01/05/2026
Parhalado Na Gok Tingki.
1.
Panggilan kudus telah tiba,
Membawa tugas di dalam waktu yang genap.
Bukan sekadar setahun dua tahun saja,
Namun sampai akhir janji yang terucap.
Langkah diutus, jiwa diserahkan penuh,
Bumi dan ladang gereja, itulah tujuan.
Menabur firman, meski badai mendera,
Menjadi hamba yang setia dalam Tuhan.
Reff :
Aku, Parhalado Na Gok Tingki,
Di dalam waktu yang Tuhan tetapkan.
Semua tenaga, hati, dan juga pikiran,
Kupersembahkan, tak ada yang kusimpan.
Kesetiaan bukan hanya di bibir,
Namun karya nyata, bukti kasih yang tak pudar.
Sampai panen raya tiba,
Upah sejati dari Tangan-Mu kuraih.
2.
Terkadang air mata membasahi p**i,
Saat cobaan datang, ujian tak terhindar.
Mencari domba yang hilang di tengah sunyi,
Menguatkan yang rapuh, membawa pelipur lara.
Tak pernah gentar karena tahu,
Kekuatan-Mu selalu menyertai hamba.
Membawa terang di lorong yang gelap,
Menjadi garam yang menyegarkan dunia.
Reff :
Aku, Parhalado Na Gok Tingki,
Di dalam waktu yang Tuhan tetapkan.
Semua tenaga, hati, dan juga pikiran,
Kupersembahkan, tak ada yang kusimpan.
Kesetiaan bukan hanya di bibir,
Namun karya nyata, bukti kasih yang tak pudar.
Sampai panen raya tiba,
Upah sejati dari Tangan-Mu kuraih.
Aku, Parhalado Na Gok Tingki,
Di dalam waktu yang Tuhan tetapkan.
Semua tenaga, hati, dan juga pikiran,
Kupersembahkan, tak ada yang kusimpan.
Kesetiaan bukan hanya di bibir,
Namun karya nyata, bukti kasih yang tak pudar.
Sampai panen raya tiba,
Upah sejati dari Tangan-Mu kuraih.
Aku, Parhalado Na Gok Tingki,
Di dalam waktu yang Tuhan tetapkan.
Semua tenaga, hati, dan juga pikiran,
Kupersembahkan, tak ada yang kusimpan.
Kesetiaan bukan hanya di bibir,
Namun karya nyata, bukti kasih yang tak pudar.
Sampai panen raya tiba,
Upah sejati dari Tangan-Mu kuraih.
Aku, Parhalado Na Gok Tingki,
Di dalam waktu yang Tuhan tetapkan.
Semua tenaga, hati, dan juga pikiran,
Kupersembahkan, tak ada yang kusimpan.
Kesetiaan bukan hanya di bibir,
Namun karya nyata, bukti kasih yang tak pudar.
Sampai panen raya tiba,
Upah sejati dari Tangan-Mu kuraih.
Outro :
Ya Tuhan, genapkanlah waktu ini,
Hingga kelak aku bertemu Engkau.
Sebuah mahkota kemuliaan sejati,
Menjadi milikku, Parhalao Na Gok Tingki untukMu Tuhan.
Ya Tuhan, genapkanlah waktu ini,
Hingga kelak aku bertemu Engkau.
Sebuah mahkota kemuliaan sejati,
Menjadi milikku, Parhalao Na Gok Tingki untukMu Tuhan.
Ya Tuhan, genapkanlah waktu ini,
Hingga kelak aku bertemu Engkau.
Sebuah mahkota kemuliaan sejati,
Menjadi milikku, Parhalao Na Gok Tingki untukMu Tuhan.
Ya Tuhan, genapkanlah waktu ini,
Hingga kelak aku bertemu Engkau.
Sebuah mahkota kemuliaan sejati,
Menjadi milikku, Parhalao Na Gok Tingki untukMu Tuhan.
Lirik dan Lagu : Tim Digital Media GKPI Jemaat Khusus Binjai Kota
βΊοΈ