ISC |Islamic Study Center| AL_IMAN

ISC |Islamic Study Center| AL_IMAN Jalin Ukhuwah Dalam Dakwah Tuk Menggapai Ridho Allah Jika dakwah adalah jalan yang panjang, janganlah berheni sebelum menemukan penghujungnya.

Jika dakwah adalah beban yang berat, mintalah punggung kuat untuk menopangnya. Jika dakwah pendukungnya sedikit, jadilah bagian yang sedikit itu.

Up grading ldk  Isc al iman
10/09/2016

Up grading ldk Isc al iman

13/08/2016
Sedang berlangsung middle level ldk isc al iman stkip budidaya binjaiBersama.ustadzh.lusiana matondang
20/06/2016

Sedang berlangsung middle level ldk isc al iman stkip budidaya binjai
Bersama.ustadzh.lusiana matondang

Sedang berlangsung tilawah one day one juz middle level ldk isc al iman budidaya binjai.
20/06/2016

Sedang berlangsung tilawah one day one juz middle level ldk isc al iman budidaya binjai.

Sedang berlangsung middle level ldk isc al iman budidaya binjai.Bersama ustadz.Joko Mariono.
20/06/2016

Sedang berlangsung middle level ldk isc al iman budidaya binjai.
Bersama ustadz.Joko Mariono.

Sedang berlangsung middle level ldk  isc al iman bersama ustadz Irvantra Padang
20/06/2016

Sedang berlangsung middle level ldk isc al iman bersama ustadz Irvantra Padang

06/05/2016
Basic level Ldk isc al iman Binjai.
02/05/2016

Basic level
Ldk isc al iman Binjai.

12/03/2016

Pohon tak berbuah

Suatu ketika Hasan Basri ditanya : Apa rahasia zuhudmu di dunia ini? Kemudian Beliau menjawab: “Aku tahu rezekiku tidak akan diambil orang lain, karena itu hatiku selalu tenang. Aku tahu amalku tidak akan dikerjakan orang lain, kerana itulah aku sibuk beramal shalih. Aku tahu Allah Ta’ala selalu memperhatikanku, kerana itulah aku malu jika Allah melihatku sedang dalam maksiat. Dan aku tahu kematian itu sudah menungguku, karena itulah aku selalu menambah bekal untuk hari pertemuanku dengan Allah.”

Rahasia Zuhudnya Hasan Al Basri ini memberi pesan bahwa jangan tertipu dengan usia muda karena syarat mati tidak harus tua.

Jangan terpedaya dengan tubuh yang sehat karena syarat mati tidak mesti sakit.

Jangan terperdaya dengan harta kekayaaan karena si kayapun tidak pernah menyiapkan kain kafan buat dirinya meski cuma selembar.

Teruslah berbuat baik kapan dan di manapun, berniat untuk menjadi manusia terbaik, memberi nasihat yang baik-baik p**a, meskipun tidak banyak orang yang mengenalimu dan tidak s**a dengan nasihatmu.
Cukup lah Allah yang mengenali Anda lebih dari pada orang lain.

Jadilah bagai jantung yang tidak terlihat, tetapi terus berdenyut setiap saat hingga kita terus dapat hidup, berkarya dan menebar manfaat bagi sekeliling kita sampai diberhentikan oleh Allah Swt.
“Waktu yang kusesali adalah jika pagi hingga matahari terbenam, amalku tidak bertambah sedikitpun, padahal aku tahu saat ini umurku terus berkurang” (Ibnu Mas’ud r.a)
Nabi SAW bersabda : orang yang cerdas itu adalah orang yang mempersiapkan kematian dan mepersiapkan bekal untuk hidup setelah kematiannya.

12/03/2016

Garam dan Telaga


Ada seorang anak muda sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet menemui seorang Tua yang bijak.

Pemuda itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan.
“Coba, minum ini dan katakan bagaimana rasanya?”.
“Pahit. Pahit sekali”, jawab sang tamu, sambil meludah ke samping.

Pak Tua itu, sedikit tersenyum. Ia, lalu mengajak tamunya ini, untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu.

Pak Tua itu, lalu kembali menaburkan segenggam garam, ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-aduk dan tercipta riak air, mengusik ketenangan telaga itu. “Coba, ambil air dari telaga ini dan minumlah. Bagaimana rasanya?”.
“Segar”, sahut pemuda tersebut.
“Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?”, tanya Pak Tua.
“Tidak”, jawab si anak muda.

Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama dan memang akan tetap sama!.

Tapi, kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.

Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan.


Sumber: Broadcast wa

09/03/2016

BAHASA, SALAH SATU KUNCI PERBAIKI GENERASI



Assalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh...

Ayah/Bunda...

Hari ini mari kita baca pesan Allah tentang pentingnya orangtua memperhatikan bahasa, karena ia adalah satu kunci dari "Dua Kunci Memperbaiki Generasi" sebagaimana firman-Nya dalam surah an-Nisa ayat 9:
(وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا)
“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar”.

Ketika orang tua tak lagi memperhatikan apa yang terjadi dengan generasi masa kini, maka jangan heran tak sedikit anak-anak muda miliki banyak kelemahan. Dalam ayat di atas Allah mengingatkan kita agar takut dengan kondisi ini, dan kita tak boleh berdiam diri saja.

Lalu, Apa yang Harus Kita Lakukan...?
Pertama, perbaiki keimanan kita sehingga kita benar-benar menjadi orangtua yang bertakwa. Cukupkah hanya sampai disini?. Tidak perlu jauh-jauh mencari bukti betapa banyak orangtua yang baik ibadah dan pemahaman agamanya namun anaknya tak juga dekat dengan Tuhannya. Kenapa? Karena ia berhenti pada satu kunci saja padahal paket perbaikan generasi tak berhenti di bertakwa pada Allah saja, ada satu langkah yang harus dilakukan secara bersamaan yaitu mengucapkan perkataan yang benar.

Kedua, Berkata-katalah secara benar. Benar yang diucapkan. Benar pilihan kata (diksi) yang disampaikan. Benar maksud dan tujuan komunikasinya. Benar cara menyampaikannya. Benar dalam arti adanya kesesuaian antara kata dan perbuatan.


Dear parents...

Inilah yang harus juga kita lakukan disamping memperbaiki keimanan: perbaiki bahasa dan cara berbahasa kita pada anak.

Yuk kita belajar meningkatkan kualitas komunikasi kita sebagai orangtua.



---------

08/03/2016

DIBALIK KETIDAKTAHUAN




Nabi NUH belum tahu Banjir akan datang ketika ia membuat Kapal dan ditertawai Kaumnya.

Nabi IBRAHIM belum tahu akan tersedia Domba ketika Pisau nyaris memenggal Buah hatinya.

Nabi MUSA belum tahu Laut terbelah saat dia diperintah memukulkan tongkatnya.

Yang Mereka Tahu adalah bahwa Mereka harus Patuh pada Perintah ALLAH dan tanpa berhenti Berharap yang Terbaik.

Ternyata dibalik KETIDAKTAHUAN kita, ALLAH telah menyiapkan Kejutan!

SERINGKALI Allah Berkehendak didetik-detik terakhir dalam pengharapan dan ketaatan hamba-hambaNYA.

Jangan kita berkecil hati saat sepertinya belum ada jawaban dari do'a.
Karena kadang Allah mencintai kita dengan cara-cara yang kita tidak duga dan kita tidak s**a.

Allah memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita Inginkan...!

Lakukan bagianmu saja, dan biarkan Allah akan mengerjakan bagian-NYA.

Tetaplah Percaya.
Tetaplah Berdoa.
Tetaplah Setia.
Tetaplah meraih Ridho-NYA

Aamiin ...



Oleh: Satria Hadi Lubis

Address

Jln. Gaharu No. 147
Binjai
20746

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when ISC |Islamic Study Center| AL_IMAN posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to ISC |Islamic Study Center| AL_IMAN:

Share