PA 212 DTK BLORA

PA 212 DTK BLORA Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from PA 212 DTK BLORA, Religious organisation, Jalan kenanga 2 . . Rt 04 Rw 05. . setro tamanrejo tunjungan, Blora.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.........KETIKA TENTARA BERPEMPRES MEMILIH BUNUH DIRI DARIPADA DIKIRIMKAN KEMB...
04/11/2024

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.........

KETIKA TENTARA BERPEMPRES MEMILIH BUNUH DIRI DARIPADA DIKIRIMKAN KEMBALI KE GAZA

Monyet Kudisan yang Mengusir Penolongnya

Gambaran sifat dan watak kaum bani Yahudi sesuai Qur'an

Telah datang dalam Al-Quran berupa dalil dan petunjuk yang jelas, bahwasanya orang-orang yang paling licik tipu-dayanya terhadap kaum mukminin, paling besar permusuhannya, dan paling kotor makar dan kebenciannya; ialah orang-orang Yahudi.

“Maka (Kami lakukan terhadap mereka beberapa tindakan), disebabkan mereka melanggar perjanjian itu, dan karena kekafiran mereka terhadap keterangan-keterangan Allah dan mereka membunuh nabi-nabi tanpa (alasan) yang benar dan mengatakan: “Hati kami tertutup.” Bahkan, sebenarnya Allah telah mengunci mati hati mereka karena kekafirannya, karena itu mereka tidak beriman kecuali sebagian kecil dari mereka. Dan karena kekafiran mereka (terhadap Isa), dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zina). dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (p**a) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang di serupakan dengan ‘Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (p**a) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”(QS. An Nisaa’: 155-158)

Mereka adalah umat yang dimurkai, yang karena jeleknya amal perbuatan mereka mendapat kemarahan, laknat, dan kemurkaan dari Allah Ta’ala. Maka, mereka adalah umat yang terlaknat lagi dimurkai, karena kejelekan yang mengakar pada diri mereka, kekejian yang bertumpuk-tumpuk, dan kerusakan yang besar.

“Katakanlah: “Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu disisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah thaghut?”. Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus”(QS. al-Maidah : 60)

“Kamu melihat kebanyakan dari mereka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik). Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, yaitu kemurkaan Allah kepada mereka; dan mereka akan kekal dalam siksaan”(QS. al-Maidah : 80)

Fakta Yahudi saat ini
Dahulu monyet² kudisan tanpa alas kaki dan tanpa baju ini datang dalam keadaan terusir.Tidak ada satu pun negeri di Eropa mau menerima kehadiran mereka. Satu-satunya negeri yang mau menerima mereka adalah Palestina dan menyambut hangat kehadiran mereka. Muslimin Palestina memperlakukan mereka layaknya manusia. Bukan sebagai monyet kudisan.

Muslimin Palestina membuka pintu² rumah mereka untuk orang² Yahudi yang Hi**er menyebutnya sebagai “race-tuberculosis of the peoples”; ras yang menjadi sumber penyakit bagi ummat manusia. Ketika itu tuberculosis (TBC) merupakan penyakit menular yang sangat membahayakan manusia. Maka Hi**er untuk memusnahkan dari negerinya, tetapi ia menyisakan sebagian agar kelak dunia mengerti mengapa ia membinasakan mereka. Kata Hi**er, “I would have killed all the Jews of the world, but I kept some to show the world why I killed them. (Aku akan membunuh seluruh orang Yahudi di muka bumi, tetapi aku menyisakan sebagian untuk menunjukkan mengapa aku membunuh mereka)

Muslimin Palestina memperlakukan mereka dengan baik karena begitulah seharusnya akhlak seorang mukmin. Mereka menolong dengan tulus, meskipun tak seagama. Akan tetapi, ternyata kelak mereka benar² menjadi penyakit bagi ummat manusia. Bukan saja tidak berterima-kasih. Bahkan mereka berbalik menganiaya dan mengusir orang² yang menolongnya, lalu memutar-balikkan fakta di media massa dan buku² mereka. Hal yang sama mereka perbuat dalam beberapa cabang ilmu pengetahuan.

Kelak makhluk terusir yang sebagian di antara leluhurnya dulu ada yang dilaknat menjadi monyet hina itu bertingkah dengan cara sangat menjijikkan.Mereka yang datang berangsur ke Palestina dalam keadaan sebagai pengungsi yang sangat memerlukan pertolongan, di tahun 1940, 1947 dan masa lainnya, tetapi begitu mereka merasa agak kuat, tahun 1948 memproklamasikan berdirinya negara Israel, mengklaim tanah yang bahkan setahun sebelumnya mereka ditampung di sana dalam keadaan hina dan dekil, kemudian mengusir dan memerangi para pemilik tanah yang dahulu menolong mereka setulus hati penuh kehangatan.

Berkenaan dengan laknat terhadap sebagian leluhur mereka, para mufassir menerangkan bahwa mereka dikutuk menjadi monyet dalam keadaan terusir dan hina disebabkan mereka hendak menipu Allah‘Azza wa Jalla dengan kedurhakaan yang besar , tetapi mereka seolah berbuat ketaatan. Sebuah pelajaran bahwa jika kepada Allah Ta’ala saja mereka ringan berdusta dan berusaha melakukan tipu daya, apalah terhadap manusia. Hingga hari ini, tak terhitung kedustaan yang mereka bangun dalam berbagai cabang urusan kehidupan, termasuk dalam ilmu pengetahuan.

Allah Ta’ala berfirman tentang mereka:

Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar diantaramu pada hari Sabtu, lalu Kami berfirman kepada mereka: "Jadilah kamu kera yang hina".(QS. Al-Baqarah, 2: 65).

Lalu, apakah kita memerlukan Hi**er untuk mengusir mereka? Tidak. Kita tidak memerlukan Hi**er untuk menolong kita. Kelak mereka akan diburu disebabkan kezaliman dan kebiadaban mereka, hingga mereka bersembunyi penuh ketakutan di tempat manapun mereka dapat bersembunyi, tetapi setiap tempat yang menjadi persembunyian mereka itu akan bicara menunjukkan bahwa mereka sedang bersembunyi di situ. Maka tak ada tempat yang aman untuk bersembunyi, kecuali pohon gharqad alias Lycium. Itu pun mereka bersembunyi dalam kondisi tidak aman. Penuh ketakutan.

Di saat itulah mereka akan berusaha lari dalam keadaan yang lebih menakutkan karena bumi manapun tempat mereka lari, tak menerima mereka.

Kita tak memerlukan Hi**er karena bahkan dalam perang pun Islam menerapkan adab dan akhlak yang sangat tinggi. Ada aturan sangat jelas dalam agama kita ini yang Hi**er dan sejenisnya tidak akan sanggup memenuhinya, kecuali bagi orang-orang yang imannya kokoh kepada Allah ‘Azza wa Jalla.

Assalamualaikum warahmatullohi wabarakatuh...  Bersabarlah Sampai Allah Memanggilmu Pulang HIDUP penuh dengan kata lawan...
17/12/2023

Assalamualaikum warahmatullohi wabarakatuh...




Bersabarlah Sampai Allah Memanggilmu Pulang

HIDUP penuh dengan kata lawan. Disaat ada ketenangan, ada kalanya goncangan datang. Disaat ketentraman melimpah ruah, ada kalanya kegelisahan menghadang. Disaat merasa diri orang yang paling bahagia, ada kalanya merasa seperti orang yang paling sengsara.

Bila beranggapan bahwa hidup lebih tenang dan nyaman tanpa ujian, maka bagaimana orang terbaik dimuka bumi, yaitu para nabi, manusia pilihan dan mulia? Padahal ujian mereka berlipat-lipat dari manusia biasa.

Bila beranggapan bahwa hidup tanpa cobaan akan lancar-lancar saja, maka bagaimana kita mendapat pelajaran dan hikmah yang begitu besar? padahal itu semua dipungut dan dipetik dari musibah-musibah yang datang menerpa.

Dalam hal sabar, adalah sebuah cerminan hati seseorang. Semakin baik hatinya, otomatis sabarnya semakin menguat. Tidak ada istilah sabar ada batasnya, jika kualitas iman ditaraf meyakinkan. Sabar ada batasnya akan berlaku bagi manusia yang keimanannya masih jauh dibilang besar.

Nabi Nuh mendakwahi kaumnya selama 950 tahun. Ibrahim hendak dibakar oleh kaumnya. Luth dikhianati istrinya. Dan kaumnya pun berbuat serong. Ayyub diberi penyakit aneh, hingga kerabat, bahkan istrinyapun enggan mengurusnya. Zakariya dibunuh oleh kaumnya sendiri. Nabi isa dikejar-kejar hendak dibunuh oleh kaumnya. Nabi muhammad tertusuk panah dip**inya saat perang uhud. Begitu juga saat beliau berdakwah dihina tukang dukun dan orang gila. Serta ajaran Islam dianggap dongeng belaka.

Deretan ujian para nabi menguatkan iman mereka. Kenapa para nabi bisa bertahan? Karena iman mereka yang luas tak bertepi, dalam tak mendasar. Contoh apa lagi yang lebih baik dari pada orang yang selalu bersabar dalam hidup hingga akhir hayatnya?

Kata sabar memang sangat mudah terucap. Menasehati orang sangat gampang. Saat ada tetangga yang salah satu keluarganya meninggal, mudah sekali menasehati untuk bersabar. Namun tatkala diri pribadi mengalami sebagaimana tetangganya, barulah akan merasakan, apakah ucapannya lurus sebagaimana perilakunya saat ditimpa musibah?

Itu mudahnya sabar yang yang terucap pada mulut. Lebih susah dan berat saat diaplikasikan. Karena memang bukan hanya mengerahkan fisik, tapi juga kerelaan batin. Tidak berdarah, tapi menyakitkan. Lebih sakit dari tersayat pisau.

Maka wajar saja Allah menghadiahkan pahala besar bagi yang bersabar. Bahkan, pahala tergantung dari besar tidaknya sebuah ujian.

Dari Mush’ab bin Sa’id -seorang tabi’in- dari ayahnya, ia berkata,“Wahai Rasulullah, manusia manakah yang paling berat ujiannya?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallammenjawab,

“Para Nabi, kemudian yang semisalnya dan semisalnya lagi. Seseorang akan diuji sesuai dengan kondisi agamanya. Apabila agamanya begitu kuat (kokoh), maka semakin berat p**a ujiannya. Apabila agamanya lemah, maka ia akan diuji sesuai dengan kualitas agamanya. Seorang hamba senantiasa akan mendapatkan cobaan hingga dia berjalan di muka bumi dalam keadaan bersih dari dosa.” [HR. Tirmidzi no. 2398, Ibnu Majah no. 4024, Ad Darimi no. 2783, Ahmad (1/185)].

Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 3402 mengatakan bahwa hadits ini shahih.

Tidak hanya itu, Allah memberi ganjaran pahala tanpa batas.“Sesungguhnya orang-orang yang bersabar, ganjaran bagi mereka adalah tanpa hisab (tak terhingga).” (QS. Az Zumar: 10).

Tanda saat orang tertimpa musibah, dan ia mampu bersabar, adalah tidak keluar dari mulutnya keluh kesah, mengaduh, meratap, apalagi berteriak-teriak. Apa yang tergambar pada fisiknya, akan mencerminkan yang ada didalam hati.

Ibnu Qayyim berkata:

“Sabar adalah menahan diri dari menggerutu, menahan lisan dari mengeluh, dan menahan anggota badan dari menampar p**i, merobek-robek baju dan perbuatan tidak sabar selain keduanya.” Iddatush Shobirin." (Ibnu Qayyim Al Jauziyah, hal. 7, Darul Kutub Al ‘Ilmiyyah, Beirut).

*Teladan Urwah bin Zubair*

Mari perhatikan, seorang manusia yang telah memiliki luasnya iman. Meski ia hidup jauh dari zaman nabi terakhir, tapi kesabarannya seolah tanpa batas.Adalah Urwah bin Zubair, salah seorang tabi’in yang diberi ujian bertumpuk-tumpuk. Masa itu ia hidup dipemerintahan Al-Walid bin Abdul Malik (khalifah keenam dari khalifah-khalifah Bani Umayyah, dan pada zamannya kekuasaan Islam pada puncak-puncaknya).

Saat itu kaki Urwah terkena tumor. Penyakit yang mampu menggerogoti tubuh dari dalam. Agar tidak menjalar pada tubuh yang lain, maka Kaki Urwah harus diamputasi. Dokter menyarankan meminum alhokol supaya nanti saat dimputasi tidak merasakan sakit.

Lantas urwah berkata, “Itu tidak mungkin.! Aku tidak akan menggunakan sesuatu yang haram terhadap kesembuhan yang aku harapkan”.

Sang dokter berkata, “kalau begitu aku akan membius Anda”.

Urwah berkata lagi, “Aku tidak ingin kalau ada satu dari anggota badanku yang diambil sedangkan aku tidak merasakan sakitnya. Aku hanya berharap pahala disisi Allah atas hal ini.”

Urwah hanya ingin satu permintaan saja. yaitu sholat saat kakinya diamputasi. Lantas kaki Urwah diamputasi tengah shalat berlangsung. Begitu khusyu’ shalatnya Urwah, sampai-sampai ia tidak merasakan apa-apa saat kakinya diamputasi.

Subhanallah. Tingkat kekhusyu’an seperti apa yang dimiliki seorang tabi’in ini hingga tak merasakan sedikitpun rasa sakit?

Sebelumnya Urwah sedang dirudung duka. Anaknya yang bernama muhammad meninggal. Berawal dari sang anak pertama itu hendak bermain bersama kudanya, tak disangka hewan itu menendangnya. Saat itu juga anaknya meninggal.

Al-Walid bin Abdul Malik menghibur Urwah atas musibah yang bertubi-tubi menimpanya. Urwah telah kehilangan anak, dan setelah itu, ia kehilangan kakinya.

Setelah kejadian itu, Urwah bertemu seorang buta dari bani ‘Abs. Orang buta itu bercerita, dahulu ia tidak buta dan memiliki banyak harta serta keluarga. Tidak ada yang lebih banyak harta dan keluarganya kecuali orang buta tersebut. Suatu ketika orang dari bani ‘Abs ini singgah disebuah lembah tempat tinggal kaumnya. Ditengah malam, tiba-tiba terjadi banjir besar. datangnya banjir itu menghanyutkan apa yang dia punya. Dari keluarga, harta dan tempat tinggalnya hilang.

Tidak ada yang tersisa kecuali seekor unta dan bayi yang tak jauh dari hewan itu. Saat dia hendak mendekati unta itu, ternyata ia takut dan menjauhi laki-laki tersebut. Ia mengejar hewan itu, hingga meninggalkan bayi yang ada didekatnya tadi. Namun terdengar teriakan dari sang bayi. Saat dilihat, ternyata kepala sang bayi sudah berada dimulut serigala. Hatinya begitu teriris melihat pemandangan itu. Ia sudah tidak bisa menolong bayi itu.

Lantas Ia mendekati unta yang dari tadi dikejarnya. Jarak antara dirinya dengan unta tersebut sudah dekat. Tapi anehnya hewan tersebut tiba-tiba memberontak lantas menendang kepala orang itu hingga buta, dan pelipisnya robek. Akhirnya orang itu sudah lengkap kehilangan. Kehilangan keluarga, harta dan matanya pada satu malam saja.

Demikianlah kisah yang penuh dengan kesabaran. Luasnya sabar menunjukkan besarnya iman. Iman bukan tumbuh dari banyaknya musibah yang menimpa. Musibah hanya sebagai penguat mental dan membentuk baja reaktif dalam hati. Tapi iman tumbuh dari seberapa taat dan patuh dalam menunaikan perintah Allah dan Nabinya.

Kemudian yakin dengan haqqul yakin, terhadap semua perkara keimanan, tanpa sedikitpun bercampur dengan keraguan. Disaat ujian datang bagi orang beriman, ujian merupakan bentuk lain dari kasih sayang Allah kepada hambanya. Lalu, sampai kapan terus bersabar? Sampai Allah bilang, “Tugasmu didunia sudah selesai, maka p**anglah!”.
Wallahu a’lam bish shawab.

Baarakalloh fiikum
Swmoga Bermanfaat

☝️

Assalamualaikum warahmatullohi wabarakatuh...    KEEP ISTIQOMAH HIJRAH Tak terasa semakin mengering saja namaku yang Ter...
03/12/2023

Assalamualaikum warahmatullohi wabarakatuh...






KEEP ISTIQOMAH HIJRAH

Tak terasa semakin mengering saja namaku yang Terukir di Lauhul Mahfudz, mungkin esok atau lusa akan tiba masanya
Namun mengapa diri ini belum juga bersiap menghadapi datang nya kematian ?
Diri ini masih saja nyaman dengan rayuan rayuan dunia yang melenakan
Sering p**a mengucapkan satu nama tercinta, tetapi lupa memohon ampunan kepada sang maha pencipta

Sejenak aku mengesampingkan segala egoku ....
Lalu memberanikan diri untuk bertanya kepada diriku sendiri :
Sampai kapan akan terus seperti ini ?
Tenggelam dalam kesenangan yang fana , hingga terlupa bahwa semuanya hanya sementara

Lalu tekadku semakin bulat
Laksana bola salju yang terlepas dari arah paling atas
Hatiku terus mengerikan bahwa aku harus berhijrah.
Hamasah .semangat hijrahku
Gelora hijrahku...
Tetap berlari ke Allah

Untukmu yang bertahan dijalan Hijrah mu saat ini...
Kuatlah...
Bertahanlah...
Insyaa allah ada hadiah besar setelah sekian banyak titian ujian yg kalian tempuh.

Sungguh Rabb-Mu memilihmu sebab Dia mencintai-Mu,
Memang betul ujian itu untukmu, tapi ingat itu bukan untuk menghukummu, justru untuk mengangkat derajat mu.

Bertahanlah dan bersabarlah, Alloh bersamamu dan akan selalu mendengarkan mu.
Dia menyayangimu, sehingga dirimulah yg terpilih.

Air mata mu saat ini, akan berganti dengan air mata haru...
Karena takjubnya dirimu setelah Alloh nanti memberi mu Hal-hal diluar dugaan mu.
Percayalah Dia mencintai-Mu...

Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'an ;

ثُمَّ إِنَّ رَبَّكَ لِلَّذِينَ هَاجَرُواْ مِنۢ بَعۡدِ مَا فُتِنُواْ ثُمَّ جَٰهَدُواْ وَصَبَرُوٓاْ إِنَّ رَبَّكَ مِنۢ بَعۡدِهَا لَغَفُورٞ رَّحِيمٞ
"Kemudian Tuhanmu (pelindung) bagi orang yang berhijrah setelah menderita cobaan, kemudian mereka berjihad dan bersabar, sungguh, Tuhanmu setelah itu benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang."(QS. An-Nahl : Ayat 110)

Ketika seorang itu diberi ujian, pada hakikatnya dia sedang diberikan peluang oleh Alloh untuk meninggikan derajat nya.
Sebagai mana ketika kita sekolah, ketika berada ditingkat yg rendah maka ujiannya mudah.

Tetapi semakin tinggi tingkat pendidikan kita, ujian yg kita hadapi semakin berat.
Maka Demikian p**a dengan keimanan dan kadar agama kita.

Semakin tinggi agama seseorang dan semakin kuat ia berpegang teguh dengan Agama, maka Alloh akan berikan dia ujian yg lebih berat.
Dengan tujuan untuk meninggikan derajatnya apabila dia mampu bersabar....
Waallohu'alam Bishawab

Baarakalloh Fiikum
Semoga Bermanfaat

☝️

Assalamualaikum warahmatullohi wabarakatuh....   PENTINGNYA KEIKHLASAN DALAM SEBUAH AMALANAlloh subhanahu wa ta'ala menc...
02/12/2023

Assalamualaikum warahmatullohi wabarakatuh....





PENTINGNYA KEIKHLASAN DALAM SEBUAH AMALAN

Alloh subhanahu wa ta'ala menciptakan kita dengan tujuan yang mulia yaitu agar beribadah hanya kepada-Nya semata, Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman:

ﻭَﻣَﺎ ﺧَﻠَﻘْﺖُ ﺍﻟْﺠِﻦَّ ﻭَﺍﻷِﻧْﺲَ ﺇِﻻَّ ﻟِﻴَﻌْﺒُﺪُﻭﻥِ

"Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk beribadah kepada-Ku."
QS. Adz Dzariyat: 56

Dan keikhlasan memiliki peranan sangat penting didalam suatu ibadah dalam artian tidaklah diterima suatu ibadah tanpa adanya keikhlasan didalam hati.

Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman:

ﻭَﻣَﺎ ﺃُﻣِﺮُﻭﺍ ﺇِﻟَّﺎ ﻟِﻴَﻌْﺒُﺪُﻭﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻣُﺨْﻠِﺼِﻴﻦَ ﻟَﻪُ ﺍﻟﺪِّﻳﻦ

"Dan tidaklah mereka diperintahkan kecuali untuk beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan agama hanya kepada-Nya."
QS. Al Bayyinah: 5

Dan Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman:

ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺧَﻠَﻖَ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕَ ﻭَﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺓَ ﻟِﻴَﺒْﻠُﻮَﻛُﻢْ ﺃَﻳُّﻜُﻢْ ﺃَﺣْﺴَﻦُ ﻋَﻤَﻠًﺎ ۚ

"Dialah (Alloh) yang telah menciptakan kehidupan dan kematian untuk menguji kalian siapakah diantara kalian yang paling baik amalannya."
QS. Al Mulk: 2

Berkata Al Fudhail bin 'Iyyadh rahimahullah:

ﺃﺣﺴﻦ ﻋﻤﻼً ﺃﻱ ﺃﺧﻠﺼﻪ ﻭ ﺃﺻﻮﺑﻪ ﻗﻴﻞ ﻣﺎ ﺃﺧﻠﺼﻪ ﻭ ﻣﺎ ﺃﺻﻮﺑﻪ ﻗﺎﻝ : ﺃﺧﻠﺼﻪ ﻣﺎ ﻛﺎﻥ ﺧﺎﻟﺼﺎ ﻟﻠﻪ ﻭ ﺃﺻﻮﺑﻪ ﻣﺎ ﻛﺎﻥ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺴﻨﺔ

"Yang paling baik amalannya adalah yang paling ikhlasnya dan paling benarnya."

Tatkala beliau ditanya bagaimanakah paling ikhlas dan dan paling benar itu?? Beliau menjawab;
"Yang paling ikhlas adalah yang ikhlas karena Alloh dan yang paling benar adalah tatkala berada diatas sunnah."

Oleh sebab itulah bukanlah banyaknya suatu amalan yang menjadi tolak ukurnya, akan tetapi yang menjadi tolak ukurnya adalah nilai amalan tersebut yang didasari keikhlasan dan sejauh mana bersesuaian dengan sunnah Rasulullah shalallahu alaihi wasallam.

Barakalllahu fiikum
Semoga Bermanfaat

Assalamualaikum warahmatullohi wabarakatuh...  BERDAKWAH DENGAN IKHLAS ITU BERATKarena Ia Hanya Mengajak Pada Agama Allo...
01/12/2023

Assalamualaikum warahmatullohi wabarakatuh...




BERDAKWAH DENGAN IKHLAS ITU BERAT

Karena Ia Hanya Mengajak Pada Agama Alloh ‘Azza wa Jalla, Bukan Pada Pribadi dan Dunianya

Pun setelah itu, ia menyerahkan semua hasilnya pada Yang Mahakuasa dan hanya pasrah berserah diri pada-Nya, bukan sibuk menuntut manusia agar menerima dakwahnya.

Alloh Ta’ala berfirman;
وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru (berdakwah) kepada Allah, mengerjakan amal yang shalih, dan berkata, ‘Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?’.”
(QS. Fushilat: 33)

Mukmin sejati merupakan pribadi rendah hati. Tak ada dalam pikiran dan hatinya untuk meremehkan orang lain. Sekuat tenaga belajar menghindari kesombongan. Caranya dengan terus berusaha hormat pada sesama.

Santun dalam berinteraksi dan mau mendengar juga belajar. Tidak bebal, bersedia dinasihati agar dapat memperbaiki diri. Kebenaran diterimanya dengan senang hati. Saat dihinakan, tak ada pembalasan, selain ucapan dan balasan kebaikan.

Digambarkan dalam Surah al-Furqan ayat 63: “Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan salam.”

Kemarahan dan kebenciannya segera dibungkus dengan kesabaran dan memaafkan. Bahagia atas segala nikmat yang dianugerahkan, diisinya dengan sikap syukur kepada Yang Maha Rahman.

Merasa tak ada yang patut dibanggakan, karena segalanya atas kuasa Tuhan. Kakinya menginjak bumi, hati dan akalnya diisi oleh zikir dan pikir. “Dan janganlah engkau berjalan di bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunung.” (QS al-Israa: 37).

Baarakalloh Fiikum
Semoga Bermafaat

☝️

Assalamualaikum warahmatullohi wabarakatuh....   BERAWAL DARI KETIADAAN DAN BERAKHIR PADA KETIADAANBanyak manusia datang...
30/11/2023

Assalamualaikum warahmatullohi wabarakatuh....





BERAWAL DARI KETIADAAN DAN BERAKHIR PADA KETIADAAN

Banyak manusia datang karena kepentingan lalu pergi setelahnya. Tapi Allah tak punya kepentingan apapun darimu, dan dia tak akan meninggalkan mu..
Kesedihan tidak bisa mengembalikan yang telah hilang perasaan takut tidak akan bisa memperbaiki masa depan dan rasa cemas juga tidak akan bisa mengantarkan pada keberhasilan namun jiwa yang lurus serta HATI yang RIDHO ( dengan ketentuan ALLOH ) akan mampu menjadi dua sayap yang menggapai kebahagiaan

Saudaraku...
Manusia itu sesungguhnya berawal dari ketiadaan, kemudian terlahir dari keadaan yang lemah dan berakhir pada ketiadaan. Sebagai bukti bahwa manusia itu adalah makhluk yang lemah, ketika terlahir sebagai bayi ia tidak bisa mandiri sebagaimana makhluk lain. Ketika manusia dilahirkan, ia harus dilayani segala keperluannya bahkan sekedar untuk membersihkan kotorannya sendiri. Hal ini berbeda dengan makhluk lain contohnya ayam, binatang ini ketika keluar dari cangkang telurnya bisa langsung berjalan, bahkan mencari makan sendiri. Demikian halnya dengan binatang-binatang lainnya...

Manusia juga secara fisik tidak memiliki alat pertahanan khusus, tetapi binatang memilikinya. Harimau dengan taringnya, burung dan ayam dengan cakar dan paruhnya dan seterusnya. Ketidakberdayaan manusia sebenarnya menunjukan bukti bahwa manusia sangat bergantung dengan orang lain. Manusia memerlukan bimbingan, arahan dan motivasi dari orang lain...

Itulah sebabnya ketergantungan manusia itu bukan hanya ketika bayi saja, tetapi sampai akhir hayat tetap akan memerlukan yang lain. Ketika ia sudah dewasa pun akan selalu memerlukan pertolongan orang lain. Itu sebabnya manusia harus sadar bahwa dirinya memang sangat lemah dan lemah. Keadaan manusia seperti ini sudah dijelaskan oleh Alloh Azza wa Jalla dalam firman-Nya,

اَللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْۢ بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِنْۢ بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَّشَيْبَةً ۗ يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ ۚ وَهُوَ الْعَلِيْمُ الْقَدِيْرُ

“Alloh-lah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan kamu setelah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan kamu setelah kuat itu lemah kembali dan beruban. Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dan Dia Maha Mengetahui, Maha Kuasa.”
(QS. Ar-Rum: 54)

Manusia memang merupakan makhluk makhluk-Nya yang paling sempurna dan sebaik-baik ciptaan dibandingkan makhluk-makhluk-Nya yang lain. Namun sejatinya manusia diciptakan oleh Alloh Azza wa Jalla dalam kondisi yang sangat lemah. Kelemahan manusia sebenarnya bukan hanya dalam hal fisik, tetapi juga mental. Manusia diciptakan oleh Alloh dalam kondisi yang sangat labil. Manusia selalu menghadapi kondisi-kondisi kritis yang sering menjerumuskan dalam perbuatan khilaf dan dosa. Manusia ditakdirkan dalam kondisi keluh kesah. Manusia ditakdirkan sebagai makhluk khoto wanisyian, (tempat salah dan lupa). Hal ini mengindikasikan bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini...

Akal adalah kelebihan yang dikaruniai Alloh Azza wa Jalla pada manusia untuk mengatasi kelemahannya. Meskipun secara fisik lemah, tetapi dengan akalnya manusia dapat menjadi makhluk yang paling kuat. Sekuat-kuatnya seekor gajah seumpanya, tidak akan pernah mampu mengalahkan kekuatan manusia. Dengan akal ini manusia diharapkan dapat membaca arti kehidupan, dari mana ia diciptakan, untuk apa ia diciptakan dan mau kemana ia diciptakan. Kita telah diciptakan oleh Alloh Azza wa Jalla di dunia ini adalah hanya untuk mengabdi kepada-Nya saja karena suatu saat kita pasti akan kembali hanya kepada-Nya juga. Alloh Azza wa Jalla berfirman,

قُلْ اِنَّ صَلَا تِيْ وَنُسُكِيْ وَ مَحْيَايَ وَمَمَا تِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۙ

“Katakanlah (Muhammad), Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam."
(QS. Al-An’am: 162)

Sebagai makhluk yang telah diberikan kelebihan dibanding makhluk lain dalam hal akal, maka manusia harus bertanggung jawab atas segala perbuatannya di dunia. Manusia harus menggunakan akal untuk memilih jalan kebaikan. Dengan akal inilah manusia yang hina dan dina menjadi makhluk yang paling sempurna. Manusia yang lemah menjadi makhluk yang paling kuat di muka bumi ini. Kita harus mampu sebagai manusia untuk memaksimalkan akal kita agar supaya dalam kehidupan berikutnya kita tidak termasuk orang yang merugi...

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa,
“Orang yang sempurna/kuat akalnya ialah yang mengoreksi dirinya dan bersedia beramal sebagai bekal setelah mati. Dan orang yang rendah/lemah adalah yang selalu menurutkan hawa nafsunya. Di samping itu, ia mengharapkan berbagai angan-angan kepada Alloh.”
(HR. Tirmidzi)

Kodrat manusia sebagai tempat salah dan lupa menjadikan manusia memiliki kewajiban saling mengingatkan antara satu dengan yang lainnya. Kewajiban untuk senantiasa ber amar ma'ruf nahi munkar (mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran) ini karena jangan sampai terjadi justifikasi kebenaran mutlak atas pendapat seseorang. Setiap orang setinggi apapun ilmunya tetap akan pernah mengalami kekhilafan dan kealpaan. Itu sebabnya saling mengingatkan adalah menjadi kewajiban dari masing-masing individu dalam Islam...

Kesadaran kita akan kelemahan, membawa konsekuensi keterbukaan kita terhadap kritik dan saran dari orang lain. Itu sebabnya sebagai manusia, kita tidak boleh berfikir kolot, kaku dan terlalu memaksakan kehendak meskipun itu sebuah kebaikan. Karena pada dasarnya setiap manusia akan memiliki batas dan standar yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Manusia tidak boleh menjustifikasi sebagai manusia paling suci atau paling benar, karena kebenaran hanya milik Alloh Azza wa Jalla semata. Justru yang terbaik bagi manusia menurut Islam adalah memberi penerangan, mengajak kepada kebaikan dan memotivasi orang lain untuk kembali ke jalan yang benar. Karena bagaimanapun keadaan kita, sepandai apapun, sekaya apapun dan sekuasa apapun pada akhirnya akan kembali pada ketiadaan...

Semoga Alloh Azza wa Jalla mengaruniakan hidayah-Nya kepada kita, sehingga kita tetap istiqamah senantiasa ber amar ma'ruf nahi munkar untuk meraih ridha-Nya...
Aamiin Ya Rabb.
Wallahua'lam bishawab

Baarakalloh Fiikum
Semoga Bermanfaat

☝️

Assalamulaiakum warahmatullohi wabarakatuh...   MEMANDANG WANITAJanganlah memandang wanita itu dengan nafsu. Pandanglah ...
29/11/2023

Assalamulaiakum warahmatullohi wabarakatuh...





MEMANDANG WANITA

Janganlah memandang wanita itu dengan nafsu. Pandanglah seorang wanita itu dengan impian untuk membimbingnya....

Jangan menyakiti seorang wanita, kerana ia yang akan melahirkan anak-anakmu dengan rasa sakit....

Mudahnya bagi wanita menjatuhkan air mata bukan pertanda dia makhluk Allah yang lemah. Namun di balik air mata itu, Allah menciptakan kelembutan di dalam hatinya...

Wanita muslimah yang baik akhlaknya dan baik pembawaannya laksana mutiara di langit ketujuh, tak sembarang orang boleh melihat dan menyentuhnya......

Kecantikan fisik tidak menjadi jaminan dalam hidupmu, maka cantikkanlah hatimu untuk terus meraih keberkahan dalam hidup...

Lelaki yang masih ingat kalau dia pernah dilahirkan dari rahim seorang ibu, dia pasti akan berpikir beribu kali untuk menyakiti hati wanita, kerana sedar bahwa ibunya juga seorang wanita.....

Jika seorang muslimah menghiasi dirinya dengan perilaku takwa, maka akan terpancar cahaya kesolehan dari dirinya.....

Akan ada saatnya wanita yang cantik parasnya akan kalah dengan wanita yang mempesona iman dan agamanya.....

Kamu tahu kenapa Rasululloh mengumpamakan wanita solehah dengan perhiasan yang paling indah? itu kerana semakin indah perhiasan maka semakin ketat penjagaannya dan tidak boleh ada yang memilikinya, kecuali yang pantas dan mengerti cara menjaganya......

Wanita yang hebat itu.., mampu membalut luka di hati dengan sabar, mampu hilangkan amarah dengan istighfar, dan mampu menghapus dendam dengan maaf.....

Wanita.. semakin tinggi ilmu agamanya, semakin sederhana penampilannya.....

Perempuan itu akan menjadi madrasah yang pertama untuk anak-anaknya. Jadi seorang wanita harus berpendidikan, terlebih pendidikan agama dan akhlak....

Sesungguhnya wanita itu mampu menyembunyikan cinta selama 40 tahun, namun tak sanggup menyembunyikan cemburu meski hanya sesaat. – (Ali bin Abi Thalib)

Hati seorang wanita seharusnya begitu dekat dengan Allah, sehingga seorang lelaki harus mencari Allah terlebih dahulu hanya untuk menemukannya....

Tak perlu berlumba menjadi wanita yang cantik, kerana wanita yang cantik sudah terlalu banyak. Jadilah wanita cerdik kerana syurga menginginkan orang seperti ini.

Percayalah.., seorang wanita yang mencintai Alloh, Alloh akan berikan lelaki terbaik untuk menjaganya....

Wanita itu makhluk perasa. Nasehati ia dengan lembut dan penuh cinta...

Ada dua pilihan untuk seorang wanita; yaitu menjadi sebaik-baik ‘perhiasan’ atau sebesar-besar ‘fitnah’.....

“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita solehah.” – (HR. Muslim)

“Aku tidak meninggalkan satu fitnah pun yang lebih membahayakan para lelaki selain fitnah wanita.” – (HR. Bukhari)

Jika seorang wanita menunaikan solat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya, dan mentaati suaminya, niscaya akan dikatakan padanya, “masuklah ke dalam syurga dari pintu manapun yang kau mau.” – (HR. Ahmad)

Wanita solehah tidak pernah takut menikah dengan lelaki yang miskin harta, melainkan yang ditakutkan adalah menikah dengan lelaki yang miskin ilmu dan miskin tanggung jawab....

Sayangilah perempuan seperti seorang sahabat, lindungilah perempuan seperti seorang adik, dan hormatilah perempuan seperti seorang ibu....

Wanita solehah tidak akan silau dengan perhiasan dunia, sebab dialah sebaik-baik perhiasan dunia...

Muslimah.., emasmu adalah agamamu, perhiasanmu adalah budi pekertimu, mahkotamu adalah auratmu, dan hartamu adalah akhlakmu.....

Status seorang wanita muslimah dalam islam: saat lahir, ia menjadi jalan syurga bagi kedua orangtuanya; saat menikah, ia menyempurnakan separuh agama suaminya; saat menjadi ibu,syurga berada di telapak kakinya....

HARGA DIRI LAKI LAKI
Pada Agamanya
laki laki harus paham syariat, paham halal haram, paham cara membaca Qur'an dengan baik dan benar. sebab Alloh memerintahkannya untuk menjaga diri dan keluarganya dari api neraka (QS. At-Tahrim Ayat 6)

Pada pekerjaan/bisnisnya
laki laki harus bekerja/berdagang, sebab Alloh mewajibkannya menafkahi keluarganya. dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut (QS Al-Baqarah Ayat 233)

Pada Akhlaknya
laki laki harus berbuat baik pada empat wanita ini yakni, Ibunya, Kakak/Adik perempuannya, istrinya, dan anak anak perempuannya sebab Rasululloh berkata, sebaik-baiknya kalian yang paling ke keluarganya dan aku yang paling baik ke keluargaku. (HR. Turmudzi)

maka yang diamanahi anak laki laki, ajarkan mereka dengan sungguh-sungguh agama/sunnah Nabi agar mereka Allah berikan taufik dan pertolongannya, Allohumma Aamiin.

Baarakalloh Fiikum
Semoga Bermanfaat

☝️

Address

Jalan Kenanga 2 . . Rt 04 Rw 05. . Setro Tamanrejo Tunjungan
Blora
58252

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PA 212 DTK BLORA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share