25/12/2018
Topik: merespon kabar baik
bacaan: Kitab Lukas 2:8-20 ILT
Dan di wilayah yang sama, para gembala sedang tinggal di padang dan melakukan jaga malam atas kawanan ternak mereka.
Dan tampaklah seorang malaikat YAHWEH tiba-tiba berdiri di dekat mereka dan kemuliaan YAHWEH menyinari mereka dan mereka dicekam ketakutan yang luar biasa.
Dan malaikat itu berkata kepada mereka, “Jangan takut, karena lihatlah, aku memberitakan kabar baik kepadamu, suatu s**acita besar yang akan terjadi bagi segala bangsa,
karena pada hari ini telah dilahirkan bagimu seorang Juruselamat, yaitu HaMashiakh, Tuhan, di kota Daud.
Dan inilah tandanya bagimu: Engkau akan menemui seorang Bayi yang dibungkus dengan lampin, terbaring dalam palungan.”
Dan tiba-tiba ada bersama malaikat itu sekump**an bala tentara surga sambil memuji Elohim dan berkata,
“Kemuliaan bagi Elohim di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan!”
Dan terjadilah, ketika para malaikat itu pergi dari mereka ke surga, dan orang-orang itu, yaitu para gembala, berkata seorang terhadap yang lain, “sesungguhnya kita harus melintas sampai ke Betlehem dan melihat kejadian yang telah terjadi ini, yang telah YAHWEH beritahukan kepada kita.”
Dan dengan bergegas, mereka pergi dan mendapati baik Maria dan Yusuf maupun Bayi itu, yang sedang terbaring dalam palungan.
Dan setelah melihat, mereka memberitakan perkataan yang telah dikatakan kepada mereka mengenai Bayi itu.
Dan semua orang yang mendengarnya heran akan apa yang dikatakan oleh para gembala itu kepada mereka.
Namun Maria menyimpan semua kejadian ini, sambil merenungkan dalam hatinya.
Dan para gembala itu p**ang sambil memuliakan dan memuji Elohim atas segala sesuatu yang telah mereka dengar dan lihat sebagaimana telah dikatakan kepada mereka.
***
Yeshua pernah berujar, "orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih" (Kitab Lukas 7:47). respon seseorang tergantung dari seberapa besar ia (merasa) telah menerima. mari belajar dari para gembala bagaimana mereka merespon pernyataan kabar baik dari Elohim.
siapakah para gembala ini? pada masa itu mereka termasuk orang-orang yang tersisihkan dan tidak dihormati oleh orang yahudi, khususnya oleh para rabi yahudi karena dianggap bodoh, tidak terdidik, s**a mencuri anak domba, tidak jujur, dan melakukan pekerjaan yang najis. maka mereka tidak boleh menghadiri ibadah di Bait Elohim dan bersaksi dalam pengadilan. tidak heran mereka sering berpindah-pindah dan memilih tinggal bermalam di padang belantara bersama ternak mereka. namun demikian, Elohim berkenan menyatakan anugerah dengan menyampaikan berita Natal, pertama-tama kepada mereka.
bagaimana mereka merespon kabar baik itu? mula-mula takut, tetapi kemudian berubah menjadi menjadi s**acita. mula-mula merasa terasing dan tidak berarti, lalu menjadi hidup penuh arti dan damai sejahtera. bahkan mereka bergegas pergi ke betlehem untuk menemukan bayi Yeshua dengan tanda pengenalnya. menemukan Yeshua telah mengubah hidup mereka secara luar biasa, dan telah mendorong mereka menaikkan rasa syukur mereka dan menceritakan kabar baik itu kepada orang lain agar mereka juga boleh mengalami s**acita dan damai sejahtera tersebut (ayat 17-18).
sikap hati seperti apa yang perlu dimiliki oleh orang percaya untuk merespon kabar baik yang telah mengubah hidup berdosa jadi hidup bermakna dalam Hamasiah? teladanilah empat orang kusta yang tercatat di Kitab 2 Raja-Raja 7:3-11, “Kita tidak melakukan yang patut pada hari ini. Inilah hari kabar baik, tetapi kita tinggal diam. Apabila kita menanti sampai terang pagi, maka hukuman akan menimpa kita.” (Kitab 2 Raja-Raja 7:9). sudahkah Anda merespons kabar baik hari ini dengan memberitakan Yeshua kepada orang yang membutuhkan?