Pemerintah Kota Bukittinggi

Pemerintah Kota Bukittinggi Informasi Resmi Pemerintah Kota bukittinggi

Wako Ramlan Sambut Kepulangan 252 Jemaah Haji Tahun 2026Bukittinggi — Sebanyak 252 orang Jemaah Haji dari Kota Bukitting...
11/06/2026

Wako Ramlan Sambut Kepulangan 252 Jemaah Haji Tahun 2026

Bukittinggi — Sebanyak 252 orang Jemaah Haji dari Kota Bukittinggi tahun 1447 Hijiriyah atau 2026 Masehi, telah kembali ke tanah air. Para tamu Allah itu, tiba di Kota Bukittinggi, Kamis, 11 Juni 2026

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengucapkan, selamat kepada seluruh jemaah haji Kota Bukittinggi yang telah kembali ke tanah air setelah menunaikan ibadah haji. Ia bersyukur karena sebagian besar jemaah berada dalam kondisi sehat setibanya di kampung halaman. Pemerintah Kota Bukittinggi juga mendoakan agar seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur serta dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan sehat dan penuh kebahagiaan.

"Atas nama Pemerintah Kota dan masyarakat Bukittinggi, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji yang telah kembali ke tanah air. Alhamdulillah, jemaah kita dalam kondisi sehat. Semoga seluruh jemaah memperoleh haji yang mabrur. Pemerintah Kota Bukittinggi akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji," ujarnya.

Wako menambahkan, jemaah haji asal Kota Bukittinggi tahun 2026 tergabung dalam dua kelompok terbang (kloter), salah satunya Kloter 7 Embarkasi Padang. Untuk Kloter 7 yang tiba kembali hari ini, jumlah jemaah yang diberangkatkan tercatat sebanyak 253 orang.

"Namun, satu orang jemaah atas nama Yunilis Muin (73 tahun) meninggal dunia di Tanah Suci. Dengan demikian, jumlah jemaah Kloter 7 asal Bukittinggi yang kembali ke tanah air sebanyak 252 orang. Semoga almarhumah husnul khatimah dan seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT," ujarnya

Selamat datang kembali ke kampung halaman Jamaah Haji Kota Bukittinggi Tahun 2026 M/1447 HSemoga mendapatkan Haji yang M...
11/06/2026

Selamat datang kembali ke kampung halaman Jamaah Haji Kota Bukittinggi Tahun 2026 M/1447 H

Semoga mendapatkan Haji yang Mabrur, membawa kebaikan untuk warga dan lingkungan Kota Bukittinggi serta istiqamah hendaknya.

Wako Ramlan Tandatangani Komitmen Bersama dan Launching SPMB Online 2026/2027Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, ta...
10/06/2026

Wako Ramlan Tandatangani Komitmen Bersama dan Launching SPMB Online 2026/2027

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, tandatangani komitmen bersama dan launching Aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Balaikota Bukittinggi, Rabu, 10 Juni 2026.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 merupakan tindak lanjut dari ketentuan pemerintah pusat yang harus dilaksanakan secara adil dan transparan. Daya tampung SMP di Kota Bukittinggi masih mencukupi kebutuhan lulusan SD, terlebih sebagian peserta didik juga memilih melanjutkan pendidikan ke sekolah berbasis keagamaan maupun sekolah swasta.

"Dinas Pendidikan dan seluruh sekolah harus benar-benar menyosialisasikan sistem ini kepada wali murid. Tidak semua orang tua memahami mekanisme pendaftaran melalui aplikasi. Jangan sampai ada yang tertinggal karena kurang informasi. Jika sosialisasinya kurang, tentu akan menjadi masalah bagi kita,” tegasnya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Albertiusman, menjelaskan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online Tahun Pelajaran 2026/2027 terdiri dari empat jalur, yakni domisili, afirmasi, prestasi dan mutasi. Pendaftaran dibuka secara bertahap, dengan jalur afirmasi dan prestasi mulai 15 Juni 2026, sementara jalur domisili dan mutasi mulai dibuka pada 22 Juni 2026. Sistem ini merupakan amanah dari Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru serta telah ditindaklanjuti Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Keputusan Wali Kota tentang Petunjuk Teknis SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027.

Albertiusman menambahkan, jalur afirmasi diperuntukkan bagi calon murid dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas, jalur prestasi bagi peserta didik yang memiliki capaian akademik maupun nonakademik, jalur mutasi bagi anak dari orang tua yang berpindah tugas serta anak guru dan jalur domisili berdasarkan akses tempat tinggal terdekat.

Wako Ramlan Lantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 42 Pejabat FungsionalWali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, l...
09/06/2026

Wako Ramlan Lantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 42 Pejabat Fungsional

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, lantik tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 42 Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi. Kegiatan tersebut berlangsung di Balairuang Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Selasa, 9 Juni 2026.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan bahwa pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional merupakan bagian dari upaya penguatan organisasi dan peningkatan kinerja pemerintahan. Proses pengisian jabatantelah melalui tahapan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan mendapat persetujuan dari BKN.

"Pejabat yang dilantik memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Karena itu, seluruh pejabat diharapkan dapat segera beradaptasi, memperkuat koordinasi, serta menjaga disiplin dan integritas dalam menjalankan tugas," ungkapnya.

Wako juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa disiplin, kerja sama dan komitmen dalam melayani masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan tugas pemerintahan.

Sebanyak 45 pejabat dilantik dan diambil sumpahnya, terdiri dari 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 42 Pejabat Fungsional. Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik yakni Dedi Syafrizal dari Kepala Bagian Administrasi Setdako Bukittinggi menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Bukittinggi, Elza Aulia dari Sekretaris Badan Kesbangpol menjadi Kepala Dinas Perhubungan dan Silvi Rawani Triaputri dari Kepala Bidang Daya Tarik Wisata dan Kawasan Konservasi Dinas Pariwisata menjadi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi.

Sementara itu, 42 Pejabat Fungsional yang dilantik terdiri dari 36 orang melalui pengangkatan pertama ke dalam Jabatan Fungsional dan 6 orang melalui perpindahan dari jabatan lain ke dalam Jabatan Fungsional.

Wali Kota Jawab Pandangan Fraksi Terkait Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025Wali Kota Bukittinggi jawab pemandangan...
09/06/2026

Wali Kota Jawab Pandangan Fraksi Terkait Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

Wali Kota Bukittinggi jawab pemandangan umum fraksi terhadap ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025. Jawaban itu disampaikan dalam rapat paripurna, di Gedung DPRD, Selasa, 9 Juni 2026

Ketua DPRD Bukittinggi, Syaiful Efendi, menjelaskan, Fraksi di DPRD Bukittinggi telah menyampaikan pandangan umum terkait ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025. Hari ini, dilanjutkan dengan jawaban wali kota atas pandanga umum fraksi di dewan sebelumnya.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, sebelum memberikan jawaban, juga menjelaskan terkait informasi mengenai penggunaan dana Tranfsfer Keuangan Daerah (TKD). Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Bukittinggi dalam penganggaran Dana Transfer ke Daerah (TKD) mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.3/1084/SJ, khususnya angka 7 yang mengatur ketentuan bagi daerah yang tidak menetapkan status tanggap darurat bencana. Berdasarkan ketentuan tersebut, alokasi TKD digunakan untuk mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, penanaman pohon dan perbaikan lingkungan, pengendalian inflasi, pemulihan ekonomi, serta mendukung pelayanan dasar masyarakat.

"PMK Nomor 102 Tahun 2025 yang telah diubah dengan PMK Nomor 29 Tahun 2026 merupakan peraturan yang mengatur kebijakan transfer ke daerah dalam rangka percepatan penanganan darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana pada 51 daerah yang telah ditetapkan pemerintah. Sementara itu, Kota Bukittinggi tidak termasuk dalam daftar 51 daerah tersebut dan juga tidak menetapkan status tanggap darurat bencana, sehingga penganggaran TKD Kota Bukittinggi mengacu pada ketentuan yang diatur dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.3/1084/SJ," jelas Ramlan.

Selain itu, Wako menegaskan dana TKD tidak digunakan untuk membayar gaji PPPK. Sementara penganggaran yang berkaitan dengan tenaga outsourcing merupakan bagian dari program pengendalian inflasi dan pemulihan ekonomi, termasuk mendukung program PKL Naik Kelas melalui penataan pedagang ke kawasan Pasar Atas guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

100 Penyair Dunia Bacakan Puisi di Jam Gadang, Tutup Rangkaian IMLF Ke-4Bukittinggi — Pemerintah Kota Bukittinggi bersam...
07/06/2026

100 Penyair Dunia Bacakan Puisi di Jam Gadang, Tutup Rangkaian IMLF Ke-4

Bukittinggi — Pemerintah Kota Bukittinggi bersama International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) gelar kegiatan penutupan dengan Parade 100 Penyair, dalam rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang. Kegiatan ini berlangsung di Pedestrian Jam Gadang, Sabtu, 6 Juni 2026.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, Jam Gadang telah menjadi icon yang tidak hanya dikenal secara nasional tapi juga internasional. Keberadaannya mirip simbol persatuan sejarah perjuangan serta penggerak pariwisata dan perekonomian masyarakat.

"Semoga dengan peringatan 100 Tahun Jam Gadang diharapkan memberikan motivasi yang kuat bagi pemerintah untuk terus membangun Kota Bukittinggi, meningkatkan pelayanan publik serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bukittinggi," ungakpnya.

Ketua IMLF ke-4, Sastri Bakry, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bukittinggi atas dukungan yang diberikan sehingga pelaksanaan IMLF ke-4 berlangsung meriah dan sukses.

"Terima kasih kepada Pemerintah Kota Bukittinggi atas dukungan yang luar biasa, sehingga pelaksanaan IMLF ke-4 dapat berlangsung dengan meriah dan sukses, serta menjadi bagian dari peringatan 100 tahun Jam Gadang," ungkapnya.

1.700 Perempuan Berbusana Minang Meriahkan 100 Tahun Jam GadangPemerintah Kota Bukittinggi bersama International Minangk...
06/06/2026

1.700 Perempuan Berbusana Minang Meriahkan 100 Tahun Jam Gadang

Pemerintah Kota Bukittinggi bersama International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 Tahun 2026 gelar Parade 1.700 Perempuan Berbusana Minang dalam rangka memeriahkan peringatan 100 Tahun Jam Gadang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Pasar Ateh Bukittinggi, Sabtu 6 Juni 2026.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam kegiatan peragaan busana tradisional Minangkabau. Kegiatan ini tidak hanya menampilkan keindahan pakaian adat, tetapi juga mengangkat nilai-nilai budaya, etika, dan warisan leluhur Minangkabau. Bukittinggi adalah kota kecil yang memiliki sejarah besar, mulai dari pusat pemerintahan, pusat pendidikan, hingga penyelamat Republik Indonesia melalui PDRI. Karena itu, budaya, sejarah, dan identitas daerah harus terus kita lestarikan dan wariskan kepada generasi mendatang.

"Kegiatan ini bukan sekadar menampilkan pakaian adat, tetapi juga mengingatkan kita pada nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh nenek moyang. Melalui peringatan 100 Tahun Jam Gadang ini, kita ingin memperkenalkan Bukittinggi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga kepada dunia internasional," ungkapnya

Ketua Koordinator Parade Perempuan Berbusana Minang, Suherni Syam, menjelaskan, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Awalnya panitia menargetkan 1.500 peserta, namun karena tingginya minat, jumlah peserta akhirnya mencapai 1.700 orang yang datang dari berbagai daerah seperti Batam, Palembang, Pekanbaru dan sejumlah wilayah lainnya. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang dan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) 2026 yang mengukir sejarah baru di pelataran Jam Gadang.

"Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi upaya untuk memperlihatkan kepada dunia keindahan dan kehormatan perempuan Minang melalui pakaian adat. Baju Basiba dan ragam pakaian adat salingka nagari mengandung nilai kehormatan, kesantunan serta peran perempuan Minang sebagai limpapeh rumah nan gadang. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa identitas budaya harus terus dijaga, dilestari

Peringati 100 Tahun Jam Gadang, 1.000 Pohon Ditanam di Tabiang BarasokPemerintah Kota Bukittinggi bersama Kapolda Sumatr...
05/06/2026

Peringati 100 Tahun Jam Gadang, 1.000 Pohon Ditanam di Tabiang Barasok

Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Kapolda Sumatra Barat dan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) 2026 gelar kegiatan penanaman 1.000 pohon dalam rangka memperingati 100 Tahun Jam Gadang. Kegiatan pelestarian lingkungan ini dilaksanakan di kawasan Tabiang Barasok, Kamis, 4 Juni 2026.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, kegiatan penanaman 1.000 pohon yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kapolda Sumatra Barat bersama IMLF 2026 ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Bukittinggi dalam mewujudkan program Bukittinggi Go Green melalui revitalisasi taman kota, pengembangan geopark, pembangunan berkonsep green building, serta peningkatan ruang terbuka hijau.

"Penanaman 1.000 pohon yang diinisiasi Kapolda Sumatra Barat bersama IMLF 2026 ini menjadi simbol kepedulian kita terhadap lingkungan sekaligus bagian dari peringatan 100 Tahun Jam Gadang. Pohon yang ditanam hari ini merupakan investasi bagi generasi mendatang agar tetap menikmati udara yang bersih, lingkungan yang asri, dan sumber daya alam yang terjaga. Kami berharap seluruh masyarakat ikut berpartisipasi dalam merawat lingkungan demi terwujudnya Bukittinggi yang semakin hijau, lestari dan gemilang," ujarnya.

Kepala Biro SDM Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menyampaikan, apresiasi atas pelaksanaan IMLF 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang di Kota Bukittinggi. Kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat literasi dan kebudayaan, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pelestarian lingkungan.

"Kami sangat berbahagia dapat berpartisipasi dalam rangkaian IMLF 2026 yang turut memeriahkan peringatan 100 Tahun Jam Gadang. Melalui program Culture Policing, Polda Sumbar terus mendorong kepedulian terhadap lingkungan, termasuk melalui penanaman pohon dan dukungan penyediaan 1.000 bibit pohon untuk kegiatan ini. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut demi kelestarian lingkungan dan kemajuan daerah,"

Pemko Bukittinggi Bersama IMLF 2026 Gelar Seminar Internasional Jam Gadang dalam Berbagai PerspektifDalam rangka memperi...
05/06/2026

Pemko Bukittinggi Bersama IMLF 2026 Gelar Seminar Internasional Jam Gadang dalam Berbagai Perspektif

Dalam rangka memperingati 100 Tahun Jam Gadang, Pemerintah Kota Bukittinggi bekerja sama dengan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) 2026 gelar Seminar Utama Jam Gadang dalam Berbagai Perspektif. Kegiatan tersebut berlangsung di Balairuang Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Kamis, 4 Juni 2026

Seminar ini menghadirkan Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri, Denny Abdi, sebagai pembicara kunci. Selain itu, sejumlah narasumber dari dalam dan luar negeri turut berbagi pandangan, yakni Prof. Gusti Asnan (Indonesia), Arnaud Kokosky (Belanda), Berthold Damshäuser (Jerman), Nanang Asfrianal (Indonesia) dan Dr. Les Wicks (Australia).

Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Syaiful Efendi, menjelaskan, peringatan 100 Tahun Jam Gadang menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan sejarah sekaligus peran strategis Jam Gadang sebagai ikon Kota Bukittinggi sejak didirikan pada tahun 1926. Keberadaan Jam Gadang telah memberikan dampak yang luas terhadap perkembangan Kota Bukittinggi, baik dari sisi perekonomian, sosial, infrastruktur maupun hubungan antardaerah. Seminar ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman mengenai peran Jam Gadang sebagai magnet yang mendorong kemajuan kota.

"Perjalanan sejarah Bukittinggi tidak dapat dipisahkan dari fungsi perdagangan yang berkembang sejak abad ke-18, kemudian diperkuat pada masa pemerintahan kolonial Belanda sebagai pusat pemerintahan dan militer di wilayah Sumatera Barat. Dalam perkembangan tersebut, Jam Gadang dibangun sebagai salah satu penanda penting kota yang hingga kini menjadi simbol Bukittinggi," jelasnya.

Syaiful efendy juga menguraikan perubahan bentuk atap Jam Gadang yang mengikuti dinamika sejarah, mulai dari arsitektur bergaya Eropa pada masa Belanda, berubah menjadi pagoda pada masa pendudukan Jepang, hingga akhirnya menggunakan atap gonjong khas Minangkabau yang menjadi identitasnya saat ini.

Welcome Dinner IMLF 2026 Buka Rangkaian Peringatan 100 Tahun Jam GadangPemerintah Kota Bukittinggi gelar Welcome Dinner ...
04/06/2026

Welcome Dinner IMLF 2026 Buka Rangkaian Peringatan 100 Tahun Jam Gadang

Pemerintah Kota Bukittinggi gelar Welcome Dinner International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 yang dirangkaikan dengan peringatan 100 Tahun Jam Gadang. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Balai Kota Bukittinggi, Rabu, 3 Juni 2026

Ketua International Minangkabau Literacy Festival (IMLF), Sastri Bakry, menyampaikan, apresiasi kepada Pemerintah Kota Bukittinggi dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya IMLF ke-4 dalam rangka peringatan 100 Tahun Jam Gadang. Kesuksesan pelaksanaan IMLF merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, pegiat literasi, media, relawan hingga delegasi dari berbagai negara.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, Bukittinggi merupakan kota bersejarah yang memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Sejak ditetapkan hari lahirnya pada 22 Desember 1784, Bukittinggi berkembang sebagai pusat perdagangan, pendidikan, perjuangan dan peradaban di Minangkabau

Wako menambahkan, peringatan 100 Tahun Jam Gadang bukan sekadar memperingati usia sebuah bangunan, tetapi menjadi momentum memperkuat diplomasi budaya, pelestarian sejarah, serta memperkenalkan Bukittinggi sebagai kota sejarah dan destinasi wisata dunia.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyampaikan, penyelenggaraan International Minangkabau Literacy Festival tahun 2026 ini menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan 100 tahun Jam Gadang. Masyarakat Minangkabau memiliki tradisi literasi yang kuat melalui filosofi alam takambang jadi guru, yang melahirkan banyak tokoh nasional di bidang pendidikan, sastra dan kebangsaan.

Mahyeldi menegaskan, literasi merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan.

"IMLF menjadi wadah membangun jejaring global, memperkuat persahabatan antarbangsa, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai luhur budaya Minangkabau kepada dunia," ujarnya

Address

Bukittinggi
26122

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:30 - 12:00
13:30 - 16:30

Telephone

+6281362154728

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pemerintah Kota Bukittinggi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share