23/01/2022
*Pesugihan Gunung Kemukus*
-------------------------------------------------
Gambar tersebut adalah Makam Pangeran Samudero yang Merupakan Saudara Raja Demak Bintoro Raden Patah.
Pangeran samudero Juga Murid Dari Kyai Ageng Gugur
Juga Murid Kanjeng Sunan Kali Jaga .
Wasiyat Pangeran Samudero Yang terkenal adalah :
*“Sing Sopo duwe panjongko marang samubarang kang dikarebke bisane kelakon iku kudu sarono pawitan temen, mantep, ati kang suci, ojo slewang-sleweng, kudu mindeng marang kang katuju.”*
"Barang siapa yang mempunyai cita-cita Terhadap suatu apapun yang di inginkan agar tercapai maka harus dengan bekal bersungguh- sungguh, yakin, hati yang ikhlas, jangan plin-plan ( labil) harus fokus terhadap apa yang menjadi tujuan."
Beliau juga berpesan :
*Lamun tindak lirkadiyo ndugeni dhemenan mongko bakal kasembadan*
Jika mau ziarah/sowan ( ke guru atau ulama) hendaklah seperti mendatangi kekasihnya maka hajatnya tercapai..
Wasiyat tersebut sering di salah Artikan sebagai ritual pesugihan gunung kemukus jika ingin kaya maka berzinalah di gunung kemukus.
Sehingga media asing dan barat menyebut kemukus dengan "s*x mountain"...
Karena kadang arti dhemenan dalam bahasa jawa bisa di artikan dua arti baik dan buruk..
Adapun arti buruk di sebar luaskan oleh para pemilik warung remang-remang di sekitar makam untuk kepentingan ekonomi sesaat.
Sementara arti baik tersimpan dalam hasanah sejarah para leluhur...
Pangeran samudero wafat sepulang berguru kepada kyai ageng gugur di gunung lawu, dalam perjalanan ke Demak Bintoro beliau wafat di makamkan di dukuh samudro yg kini terkenal dengan dukuh Mudro di gunung kemukus
Karena pulang mondok maka beliau belum sempat beristeri sehingga tiada keturunannya..
Dan fitnah terhadap beliau masih bias hingga zaman modern saat ini, sebagai pelarian orang yang banyak hutang atau ekonomi sulit..
Namun dalam hiruk pikuk s*x bebas di Gunung Kemukus masih banyak santri yang berziarah dengan niyat tulus..
Tidak tergoda dengan pelacur di sekitar makam...
Pangeran samudro tetap samudro, hati seluas samudera...
Demikianlah sudut pandang tidak bisa di paksakan..