remasalikhlasnangkaan

remasalikhlasnangkaan Remaja Masjid Al-ikhlas Nangkaan, Bondowoso

Khutbah Jum’at Pon: “Cinta Allah sebagai Sumber Keteguhan dan Harapan”📍Masjid Al-Ikhlas Nangkaan, BondowosoKhotib : Gus ...
18/09/2026

Khutbah Jum’at Pon: “Cinta Allah sebagai Sumber Keteguhan dan Harapan”
📍Masjid Al-Ikhlas Nangkaan, Bondowoso
Khotib : Gus Muhammad Toyyib
(Dewan Pengasuh PP. Nurul Muttaqin Patemon, Pakem, Bondowoso)

• Ujian Kehidupan dan Keyakinan kepada Allah
Kehidupan manusia penuh dengan berbagai ujian, seperti masalah rezeki, keluarga, kesehatan, pekerjaan, pendidikan, dan persoalan hati. Karena itu, seorang muslim harus yakin bahwa Allah selalu bersama hamba-Nya dan meningkatkan ketakwaan agar tetap kuat menghadapi kehidupan.

• Nikmat Terbesar, Cinta Allah
Takwa dapat membawa ketenangan hati, kelapangan hidup, dan kebahagiaan akhirat. Cinta Allah merupakan nikmat terbesar karena ketika Allah mencintai seorang hamba, ujian tetap mungkin datang, tetapi hatinya tidak mudah hancur dan harapannya tidak mudah padam.

• Cara Mendapatkan Cinta Allah
Jalan mendapatkan cinta Allah dimulai dengan melaksanakan kewajiban seperti salat, puasa, zakat, menjaga amanah, menghormati hak sesama, dan meninggalkan maksiat. Setelah itu, seorang hamba dianjurkan memperbanyak amalan sunnah agar semakin dekat dan dicintai Allah.

• Tanda Cinta dan Pertolongan Allah
Ketika Allah mencintai seorang hamba, Allah memudahkannya melakukan kebaikan, seperti bersedekah, menghadiri majelis ilmu, menjaga salat, dan berkumpul dengan orang-orang baik. Sebaliknya, seorang muslim harus berhati-hati jika terus berada dalam lingkungan keburukan dan semakin jauh dari Allah.

• Optimisme dalam Menghadapi Masalah
Seorang mukmin bukanlah orang yang bebas dari masalah, tetapi orang yang tetap yakin bahwa Allah mempunyai jalan keluar. Ketika satu pintu tertutup, Allah dapat membuka pintu lain, dan ketika rencana gagal, bisa jadi Allah sedang menyiapkan jalan yang lebih baik.

• KESIMPULAN
Cinta Allah menjadi sumber ketenangan, kekuatan, dan harapan dalam menghadapi berbagai ujian. Dengan menjaga kewajiban, memperbanyak amal saleh, berdoa, bersabar, berusaha, dan bertawakal, seorang mukmin akan tetap memiliki harapan kepada rahmat Allah.

Rangkuman & Kutipan TausiyahTema : “Mengenal dan Mencintai Rasulullah SAW”Oleh : Ust. H. Mohammad Zakariyah, S.Pd.I(Khod...
17/09/2026

Rangkuman & Kutipan Tausiyah
Tema : “Mengenal dan Mencintai Rasulullah SAW”
Oleh : Ust. H. Mohammad Zakariyah, S.Pd.I
(Khodimul Majelis Sholawat Al-ikhlas)

• Mensyukuri Kelahiran Rasulullah SAW
Kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan nikmat besar yang patut disyukuri. Menghadiri majelis shalawat dan peringatan kelahiran beliau menjadi salah satu bentuk kegembiraan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

• Pentingnya Mengenal Rasulullah SAW
Mencintai Rasulullah SAW harus disertai dengan usaha mengenal beliau, akhlak, perjuangan, dan ajarannya. Kecintaan tersebut dibuktikan melalui amal kebaikan, ibadah, sedekah, dan mengikuti sunnah beliau.

• Kasih Sayang Rasulullah kepada Umat
Rasulullah SAW memiliki perhatian yang sangat besar kepada umatnya. Beliau selalu memikirkan keselamatan umat dan merasa sedih ketika umatnya berada dalam kesulitan atau jauh dari jalan kebaikan.

• Doa Rasulullah untuk Umat
Berbeda dengan beberapa kisah nabi terdahulu, Rasulullah SAW sangat mengutamakan keselamatan umatnya. Beliau memiliki perhatian dan doa khusus agar umatnya mendapatkan keselamatan serta terhindar dari siksa neraka.

• Harapan Mendapatkan Syafaat
Kisah Siti Aisyah RA menunjukkan bagaimana para sahabat meminta doa kepada Rasulullah SAW. Hal ini mengajarkan pentingnya berharap kepada Allah, mencintai Rasulullah, mengikuti sunnahnya, dan berharap memperoleh syafaat beliau.

• Meneladani Kepedulian Rasulullah
Rasulullah SAW selalu memperhatikan keadaan para sahabat dan umatnya, termasuk keadaan keluarga serta kebutuhan mereka. Umat Islam hendaknya meneladani kepedulian tersebut dengan membantu dan memperhatikan orang-orang di sekitarnya.

• KESIMPULAN
Mencintai Rasulullah SAW bukan hanya dengan ucapan, tetapi dengan mengenal beliau, mengikuti sunnahnya, memperbanyak amal kebaikan, serta meneladani kasih sayang dan kepeduliannya kepada sesama.

Khutbah Jum’at Legi: “Keutamaan Mencintai Rasulullah SAW”📍Masjid Al-Ikhlas Nangkaan, BondowosoKhotib : KH. Miftahul Ulum...
17/09/2026

Khutbah Jum’at Legi: “Keutamaan Mencintai Rasulullah SAW”
📍Masjid Al-Ikhlas Nangkaan, Bondowoso
Khotib : KH. Miftahul Ulum, S.Ag, M.Pd.I
(Kepala KUA Kecamatan Maesan, Bondowoso)

• Cinta Sejati kepada Rasulullah SAW
Cinta kepada Rasulullah SAW bukan hanya diucapkan melalui lisan, tetapi harus dibuktikan dengan mengikuti petunjuk dan ajaran beliau. Seorang Muslim dituntut untuk menempatkan kecintaan kepada Rasulullah sebagai bagian penting dari keimanannya, bahkan melebihi kecintaan kepada kepentingan duniawi.

• Shalawat sebagai Wujud Cinta dan Kedekatan
Salah satu bukti kecintaan kepada Rasulullah SAW adalah dengan memperbanyak membaca shalawat. Melalui shalawat, seorang Muslim tetap menjalin hubungan spiritual dengan Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadikannya sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

• Lima Keutamaan Membaca Shalawat
Membaca shalawat memiliki banyak keutamaan, di antaranya menjadi sebab diampuninya dosa, memperoleh rahmat Allah SWT, dihapuskan kesalahan, dikabulkannya hajat dunia dan akhirat, serta diangkatnya derajat seorang hamba di sisi Allah SWT.

• Shalawat sebagai Jalan Terkabulnya Doa
Shalawat merupakan amalan yang memiliki kedudukan istimewa dalam kehidupan seorang Muslim. Dengan memperbanyak shalawat, hati menjadi lebih dekat kepada Allah, doa lebih mudah terkabul, dan seorang hamba memperoleh keberkahan serta cahaya dalam kehidupannya.

• KESIMPULAN
Cinta kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan dengan mengenal beliau, mengikuti sunnahnya, dan memperbanyak membaca shalawat. Dengan demikian, seorang Muslim tidak hanya menunjukkan kecintaannya kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta mengharap rahmat, ampunan, dan keberkahan-Nya.

Jadwal Petugas Sholat Jum'at Masjid Al-Ikhlas Nangkaan, BondowosoJum'at Legi29 Rabiul Awal 1448 H / 11 September 2026 M ...
17/09/2026

Jadwal Petugas Sholat Jum'at Masjid Al-Ikhlas Nangkaan, Bondowoso

Jum'at Legi
29 Rabiul Awal 1448 H / 11 September 2026 M

Selamat dan Sukses atas terselenggaranya Muktamar Ke-35 NAHDLATUL ULAMA' di PP. Bahrul Ulum Tambak beras Jombang.Serta S...
10/09/2026

Selamat dan Sukses atas terselenggaranya Muktamar Ke-35 NAHDLATUL ULAMA' di PP. Bahrul Ulum Tambak beras Jombang.
Serta Selamat dan Sukses atas terpilihnya Rais Aam PBNU (KH. Miftachul Akhyar) dan Ketua Umum PBNU (KH. Abdul Hakim M.) masa khidmah 2026-2031.

Rangkuman & Kutipan TausiyahTema : “Keutamaan Memuliakan dan Mengamalkan Al-Qur’an”Oleh : Ust. H. Mohammad Zakariyah, S....
10/09/2026

Rangkuman & Kutipan Tausiyah
Tema : “Keutamaan Memuliakan dan Mengamalkan Al-Qur’an”
Oleh : Ust. H. Mohammad Zakariyah, S.Pd.I
(Khodimul Majelis Sholawat Al-ikhlas)

• Memuliakan Ahlul Al-Qur’an
Beliau menjelaskan bahwa Al-Qur’an adalah firman Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memuliakan ahlul Al-Qur’an, yaitu orang-orang yang membaca, mengajarkan, menghafal, dan memahami Al-Qur’an. Memuliakan mereka merupakan bentuk penghormatan terhadap Al-Qur’an dan dapat mendatangkan kemuliaan serta keberkahan dari Allah SWT.

• Belajar Al-Qur’an Sepanjang Hayat
Al-Qur’an merupakan mukjizat Nabi Muhammad SAW yang berlaku sepanjang masa hingga hari kiamat. Beliau mengajak umat Islam untuk terus belajar Al-Qur’an tanpa memandang usia, karena mencari ilmu merupakan kewajiban yang dilakukan sepanjang hidup, sejak awal kehidupan hingga akhir hayat.

• Al-Qur’an dalam Kehidupan Manusia
Beliau membahas kehidupan manusia sejak berada dalam kandungan serta tradisi membaca Al-Qur’an dan berdoa untuk memohon keberkahan. Bacaan Al-Qur’an menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual dalam menghadapi berbagai keadaan kehidupan, termasuk ketika menghadapi kesulitan, karena segala sesuatu pada akhirnya berada dalam ketentuan Allah SWT.

• Niat, Khataman, dan Berbagi Keberkahan Al-Qur’an
Jamaah diajak untuk membiasakan membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an bersama-sama serta menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada generasi muda. Setiap kegiatan harus dilandasi niat yang baik, karena nilai suatu amal bergantung pada niatnya. Bacaan Al-Qur’an juga dapat diniatkan sebagai doa untuk diri sendiri, orang tua, leluhur, dan sesama, sehingga keberkahan Al-Qur’an dapat dirasakan secara bersama-sama.

• KESIMPULAN
Pentingnya memahami, memuliakan, membaca, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Umat Islam dianjurkan untuk terus belajar Al-Qur’an sepanjang hayat, menanamkan niat yang baik dalam setiap ibadah, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber doa, keberkahan, dan pedoman hidup. Selain untuk diri sendiri, bacaan Al-Qur’an juga dapat menjadi sarana mendoakan orang tua, leluhur, dan sesama manusia.

Khutbah Jum’at Wage: “Memudahkan Urusan Orang Lain”📍Masjid Al-Ikhlas Nangkaan, BondowosoKhotib : Ust. H. Moh. Zakariyah,...
10/09/2026

Khutbah Jum’at Wage: “Memudahkan Urusan Orang Lain”
📍Masjid Al-Ikhlas Nangkaan, Bondowoso
Khotib : Ust. H. Moh. Zakariyah, S.Pd.I
(Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas Nangkaan & Kepala MI At-Taqwa Bondowoso)

• Keutamaan Memudahkan Urusan Orang Lain
Ungkapan “Jika hidup kita ingin dipermudah, maka mudahkanlah urusan orang lain” memiliki dasar dari ajaran Nabi Muhammad SAW melalui sabda yang diriwayatkan Abu Hurairah. Orang yang membantu dan memudahkan seseorang yang sedang mengalami kesulitan akan mendapatkan kemudahan dari Allah SWT, baik di dunia maupun di akhirat. Kemudahan tersebut mencakup berbagai urusan dan kebutuhan manusia sebagai balasan yang sesuai dengan amal kebaikannya.

• Kebaikan Dapat Dimulai dari Hal-Hal Kecil
Memudahkan urusan orang lain hendaknya dilakukan dalam perkara kebaikan. Kebaikan tidak harus berupa sesuatu yang besar atau membutuhkan kedudukan dan harta. Hal sederhana seperti menata sandal di masjid agar orang lain mudah menemukannya juga termasuk bentuk kebaikan. Demikian p**a tindakan yang lebih besar, seperti pemimpin yang membuat kebijakan yang tidak menyulitkan rakyat atau polisi yang membantu menyeberangkan orang dan mengatur lalu lintas agar terhindar dari kemacetan serta kecelakaan.

• Tolong-Menolong dalam Kebaikan dan Takwa
Al-Qur’an memerintahkan umat Islam untuk saling membantu dalam kebaikan dan ketakwaan serta melarang kerja sama dalam dosa dan permusuhan. Prinsip ini menunjukkan bahwa membantu orang lain tidak boleh dilakukan secara sembarangan, tetapi harus berada dalam perkara yang diridai Allah SWT. Dalam penjelasan KH Misbah Mustafa melalui Tafsir Al-Ibriz, tindakan saling membantu dalam perbuatan dosa dan aniaya dapat menimbulkan kerusakan dan akan mendapatkan balasan dari Allah SWT.

~> Lanjutan di kolom komentar...

Jadwal Petugas Sholat Jum'at Masjid Al-Ikhlas Nangkaan, BondowosoJum'at Wage22 Rabiul Awal 1448 H / 4 September 2026 M  ...
04/09/2026

Jadwal Petugas Sholat Jum'at Masjid Al-Ikhlas Nangkaan, Bondowoso

Jum'at Wage
22 Rabiul Awal 1448 H / 4 September 2026 M

Rangkuman & Kutipan TausiyahTema : “Kerinduan Tabi'in kepada Rasulullah SAW dan Keteladanan Anas bin Malik”Oleh : Ust. H...
04/09/2026

Rangkuman & Kutipan Tausiyah
Tema : “Kerinduan Tabi'in kepada Rasulullah SAW dan Keteladanan Anas bin Malik”
Oleh : Ust. H. Mohammad Zakariyah, S.Pd.I
(Khodimul Majelis Sholawat Al-ikhlas)

• Kerinduan Generasi Setelah Sahabat
Setelah masa para sahabat, muncul generasi tabi'in dan tabi'ut tabi'in yang memiliki kecintaan serta kerinduan besar kepada Rasulullah SAW. Karena tidak sempat bertemu langsung dengan beliau, mereka rela melakukan perjalanan dari berbagai wilayah seperti Irak, Syam, dan Mesir untuk mencari para sahabat yang pernah bertemu dengan Rasulullah SAW.

• Mencari Sahabat Rasulullah SAW
Para tabi'in sangat menghargai para sahabat karena mereka pernah memiliki hubungan langsung dengan Rasulullah SAW. Mereka mencari orang-orang yang pernah berjabat tangan, dicium, dirangkul, atau berinteraksi secara langsung dengan Nabi, karena bertemu dengan sahabat dianggap sebagai kesempatan untuk mengetahui lebih dekat sosok Rasulullah SAW.

• Kisah Anas bin Malik
Salah satu sahabat yang memiliki kedekatan khusus dengan Rasulullah SAW adalah Anas bin Malik. Sejak masih kecil, Anas diserahkan oleh ibunya kepada Rasulullah SAW untuk membantu memenuhi kebutuhan beliau. Anas kemudian menjadi salah satu sahabat yang banyak melayani dan mendampingi Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

• Keteladanan dan Pengabdian
Anas bin Malik membantu Rasulullah SAW dalam berbagai pekerjaan sederhana, seperti membersihkan dan memenuhi kebutuhan beliau. Kisah tersebut mengajarkan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW dapat diwujudkan melalui pengabdian yang tulus, bahkan melalui pekerjaan sederhana, serta menunjukkan besarnya penghormatan generasi tabi'in terhadap orang-orang yang pernah dekat dengan Rasulullah SAW.

• KESIMPULAN
Kisah ini mengajarkan besarnya cinta dan kerinduan generasi tabi'in kepada Rasulullah SAW. Mereka rela mencari para sahabat untuk mengetahui dan merasakan kedekatan dengan Nabi, sementara Anas bin Malik memberikan teladan tentang keikhlasan dalam melayani dan mengabdi kepada Rasulullah SAW.

Khutbah Jum’at Pahing: “Keutamaan Umat Nabi Muhammad SAW dan Luasnya Pintu Tobat”📍Masjid Al-Ikhlas Nangkaan, BondowosoKh...
28/08/2026

Khutbah Jum’at Pahing: “Keutamaan Umat Nabi Muhammad SAW dan Luasnya Pintu Tobat”
📍Masjid Al-Ikhlas Nangkaan, Bondowoso
Khotib : Ust. H. Moh. Zakariyah, S.Pd.I
(Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas Nangkaan & Kepala MI At-Taqwa Bondowoso)

• Hikmah Keterbatasan Umat Nabi Muhammad SAW
Allah SWT memberikan umat Nabi Muhammad SAW umur yang relatif lebih pendek dan kehidupan yang lebih sederhana dibandingkan umat terdahulu sebagai bentuk rahmat agar manusia tidak sombong, selalu bergantung kepada Allah, serta memiliki beban pertanggungjawaban yang lebih ringan di akhirat.

• Empat Kemuliaan Umat Nabi Muhammad SAW
Nabi Adam AS menyebutkan empat kemuliaan umat Nabi Muhammad SAW, yaitu tobat dapat dilakukan di mana saja, aib manusia tetap ditutupi Allah, dosa tidak langsung memisahkan seseorang dari keluarganya, serta umat Nabi Muhammad SAW masih diberi kesempatan masuk surga melalui pintu tobat meskipun melakukan dosa di dunia.

• Memperbanyak Tobat dan Bersyukur
Keutamaan sebagai umat Nabi Muhammad SAW hendaknya menjadi dorongan untuk memperbanyak tobat, memperbaiki akhlak, dan mensyukuri nikmat Allah SWT. Selama masih hidup, pintu tobat selalu terbuka dan tidak ada dosa yang terlalu besar untuk mendapatkan ampunan Allah apabila seseorang sungguh-sungguh kembali kepada-Nya.

• Meneladani Rasulullah SAW
Sebagai umat Nabi Muhammad SAW, kita hendaknya bangga dan bersyukur dengan nikmat tersebut serta berusaha meneladani akhlak Rasulullah SAW. Harapan terbesar adalah memperoleh rahmat Allah, dikumpulkan bersama Rasulullah SAW, dan mendapatkan tempat di surga-Nya.

• KESIMPULAN
Menjadi umat Nabi Muhammad SAW merupakan nikmat dan kemuliaan yang sangat besar. Keterbatasan umur, keadaan hidup, serta terbukanya pintu tobat merupakan bentuk kasih sayang Allah agar manusia memiliki kesempatan untuk kembali kepada-Nya. Karena itu, kemuliaan tersebut hendaknya diwujudkan dengan memperbanyak tobat, memperbaiki akhlak, mensyukuri nikmat, dan meneladani Rasulullah SAW, sehingga kita berharap dapat dikumpulkan bersama beliau di surga Allah SWT.

Address

Jalan Santawi Gang Masjid Al-ikhlas
Bondowoso

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when remasalikhlasnangkaan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to remasalikhlasnangkaan:

Shortcuts

Share