29/03/2026
*ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ ❣️ⓅⒶⒼⒾ*
❤️2️⃣0️⃣2️⃣6️⃣❤️
🌟 *30 Maret*
_*”MEREKA AKAN KEMBALI”*_
🎖️ *Ayat Inti:*
*Yeremia 31 : 16,17*
📖 _”Beginilah firman Tuhan: Cegahlah suaramu dari menangis, dan matamu dari mencucurkan air mata, sebab untuk jerih payahmu ada ganjaran, demikianlah firman Tuhan; mereka akan kembali dari negeri musuh. Masih ada harapan untuk hari depanmu, demikianlah firman Tuhan:…"_
🌏💟Melihat kematian anak seseorang adalah traumatis. Penelitian mengungkapkan dampak jangka panjang pada kehidupan orang tua yang mengalami kehilangan yang menghancurkan ini. Satu studi menunjukkan bahwa setelah 18 tahun, orang dewasa ini menderita lebih banyak gejala depresi, permasalahan dalam perkawinan, dan masalah kesehatan daripada orang tua tidak mengalami kehilangan anak. Namun, orang tua yang bernasib lebih baik dalam pemulihan kesedihan adalah orang-orang yang memiliki tujuan hidup dan memiliki anak tambahan.
Nabi Yeremia menulis kepada orang tua yang berduka. Ketika tentara Babilon menghancurkan Yerusalem dan ditawan, banyak anak-anak mati, dan banyak lagi yang dibawa pergi ke negeri asing. Ketika sekelompok besar orang Israel berkumpul untuk dideportasi di tempat-tempat seperti Rama, lokasi makam Rahel, ada banyak tangisan. Bahkan, Yeremia melihat kembali kepada sosok Rahel yang _”menangisi anak-anaknya, ia tidak mau dihibur karena anak-anaknya, sebab mereka tidak ada lagi."_ (Yeremia 31:15). Dia secara kiasan adalah ibu dari semua anak Israel.
Mengapa Yeremia, dalam ayat hari ini, mengatakan kepada orang tua yang berkabung ini untuk berhenti menangis? Dia memprediksi,
_"jerih payahmu ada ganjaran mereka akan kembali dari negeri musuh. Masih ada harapan untuk hari depanmu,…"_ (ay. 16,17).
🔴Janji ini terutama mengacu pada kembalinya orang-orang buangan dari penangkapan, tetapi tentu saja berbicara kepada semua orang tua yang telah kehilangan anak-anak karena kematian dini. Mereka yang setia kepada Tuhan akan mendapati anak-anak mereka kembali kepada mereka saat kedatangan Yesus yang kedua kali.
Apakah Saudara kehilangan seorang anak karena kematian dini? Setialah kepada Tuhan dan nantikan pagi kebangkitan, ketika orang-orang yang berharga akan ditempatkan kembali dalam pelukan Saudara.
*TUHAN MEMBERKATI* 🙏🏻