Pon-Pes Miftahul Mubtadi'ien Sawanggati

Pon-Pes Miftahul Mubtadi'ien Sawanggati Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Pon-Pes Miftahul Mubtadi'ien Sawanggati, Religious Center, Brebes.

Kata-kata إن الوقت المتبقي لنا لنعيشه أهم من كل السنوات التي مضتWaktu yang masih tersisa untuk kita hidup, lebih penting...
03/09/2024

Kata-kata

إن الوقت المتبقي لنا لنعيشه أهم من كل السنوات التي مضت

Waktu yang masih tersisa untuk kita hidup, lebih penting daripada tahun-tahun yang telah berlalu.”

— Leo Tolstoy

•Itu saja

Kata-kata pagi ini وتتوهّم أحياناً أنك بقلب أحدهم شيء كبير , ولكن يمرّ موقف يجعلك تضحك على سخافة ظنّكTerkadang engkau me...
03/09/2024

Kata-kata pagi ini

وتتوهّم أحياناً أنك بقلب أحدهم شيء كبير , ولكن يمرّ موقف يجعلك تضحك على سخافة ظنّك

Terkadang engkau membayangkan bahwa engkau memiliki satu tempat special dalam hati seseorang.Namun seiring waktu berjalan, kenyataan akan membuatmu menertawakan betapa konyolnya dirimu yg dulu.

•Itu saja

Renungan Tengah Malamمتفوقة دائما في المغادرة إذا لم يليق بي البقاءPergi, adalah cara yang lebih baik bagiku, jika menet...
02/09/2024

Renungan Tengah Malam

متفوقة دائما في المغادرة إذا لم يليق بي البقاء

Pergi, adalah cara yang lebih baik bagiku, jika menetap sudah tak membuat nyaman lagi.

•Itu Saja

Nasehat seorang Ibu kepada Imam Malik bin Anas Bin Malikقال مطرف ، قال مالك : قلت لأمي أذهب فأكتب العلم ؟ فقالت تعال فال...
26/09/2021

Nasehat seorang Ibu kepada Imam Malik bin Anas Bin Malik

قال مطرف ، قال مالك : قلت لأمي أذهب فأكتب العلم ؟ فقالت تعال فالبس ثياب العلم . فألبستني ثيابا مشمرة ووضعت الطويلة على رأسي وعممتني فوقها . ثم قالت : اذهب فاكتب الآن . وقال رحمه الله : كانت أمي تعممني وتقول لي اذهب إلى ربيعة فتعلم من أدبه قبل علمه .

Mutharrif berkata, Imam Malik berkata, “Aku berpamitan pada Ibuku untuk pergi mencari dan mencatat ilmu. Ibu berkata, “kemarilah Nak, (1) Kenakanlah pakaian yang pantas bagi seorang penuntut ilmu." Kemudian ibu mengenakanku pakaian yang baik, juga memakaikan peci di kepalaku, dan memasangkan turban, lalu beliau berkata, “Nah, (2) Sekarang pergilah kepada gurumu Rabi'ah untuk menuntut ilmu. Tapi ingat Nak, (3) Belajarlah dahulu akhlak darinya sebelum kau menyerap ilmunya."

Sebuah nasihat yang tak keluar kecuali dari lembutnya hati seorang ibu yang mendambakan kesuksesan pendidikan anaknya. Sebuah nasihat yang begitu membekas di hati Imam Malik kecil. Sedikitnya ada tiga hal penting yang bisa kita teladani dari percakapan antara ibu dan calon Imam Besar dunia Islam ini :

1) Pertama, bagaimana seorang Ibu yang solihah memberi gambaran kepada putranya tercinta akan keagungan dan kemuliaan sebuah majlis ilmu. Seorang penuntut ilmu hendaknya memakai pakaiannya yang terbaik saat menghadiri majlis ilmu. Penampilan seseorang dalam satu acara berbanding lurus dengan seberapa penting acara tersebut bagi dirinya. Semakin penting suatu acara bagi seseorang, semakin besar juga usahanya untuk tampil sebaik mungkin. Ibunda Imam Malik sedang mengarahkan puteranya bahwa majlis ilmu adalah tempat penting dan terhormat sehingga sudah selayaknya kita berpenampilan sebaik mungkin ketika mendatamginya.

2) Kedua, orang tua hendaknya mengarahkan dan menyiapkan pendidikan terbaik bagi putra-putrinya. Hal ini terlihat saat Sang Ibu memilihkan guru terbaik bagi Imam Malik kecil. Adalah Syaikh Rabiah yang masyhur kedalaman ilmunya dalam bidang fikih, dipilihnya agar mengasuh Imam Malik dan mendidiknya. Sang Ibu tahu belaka bahwa kualitas guru sangat memengaruhi kualitas anak didiknya, sehingga menyiapkan guru terbaik untuk sang buah hati adalah sama halnya menyiapkan kesuksesan untuk masa depannya.

3) Ketiga, buah dari menuntut ilmu. Sebuah ilmu tak akan bermakna apa-apa tanpa dihiasi akhlak yang mulia. Sebagaimana budi yang luhur tak akan muncul dari sesesorang yang tidak berpengetahuan unggul. Ilmu dan akhlak adalah dua hal yang saling menghiasi dan melengkapi. Jika seseorang hanya memiliki satu bagian saja darinya, maka ia seperti seorang pincang yang berjalan dengan sebelah kakinya.

𝙎𝙐𝙉𝘼𝙉 𝙆𝘼𝙇𝙄𝙅𝘼𝙂𝘼 WAYANG = Wayahe Sembahyang (Waktunya Beribadah)Dikala itu orang blm mau untuk beribadah (Berbuat Kebaikan...
24/09/2021

𝙎𝙐𝙉𝘼𝙉 𝙆𝘼𝙇𝙄𝙅𝘼𝙂𝘼

WAYANG = Wayahe Sembahyang (Waktunya Beribadah)
Dikala itu orang blm mau untuk beribadah (Berbuat Kebaikan).

Maka dibuatlah pertunjukan wayang untuk media Dakwah menyebarkan Islam.

Karena memang Walisongo kala itu menyebarkan agama Islam tidak mau dgn menggunakan kekerasan, dan menghakimi dgn menggunakan dalil", melainkan dgn kearifan mengikuti kultur Budaya agar mudah diterima oleh masyarakat dan tidak terkesan menggurui dan memaksa.

Maka dibuatlah yg disebut PUNAKAWAN dari Maqolah
(𝘚𝘢𝘮𝘪𝘳 '𝘢𝘭𝘢 𝘬𝘩𝘰𝘪𝘳𝘪𝘯 𝘧𝘢𝘵𝘳𝘶𝘬 '𝘢𝘯𝘪𝘭 𝘣𝘢𝘨𝘩𝘰) yang artinya Bergegaslah menuju kebaikan,tinggalkan kejelekan.

Makanya tokoh" Punokawan dinamain SEMAR (Samir),
GARENG (Khoirin),
PETRUK (Fatruk),
BAGONG (Bagho).

Kangjeng Sinuhun Sunan Kalijaga memperkenalkan Rukun Islam pun dgn Wayang.

Makanya dibuatlah namanya PANDAWA LIMA.

Yg nama Tokoh"nya :

- Yudhistira / Puntodewo.
Dgn senjata pamungkasnya,Jimat Kalimosodo,dari kata KALIMAT SYAHADAT.

(Rukun Islam Pertama)

- Werkudoro / Bima,yg ga pernah duduk dan selalu siap dengan kuku Ponconoko nya.
Yg artinya SHALAT harus selalu di tegakkan.
Kenapa Werkudoro ga pernah berbahasa Krama sm siapa pun? Karna disaat shalat menghadap Allah disitu kita semua derajatnya sama antara si kaya dan si miskin. (Rukun Islam kedua)

- Raden Arjuno,kesatria Pandawa yang paling ganteng dan digandrungi kaum wanita.
Tp dia tetap kuat atas godaan" wanita.
Seperti orang berPUASA,kita harus kuat Menahan Godaan Hawa Nafsu. (Rukun Islam ketiga)

- Nakulo & Sadewo.

Mereka adalah tokoh yg jarang muncul,sebagaimana ZAKAT & HAJI yg hanya diwajibkan bagi orang-orang yang mampu.

Tapi,tanpa Nakulo dan Sadewo, Pandawa akan rapuh dan hancur. Begitu p**a umat Islam,klw ga ada para Hartawan yang sanggup membayar Zakat dan menunaikan Haji,fakir miskin akan terancam oleh kekafiran dan pemurtadan.

Kesenjangan antara orang kaya & orang miskin ga akan tercapai.

(Rukun Islam ke Empat & Lima)

KISAH INI SERING DISAMPAIKAN GURU-GURU KAMI | HIKMAH DI BALIK NABI IBRAHIM DAN SEEKOR KATAK Diriwayatkan dalam Sahih Buk...
24/09/2021

KISAH INI SERING DISAMPAIKAN GURU-GURU KAMI | HIKMAH DI BALIK NABI IBRAHIM DAN SEEKOR KATAK

Diriwayatkan dalam Sahih Bukhari, ketika Nabiyullah Ibrahim As. dilemparkan ke apinya Namrud maka Nabiyullah Ibrahim membaca; “Hasbiyallahu wani’mal wakiil”, Cukup bagiku Allah dan semulia-mulia tempat untuk bertawakkal.

Kalimat agung dari jiwa yang mulia ini merubah api menjadi sejuk. Sehingga turunlah firman Allah yang berbunyi “Kuuniy bardan wasalaaman ‘ala Ibrahim”, jadilah sejuk dan dingin dan membawa kesejahteraan kepada Ibrahim wahai api. (al-Anbiya’ ayat 69).

Dalam Tafsir al-Qurthubi disampaikan, ketika itu seekor katak tidak tahan melihat Nabi Ibrahim hendak dibakar oleh Raja Namrud, (padahal) tidak mampu berbuat apa-apa, ia hanya menaruh air di mulutnya. Katak mengambil air dari sungai, melompat-lompat dan menyemburkan air itu ke api. Secara kasat mata tidak berguna perbuatan katak itu, tidak akan mungkin memadamkan api, tapi Allah Swt, melihat akan usaha tersebut!.

Allah Swt. tahu niat dari hambaNya yang kecil itu. Cintanya kepada Nabiyullah Ibrahim dan niatnya menyelamatkan Nabi Ibrahim (padahal Nabi Ibrahim sudah dilindungi oleh Allah).
Maka tak heran, jika kita membaca beberapa hadits, Allah mengharamkan katak untuk dibunuh sampai akhir zaman. Semua katak, padahal ini perbuatan satu saja. Yang berbuat satu, semua katak sampai akhir zaman haram dibunuh.

Lihatlah betapa Allah Swt. menghargai keinginan dan usaha yg mulia, barangkali perbuatannya tidak berarti, tapi itu usaha yang dihargai oleh Allah Swt. Wallahu`alam.

23/09/2021

Mulia itu kaya berkah dua !
_Katanya_

23/09/2021

Jadwal Ngaji di Sawanggati ;
Pagi Jam 05.30 Sorogan Qur'an dan Kitab s.d selsai
Siang Jam 13.30 Kitab Tajwid dll s.d jam 14.30
Sore Jam 16.00 s.d 17.30 Bulughul Marom ,Nashoihul Ibad dan Fathul Majid
Ba'da Maghrib murotil Qur'an dan Hafalan Juz Ama Kecuali Malam ;
Selasa Kitab sulam taufiq
Jum'at Istigotsah dan Maulid Ad-diba'i
Malam Sabtu Kitab Talimul Muta'alim
Malam Minggu Khitobahan Santriwan/wati
Bada Isya s.d jam 21.00
Imriti dan Musyawarah Fiqih Sulam dan Nahwu Jurmiyyah.

23/09/2021

Wilujeung Enjing
Pamugi sadayana pinaringan sehat afiyat

Address

Brebes

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pon-Pes Miftahul Mubtadi'ien Sawanggati posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share