata yang lebih rendah dari kata ini.. Jadi, yang paling ringan aja dosanya dosa besar, apalagi yang lebih dari itu.

2. membuat orang tua sedih

3.cemberut, bermuka masam

4. mencela orang tua, baik secara langsung mauoun tidak langsung

Para sahabat heran ketika Rasulullah bersabda, "Di antara dosa besar adalah seorang laki-laki mencela kedua orang tuanya." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, 'Apakah (mungkin) seorang laki-laki mencela orang tuanya? ' Beliau menjawab: "Ya. Dia mencela bapak seseorang lalu orang tersebut (membalas) mencela bapaknya, lalu dia mencela ibunya, lalu orang tersebut (membalas) mencela ibunya. (HR. Bukhari no. 5628)

Itu sama saja dengan mencela orangtua kita sendiri.

5. memadang orang tua dengan pandangan sinis

6. malu mengakui mereka sebagai orang tua

7. menyuruh orang tua, kecuali kalau mereka memang senang membantu kita

8. memberatkan orang tua jika meminta
Boleh mengemis apabila kebutuhan primer

9. tidak mengurus orang tua saat mereka sakit

pengecualian

KAPAN KITA TIDAK BOLEH TAAT KEPADA ORANG TUA?TAPI BUKAN BERARTI DURHAKA.

1. orang tu menyuruh sesuatu yang merupakan dosa, meski mereka merengek nanngis
tapi menolaknya harus dengan lemah lembut

2. kalau orang tua menyuruh sesuatu yg membahayakan diri kita

*orangtua menyuruh kita saat umur kita 9 tahun, mengangkat gas 12 kg
*disuruh masuk ke kandang singa
*disuruh cerai, tapi dengan alasan yang tidak syar'i
*disuruh mengebut lebih dari 120 km/jam di jalan tol

ada hadist riwayat Al-Hakim derajatnya shahih dalam Silsilah Hadist ash-Shahihah no. 1120
Dua dosa yang akan disegerakan balasannya di dunia
1. Menzhalimi
2. Durhaka kepada orang tua

so guys dosa durhaka kepada orang tua itu besar, jadi kita harus taat kepada orang tua kecuali pengecualian yg tadi di sebutkan, tapi ingat tidak taat bukan berarti durhaka kita harus menolaknya secara lemah lembut. semoga kita di jadikan anak yag sholeh dan shalihah oleh Allah dan di beri hidayahnya. Aamiin

okee mungkin itu dulu yg bisa kita sharing tentang birrul walidain dan semoga bisa di amalkan ya oleh kita, ohya materi ini saya ambil dari salah satu blog kajian migguan di Bandung. Terakhir nih ada kisah mengharukan dari Ustadz. Syafiq, https://www.youtube.com/watch?v=Yhzclar0FGY&feature=youtu.be. assalamu'alaykum jangan lupa bersyukur dan jangan lupa share yaa........

sumber : http://rahmaeka52.blogspot.co.id/2017/01/birrul-walidain.html

Ada beberapa keadaan ketika kematian, yang itu merupakan tanda khusnul khotimah.  Dalam kitab Ahkamul Jana`iz disebutkan...
12/01/2017

Ada beberapa keadaan ketika kematian, yang itu merupakan tanda khusnul khotimah. Dalam kitab Ahkamul Jana`iz disebutkan beberapa diantaranya,

Pertama

mengucapkan syahadat menjelang wafat

Dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ كَانَ آخِرُ كَلاَمِهِ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ
“Siapa yang akhir ucapannya adalah kalimat ‘La ilaaha illallah’ dia akan masuk surga.” (HR. Abu Daud 3118)

Kedua

meninggal dengan keringat di dahi.

Suatu ketika, Buraidah bin Hashib radhiyallahu ‘anhu datang ke Khurasan, menjenguk saudaranya yang sedang sakit. Ternyata saudaranya dalam kondisi sakaratul maut. Ketika wafat, ada keringat di dahinya.
Buraidah langsung bertakbir,
“Allahu Akbar! Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَوْتُ الْمُؤْمِنِ بِعَرَقِ الْجَبِيْنِ
“Meninggalnya seorang mukmin dengan keringat di dahi.” (HR. Ahmad 22964, Nasai 1839 dan yang lainnya)

Ketiga

meninggal pada malam atau siang hari Jum’at

Dalam hadis dari Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوْتُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ إِلاَّ وَقَاهُ اللهُ فِتْنَةَ الْقَبْرِ
“Apabila ada seorang muslim yang meninggal pada hari Jum’at atau malam Jum’at, maka Allah akan menjaganya dari pertanyaan kubur.” (HR. Ahmad 6582, Turmudzi 1095, dan yang lainnya)

Keempat,

syahid di medan perang

Allah Ta’ala berfirman,
وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمْوَاتًا بَلْ أَحْيَاءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ
“Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati bahkan mereka hidup di sisi Rabb mereka dengan mendapatkan rizki.” (QS. Ali Imran: 169)

Dalam hadis, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan banyak keutamaan orang yang mati di medan jihad,

Dari Miqdam bin Ma’dikarib radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لِلشَّهِيْدِ عِنْدَ اللهِ سِتُّ خِصَالٍ: يُغْفَرُ لَهُ فِي أَوَّلِ دَفْعَةٍ مِنْ دَمِهِ، وَيُرَى مَقْعَدُهُ مِنَ الْجَنَّةِ، وَيُجَارُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَيَأْمَنُ الْفَزَعَ الْأَكْبَرَ، وَيُحَلَّى حِلْيَةَ الْإِيْمَانِ، وَيُزَوَّجُ مِنَ الْحُوْرِ الْعِيْنِ، وَيُشَفَّعُ فِي سَبْعِيْنَ إِنْسَانًا مِنْ أَقَارِبِهِ

“Bagi orang syahid di sisi Allah ia beroleh enam perkara, yaitu diampuni dosanya pada awal mengalirnya darahnya, diperlihatkan tempat duduknya di surga, dilindungi dari adzab kubur, aman dari kengerian yang besar (hari kiamat), dipakaikan perhiasan iman, dinikahkan dengan hurun ‘in (bidadari surga), dan diperkenankan memberi syafaat kepada tujuh puluh orang dari kalangan kerabatnya.” (HR. Turmudzi 1764, Ibnu Majah 2905, dan yang lainnya)

Dalam hadis lain, ada seorang bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
“Ya Rasulullah, kenapa kaum mukminin mendapatkan ditanya dalam kubur mereka kecuali orang yang mati syahid?”
Jawaban Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
كَفَى بِبَارَقَةِ السُّيُوْفِ عَلَى رَأْسِهِ فِتْنَةً
“Cukuplah kilatan pedang di atas kepalanya sebagai ujian kesabaran baginya.” (HR. Nasai 2065 dan dishahihkan al-Albani)

Kelima

meninggal setelah bersabar dengan ujian yang Allah berikan

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bertanya kepada para sahabat, “Siapakah syahid menurut kalian?”
‘Orang yang mati di jalan Allah, itulah syahid.’ Jawab para sahabat serempak.
“Berarti orang yang mati syahid di kalangan umatku hanya sedikit.” Lanjut Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
‘Lalu siapa saja mereka, wahai Rasulullah?’ tanya sahabat.
Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan daftar orang yang bergelar syahid,
مَنْ قُتِلَ فِي سَبِيلِ اللهِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ مَاتَ فِي سَبِيلِ اللهِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ مَاتَ فِي الطَّاعُونِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ مَاتَ فِي الْبَطْنِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَالْغَرِيقُ شَهِيدٌ
“Siapa yang terbunuh di jalan Allah, dia syahid. Siapa yang mati (tanpa dibunuh) di jalan Allah dia syahid, siapa yang mati karena wabah penyakit Tha’un, dia syahid. Siapa yang mati karena sakit perut, dia syahid. Siapa yang mati karena tenggelam, dia syahid.” (HR. Muslim 1915).

Dalam hadis lain, dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ قُتِلَ دُونَ مَالِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ
“Siapa yang terbunuh karena membela hartanya maka dia syahid.” (HR. Bukhari 2480).

Dalam hadis lain dari Jabir bin Atik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الشَّهَادَةُ سَبْعٌ سِوَى الْقَتْلِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ: الْمَطْعُونُ شَهِيدٌ، وَالْغَرِقُ شَهِيدٌ، وَصَاحِبُ ذَاتِ الْجَنْبِ شَهِيدٌ، وَالْمَبْطُونُ شَهِيدٌ، وَصَاحِبُ الْحَرِيقِ شَهِيدٌ، وَالَّذِي يَمُوتُ تَحْتَ الْهَدْمِ شَهِيدٌ، وَالْمَرْأَةُ تَمُوتُ بِجُمْعٍ شَهِيدٌ
“Selain yang terbunuh di jalan Allah, mati syahid ada tujuh: mati karena tha’un syahid, mati karena tenggelam syahid, mati karena sakit tulang rusuk syahid, mati karena sakit perut syahid, mati karena terbakar syahid, mati karena tertimpa benda keras syahid, wanita yang mati karena melahirkan syahid.” (HR. Abu Daud 3111 dan dishahihkan Al-Albani).

Ketika mejelaskan hadis daftar orang yang mati syahid selain di medan jihad, Al-Hafidz Al-Aini mengatakan,

فهم شُهَدَاء حكما لَا حَقِيقَة، وَهَذَا فضل من الله تَعَالَى لهَذِهِ الْأمة بِأَن جعل مَا جرى عَلَيْهِم تمحيصاً لذنوبهم وَزِيَادَة فِي أجرهم بَلغهُمْ بهَا دَرَجَات الشُّهَدَاء الْحَقِيقِيَّة ومراتبهم، فَلهَذَا يغسلون وَيعْمل بهم مَا يعْمل بِسَائِر أموات الْمُسلمين
“Mereka mendapat gelar syahid secara status, bukan hakiki. Dan ini karunia Allah untuk umat ini, dimana Dia menjadikan musibah yang mereka alami (ketika mati) sebagai pembersih atas dosa-dosa mereka, dan ditambah dengan pahala yang besar, sehingga mengantarkan mereka mencapai derajat dan tingkatan para syuhada hakiki. Karena itu, mereka tetap dimandikan, dan ditangani sebagaimana umumnya jenazah kaum muslimin.” (Umdatul Qari Syarh Shahih Bukhari, 14/128).

Keenam

meninggal dalam keadaan berjaga (ribath) fi sabilillah (di daerah perbatasan negeri muslim dan kafir).

Salman al-Farisi radhiyallahu ‘anhu menyebutkan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
رِبَاطُ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ خَيْرٌ مِنْ صِيَامِ شَهْرٍ وَقِيَامِهِ، وَإِنْ مَاتَ جَرَى عَلَيْهِ عَمَلُهُ الَّذِي كَانَ يَعْمَلُهُ، وَأًُجْرِيَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ وَأَمِنَ الْفَتّاَنَ

“Berjaga-jaga (di jalan Allah) sehari dan semalam lebih baik daripada puasa sebulan dan shalat sebulan. Bila ia meninggal, amalnya yang biasa ia lakukan ketika masih hidup terus dianggap berlangsung dan diberikan rizkinya serta aman dari fitnah (pertanyaan kubur).” (HR. Muslim 5047)

Ketujuh

meninggal dalam keadaan beramal shalih.

Dari Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَالَ: لاَ إِلهَ إِلاَّ الله ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ خُتِمَ لَهُ بِهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ. وَمَنْ صَامَ يَوْمًا ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ خُتِمَ لَهُ بِهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ. وَمَنْ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ خُتِمَ لَهُ بِهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ

“Siapa yang mengucapkan La ilaaha illallah karena mengharapkan wajah Allah yang dia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka dia masuk surga. Siapa yang berpuasa sehari karena mengharapkan wajah Allah yang dia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka dia masuk surga. Siapa yang bersedekah dengan satu sedekah karena mengharapkan wajah Allah yang dia mengiri hidupnya dengan amal tersebut maka dia masuk surga.” (HR. Ahmad 23324 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth)

Semoga Allah menjadikan kita hamba-Nya yang istiqamah di atas kebenaran…
Amin..

Ditulis oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Sumber: https://konsultasisyariah.com/27669-7-tanda-khusnul-khotimah.html

dan share jika bermanfaat #

11/01/2017

LA TAGHDAB
QAWI LILLAHITA'ALA

jangan lupa like and share jika bermanfaat

Address

Cimahi

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when My Hijrah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share