14/11/2018
___Maaf kan Bunda Nak___
_
_
Langit Senja Sudah beredar dengan Warna nya yang ke meraharan menggantikan Siang yang Cerah di hari ini, terlihat oleh ku Dua Jagoan Cilik Menggunakan lengkap pakaian Shalat Hendak ke Masjid memenuhi panggilan Illahi Rabbi,
_
dan seketika aku pun teringat akan Jagoan ku, ya Jagoan kecil ku kini sudah semakin Dewasa , umur nya pun sudah Tujuh belas tahun di bulan kemarin tepat di tanggal 28 Oktober bersamaan dengan Sumpah Pemuda, Bunda melahirkan mu di Hari Minggu pukul 10.30 Pagi dan di pagi itu hanya kamu yang terlahir di muka Bumi di Rumah Sakit Besar itu tepatnya di RS. Dr Cipto Mangun kusumo, dan kamu dilahirkan secara Normal mungkin ada juga yang mengalami persalinan namun mungkin dengan Cesar ,(aku pun tak tahu pasti) Sebelum nya ada yang melahirkan juga namun Bayi nya Meninggal ...
_
di RS.Dr Cipto Mangun kusumo mempunyai tempat Bersalin yang Berjajar seperti Ruangan Besar yang hanya Bersekat, dari kelas 1 hingga kelas 3 ataupun mungkin VIP pun sama seperti itu , dari yang pernah aku lihat mungkin seperti Ruang Cesar yang ada tempat menunggu di dalam nya hanya bedanya kami masuk di Ruangan tempat Bersalin dan hanya menunggu saja sampai waktu yang Allah berikan untuk Bayi dalam Rahim Ibu nya keluar ( maklum cuma sekali lahiran di RS) dan aku mengingat ingat hanya ada beberapa Ibu yang berteriak ke sakitan karna merasakan Mulas di Perut nya , meski tidak terlihat rupa mereka karna ada pembatas tirai Antara pasien satu dengan yang lainnya
Namun Aku teringat "jangan berteriak sepeti itu, coba saja Istighfar" kata Ibu mertua ku... Berhubung Ibu Mertua Bekerja di Rumah Sakit itu, jadi Beliau bisa menemaniku di dalan Ruang persalianan, "Alhamdulillah, masih ada yang menemani dari pada yang laen" gumam ku dalam hati .....
_
Dan ternyata jika di ingat ingat memang tidak ada yang melakukan persalianan lagi di hari itu atau mungkin lebih tepatnya hingga sore hari sampai aku di pindah kan ke kamar perawatan diruangan Irna 3 lantai 3
_.. Ya masih ku ingat semua nya... Jagoan kecilku menagis sepanjang malam karna ASI yang keluar belum lah Banyak , sepertinya Jagoan kecil ku ini sangat Haus dan lapar ( baru juga lahir ke Dunia ,Dek) hihihi....sepanjang malam aku sudah Begadang dan tidak Bisa tertidur dan saat pagi datang aku sangat mengantuk namun si Jagoan tetap harus di Jemur sebelum di mandikan dan saat di Balkon memang Sedikit Ibu-Ibu yang menjemur Bayi nya, Setelah di mandikan oleh perawat
_
ada seorang yang Melihat Jagoan kecil ku dan entah orang tersebut ingin membesuk siapa karna dia bukan tamu salah satu pasien di kamar ini, dan dia Berkata " Anaknya nanti kalau sudah Besar akan Gagah dan Ganteng Bu, juga Berewokan " hahaha aku langsung tertawa... Bener bu, liat saja nanti...
___________
MashaAllah tidak terasa nak, semoga semua yang Bunda dan Apah lakukan Sudah benar...
_
Bunda Bersikeras memasukkan kamu ke pondok dari usia dini ,kelas empat SD kamu sudah Bunda titipkan di Pondok Pesantren meski di sana tidak terdapat Sekolah untuk santri SD dan kamu harus Sekolah keluar dan berjalan kaki kira-kira 1 Kilo meter , dan saat ini Bunda baru mengagumi mu karna saat itu kamu tidak pernah mengeluh tidak betah atau pun bercerita apa masalah yang menimpa mu, bahkan baru beberapa bulan yang lalu Bunda mengetehui nya... Bunda tidak sanggup membayang kan apa yang terjadi pada dirimu nak, tapi Bunda akan menanyakan kembali saat kamu p**ang untuk liburan awal tahun mu
____________
Aku melihat video yang beredar di media sosial , tentang penganiayaan terhadap anak asrama yang tidak sebaya di kamarnya (alias anak besar dan di campur anak kecil) bahkan anak kecil yang di aniaya itu hanya seorang diri dan yang menganiaya nya Besar-besar semua... Ohhh betapa teriris hati ini ya Rabb...
dan saat aku berbicara dengan Jagoan ku ini dia nyeletuk tanpa ada maksud memberitahu kisah nya " Bunda ga tau kan dulu aku bagaimana saat di An-nur..?" Jlebb banget rasanya ,seketika ada pecutan dan perih terasa..."maksud kamu nak...? ..." iya, Bunda ga pernah tau kan apa yang terjadi sama aku di sana, " dan kemudian Jagoan ku mengalihkan pembicaraannya dan membuat emak ini seketika melupankan pecutan yang menyambar tadi... dan Baru saat engkau tidak berada di Rumah, Bunda mengingat hal itu kembali,.. Pantas saja dulu dia pernah kabur p**ang ke rumah malam-malam dengan alasan uang nya habis, dan beberapa kali kamu lakukan itu juga dan dengan alasan yang sama ... Meminta Uang ke kakek nya namun yang terpenting dia tidak p**ang tengah malam lagi...
_
note: pondok-Rumah jarak tempuh 4-5 km lumayan kalau harus jalan kaki
_
Namun kau tidak pernah berkata " Bunda aku mau Pulang dan tidak ingin berada di sini lagi" , meski pernah Bunda melihat kuku jempol tangan mu luka dan bengkak, saat Bunda tanya , kau hanya bilang di "Injak sama teman dan aku di seret sama dia karna ada Apah datang" sepontan ku tanya "mana anaknya"..."tuh"... Sambil memberi kode kepada anak yang berdiri dekat masjid...
_
Lalu apa aku memaki anak tersebut...? aku bertanya pada Jagoan ku, "dia kelas berapa, tinggalnya di mana...?" ... "Kelas satu SMP Bund, ga tau deh tinggal di mana ... dia anak yatim Bund" ......"hmmm, ya sudah, kamu tidak apakan, kamu kuat...?
" iya,ga papa Bund" dan aku hanya membiarkan dan memperhatikan anak tersebut tanpa menegurnya atau pun marah kepadanya