21/09/2021
"Kami harus jujur ya Tuhan, dihadapanMu sulit kami mengerti saat ini, bahkan memercayai bahwa waktu ini adalah waktu yang terbaik, jauh dalam hati kami, kami masih merasa kehilangan ya Tuhan.
Orang tua kami panutan kami panutan jemaat Gpdi petra, panutan semua hamba2 tuhan di jawa barat, kami merasakan kehilangan Tuhan, hari ini firmanMu mengingatkan kami benar kami tidak tau, sulit kami mengerti, tapi kami hanya meyakini satu kali kelak engkau akan membuat kami sangat memahami apa sebenarnya mauMu, kami semua hamba2mu berdoa buat tante lusye anak2 yg merasa kehilangan ditinggal oleh suami, ditinggal oleh ayah, buat cucu2 yg ditinggal oleh opa mereka, kami arahkan hati kami saat ini berdoa buat hambaMu ini ya Tuhan, kusus buat tante lusye Tuhan kami berdoa, Dalam Nama Yesus, biar kiranya penghiburan kuasa rohkudus yang memberikan penghiburan sejati untuk istri anak2 dan cucu2, semua kamipun disini dihiburkan, dikuatkan, diteguhkan iman kami. Dan akhirnya kami mau berkata satu hal Tuhan, bahwa Engkau tidak pernah salah, Engkau selalu benar, sampai kapanpun Engkau selalu benar Tuhan, Engkau tidak pernah salah, Trimakasih, Trimakasih ya Tuhan, buat orang tua kami selama hidupnya telah menjadi panutan, bagaimana menjadi Hamba Tuhan yang rendah hati, hamba Tuhan yg tekun berdoa berpuasa, hamba Tuhan yang terus menerus mencari perkenanan Tuhan.
Terimakasih ya Tuhan, Engkau menghadirkan Hamba Tuhan selama hidupnya menjadi berkat bagi kami, kami bersyukur buat sepanjang hidupnya dan kami percaya hari ini om Yan Emor sudah bersama2 dengan Engkau di Firdaus, Terpujilah namaMu kekal selama2nya, kami bersyukur kami bertrimakasih, kami berdo buat firmanMu, kami bersyukur dan berdoa alaskan semua dalam satu nama yang Ajaib, dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Haleluya Amen."
- Ps. Lody Saerang