09/03/2013
Alahamdulillah Aremania Tak Ada
Korban Jiwa
»» Aremania memastikan tidak
ada suporter Arema Indonesia
yang meninggal atau hilang. Sejak
berangkat hingga p**ang dari
Gresik memberikan dukungan
kepada Dendi Santoso dkk, tidak
ada satupun Aremania yang
mengalami luka berat, apalagi
meninggal.
Hal ini disampaikan Korwil
Aremania se-Malang Raya yang
hadir dalam pressconference di
Kantor Arema Jalan Kertanegara
kemarin sore. Korwil Aremania
Jodipanesse, Mulyadi alias Mbah
Gintul menyebut, dari daftar
suporter yang ikut dalam
rombongan 17 bus tret tet tet
menuju Gresik, tidak ada satupun
yang ketinggalan atau hilang.
“Kalau dari daftar Aremania yang
ikut rombongan, tidak ada yang
hilang atau meninggal, semua
lengkap,” ujar Mbah Gintul dalam
preskon, kemarin.
Klarifikasi ini dilakukan karena
sejak Kamis (7/3) lalu, banyak
bermunculan berita bahwa ada
Aremania yang meninggal akibat
serangan oknum suporter
berbaju hijau yang diduga Bonek.
Media online jadi ajang
penyebaran berita hoax beserta
foto-foto Aremania yang
meninggal.
Termasuk, munculnya SMS dan
pesan BBM yang menyebut ada
Aremania meninggal akibat
serangan Bonek. Namun,
dedengkot Aremania Blitar,
Andrian Sutikno, alias Pak Tik
memastikan, semua berita
tersebut hanya isu dan rumor
belaka.
“Sampai sekarang, kerugian kita
hanyalah pecahnya kaca bus, ada
8 unit, itu belum termasuk
kendaraan pribadi,” ujar Pak Tik.
Sedangkan, rombongan suporter
p**ang dalam keadaan selamat,
tanpa ada luka-luka yang terlalu
serius. Namun, sejatinya, Pak Tik
menilai bisa saja ada Aremania di
luar yang terdata di rombongan
tret tet tet jadi korban. Meski tak
berharap ada Aremania
meninggal saat tur Gresik, ia ingin
warga yang merasa ada anggota
keluarganya yang belum p**ang
dari Gresik untuk nonton Arema
bisa menghubungi para korwil.
“Biasanya kalau sampai jam segini
gak ada laporan, berarti aman
dan tidak ada korban jiwa.
Namun, demi berjaga-jaga, bila
ada warga yang merasa
kehilangan anggota keluarganya
bisa menghubungi kami para
korwil,” tegas Pak Tik.
Sementara itu, Media Officer
Arema, Sudarmadji
mengungkapkan, kantor Arema
membuka posko pengaduan
Aremania yang belum kembali
dari tur Gresik.
“Kantor kita terbuka untuk tempat
pelaporan, kita akan tunggu
kabar dari warga yang merasa
kehilangan anggota keluarga
sejak tur Gresik, kita akan data
dan invetariskan sebelum
melakukan pencarian,” pungkas
Sudarmadji.
YAS