Sahabat Yamima

Sahabat Yamima Dakwah Pedalaman Nusantara
(333)

Update pemasangan pintu masjid Granada Yuk suppot lagi yuk
08/05/2026

Update pemasangan pintu masjid Granada Yuk suppot lagi yuk

Keluarga Besar Sahabat yamima mengucapkan *بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ   الرَّحِيْـــــم*  السَّلاَمُ عَلَيْك...
21/03/2026

Keluarga Besar Sahabat yamima mengucapkan *بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم*

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

*𝔇𝔢𝔫𝔤𝔞𝔫 𝔰𝔢𝔤𝔞𝔩𝔞 𝔨𝔢𝔯𝔢𝔫𝔡𝔞𝔥𝔞𝔫 𝔥𝔞𝔱𝔦 𝔨𝔞𝔪𝔦 𝔪𝔢𝔫𝔤𝔲𝔠𝔞𝔭𝔨𝔞𝔫*

*𝔖𝔢𝔩𝔞𝔪𝔞𝔱 ℌ𝔞𝔯𝔦 ℜ𝔞𝔶𝔞 ℑ𝔡𝔲𝔩 𝔉𝔦𝔱𝔯𝔦*
*1 𝔖𝔶𝔞𝔴𝔞𝔩 1447 H*

تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّا وَمنِْكُمْ صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ,
كُلُّ عَامٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ. اَللّهُمَّ اجْعَلْنَا وَإِيَّاكُمْ مِنَ العَاءِدِيْنَ وَالفَاءِزِيْنَ وَالمَقْبُوْلِيْنَ.

*_Mohon Maaf Lahir dan Bathin_*

*𝔖𝔢𝔪𝔬𝔤𝔞 𝔄𝔩𝔩𝔞𝔥 SWT 𝔪𝔢𝔪𝔟𝔢𝔯𝔦𝔨𝔞𝔫 𝔨𝔦𝔱𝔞 𝔲𝔪𝔲𝔯 𝔭𝔞𝔫𝔧𝔞𝔫𝔤 𝔶𝔞𝔫𝔤 𝔟𝔞𝔯𝔬𝔨𝔞𝔥 & 𝔨𝔢𝔰𝔢𝔥𝔞𝔱𝔞𝔫 𝔰𝔢𝔥𝔦𝔫𝔤𝔤𝔞 𝔟𝔦𝔰𝔞 𝔟𝔢𝔯𝔱𝔢𝔪𝔲 𝔨𝔢𝔪𝔟𝔞𝔩𝔦 𝔡𝔢𝔫𝔤𝔞𝔫 ℜ𝔞𝔪𝔞𝔡𝔥𝔞𝔫 𝔶𝔞𝔫𝔤 𝔞𝔨𝔞𝔫 𝔡𝔞𝔱𝔞𝔫𝔤*

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَات

Rizal Abu Fathi
Pimpinan

Rangkaian kegiatan YAMIMA Bulan suci ramadhan Jazakumullahkhoiron kepada para mukhsinn yang tidak kami bisa sebutkan sat...
20/03/2026

Rangkaian kegiatan YAMIMA Bulan suci ramadhan

Jazakumullahkhoiron kepada para mukhsinn yang tidak kami bisa sebutkan satu persatu
Semoga allah gantikan dengan keberkahan harta yang masih di genggaman dan Allah gantikan pahala apa yang telah di beri..

Barokallahufiikum
Rizal Abu Fathi

16/03/2026

Dokumentasi Buka puasa tahun 2026

Yuk tunaikan zakat anda, karena Zakat anda masa depan untuk mereka Khusus Rek zakat BSI 4884880034 A.n yayasan Amanah in...
09/03/2026

Yuk tunaikan zakat anda, karena
Zakat anda masa depan untuk mereka
Khusus Rek zakat BSI 4884880034
A.n yayasan Amanah insan Madani
Info 0852 1861 6689

Barokallahufiikum

Keluarga besar sahabat yamima mengucapkan Ramadhan Mubarok
18/02/2026

Keluarga besar sahabat yamima mengucapkan Ramadhan Mubarok

Alhamdulillah pembuatan pintu masjid sudah kita mulai yuk bantu lagiDi butuhkan iuran 250rb untuk 100 orang semoga hamba...
06/02/2026

Alhamdulillah pembuatan pintu masjid sudah kita mulai yuk bantu lagi

Di butuhkan iuran 250rb untuk 100 orang semoga hamba2 Allah ada kelapangan rezeki bisa bantu kami biaya2 pemasangan ini
Bank BSI 4884880045
A.n yayasan Amanah insan Madani
Barokallahufiikum jazakumullahkhoiron
Info 0852 1861 6689

Membedah Filosofi "Long-Term Thinking" Jeff Bezos​Jeff Bezos, pendiri Amazon, dikenal dengan prinsip "Day 1" dan fokus j...
18/01/2026

Membedah Filosofi "Long-Term Thinking" Jeff Bezos
​Jeff Bezos, pendiri Amazon, dikenal dengan prinsip "Day 1" dan fokus jangka panjang yang sangat kuat. Kalimat motivasi tersebut merangkum bagaimana seorang profesional seharusnya bersikap di tengah tekanan dunia kerja modern:
​1. Fokus pada Jangka Panjang (Long-Term Focus)
Bezos sering menekankan bahwa jika Anda fokus pada target tiga bulan ke depan, Anda sedang bersaing dengan banyak orang. Namun, jika Anda fokus pada target tujuh tahun ke depan, Anda hanya bersaing dengan sedikit orang. Dalam karir, ini berarti jangan hanya mengejar validasi instan. Investasikan waktu untuk belajar keahlian yang sulit (skill) yang mungkin baru terasa manfaatnya bertahun-tahun kemudian. Fokus jangka panjang membantu Anda tetap tenang saat menghadapi kegagalan kecil karena Anda tahu arah tujuan besar Anda.
​2. Strategi Cerdas dalam Menghadapi Beban Kerja (Workload)
Saat pekerjaan menumpuk, bekerja lebih keras seringkali bukan solusinya, melainkan bekerja lebih cerdas. Bezos menerapkan pengambilan keputusan yang cepat namun berkualitas. Ia membagi keputusan menjadi dua tipe: yang bisa diubah (pintu dua arah) dan yang tidak bisa diubah (pintu satu arah). Dengan Strategy ini, Anda tidak akan terjebak dalam kelelahan (burnout) karena Anda tahu mana pekerjaan yang membutuhkan energi penuh dan mana yang bisa didelegasikan atau diselesaikan dengan cepat.
​3. Kualitas vs Deadline
Dalam dunia Bezos, standar tinggi adalah kunci. Seringkali kita terburu-buru mengejar Deadline hingga mengorbankan kualitas. Namun, hasil kerja yang buruk akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk diperbaiki di masa depan. Mempertahankan kualitas di tengah tekanan menunjukkan bahwa Anda memiliki kendali atas pekerjaan Anda, bukan pekerjaan yang mengendalikan Anda.
​4. Profesionalisme dan Performa Stabil
Aset terbesar dalam karir bukanlah satu keberuntungan besar, melainkan Performance yang stabil dan konsisten. Menjadi Professional berarti rekan kerja dan atasan tahu mereka bisa mengandalkan Anda kapan saja. Performa yang naik-turun secara drastis menciptakan ketidakpastian, sementara performa stabil membangun reputasi yang kuat. Konsistensi inilah yang pada akhirnya akan membuka pintu Promotion dan peluang-peluang besar lainnya secara alami.
​Singkatnya, filosofi ini mengajak kita untuk menjadi arsitek karir kita sendiri, bukan sekadar pekerja yang reaktif terhadap keadaan. Dengan visi yang jauh ke depan dan strategi yang matang, setiap beban kerja akan menjadi batu loncatan menuju pencapaian yang lebih tinggi.

07/01/2026

Rakyat menderita pemimpin pestapora

Tulisan tersebut merupakan refleksi tajam yang berakar pada pemikiran Imam Al-Ghazali mengenai ekosistem moral suatu bangsa. Berikut adalah penjelasan mendalam mengenai setiap poin tersebut:

​1. Rantai Kerusakan: Ulama, Pemimpin, dan Rakyat
​Pesan ini menegaskan bahwa kerusakan masyarakat tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui reaksi berantai. Al-Ghazali berpendapat bahwa rakyat menjadi rusak karena perilaku pemimpinnya, dan pemimpin menjadi rusak karena pengaruh ulama atau cendekiawan yang mendampingi mereka.

​Ulama Pencinta Harta: Ketika pemegang otoritas moral (ulama/intelektual) telah terbeli oleh kemewahan dunia, mereka kehilangan keberanian untuk menyuarakan kebenaran.

​Pemimpin yang Buta: Akibatnya, pemimpin tidak lagi mendapatkan nasihat yang tulus, melainkan pembenaran atas ambisi pribadi mereka. Hal ini membuat pemimpin "buta" terhadap penderitaan rakyat dan keadilan.

​2. Penghancuran Sistem dan Moralitas
​Ketika kekuasaan tidak lagi dijalankan berdasarkan nilai agama atau etika (yang seharusnya memberikan rasa takut dan malu), maka politik hanya menjadi alat untuk menumpuk harta.
​Sistem yang "Diperkosa": Aturan hukum dan birokrasi yang semestinya melindungi warga negara justru dimanipulasi untuk kepentingan elit.
​Runtuhnya Moralitas: Saat rakyat melihat pemimpin mereka melakukan kezaliman tanpa rasa malu, standar moral di tingkat akar rumput pun ikut merosot. Masyarakat mulai menganggap kecurangan sebagai kewajaran demi bertahan hidup.

​3. Bahaya Keheningan (The Sin of Silence)
​Bagian paling menggugah dari tulisan ini adalah peringatan tentang sikap diam. Kezaliman bukan hanya lahir dari aksi para penindas, tetapi juga dari pembiaran oleh mereka yang merasa "orang baik".
​Sekutu Kezaliman: Diam di depan kebus**an berarti memberikan ruang bagi kejahatan tersebut untuk tumbuh lebih besar.

​Penindasan Diri Sendiri: Al-Ghazali menekankan bahwa rakyat seringkali menindas diri mereka sendiri dengan tetap memilih atau mendukung pemimpin yang jelas-jelas telah zalim.
​Analisis Kontekstual:
Realita yang digambarkan mencerminkan kekhawatiran bahwa politik masa kini telah kehilangan ruhnya sebagai sarana "maslahat bersama" dan beralih menjadi sekadar kesepakatan elit demi keuntungan pribadi. Hilangnya rasa malu dan rasa takut kepada Tuhan membuat keadilan menjadi barang mewah yang tidak terjangkau bagi rakyat kecil.

06/08/2025

Bukan wajah atau status sosial yang bikin kamu dis**ai, tapi caramu berbicara.

Penelitian dari Harvard menunjukkan bahwa ketika seseorang merasa “didengar”, otak mereka melepaskan dopamin zat kimia yang membuat mereka merasa bahagia dan nyaman. Itu sebabnya, orang yang pandai berbicara dengan cara yang tepat cenderung lebih mudah membangun koneksi, dis**ai, bahkan dipercaya.

Namun, banyak yang keliru mengira bahwa berbicara itu hanya soal kata-kata. Padahal, seni berbicara lebih dekat ke psikologi daripada ke tata bahasa. Buku How to Talk to Anyone karya Leil Lowndes, dan Captivate karya Vanessa Van Edwards menjelaskan bahwa keterampilan berbicara yang membuat orang s**a sebenarnya bisa dilatih dan bukan bawaan lahir.

Contoh sederhananya begini: dua orang datang ke sebuah pesta. Yang satu ramah tapi mendominasi obrolan. Yang satu lagi tahu kapan bertanya, tahu kapan diam, dan memberi ruang untuk orang lain bersinar. Siapa yang lebih dis**ai? Jelas yang kedua. Karena simpati tidak datang dari kesan “pintar bicara”, tapi dari “bisa bikin nyaman”.

Berikut tujuh cara berbicara yang membuatmu langsung dis**ai sejak kata pertama.

1. Tanyakan Hal yang Membuka Diri, Bukan Sekadar Basa-basi

Daripada bertanya “Kerja di mana?”, cobalah “Apa yang paling kamu s**a dari pekerjaanmu?” Menurut Captivate oleh Vanessa Van Edwards, pertanyaan yang membuat orang menceritakan nilai atau perasaannya lebih ampuh membangun kedekatan ketimbang pertanyaan faktual. Ini membuat percakapan terasa manusiawi, bukan formalitas.

2. Gunakan Cermin Emosi, Bukan Cuma Bahasa Tubuh

Dalam The Like Switch karya Jack Schafer, ada teknik yang disebut “mirroring” meniru postur tubuh lawan bicara untuk membangun keakraban. Tapi bentuk yang lebih dalam adalah mencerminkan emosi. Saat lawan bicara antusias, kamu ikut bersemangat. Saat ia bercerita soal kegagalan, kamu menunjukkan empati. Ini menciptakan rasa ‘nyambung’ yang tak bisa dipals**an.

3. Cerita Diri dengan Cara yang Rentan tapi Terkontrol

Menceritakan sedikit kelemahan atau momen lucu dari masa lalu membuatmu terasa manusiawi. Dalam Talk Like TED oleh Carmine Gallo, disebutkan bahwa audiens lebih menyukai pembicara yang berani membuka diri, karena itu membangun kepercayaan. Tapi ingat, buka diri secukupnya, jangan curhat panjang sampai bikin orang tidak nyaman.

4. Ulang Kata Penting dari Lawan Bicara Secara Halus

Misalnya saat seseorang berkata, “Saya lagi belajar masak makanan Jepang.” Kamu bisa jawab, “Oh iya? Makanan Jepang tuh tricky ya. Apa yang paling susah menurutmu?” Dengan mengulang sebagian kata mereka, kamu menunjukkan bahwa kamu benar-benar mendengarkan. Teknik ini disebut verbal backtracking, dan terbukti efektif dalam riset komunikasi empatik.

5. Hindari Menyela dengan Cerita Versimu Sendiri

Salah satu bentuk ego yang paling tersembunyi adalah menyela orang dengan cerita serupa milik kita. Dalam You’re Not Listening oleh Kate Murphy, dijelaskan bahwa kebutuhan untuk “nyambung” seringkali justru membuat kita jadi pengganggu. Orang ingin didengarkan, bukan dikalahkan dalam cerita.

6. Gunakan Nada Suara Naik Turun, Bukan Datar atau Terlalu Aktif

Nada suara yang terlalu datar bisa membuatmu terdengar bosan, sementara nada terlalu tinggi membuatmu terdengar memaksa. Dalam Presence oleh Amy Cuddy, nada suara disebut sebagai “pembawa pesan bawah sadar”. Orang lebih percaya dan nyaman pada suara yang tenang, hangat, dan punya irama yang tidak monoton.

7. Akhiri Obrolan dengan Sentuhan Pribadi

Misalnya, “Ngobrol sama kamu bikin sore ini berasa lebih ringan.” Kalimat seperti ini punya efek jangka panjang. Menurut studi dari Journal of Social and Personal Relationships, penutup percakapan yang emosional meninggalkan kesan lebih dalam dibanding pembuka yang mengesankan.

Berbicara bukan cuma soal apa yang keluar dari mulut, tapi apa yang ditinggalkan di hati lawan bicara. Dan itu bisa dilatih tanpa harus menjadi ekstrovert, tanpa harus jadi pembicara ulung.

Kalau kamu merasa pernah ngobrol dan langsung dis**ai, atau sebaliknya, pernah membuat orang menjauh tanpa tahu sebabnya, mungkin salah satu dari tujuh cara di atas bisa jadi jawabannya.
Tulis di kolom komentar, poin mana yang paling ingin kamu latih.

Dan share ke temanmu yang kamu tahu butuh upgrade cara bicaranya mungkin dia nggak sadar, selama ini caranya bikin orang ilfeel.

Address

Jalan Batu Giok Dua No 110 Rt 04/37 Bojong Rawa Lumbu
Bekasi

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sahabat Yamima posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share