Pemerintah Kota Bukittinggi

Pemerintah Kota Bukittinggi Informasi Resmi Pemerintah Kota bukittinggi

Pemko Bukittinggi Gelar Silaturahmi Pelepasan Kajari DjamaludinPemerintah Kota Bukittinggi gelar silaturahmi pelepasan K...
17/09/2026

Pemko Bukittinggi Gelar Silaturahmi Pelepasan Kajari Djamaludin

Pemerintah Kota Bukittinggi gelar silaturahmi pelepasan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bukittinggi, Djamaluddin. Kegiatan ini berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wako, Rabu, 16 September 2026.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bukittinggi, Djamaludin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bukittinggi atas dukungan dan kerja sama yang telah terbangun. Selama bertugas 2 tahun 3 bulan 15 hari, suasana Kota Bukittinggi yang sejuk, kuliner khas, serta nilai sejarahnya sebagai kota perjuangan, menjadi bagian yang berkesan selama menjalankan tugas di daerah ini.

"Tanpa bantuan, tanpa kerja sama, dukungan dari Pemko Bukittinggi, kami bukan apa-apa. Tentunya kami banyak-banyak terima kasih atas dukungan selama ini," ujarnya.

Djamaludin juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekhilafan dalam tutur kata maupun perbuatan. Masa tugasnya sebagai Kepala Kejari Kota Bukittinggi akan berakhir pada Sabtu, 19 September 2026, sebelum memasuki masa purna tugas dan melanjutkan pengabdian sebagai Jaksa Fungsional di Kejaksaan Tinggi Aceh.

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bukittinggi, Djamaludin, atas dukungan dan pendampingan selama menjalankan tugas di Kota Bukittinggi. Koordinasi dengan Kejaksaan menjadi bagian penting dalam penyelesaian berbagai persoalan pemerintahan, termasuk pendampingan hukum melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), sehingga setiap kebijakan dan program pembangunan dapat dilaksanakan sesuai ketentuan.

"Terima kasih atas bantuan dan pendampingannya selama ini. Kami tentu membutuhkan kepastian hukum dan arahan agar langkah yang diambil sesuai aturan. Atas nama pemerintah dan masyarakat Bukittinggi, kami mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan. Silaturahmi tentu tidak akan putus. Semoga Pak Kajari dan keluarga selalu sehat dan sukses di tempat tugas yang baru," ungkap Wako.

*Pemko Bukittinggi Salurkan Donasi untuk Warga Nagekeo, NTT dan Siapkan BKK di APBD Perubahan 2026*Bukittinggi — Pemerin...
16/09/2026

*Pemko Bukittinggi Salurkan Donasi untuk Warga Nagekeo, NTT dan Siapkan BKK di APBD Perubahan 2026*

Bukittinggi — Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) donasikan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) secara daring melalui zoom meeting. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Bukittinggi, di Bukittinggi Command Center (BCC), Rabu, 16 September 2026.

Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, menyampaikan, bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu bentuk kepedulian dan duka mendalam masyarakat Bukittinggi. Bantuan awal berupa donasi yang dihimpun dari ASN Kota Bukittinggi, sedekah masyarakat melalui Baznas, serta dukungan BUMD, BPRS Jam Gadang, PDAM dan Bank Nagari, telah terkumpul sebesar Rp70 juta. Bantuan tersebut diserahkan kepada Kabupaten Nagekeo yang termasuk daerah dengan kerusakan cukup parah.

“Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari dana APBD juga akan kita berikan. Saat ini masih berproses dan telah masuk dalam anggaran perubahan APBD 2026. Kita sedang menunggu evaluasi gubernur. Setelah evaluasi selesai dan DPA anggaran perubahan selesai, kita akan segera transfer uangnya,” ujar Rismal Hadi.

Rismal Hadi menambahkan, BKK tersebut direncanakan sebesar Rp500 juta yang dibagi untuk tiga kabupaten, yakni Manggarai, Manggarai Timur dan Nagekeo. Ketiga daerah tersebut dipilih karena mengalami kerusakan lebih berat dibandingkan kabupaten lainnya, meskipun hampir seluruh wilayah NTT terdampak gempa, bantuan difokuskan kepada tiga kabupaten tersebut.

“Mudah-mudahan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah di NTT,” harapnya.

Lanjut Kolom Komentar >>>

Pemko Bukittinggi Terima Hibah Ambulance dari Bank BTN untuk Dukung Pelayanan RSUDPemerintah Kota Bukittinggi terima ban...
16/09/2026

Pemko Bukittinggi Terima Hibah Ambulance dari Bank BTN untuk Dukung Pelayanan RSUD

Pemerintah Kota Bukittinggi terima bantuan hibah sarana pelayanan kesehatan berupa satu unit ambulance dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Bantuan ini diterima langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, di Balai Kota, Rabu, 16 September 2026.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan apresiasi kepada BTN atas hibah satu unit ambulance Toyota HiAce senilai Rp739 juta untuk mendukung pelayanan RSUD. Ambulance tersebut akan dimanfaatkan untuk pelayanan RSUD, termasuk layanan yang masuk program kemasyarakatan, antar jemput pasien yang membutuhkan.

"Dengan adanya hibah ini, tentu kita manfaatkan sebaik-baiknya. Harapan kita, bantuan melalui dana CSR BTN ini dapat dimanfaatkan untuk pelayanan masyarakat, termasuk menjemput pasien yang membutuhkan," ujar Ramlan.

Wako menambahkan, ambulance tersebut juga dilengkapi dengan oksigen, tempat duduk pasien, serta peralatan pendukung lainnya untuk menunjang pelayanan selama proses penjemputan dan penanganan pasien.

Sementara itu, Branch Manager KCU BTN Padang, Sudaryanto, menyampaikan, bantuan satu unit ambulance kepada Pemerintah Kota Bukitinggi ini, merupakan bentuk tanggung jawab sosial BTN sekaligus bagian dari upaya memperkuat kerja sama dengan Pemko Bukittinggi. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pelayanan kesehatan di RSUD Kota Bukittinggi serta membuka peluang kerja sama BTN dengan Pemko di bidang lainnya.

"Kita berharap kerja sama dengan Pemko Bukittinggi bisa lebih baik lagi, termasuk dalam pembiayaan dan layanan perbankan di instansi Pemerintah, terutama RSUD. Bantuan ini merupakan amanah dari manajemen BTN Pusat dan Kanwil Sumatra," ujarnya.

Pemko Bukittinggi Ungkap Kondisi Gajah Zidan yang Sudah Dikomunikasikan dengan BKSDABukittinggi --- Pemerintah Kota Buki...
14/09/2026

Pemko Bukittinggi Ungkap Kondisi Gajah Zidan yang Sudah Dikomunikasikan dengan BKSDA

Bukittinggi --- Pemerintah Kota Bukittinggi angkat bicara terkait kondisi Gajah Zidan yang agresif sejak tahun 2022 lalu. Penjelasan ini disampaikan langsung Wali Kota Bukittinggi, didampingi Sekda, Asisten II, Kepala Dinas Pariwisata dan Kepala Diskominfo, di Aula Balaikota, Senin, 14 September 2026.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan, gajah merupakan salah satu satwa yang dilindungi. Pemerintah Daerah, tidak punya kewenangan untuk satwa yang dilindungi, karena semua kewenangan itu, berada di Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, melalui BKSDA.

"Ada enam surat resmi dari Pemko Bukitinggi sejak Juni 2024 hingga Desember 2024, termasuk satu surat di tahun 2025. Semua surat itu, membicarakan kondisi Gajah Zidan. Dari enam surat itu, hanya satu kali dibalas BKSDA, yang isinya, Gajah Zidan bisa direlokasi ke Taman Satwa Kandi, Sawahlunto. Namun, belum ada tindaklanjut dari surat itu. Pemko tidak boleh sewenang wenang untuk memindahkan satwa yang dilindungi, semua kewenangan ada di BKSDA, Kalau kita yang lakukan kita salah dari segi aturan," ungkap Wako.

Lebih lanjut, Wako juga menjelaskan terkait salah satu mahouth atau keeper atau penanggungjawab utama Gajah Zidan yang mengundurkan diri. Salah satunya Legianto, pawang gajah yang mengundurkan diri, karena cedera akibat keagresifan Gajah Zidan.

"Ada surat resmi dari Legianto ini. Dia bekerja sebagai pawang Gajah Zidan sejak 2010 hingga Juni 2024. Ia mengundurkan diri karena mengalami cedera saat menangani Gajah Zidan. Sehingga saat ini ada satu keeper penanggung jawab utama atas nama Rahmad Ramadhan yang mulai menangani Gajah Zidan dari 2024 hingga kini dan sudah kita ikutkan beberapa kali pelatihan," jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Rofie Hendria, menambahkan, gajah jantan Zidan, masuk Bukittinggi tahun 2001, artinya kurang lebih 25 tahun lebih terakhir, Zidan berperilaku normal. Namun, tahun 2022, Zidan mengalami perubahan perilaku menjadi gajah yang agresif, sehingga pawang penanggung jawab utamanya, Legion, mengalami cedera. Bahkan, Zidan juga menyerang gajah betina, Lia.

Lanjut Kolom Komentar >>>

Wako Ramlan Pimpin Apel Pembukaan Bukittinggi Next Leader 2026Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, pimpin apel pembu...
14/09/2026

Wako Ramlan Pimpin Apel Pembukaan Bukittinggi Next Leader 2026

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, pimpin apel pembukaan Bukittinggi Next Leader (BNL) Tahun 2026. Kegiatan ini diikuti jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi, unsur pimpinan IPDN, ASN IPDN, peserta BNL 2026, serta praja muda. Apel berlangsung di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sumatra Barat, Senin, 14 September 2026.

Sebanyak 30 peserta Bukittinggi Next Leader Angkatan I tahun 2026 mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Pemuda selama empat hari, 14–17 September 2026, di Kampus IPDN Sumatera Barat, Baso. Pelatihan dilaksanakan dengan metode retret untuk memperkuat karakter, wawasan, serta kemampuan kepemimpinan para peserta.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, pembangunan daerah membutuhkan generasi muda yang mampu memahami persoalan masyarakat, menawarkan gagasan, serta berani mengambil peran. Melalui Bukittinggi Next Leader (BNL) 2026, Pemko Bukittinggi menyiapkan calon pemimpin muda yang berintegritas, berpikir kritis, mampu bekerja sama serta melahirkan inovasi.

"Program ini kita rancang bukan sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai proses pembelajaran, pembentukan karakter, pengenalan pemerintahan, penguatan kemampuan kepemimpinan, serta ruang bagi pemuda untuk melahirkan gagasan nyata bagi kemajuan Kota Bukittinggi. Kepemimpinan tidak harus menunggu seseorang menjadi pejabat. Kepemimpinan dimulai ketika seseorang berani mengambil tanggung jawab," ujarnya.

Direktur IPDN Kampus Sumatera Barat, Dr. Lalu Satria Utama, menyampaikan, Bukittinggi Next Leader (BNL) Tahun 2026 merupakan wadah pembinaan kader kepemimpinan masa depan yang menjunjung tinggi integritas, disiplin dan jiwa pamong praja. IPDN Kampus Sumatera Barat menyambut baik program Pemerintah Kota Bukittinggi ini sebagai upaya membina generasi muda yang inovatif dan berintegritas.

Lanjut Kolom Komentar >>>

Gajah Zidan Selalu Dirawat Intensif, Dirantai Akibat Periode Masth dan Agresif sejak 2022Bukittinggi --- Zidan, salah sa...
13/09/2026

Gajah Zidan Selalu Dirawat Intensif, Dirantai Akibat Periode Masth dan Agresif sejak 2022

Bukittinggi --- Zidan, salah satu gajah yang telah menjadi penghuni kebun binatang Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK) Kota Bukittinggi sejak tahun 2001. Hingga akhir 2021, gajah jantan ini jadi salah satu magnet pengunjung, karena dapat berinteraksi baik dengan para wisatawan.

Seluruh satwa yang ada di TMSBK, diberikan perhatian yang maksimal, termasuk makanan serta obat obatan yang mendukung kesehatannya. Tak terkecuali untuk Zidan, yang saat ini sudah berusia sekitar 34 tahun.

Namun, sejak tahun 2022, Gajah Zidan dilaporkan agresif, akibat periode musth yang tidak teratur. Kondisi ini membuat Zidan sulit dilatih oleh keeper dan telah menciderai beberapa orang pawangnya.

Tidak hanya itu, Zidan juga beberapa kali dilaporkan melukai gajah betina Lia. Sehingga, tentu menimbulkan kekhawatiran untuk dapat melukai pengunjung.

"Untuk itu, kami dari TMSBK, melakukan pemantauan ketat pada Gajah Zidan dan berkoordinasi dengan pihak terkait, langkah apa yang akan dilakukan. Setelah berkoordinasi beberapa kali dengan dokter hewan dan BKSDA itu, kita ambil keputusan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak kita inginkan, dengan merantai kaki Zidan sejak 2023 lalu," ungkap Kepala Dinas Pariwisata, Rofie Hendria, Minggu, 13 September 2026.

Rofie melanjutkan, kondisi Gajah Zidan yang sangat agesif itu, membuat pawang yang biasa menanganinya pun mengundurkan diri. Pawang itu mengaku tidak sanggup menangani Zidan yang semakin agresif dan makin tidak terkendali.

"Kondisi ini juga sudah dilaporkan kepada Kementerian Kehutanan melalui BKSDA Sumbar, termasuk tim ahli yang melaksanakan sertifikasi TMSBK. Kita juga minta pada tim sertifikasi itu, agar Zidan dievakuasi ke lembaga konservasi yang lebih lengkap sarana prasarananya," lanjutnya.

Pemko Bukittinggi juga sudah beberapa kali menyurati Kemeterian Kehutanan melalui BKSDA Sumbar tentang kondisi Gajah Zidan dan Pemko juga minta agar segera ditindaklanjuti.

Lanjut Kolom Komentar >>>

Pengurus Baru PWI Bukittinggi Dilantik, Wako Dorong Pers Jadi Mitra Strategis PemerintahBukittinggi — Wali Kota Bukittin...
11/09/2026

Pengurus Baru PWI Bukittinggi Dilantik, Wako Dorong Pers Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Bukittinggi — Wali Kota Bukittinggi hadiri Pelantikan Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bukittinggi periode 2026-2029. Pelantikan secara resmi dipimpin oleh Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat di Aula Istana B**g Hatta, Jum'at, 11 September 2026.

Ketua PWI Bukittinggi, Asrial Gindo, menyampaikan, Bukittinggi merupakan kota perjuangan dan menghadirkan insan pers yang memiliki nalar kritis serta memiliki nalar intelektual. PWI Bukittinggi juga ingin mewujudkan visi sebagai profesi yang berintegritas, mandiri dan adaptif di era digitalisasi, hal ini sejalan dengan tujuan untuk pembangunan Bukittinggi yang bermartabat.

Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat, Widya Navies, berharap kepada seluruh pengurus yang sudah dilantik pada hari ini terus bersatu dan menjaga solidaritas agar segala niat baik yang direncanakan dapat terwujud. Pengurus juga diharapkan menjalankan organisasi secara transparan dan penuh dedikasi, serta menjaga sinergi dengan pemerintah tanpa mengurangi independensi pers.

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, apresiasi atas terselenggaranya Konferensi Luar Biasa PWI Kota Bukittinggi pada 17 Juli lalu yang menghasilkan komposisi pengurus baru periode 2026–2029, serta atas terpilihnya Asrial Gindo sebagai Ketua PWI Bukittinggi periode 2026–2029. Amanah dan kepercayaan anggota menjadi landasan dalam menahkodai PWI Bukittinggi sebagai organisasi wartawan pertama dan tertua di Indonesia.

"Kami percaya, PWI Bukittinggi akan dapat menaungi seluruh jurnalis kota ini dengan baik, agar pers dan pemerintah terus bersinergi membangun daerah serta menjaga informasi yang akurat dan berimbang. Pengurus PWI yang baru dilantik diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan program pembangunan kepada masyarakat melalui media cetak, elektronik dan online," ujar Ramlan.

Lanjut Kolom Komentar >>>

Wako Ramlan Kukuhkan Pengurus IPSM 2026–2031 dan Launching Perlindungan Sosial DigitalWali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurm...
11/09/2026

Wako Ramlan Kukuhkan Pengurus IPSM 2026–2031 dan Launching Perlindungan Sosial Digital

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias lantik Kepengurusan IPSM Kota Bukittinggi Masa Bhakti 2026 hingga 2030 dan Launching PerlinsosDigital. Kegiatan ini berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wako, Jumat, 11 September 2026

Kepala Dinas Sosial Kota Bukittinggi, Roza Wahyuni, menjelaskan, pelantikan IPSM didasarkan pada hasil Musyawarah Daerah PSM Kota Bukittinggi yang dilaksanakan pada 29 Juli 2026. Kepengurusan sebelumnya telah berakhir sejak tahun 2024, sehingga perlu dilakukan pemilihan dan pengukuhan kepengurusan baru berdasarkan Permensos Nomor 10 Tahun 2019. IPSM merupakan wadah berhimpunnya para pekerja sosial masyarakat yang berfungsi sebagai wadah koordinasi, jembatan komunikasi, serta penggerak sosial dalam menangani berbagai permasalahan sosial.

Terkait Perlinsos Digital, Roza Wahyuni, menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut surat Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah Nomor B/1608/PD.02/2026 tanggal 4 Agustus 2026 perihal sosialisasi perluasan uji coba digitalisasi bansos ke 114 kabupaten/kota. Kota Bukittinggi menjadi salah satu daerah yang ditetapkan sebagai pilot project dalam pelaksanaan Perlindungan Sosial Digital.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, pengukuhan pengurus Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Bukittinggi masa bakti 2026–2031 merupakan peneguhan komitmen dan tanggung jawab untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam memberikan perhatian, pendampingan, perlindungan dan pelayanan sosial. IPSM memiliki posisi strategis karena para pekerja sosial masyarakat berada dekat dengan masyarakat serta memahami persoalan sosial secara langsung.

Wako melanjutkan, Perlindungan Sosial Digital merupakan langkah penting dalam transformasi pelayanan sosial agar lebih cepat, tepat sasaran, terintegrasi, transparan dan berbasis data. Data yang akurat menjadi fondasi untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan benar-benar terdata, teridentifikasi, serta mendapatkan intervensi yang sesuai.

lanjut kolom komentar >>>

Pemko Bukittinggi Terima Bantuan 50 Tong Sampah dari Gebu MinangPemerintah Kota Bukittinggi terima bantuan 50 tong sampa...
11/09/2026

Pemko Bukittinggi Terima Bantuan 50 Tong Sampah dari Gebu Minang

Pemerintah Kota Bukittinggi terima bantuan 50 tong sampah dari Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang). Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, di pelataran pedestrian Jam Gadang, Jumat, 11 September 2026.

Wakil Ketua Umum Bidang Sosial dan Pengabdian Masyarakat Gerakan Ekonomi dan Budaya (Gebu) Minang, Asri Afgani, menyampaikan, bantuan 50 tong sampah berkapasitas 200 liter tersebut merupakan bentuk kepedulian dan rasa persaudaraan. Selain bantuan tong sampah di Bukittinggi, Gebu Minang bersama Indo Jalito Peduli juga telah melaksanakan sunatan massal terhadap 1.000 anak di lima kabupaten/kota serta bedah rumah di dua rumah di Pariaman.

"Kegiatan ini bukan sekadar kegiatan sosial, tapi merupakan wujud kepedulian dan rasa persaudaraan. Kami ingin memberikan manfaat nyata serta sedikit kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat mendukung terwujudnya Jam Gadang yang indah dan sangat bersih. Ke depannya, semoga kami dapat berbuat lebih banyak lagi untuk kampung halaman kita," ungkapnya

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan apresiasi kepada Gebu Minang atas bantuan 50 tong sampah berkapasitas 200 liter. Bantuan tersebut menunjukkan kepedulian terhadap persoalan kebersihan sekaligus mendukung upaya Pemerintah Kota Bukittinggi menjaga kebersihan kawasan wisata. Bantuan akan diprioritaskan untuk kawasan Jam Gadang dan Pasar Bawah.

"Atas nama Pemerintah Kota Bukittinggi, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan 50 tong sampah ini. Gebu Minang peduli dengan masalah kebersihan, khususnya persoalan sampah. Bantuan ini nanti akan langsung kita sebarkan di kawasan objek wisata Jam Gadang. Kami juga berharap tong sampah ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujarnya

Wako menambahkan, kebersihan merupakan bagian penting dalam menciptakan kota pariwisata yang aman, nyaman dan tertata. Ia mengapresiasi kerja pasukan kebersihan yang terus menjaga kebersihan kota.

Wako Ramlan Lantik 28 Pejabat, Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi PratamaWali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, lantik tiga ...
11/09/2026

Wako Ramlan Lantik 28 Pejabat, Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, lantik tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 25 Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi. Pelantikan berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Kamis, 10 September 2026.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional merupakan bagian dari proses manajemen kepegawaian yang profesional, objektif dan berbasis sistem merit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pelantikan ini merupakan hasil uji kompetensi yang telah melalui prosedur sesuai ketentuan dan mendapatkan persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara.

Wako berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi, membangun kerja sama yang solid, serta menjadi teladan dalam disiplin, etika dan integritas. Seluruh jajaran Pemko Bukittinggi juga diharapkan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi, bekerja dengan semangat pengabdian, berpegang teguh pada peraturan perundang-undangan, serta menjadikan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.

Sebanyak 28 pejabat di lingkungan Pemko Bukittinggi terdiri dari 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 11 Pejabat Administrator, 13 Pejabat Pengawas dan 1 Pejabat Fungsional.

Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik yakni Efriadi, sebelumnya Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Elqadri, sebelumnya Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Tenaga Kerja menjadi Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, serta Robby Novaldi, sebelumnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Address

Bukittinggi
26122

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:30 - 12:00
13:30 - 16:30

Telephone

+6281362154728

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pemerintah Kota Bukittinggi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share