18/12/2025
Pekan Kompetisi Siswa tahun ini menjadi momentum berharga untuk mempererat tali silaturahmi dalam bingkai keimanan. Melalui lomba Asmaul Husna, para siswa tidak hanya berlomba dalam lantunan suara yang indah, tetapi juga menanamkan tauhid dan kecintaan kepada Allah SWT ke dalam sanubari mereka. Kegiatan ini menjadi fondasi spiritual yang penting, selaras dengan semangat pendidikan kebangsaan yang ditekankan dalam kegiatan di Desa Mentayan ini, guna membentuk karakter generasi muda yang religius dan berintegritas.
Sisi kreativitas dan kearifan lokal turut bersinar melalui Lomba Tari Tradisional. Seperti yang terlihat pada raut wajah bahagia para pemenang di panggung, seni tari menjadi sarana bagi siswa untuk mengekspresikan bakat sekaligus melestarikan budaya bangsa. Keindahan gerak dan kostum yang ditampilkan merupakan simbol bahwa kreativitas harus terus dipupuk agar identitas budaya kita tetap lestari di tengah kemajuan zaman. Ini adalah wujud nyata dari upaya meningkatkan kreativitas dan sportivitas sebagaimana misi yang kita usung bersama.
Energi positif juga meluap di lapangan melalui kompetisi Futsal yang penuh semangat. Di sini, nilai-nilai sportivitas, kerja sama tim, dan kedisiplinan diuji secara langsung. Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap tumbuh kembang generasi muda.
Pondok Pesantren Nurussalam berkomitmen untuk terus menyelenggarakan lomba-lomba ini sebagai agenda rutin. Kami percaya bahwa perpaduan antara olah rasa melalui seni, olah dzikir melalui Asmaul Husna, dan olah raga melalui futsal akan melahirkan generasi emas yang tangguh secara fisik maupun mental.