Masjid Al Hijrah Grand Cibubur Country

Masjid Al Hijrah Grand Cibubur Country Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Masjid Al Hijrah Grand Cibubur Country, Mosque, Cotton Wood, Grand Cibubur Country, Cileungsi.

Masjid Al Hijrah Grand Cibubur Country, merupakan salah satu masjid yang ada di Perumahan Cibubur Country yang mulai dibangun tahun 2016 dan digunakan pada Oktober 2017

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  مَنْ كَانَتْ الْآخِرَةُ هَمَّهُ ...
08/09/2020

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَتْ الْآخِرَةُ هَمَّهُ جَعَلَ اللَّهُ غِنَاهُ فِي قَلْبِهِ وَجَمَعَ لَهُ شَمْلَهُ وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ وَمَنْ كَانَتْ الدُّنْيَا هَمَّهُ جَعَلَ اللَّهُ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ وَفَرَّقَ عَلَيْهِ شَمْلَهُ وَلَمْ يَأْتِهِ مِنْ الدُّنْيَا إِلَّا مَا قُدِّرَ لَهُ
Dari Anas bin Malik, Rasulullah bersabda, “Siapa saja yang menjadikan akhirat sebagai orientasi hidupnya Allah akan letakkan kekayaan di hatinya, Allah mudahkan urusannya dan dunia mendatanginya dalam keadaan hina. Sebaliknya siapa saja yang dunia menjadi orientasi hidupnya Allah akan meletakkan kefakiran di antara kedua matanya. Allah akan cerai beraikan urusannya dan dia tidaklah mendapatkan dunia kecuali sebesar yang Allah takdirkan untuknya” (HR Tirmidzi no 2465).
Dalam hadis ini, Nabi menceritakan perbedaan orientasi hidup manusia di dunia ini. Demikianlah orientasi, sikap, perilaku dan perbuatan manusia itu berbeda-beda.
إِنَّ سَعْيَكُمْ لَشَتَّى
“Sungguh perbuatan kalian itu beraneka ragam” (QS al-Lail[92]: 04).
Ibnu Katsīr mengatakan, “Maksud ayat adalah perbuatan yang dilakukan oleh manusia itu berbeda-beda bahkan berkebalikan. Ada yang melakukan kebaikan. Sebaliknya ada juga yang melakukan keburukan”. Sebagaimana perbuatan manusia saling berkebalikan, demikian p**a orientasi hidup manusia juga berkebalikan sebagaimana konten hadis di atas. Ada dua orientasi hidup manusia selama hidup di dunia ini.
Pertama, Orang yang menjadikan akhirat sebagai orientasi hidupnya. Orang ini akan mendapatkan tiga hal.
Allah akan meletakkan kekayaan dalam hatinya. Artinya dia merasa bahwa dirinya itu kaya karena dia dekat dengan Allah yang maha kaya. Orang yang berorientasi akhirat itu mudah untuk memiliki sifat qanā’ah, merasa cukup dengan karunia Allah. Sebagaimana penjelasan al-Mubārakfūri, “Maksudnya Allah jadikan dirinya orang yang merasa puas dengan rizki yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan. Demikian itu agar orang tersebut tidak perlu bercapek-capek mencari tambahan”.
Qanā’ah itu modal untuk kekayaan itu. Itulah kekayaan yang sesungguhnya.
عن أبي هريرة عن النبي صلى الله عليه و سلم قال ليس الغنى عن كثرة العرض ولكن الغنى غنى النفس
Dari Abu Hurairah, Nabi bersabda, “Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta. Hanyalah kekayaan itu kekayaan hati” (HR al-Bukhāri no 6081 dan Muslim no 2417).
Hal ini juga menunjukkan bahwa rajin melakukan ketaatan yang merupakan buah dari orientasi akhirat itu tidak menyebabkan rizki berkurang. Sebaliknya ketaatan itu menambah rizki itu sendiri atau menyebabkan keberkahan rizki. Bahkan sejumlah ketaatan itu dikaitkan dengan rizki. Rizki yang berasal dari jalan yang tidak disangka-sangka itu buah dari takwa kepada Allah. Berbuat baik kepada kerabat yang memiliki hubungan darah itu sebab kelapangan rizki dan seterusnya.
Allah akan lancarkan urusannya. Al-Mubārakfūri menjelaskan bahwa yang dimaksudkan adalah Allah kumpulkan berbagai urusannya yang beraneka ragam. Tanpa disadari Allah siapkan faktor-faktor yang menyebabkan hati dan dirinya fokus dengan suatu hal dan hal tersebut adalah kunci beresnya segala urusannya.
Dunia mendatanginya dalam keadaan hina. Orang yang berorientasi akhirat tetap akan mendapatkan jatah rizki yang telah Allah takdirkan untuk dirinya. Namun kenikmatan dunia tersebut didapatkan dalam keadaan hina. Maksudnya, “dunia itu hina dina karena dunialah yang mengikutinya. Orang tersebut tidak perlu susah payah untuk mendapatkannya”6. Dunia ‘datang merengek-rengek’ dalam keadaan hina agar orang tersebut mau menerimanya.
Kedua, orang yang menjadikan dunia sebagai orientasi hidupnya. Orang yang demikian keadaan hatinya akan mengalami tiga hal keburukan.
Allah meletakkan kefakiran diantara kedua matanya. Kefakiran dan kemiskinan itu seakan-akan hal yang konkret yang diletakkan di antara kedua matanya. Yang dimaksud dengan kefakiran adalah merasa memerlukan bantuan dan belas kasian orang lain. Karena kefakiran itu terletak di antara kedua matanya maka orang tersebut selalu menilai dirinya dalam keadaan menderita, hidup susah, hidup sengsara dan seterusnya. Oleh karena itu dia akan selalu bersusah payah mengejar dunia.
Allah akan cerai beraikan urusannya. Jika keinginan hati hanya semata dunia Allah akan jadikan urusan-urusannya tidak berjalan dengan lancar.
Kenikmatan dunia yang didapatkan hanya sesuai dengan kadar rizki yang Allah takdirkan untuknya. Aartinya rakus dengan dunia yang tercela itu tidaklah bermanfaat bagi pelakunya karena rizki itu sudah dicatat dan ditakdirkan. Betapa pun seorang itu bersusah payah dalam rangka meraih dunia tidaklah dunia yang didapatkan melainkan kadar yang telah Allah tetapkan untuk dirinya.
As-Sindy menjelaskan hadis di atas dengan mengatakan bahwa rizki yang telah Allah takdirkan untuk seseorang itu pasti akan didapatkan orang tersebut. Hanya saja orang yang berorientasi akhirat mendapatkan jatah rizki tersebut tanpa bercapek-capek yang tidak diperlukan. Sedangkan orang yang berorientasi dunia mendapatkan jatah rizkinya dengan bersusah payah.
Orang yang berorientasi akhirat itu mendapatkan dunia sekaligus akhirat. Tujuan dibalik mengumpulkan harta adalah mendapatkan rehat dan kenyamanan hati. Tujuan ini telah didapatkan oleh orang yang berorientasi akhirat. Sedangkan orang yang berorientasi dunia itu merugi dunia dan akhirat. Selama hidup di dunia berada dalam capek dan susah payah untuk mencari dunia. Lantas apa manfaat harta jika menyebabkan kehilangan kenyamanan dan rehat?.
Siapa yang menjadikan dunia sebagai orientasi hidupnya tidaklah mendapatkan dunia kecuali sebesar yang Allah takdirkan untuknya. Ini adalah kebalikan dari nasib orang yang menjadikan akhirat sebagai orientasi hidupnya. Bisa disimpulkan bahwa untuk orang yang menjadikan akhirat sebagai orientasi hidupnya dia mendapatkan dunia dalam keadaan dunia itu hina. Sebaliknya orang yang menjadikan dunia sebagai orientasi hidupnya kadar dunia yang dia dapatkan itu sebagaimana yang telah Allah takdirkan untuknya dalam keadaan orang tersebut hina karena rakus dan susah payahnya tidak membuahkan manfaat sedikit pun.
Al-Mubārakfūri mengatakan bahwa potongan hadis “kadar dunia yang dia dapatkan itu sebagaimana yang Allah takdirkan untuknya” itu mengandung muatan makna “dalam keadaan orang tersebut hina dan kecewa karena tambahan nikmat dunia yang dia cari-cari ternyata tidak dia dapatkan. Sehingga orang tersebut kecewa, demikian p**a kawan-kawannya”
Read more https://pengusahamuslim.com/7201-dua-orientasi.html

Inilah keutamaan puasa Asyura, jangan ketinggalan
26/08/2020

Inilah keutamaan puasa Asyura, jangan ketinggalan

Wahai sahabatku, yuk rutinkan amalan kita...Ibnu Rajab menjelaskan dalam kitab Latho-if Al Ma’arif, hal. 394, bahwa”Bala...
20/08/2020

Wahai sahabatku, yuk rutinkan amalan kita...

Ibnu Rajab menjelaskan dalam kitab Latho-if Al Ma’arif, hal. 394, bahwa
”Balasan dari amalan kebaikan adalah amalan kebaikan selanjutnya. Barangsiapa melaksanakan kebaikan lalu melanjutkan dengan kebaikan lainnya, maka itu adalah tanda diterimanya amalan yang pertama. Begitu p**a barangsiapa yang melaksanakan kebaikan, namun malah dilanjutkan dengan amalan kejelekan, maka ini adalah tanda tertolaknya atau tidak diterimanya amalan kebaikan yang telah dilakukan.”

Dari ’Aisyah –radhiyallahu ’anha-, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” (HR. Muslim No. 783)

Muslimah Berbagi Community mengajak untuk dapat berkolaborasi beramal rutin dalam kegiatan Jumat Berbagi untuk berbagi makanan buat para dhuafa, anak yatim, pekerja lepas disekitaran Cibubur Country. Jumat Berbagi ini merupakan kegiatan rutin setiap hari Jumat dengan membagi makanan siap santap.

Mari berkontribusi dalam kegiatan ini dengan memberikan donasi sahabat untuk melakukan amalan yang dicintai Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam

Hubungi:
Ummu Edsel 0818 0640 0751
Ummu Izal 0853 2356 7847

Dari yang kecil tetapi istiqoamah, insyaa Allah akan menjadi besar

AGAR MUDAH TINGGALKAN DOSAPenulis: Ustadz Aris Munandar, S.S., M.P.I. Abu Hazim Salamah bin Dinar mengatakan, اُنْظُرْ ك...
20/08/2020

AGAR MUDAH TINGGALKAN DOSA

Penulis: Ustadz Aris Munandar, S.S., M.P.I.



Abu Hazim Salamah bin Dinar mengatakan,

اُنْظُرْ كُلُّ عَمَلٍ كَرِهْتَ الْمَوْتَ مِنْ أَجْلِهِ فَاتْرُكْهُ

“Tinggalkan semua perbuatan yang engkau tidak ingin mati dalam keadaan melakukannya.”

(al-Mushonnaf 7/194 dalam Min Akhbar as-Salaf as-Shalih hlm 285)

Seorang itu demikian mudah melakukan maksiat jika tidak merasa bahwa mati itu bisa mendadak dan tiba-tiba.

Bayangkan mati itu tiba-tiba menjemput kita..

Bayangkan dalam keadaan seperti apa kita ingin dipinang oleh kematian.

Tentu kita bahagia manakala itu terjadi ketika kira sedang sujud dalam sholat, saat kita menangisi dosa karena takut kepada Allah, ketika sedang asyik membaca Al-Quran, dll.

Itulah perbuatan yang sepatutnya menjadi isi hidup kita.

Bayangkan ketika tiba-tiba malaikat menjemput kita..

Bayangkan dalam kondisi apa kita tidak ingin dijemput paksa malaikat kematian

Tentu kita tidak ingin itu terjadi saat ketika sedang asyik menikmati konten p***o di internet, ketika asyik ikut joget di atas panggung hiburan, ketika sedang berzina, ketika sedang berpelukan dengan bukan pasangan halal kita, dll

Jika kita tidak ingin itu terjadi maka sekarang juga tinggalkan semua perbuatan tersebut.

Dengan kiat ini akan terasa mudah bagi kita untuk meninggalkan segala bentuk maksiat dan dosa.

Semoga Allah jadikan penulis dan semua pembaca tulisan ini orang-orang yang membenci sepenuh hati segala bentuk dosa dan maksiat. Aamiin.

Read more https://pengusahamuslim.com/7109-agar-mudah-tinggalkan-dosa.html -7109

Alhamdulillah, emak emak gak kalah semangatnya untuk berbagi dengan dhuafa, penyapu jalan, petugas/security, anak yatim ...
07/08/2020

Alhamdulillah, emak emak gak kalah semangatnya untuk berbagi dengan dhuafa, penyapu jalan, petugas/security, anak yatim yang berada disekutar Cibubur Countrt di Cikeas. Hari ini mereka berbagi 78 boks nasi, tetap semangat untuk berbagi ya. Jangan lupa senantiasa berdoa juga biar wabah covid segera berlalu dari negeri kita

Selamat Idul Adha, selamat berqurban. Semoga semua amal ibadah kita diterima oleh Allah azzawajalla dan mendapatkan bala...
30/07/2020

Selamat Idul Adha, selamat berqurban. Semoga semua amal ibadah kita diterima oleh Allah azzawajalla dan mendapatkan balasan surga

"Keutamaan Puasa Arofah"عن أبي قتدة قال، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّ...
29/07/2020

"Keutamaan Puasa Arofah"

عن أبي قتدة قال، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) aku mengharap kepada Allah bisa dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Dan puasa Asyuro (10 Muharram) aku mengharap kepada Allah bisa menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)

Pelajaran yang terdapat di dalam hadist:

1- Puasa Arafah adalah salah satu puasa sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) bagi kaum muslimin yang tidak sedang berhaji. Keutamaannya sangat luar biasa, dijelaskan dalam banyak hadits shahih.
2- Bagi kaum muslimin yang tidak sedang mengerjakan ibadah haji, puasa arafah hukumnya sunnah muakkadah. Sedangkan bagi kaum muslimin yang sedang berhaji, tidak ada keutamaan untuk puasa pada hari arafah.

عَنْ عِكْرِمَةَ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى أَبِى هُرَيْرَةَ فِى بَيْتِهِ فَسَأَلْتُهُ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ بِعَرَفَاتٍ فَقَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ بِعَرَفَاتٍ

Dari Ikrimah, ia mengatakan: “aku masuk ke rumah Abu Hurairah lalu bertanya tentang puasa hari Arafah bagi (jamaah haji yang sedang) di Arafah.” Lalu Abu Hurairah menjawab, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang puasa hari Arafah di Arafah” (HR. Ibnu Majah dan Ahmad)
3- Puasa arafah disunnahkan bagi kaum muslimin yang tidak sedang mengerjakan ibadah haji. Waktunya bertepatan dengan waktu wukuf. Jadi, saat jamaah haji sedang wukuf di arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah, kaum muslimin yang tidak sedang mengerjakan haji disunnahkan untuk puasa arafah.
4- Keutamaan puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah Dia menghapuskan dosa satu tahun sebelumnya dan satu tahun sesudahnya (HR. Muslim)
5- Setelah kita mengetahui hal ini, tinggal yang penting prakteknya. Juga jika risalah sederhana ini bisa disampaikan pada keluarga dan saudara kita yang lain, itu lebih baik. Biar kita dapat pahala, juga dapat pahala karena telah mengajak orang lain berbuat baik. “Demi Allah, sungguh satu orang saja diberi petunjuk (oleh Allah) melalui perantaraanmu, maka itu lebih baik dari unta merah(harta amat berharga di masa silam, pen).” (Muttafaqun ‘alaih). “Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim).

Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran:

- Dikatakan demikian karena puasa mengandung hikmah menyucikan tubuh dan mempersempit jalan-jalan setan.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa. (Al-Baqarah: 183)

2- Puasa Amalan yang bisa menghapus dosa dan mendatangkan pahala yang besar

إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut(nama) Allah, Allah telah menyediakan ampunan dan pahala yang besar untuk mereka.[Al-Ahzab: 35].

Marilah kita renungkan sebuah hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu...
26/07/2020

Marilah kita renungkan sebuah hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya, “Perempuan seperti apa yang paling baik?”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,

الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ، وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ، وَلَا تُخَالِفُهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ

“Yang paling menyenangkan jika dilihat suami, mentaati suami jika suami memerintahkan sesuatu, dan tidak menyelisihi suami dalam diri dan hartanya dengan apa yang dibenci oleh suaminya.” (HR. An-Nasa’i no. 3231, dinilai shahih oleh Syaikh Al-Albani)

Maksud, “tidak menyelisihi suami dalam diri dan hartanya dengan apa yang dibenci oleh suaminya”, misalnya sang suami tidak s**a melihat istri memakai baju jenis tertentu, padahal baju tersebut sangat dis**ai oleh sang istri. Maka seorang istri shalihah akan mendahulukan keinginan suami daripada selera dirinya sendiri.

Inilah karakter wanita (istri) yang terbaik, yaitu dia berusaha memperbagus dan mempercantik dirinya ketika berada di hadapan suaminya atau setiap kali dia bersama dengan suami. Demikian p**a, perhatian dan fokus utama seorang istri adalah berkaitan dengan kebutuhan, keinginan, dan perintah sang suami.
Simak selengkapnya disini. Klik https://muslim.or.id/57646-menjadi-istri-yang-menyenangkan-hati-suami.html

Yuk, yang belum menyelesaikan puasa Syawal atau bahkan belum mulai. Bulan Syawal bersisa 6 hari lagi, raih puasa setahun...
15/06/2020

Yuk, yang belum menyelesaikan puasa Syawal atau bahkan belum mulai. Bulan Syawal bersisa 6 hari lagi, raih puasa setahun dengan puasa Syawal

Betapa banyak orang lalai dari amalan yang satu ini ketika malam Jum’at atau hari Jum’at, yaitu membaca surat Al Kahfi. ...
11/06/2020

Betapa banyak orang lalai dari amalan yang satu ini ketika malam Jum’at atau hari Jum’at, yaitu membaca surat Al Kahfi. Atau mungkin sebagian orang belum mengetahui amalan ini. Padahal membaca surat Al Kahfi adalah suatu yang dianjurkan (mustahab) di hari Jum’at karena pahala yang begitu besar sebagaimana berita yang dikabarkan oleh orang yang benar dan membawa ajaran yang benar yaitu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hadits-hadits yang membicarakan hal ini kami bawakan sebagian pada posting yang singkat ini. Semoga bermanfaat.

Hadits pertama:

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada malam Jum’at, dia akan disinari cahaya antara dia dan Ka’bah.” (HR. Ad Darimi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6471)

Hadits kedua:

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470)

Semoga Allah selalu memberikan kita ilmu yang bermanfaat dan dimudahkan untuk beramal sholeh sesuai tuntunan Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shollallahu ‘ala nabiyyiina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Diambil dari: https://rumaysho.com/202-jangan-lupakan-membaca-surat-al-kahfi-di-hari-jumat.html

11/06/2020

Address

Cotton Wood, Grand Cibubur Country
Cileungsi

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Masjid Al Hijrah Grand Cibubur Country posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category