Pemuda Theravada Indonesia (PATRIA) adalah sebuah organisasi sosial-keagamaan, Buddhis Theravada Indonesia yang bercorak kepemudaan. Visi PATRIA adalah aktif melahirkan generasi muda yang memiliki kemoralan, sukses dan mampu mandiri dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Partisipasi PATRIA bersifat pengabdian tanpa pamrih dan bersama-sama Keluarga Buddhis Theravada Indonesia bersama-sama mewartakan Buddha Dhamma. Terbentuknya PATRIA berdasarkan hasil musyawarah Pemuda Buddhis pada tanggal 19 Desember 1995 di Vihara Mendut, Jawa Tengah, yang menghasilkan ketua umumnya Saudari Meliana Chandra. Misi utama PATRIA, selain meningkatkan kemoralan dan keyakinan terhadap Buddha Dhamma, adalah juga turut berperan aktif ikut meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Buddhis. Dalam mewujudkan Visi dan Misi, program-program unggulan yang terus diupayakan dan dikembangkan, yakni
1. Kegiatan yang dilakukan adalah Leadership Break, Latihan Kepemimpinan Tingkat Daerah, Latihan Kepemimpinan Tingkat Nasional, Workshop dan Seminar Pengembangan Kepribadian, Komunikasi dan Wirausaha.
2. Program Sosial, Budaya, dan Olah Raga. Kegiatan yang dilakukan adalah PATRIA Peduli – Anak Asuh, Bantuan Pengobatan, Bantuan Bencana, Bakti Sosial, Peduli Lingkungan, Kampanye Anti Narkoba, Perlombaan Olah Raga dan Seni.
3. Program Kemandirian dan Penggalangan Dana dan untuk Mendukung keberlangsungan kegiatan organisasi. Kegiatan yang dilakukan adalah Penyelenggaran Seminar Berbayar, Penjualan Kaset/CD lagu Buddhis, Tour luar/dalam negeri, serta Bazaar.
4. Program Informasi Masyarakat dan Publikasi. Kegiatan yang dilakukan dengan menerbitkan sebuah website www.patria.or.id dan majalah kegiatan Chatta Warta Patria – Chatta online www.chatta.patria.or.id. Anggota PATRIA berumur 16 – 40 tahun. Cabang-cabang PATRIA tersebar di 18 Provinsi, di lebih dari 60 kota di Indonesia, sehingga ini menandakan bahwa PATRIA juga berperan dalam menjaga dan meningkatkan persatuan dan keutuhan generasi muda Buddhis, agar bisa selaras dalam persatuan nasional. PATRIA adalah organisais Buddhis independen tak terkait politik praktis dalam melaksanakan kegiatan-kegiatannya. Dan tidak terkait organisasi politik mana pun, namun demikian setiap pribadi anggota PATRIA berhak dan bebas menentukan hak politiknya
Landasan spiritual pengabdian dan semangat PATRIA adalah dipetik dari Kitab Suci Tipitaka Pali Khuddaka Nikaya Jataka 28/147 dan Dhammapada ayat 50
“Biarlah seseorang mengorbankan hartanya, demi menyelamatkan anggota tubuhnya;
Biarlah ia mengorbankan anggota tubuhnya, demi menyelamatkan hidupnya;
Tetapi biarlah ia mengorbankan hartanya, anggota tubuhnya dan segalanya,
meskipun juga hidupnya, demi kebenaran Dhamma”. (Khuddaka Nikaya, Jataka 28/147)
“Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh orang lain. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh diri sendiri. (Dhammapada ayat 50)
Saat ini PATRIA memiliki Dewan Pengurus Pusat yang berkedudukan di Ibukota negara, Jakarta dan memiliki 22 perwakilan tingkat provinsi/Dewan Pengurus Daerah yang meliputi ;
- DPD Sumatra Utara
- DPD Sumatera Selatan
- DPD Kep**auan Riau
- DPD Riau
- DPD Jambi
- DPD Lampung
- DPD Banten
- DPD DKI Jakarta
- DPD Jawa Barat
- DPD Jawa Tengah
- DPD DI Yogyakarta
- DPD Jawa Timur
- DPD Kalimantan Barat
- DPD Kalimantan Timur
- DPD Kalimantan Selatan
- DPD Kalimantan Tengah
- DPD Kalimantan Utara
- DPD Bali
- DPD Nusa Tenggara Barat
- DPD Sulawesi Selatan
- DPD Sulawesi Tengah
- DPD Sulawesi Tenggara
Serta telah memiliki lebih dari 90 Dewan Pengurus Cabang di kota-kota Indonesia. Kami, PATRIA tak akan mampu melakukan banyak hal sendirian, untuk itu kami mengundang Anda semua, untuk bersama-sama berkontribusi aktif demi membangun generasi muda yang bisa dipercaya, bermoral, sukses dan mandiri. Semoga Tiratana memberkahi. Semoga semua mahkluk bahagia.