Titik Terang Ministry

Titik Terang Ministry haleluyah layanan konseling, kunjungan, doa, FT

08/02/2023

*Yesaya.55:8-9*
*Memahami rancangan Tuhan dalam hidup kita*

Di dalam hidup kita seringkali kita bertanya akan hidup yang kita jalani.

Kok bisa seperti ini

Tidak sesuai dengan yang di harapkan.

Sudah berusaha bekerja keras giat melayani kok hasilnya tidak sesuai yang di harapkan.

Pertanyaan pertanyaan ini sering timbul dalam pikiran kita bukan.

*Di dalam doa pun sadar tidak sadar bahwa kita berdoa meminta Tuhan mengabulkan keinginan kita.

*Perenungan bagi kita sudahkah kita bertanya apa yang Tuhan mau untuk hidup kita*

*Ketahuilah Tuhan yang mempunyai Hidup kita. Sehingga ia paling mengerti yang terbaik untuk hidup kita*

*Rancangan Tuhan atas hidup kita jauh lebih besar dari apa yang kita Rancangkan*

Mari kita sama hidup Takut akan Tuhan dan berjalan dalam kehendaknya yang jauh melebihi dari apa yang kita inginkan dan lakukan.
Jalan Tuhan sulit di mengerti jika kita memikirkan nnya menurut jalan kita. Tetapi jalan Tuhan itu pasti baik jika kita berjalan dalam rancangannya.

Ps. Yosua.

Pelayanan di lp cipinang
08/02/2023

Pelayanan di lp cipinang

08/02/2023

Apa pun yang terjadi dengan hidupmu saat ini, yakinlah Tuhan telah merencanakan hal terbaik untuk kita. Jika tidak untuk saat ini, sesuai waktu-Nya, kita mendapatkan hal terbaik dari-Nya.

31/10/2022

*KEBAHAGIAAN YANG NYATA DALAM HIDUP KITA*
Mazmur 119:2

Sebagaimana Firman Tuhan yang disampaikan kemarin, ada beberapa hal yang kita perlukan untuk mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya.

Pagi hari ini kita coba membahas arti dari hidup

1.*MENGANDALKAN TUHAN* Yoh. 15:4-5

Sebagian kita orang percaya tentu sudah mengerti dan memahami apa arti dari mengandalkan Tuhan, tetapi bagaimanakah penerapannya dalam hidup kita sehari-hari ?

A. *Apakah kita masih dapat menempatkan Tuhan dalam situasi yang terdesak ?*

*Saat kebutuhan yang begitu besar, sementara penghasilan kita yang terbatas. Manakah yang lebih dominan, pemikiran kita yang begitu keras untuk mengatasinya atau kita coba meminta tuntunan & hikmat Tuhan untuk mencukupinya ?*

B. *Saat kita sudah melakukan hal yang rohani, melayani, memberi untuk pekerjaan Tuhan justru kita mendapatkan suatu ujian atau proses dari Tuhan, sementara kita melihat orang yang hidupnya jauh dari Tuhan semakin diberkati.*

Sering bukan kita melihat hal ini.

*Apakah hati kita tetap melekat pada Tuhan atau sudah mulai goyah ?*

C. *Saat segala yang kita miliki harta, tahta, kejayaan, kepandaian dalam hidup kita terhilang apakah kita masih dapat menaruh pengandalan diri kita pada Tuhan atau mulai berputus asa dan bahkan tak jarang orang tinggalkan Tuhan*.

Mengandalkan Tuhan baik tidak baik keadaan kita, kita mau berkata kumau cinta Yesus selamanya.

D. *Saat segala sesuatu melimpah dalam hidup kita apakah kita akan mengandalkan harta kita, jabatan, pangkat kita, nama besar kehebatan kita, begitu juga dengan titel gelar kita yang tinggi baik dalam dunia sekuler maupun rohani. Apakah kita masih mengedepankan Tuhan? **

_Teruslah setia pada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati_.

Ps. Yosua

16/10/2022

Amsal. 4;23.

RENUNGAN PAGI....

*BERBENAH DIRI*

Ketika kita hanya mampu membeli tas tangan seharga Rp 500 ribu sementara kawan kita membeli tas tangan seharga Rp 5 juta, kita bilang kawan kita berlebihan. Padahal ia belanja tak pakai uang kita.
Ternyata ia sudah berhemat untuk tidak membeli tas seharga Rp 40 juta yang sanggup ia beli.

Ketika kita hanya mampu hidup selalu di dekat suami,sementara kawan kita berpisah jarak dan waktu dengan suaminya, kita bilang kawan kita gegabah. Kita bilang ia menggadaikan rumah tangga demi materi.
Ternyata ia tetap hidup rukun dan bahagia dalam perjuangan rumah tangganya.

Ketika kita hanya mampu menjadi ibu rumah tangga,sementara kawan kita memilih bekerja sebagai pegawai, kita bilang ia menggadaikan masa depan anak.
Ternyata ia bangun lebih pagi dari kita, belajar lebih banyak dari kita, berbicara lebih lembut pada anaknya, dan berdoa lebih khusyuk memohon pada Tuhan untuk penjagaan anak-anaknya.

Ketika kita hanya mampu mengatur uang belanja Rp 1 juta sebulan,sementara kawan kita bercerita pengeluaran belanja bulanannya sampai Rp 10 juta , kita bilang ia boros. Padahal ia tak pernah berhutang pada kita. Pinjam uang pun tidak.
Ternyata mereka beramal lebih banyak dari uang belanjanya.
Ternyata mereka tak pernah lupa memberikan sumbangan.
Siapa yang rugi?
Kita...
Belum-belum sudah mudah menilai. Bisa jadi malah berburuk sangka. Padahal kita tak pernah tahu apa yang sebenarnya orang lain hadapi, orang lain lakukan, di luar sepengetahuan kita.

Sahabatku...
● Jangan mengukur sepatu orang lain dengan kaki kita.
● Jangan pernah mengukur kehidupan orang lain dengan ukuran hidup kita.
● Jangan menggunakan kacamata kita utk menilai orang lain, penampilan luar belum tentu mencerminkan sifat aslinya.
● Jangan sibuk mengurusi urusan orang lain, apalagi ketika kita tidak tahu apa-apa tentang hal tsb.

Mungkin itulah kenapa sepatu kaca Cinderella only fits for her.

Sibuklah memperbaiki diri sendiri, bukan menilai orang lain. Karena hanya dengan diri sendiri menjadi lebih baiklah maka orang-orang di sekitar kita akan menerima dampak positifnya, dan dunia pun akan menjadi lebih baik.....

Selamat Pagi. Selamat Beraktivitas. Sehat dan Sukses selalu. GBu

12/10/2022

*Bermegah Dalam Kelemahan*
2 Korintus 12:8-10

*Dalam ayat ini kita dapat melihat mengapa Rasul Paulus berkata bermegah dalam Tuhan.*

1. Dalam kelemahan kuasa Tuhan sempurna

2. Supaya kita tidak meninggikan diri.

3. Menyadari sehebat apapun kita, tetap kita memiliki kelemahan.

4. Karena dalam kelemahan manusia mendekatkan diri pada Tuhan.

*Pada umumnya manusia memilih pertemanan kepada orang yang memiliki kelebihan, tetapi apakah pernah terpikirkan dibalik kelemahannya ada sesuatu yang luar biasa yang dia miliki yang kita tidak miliki.*

Sadarilah jika dalam hidup kita ada sesuatu pergumulan hal itu untuk menyadarkan kita.

*Tanpa Tuhan kita hanya manusia biasa dan lemah, Tuhanlah yang membuat kita kuat dan diberkati.*
1 Korintus 1:26-27

Tuhan memberkati

Ps Yosua Silalahi

haleluyah

21/09/2022

*Memahami kehendak Tuhan*
_Matius 26:51-52_

Ayat ini menjelaskan bagaimana sikap Petrus untuk melindungi Tuhan Yesus.

Mari kita melihat beberapa hal yang menarik di ayat tsb :

1. Petrus menghunus pedang.

*Kita tahu Petrus adalah seorang nelayan, tetapi dia membawa pedang. Ini menggambarkan Petrus takut, sementara ia selalu berkata bahwa ia akan selalu melindungi Tuhan.*

2. Seorang nelayan tentu mahir menggunakan jala serta ilmu pelayaran bukan pedang, karena itu senjata yang digunakan seorang prajurit.

*Di sini kita dapat melihat Petrus ingin menunjukkan kemampuan lainnya yang dia punya.*

3. Ayat 52 Petrus disuruh kembali menyarungkan pedangnya.

*Menggambarkan Yesus tidak setuju dengan apa yang dilakukan Petrus. Kelihatan apa yang dilakukan Petrus baik, tetapi apakah itu sesuai dengan pemikiran Tuhan Yesus.*

Perlu direnungkan ada 3 murid yang ikut dengan Tuhan Yesus saat itu, salah satunya Petrus.

Sewaktu Tuhan Yesus menyuruh mereka berdoa ketiganya tidur.

*Di dalam hidup kita jangan pernah berhenti membangun hubungan baik kita dengan Tuhan, supaya kita tidak berjalan melayani dengan kemauan sendiri, sehingga kita tidak mengerti apa yang Tuhan inginkan untuk kita lakukan menyenangkan hati Tuhan.*

Bagaimana selama ini, apakah kita mengiring, melayani Tuhan untuk kepuasan Tuhan atau untuk diri kita sendiri ?

Tuhan memberkati

Ps Yosua

31/08/2022

Mazmur 9:9-10
“Dialah yang menghakimi dunia dengan keadilan dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran. Demikianlah Tuhan adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan.”

Dalam kehidupan, kita pasti sering merasa terinjak dan tertindas.

Namun, kita tidak perlu khawatir karena Tuhan Yang Maha Adil akan membela kita dan memberikan perlindungan.

Cara *kehidupan* _menyayangi_ kita bukan dengan *MERINGANKAN* _masalah_ , tapi dengan *MENGUATKAN* _jiwa_ kita sehingga *SEBERAT* apapun *masalah* kita, kita pasti dapat tetap *bertahan* dan tidak mudah *menyerah.*

Cara *kehidupan* _menyayangi_ kita bukan dengan *MENGURANGI* _beban_ yang kita *pikul*, tapi dengan *MENGOKOHKAN* _pundak_ kita, sehingga kita _mampu_ *MEMIKUL* _beban_ yang *diberikan* kepada kita

Cara *kehidupan* _menyayangi_ kita mungkin tidak dengan *MEMUDAHKAN* jalan kita _menuju_ *SUKSES*, tapi dengan *KESULITAN* yang kelak baru kita *sadari* bahwa *KESULITAN* itu yang akan membuat kita semakin *BERKESAN* dan *ISTIMEWA.*

*HIDUP* itu ...
Butuh *MASALAH* supaya kita punya *kekuatan.*

Butuh *PENGORBANAN* supaya kita _tahu_ cara *BEKERJA KERAS.*

Butuh *AIR MATA* supaya kita tahu *merendahkan hati.*

Butuh *DICELA* supaya kita tahu bagaimana _cara_

*menghargai.*
Butuh *TERTAWA* supaya kita tahu _mengucap_ *syukur,*

Butuh *SENYUM* supaya tahu kita _punya_ *cinta,*

Butuh *ORANG LAIN* supaya tahu kita *tidak sendiri*

Beberapa *LUKA* tidak _diciptakan_ untuk *SEMBUH*, tidak juga untuk *menetap* selamanya

Selamat pagi ...........
Selamat Beraktivitas. Sehat dan Sukses selalu. GBU

04/08/2022

*SULITKAH KITA MEMBERI*
Ulangan 15:10-11

Dalam konteks ini tentang orang-orang yang ditimpa kemalangan dan sampai terhutang pada tahun ketujuh harus dihapuskan dan jika ada orang meminta tolong jangan menutup pintu.

Apakah untuk saat ini hal tsb masih berlaku ?

Firman Tuhan dari Perjanjian Lama sampai Perjanjian Baru tidak pernah berubah mengajar setiap umat Tuhan untuk memberi, khususnya bagi orang-orang berkekurangan. Lalu apa yang menjadi persoalannya ?

Perjalanan hidup tidak semakin mudah, tetapi semakin sulit!

Pernyataan seperti itulah yang kerap kita dengar dari orang-orang saat menilai berbagai keadaan yang terjadi sekarang ini. Diakui atau tidak, memang demikianlah keadaannya. Dan situasi ini sedikit banyak mempengaruhi sikap orang-orang untuk menjadi egois dan tidak lagi peduli terhadap kesusahan yang dialami sesamanya.

Bagaimana dengan sikap kita saat melihat orang-orang di sekitar kita hidup dalam penderitaannya?

*Perenungan*

1. Di dalam kita berdoa berapa banyak diantara kita meminta berkat. Lalu saat berkat itu hadir sudahkah kita mau berbagi kepada saudara kita.

2. Memberi memang bukan hal yang mudah, jika kita berpikir baik buruknya untuk kita. Lalu dalam hal memberi apakah Tuhan berpikir seperti kita.

3. Semua manusia menginginkan keberhasilan serta kekayaan berlimpah dalam hidupnya, tetapi apakah dengan memberi sedikit dari yang kita punya kita akan menjadi miskin?

4. Jika kita dahulu hidup dari latar belakang yang tidak punya dan sekarang menjadi ada, akan membuat kita berpikir bahwa semua karena kerja keras kita. Apakah bukan sebaliknya coba menolong dan memberkati mereka yang dalam kekurangan.

Tentu banyak faktor yang membuat mereka menjadi susah, tetapi kita tidak boleh menghakimi mereka.

5. Memberi tidak ada kata rugi jika menyadari segala sesuatu yang kita punya berasal dari Tuhan dan kita memberi karena Tuhan.

Memberi akan terasa mudah jika kita menyadari kalau kita bisa hidup saat ini karena pemberian kasih karunia Tuhan.

Tuhan memberkati.

Ps Yosua Silalahi, S.Th.

Address

Kamara Nanggela III No. 2, Nanggerang, Tajur Halang
Bogor
16320

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Titik Terang Ministry posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Titik Terang Ministry:

Share