Cendana Mengaji

Cendana Mengaji Media Informasi Kajian Warga Cendana Residence Cibubur
》Media Informasi Kajian Warga Cendana Residence Cibubur

04/07/2023

📣 INFO KAJIAN RUTIN

إِنْ شَاءَ اللَّهُ
AHAD Pekan ke 3 - Setiap bulan
🕧 Ba'da Subuh - Selesai
📚 Kitab Minhaj At Thalibin
🎙️Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi Anwar, Lc., M.A .erwanditarmiziofficial
Hafizdahullahuta'ala
📍Masjid Al-Ittiba', Cendana Residence Cibubur
Jl. Dewa, Ciangsana, Gunung Putri - Kab. Bogor

Baarokallahu fiikum

04/07/2023

📣 INFO KAJIAN RUTIN

إِنْ شَاءَ اللَّهُ
AHAD, 9 Juli 2023M / 20 Dzulhijjah 1444H
🕧 Ba'da Maghrib - Selesai
📚 Tafsir Juz 'Amma (Surah Al-Alaq)
🎙️Ustadz Gigih Surya Nugraha, SH
Hafizdahullahuta'ala
📍Masjid Al-Ittiba', Cendana Residence Cibubur
Jl. Dewa, Ciangsana, Gunung Putri - Kab. Bogor

Baarokallahu fiikum

𝐊𝐞𝐭𝐮𝐧𝐝𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐇𝐚𝐭𝐢Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,“Salah satu tanda ikhbat/ketundukan hati dan keikhlasan diri seseorang ...
20/02/2022

𝐊𝐞𝐭𝐮𝐧𝐝𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐇𝐚𝐭𝐢

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

“Salah satu tanda ikhbat/ketundukan hati dan keikhlasan diri seseorang adalah tidak bergembira dengan pujian manusia dan tidak merasa sedih semata-mata dengan celaan mereka.”

(lihat Ma’alim Fi Thariq al-Ishlah, hal. 29)

𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫 𝐊𝐞𝐬𝐲𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,“Sumber munculnya kesyirikan kepada Allah adalah kesyirikan dala...
20/02/2022

𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫 𝐊𝐞𝐬𝐲𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

“Sumber munculnya kesyirikan kepada Allah adalah kesyirikan dalam hal cinta. Sebagaimana yang difirmankan oleh Allah ta’ala (yang artinya), “Sebagian manusia ada yang menjadikan selain Allah sebagai sekutu. Mereka mencintainya sebagaimana kecintaan mereka kepada Allah. Adapun orang-orang yang beriman lebih dalam cintanya kepada Allah.”

(lihat ad-Daa’ wa ad-Dawaa’, hal. 212)

بسم الله Insya Allah malam ini Kajian Fiqih Muyassar bersama Ustadz Gigih Abu Jarir SH Hafidzahullah, melanjutkan pembah...
13/02/2022

بسم الله

Insya Allah malam ini Kajian Fiqih Muyassar bersama Ustadz Gigih Abu Jarir SH Hafidzahullah, melanjutkan pembahasan "Adab Buang Hajat"

Kajian khusus Ikhwan bertempat sementara di Blok F5.

Barakallahu fikum

𝐀𝐦𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐣𝐞𝐥𝐞𝐤𝐧𝐲𝐚 𝐃𝐎𝐒𝐀?Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu berkata,“Wahai pelaku dosa, janganlah merasa aman dari jeleknya ak...
01/02/2022

𝐀𝐦𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐣𝐞𝐥𝐞𝐤𝐧𝐲𝐚 𝐃𝐎𝐒𝐀?

Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu berkata,

“Wahai pelaku dosa, janganlah merasa aman dari jeleknya akibat dosa, karena dosa yang lebih besar bisa jadi mengiringinya/mengikutinya, lebih besar dari dosa yang telah engkau lakukan (sekarang).”

(Hilyatul Auliya’ no. 1180)

𝐅𝐢𝐭𝐧𝐚𝐡 𝐃𝐮𝐧𝐢𝐚Imam Qurthubi rahimahullah berkata,"Setiap orang yang berada pada suatu acara kemaksiatan dan ia tidak mengi...
01/02/2022

𝐅𝐢𝐭𝐧𝐚𝐡 𝐃𝐮𝐧𝐢𝐚

Imam Qurthubi rahimahullah berkata,

"Setiap orang yang berada pada suatu acara kemaksiatan dan ia tidak mengingkari kemaksiatan tersebut (meskipun ia tidak melakukan kemaksiatan itu), maka ia sama dengan mereka dalam dosanya."

Ahkamul Qur'an 5/418

𝘽𝙪𝙠𝙩𝙞 𝙢𝙚𝙣𝙘𝙞𝙣𝙩𝙖𝙞 𝙎𝙖𝙪𝙙𝙖𝙧𝙖𝙢𝙪Syeikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin rahimahullah berkata,"Apabila engkau mendoakan saudaramu...
12/01/2022

𝘽𝙪𝙠𝙩𝙞 𝙢𝙚𝙣𝙘𝙞𝙣𝙩𝙖𝙞 𝙎𝙖𝙪𝙙𝙖𝙧𝙖𝙢𝙪

Syeikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin rahimahullah berkata,

"Apabila engkau mendoakan saudaramu tanpa sepengetahuannya, tanpa p**a karena ia memintamu untuk mendoakannya,
Maka ini merupakan bukti bahwa engkau mencintainya,
Engkau mencintai kebaikan untuknya, sebagaimana engkau mencintai kebaikan itu untuk dirimu sendiri."

(Syarah Riyadush Shalihin 4/21 20)

𝑶𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝑩𝒆𝒓𝒖𝒏𝒕𝒖𝒏𝒈ﻗﺎﻝَ ﺍﺑﻦُ ﺣَﺠَﺮ - ﺭَﺣِﻤَﻪُ ﺍﻟﻠَّـﻪُ :Ibnu Hajar rahimahullah berkata,‏ﻓَﺎﻟﺴَّﻌِﻴــــــﺪُ :ﻣَـﻦ ﺗَﻤَـ...
12/01/2022

𝑶𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝑩𝒆𝒓𝒖𝒏𝒕𝒖𝒏𝒈

ﻗﺎﻝَ ﺍﺑﻦُ ﺣَﺠَﺮ - ﺭَﺣِﻤَﻪُ ﺍﻟﻠَّـﻪُ :

Ibnu Hajar rahimahullah berkata,

‏ﻓَﺎﻟﺴَّﻌِﻴــــــﺪُ :
ﻣَـﻦ ﺗَﻤَـﺴَّﻚَ ﺑِﻤَـﺎ ﻛَـﺎﻥَ ﻋَﻠﻴﻪِ ﺍﻟﺴَّﻠَـﻒ ،
ﻭَﺍﺟﺘَــﻨَﺐ ﻣَـﺎ ﺃﺣـﺪَﺛَﻪُ ﺍﻟﺨَـﻠَﻒ ‏.

Orang yang beruntung itu adalah ia yang berpegang teguh dengan cara beragamanya generasi awal Islam dan menjauhkan diri dari perkara agama yang diada-adakan oleh generasi belakangan."

ﻓﺘــﺢ ﺍﻟﺒــﺎﺭﻱ ‏( ١٣ / ٢٦٧ ‏)

𝑼𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒂𝒑𝒂 𝒊𝒍𝒎𝒖 𝒎𝒖?Abu Abdillah Ahmad bin Atho' Ar-Rudzabari rahimahullah berkata,"Barangsiapa yang pergi mencari ilmu (a...
12/01/2022

𝑼𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒂𝒑𝒂 𝒊𝒍𝒎𝒖 𝒎𝒖?

Abu Abdillah Ahmad bin Atho' Ar-Rudzabari rahimahullah berkata,

"Barangsiapa yang pergi mencari ilmu (agama) hanya demi mendapatkan ilmu saja, niscaya ilmunya tersebut tidak akan bermanfaat baginya. Barangsiapa yang pergi mencari ilmu untuk mengamalkan ilmu tersebut, niscaya ilmunya yang sedikit itu akan bermanfaat baginya."

الزهد والرقائق للخطيب البغدادي ٧١/١

LEBIH MALU KEPADA MANUSIA DARI PADA KEPADA ALLAH?Wuhaib bin Al-Ward berkata,اِتَّقِ أَنْ يَكُونَ اللهُ أَهْوَنَ النَّاظِ...
24/10/2021

LEBIH MALU KEPADA MANUSIA DARI PADA KEPADA ALLAH?

Wuhaib bin Al-Ward berkata,
اِتَّقِ أَنْ يَكُونَ اللهُ أَهْوَنَ النَّاظِرِيْنَ إِلَيْكَ
Jauhilah, jangan sampai Allah adalah yang paling rendah di antara orang-orang yang melihatmu (Hilyatul Auliyaa’ 8/142)

Nasehat agar kita lebih takut kepada Allah dan lebih malu kepada Allah tatkala bersendirian. Tentunya kita akan sangat malu jika tatkala bermaksiat lantas ada orang lain yang melihat kita. Jangankan orang dewasa yang melihat perbuatan kita, sedangkan jika anak kecil yang melihat kita sedang bermaksiat kita merasa malu, apalagi saudara kita?, apalagi murid kita?, apalagi sahabat dekat kita? teman pengajian kita?, apalagi guru kita?

Allah berfirman

يَسْتَخْفُونَ مِنَ النَّاسِ وَلا يَسْتَخْفُونَ مِنَ اللَّهِ وَهُوَ مَعَهُمْ

“Mereka bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak bersembunyi dari Allah, Padahal Allah beserta mereka” (QS An-Nisaa’ : 108)

Ibnu Abbaas radhiallahu ‘anhumaa berkata tentang ayat ini :

يَسْتَحْيُوْنَ مِنَ النَّاسِ، وَلاَ يَسْتَحْيُوْنَ مِنَ اللَّهِ

“Mereka malu kepada manusia dan mereka tidak malu kepada Allah”

Jadilah manusia lebih mereka malui daripada Allah…jadilah Allah lebih rendah di mata mereka daripada manusia !

Waspadalah wahai pengguna internet…waspadalah tatkala anda sedang bersendirian…!

Baca lebih banyak di: https://firanda.com/627-lebih-malu-kepada-manusia-dari-pada-kepada-allah.html

JANGAN PERNAH BERGANTUNG PADA MANUSIAManusia adalah makhluk yang lemah, tidak punya daya dan kekuatan kecuali dengan per...
24/10/2021

JANGAN PERNAH BERGANTUNG PADA MANUSIA

Manusia adalah makhluk yang lemah, tidak punya daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Allah berfirman:

وَخُلِقَ ٱلۡإِنسَـٰنُ ضَعِيفً۬ا
“Dan manusia dijadikan bersifat lemah.” (QS. An-Nisa’ : 28)

يَـٰٓأَيُّہَا ٱلنَّاسُ أَنتُمُ ٱلۡفُقَرَآءُ إِلَى ٱللَّهِۖ وَٱللَّهُ هُوَ ٱلۡغَنِىُّ ٱلۡحَمِيدُ
“Hai manusia, kamulah yang membutuhkan Allah; dan Allah Dialah yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.” (QS. Fathir : 15)

Selayaknya manusia selalu mengantungkan harapan, cita-cita serta kebutuhannya kepada Allah. Terlebih kita mengetahui diantara nama Allah adalah Ash-Shamad. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullahu berkata : Ash-Shamad adalah Dzat yang sempurna sifat-sifat-Nya yang semua makhluk selalu membutuhkanNya.

Oleh karena itulah Allah perintahkan kita untuk bertawakkal kepada-Nya saja. Allah berfirman:
وَتَوَڪَّلۡ عَلَى ٱلۡحَىِّ ٱلَّذِى لَا يَمُوتُ
“Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) yang tidak mati.” (QS. Al-Furqon : 58)

Tafsir Juz ‘Amma hal.353 oleh Syaikh Muhammad bin Shaleh Al-‘Utsaimin
source: https://abdurrahmanthoyyib.com/2017/07/06/jangan-pernah-bergantung-pada-manusia/

Address

Cendana Residence, Ciangsana, Kec. Gn. Putri
Bogor

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Cendana Mengaji posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share