LDNU Jakarta Timur

LDNU Jakarta Timur Da'wah Sejuk, Santun dan Berilmu. Yaa LDNU

GUS YAQUT SILATURAHIM KE ULAMA SEPUH KHARISMATIK NU ASLI BETAWI (ABI KH. M. SYAKRIM) DAN ROIS SYURIAH PCNU JAKARTA TIMUR...
09/11/2021

GUS YAQUT SILATURAHIM KE ULAMA SEPUH KHARISMATIK NU ASLI BETAWI (ABI KH. M. SYAKRIM) DAN ROIS SYURIAH PCNU JAKARTA TIMUR (KH. IBNU MULKAN)

Menteri Agama Republik Indonesia silaturahmi ke Yayasan Yusufiah dan silaturahim kepada ulama kharismatik NU asli Betawi Abi KH. M. Syakrim dan KH. Ibnu Mulkan Rois Syuriah PCNU Jakarta Timur.

Beliau Gus Yaqut Cholil Qoumas soan dan mendapat ziyadah do'a dari Abina KH. Syakrim tokoh NU kharismatik asli Betawi yang kini berusia 90 tahun, agar senantiasa barokah dalam menjalankan amanahnya.


05/10/2021
Assalamualaikum Wr. Wb. Saudaraku yg dermawan yg dirahmati Allah SWT.Dampak pandemi covid19 bagi para guru ngaji anak an...
20/04/2020

Assalamualaikum Wr. Wb.
Saudaraku yg dermawan yg dirahmati Allah SWT.

Dampak pandemi covid19 bagi para guru ngaji anak anak di TPA/TPQ sudah jelas, krn sebagian besar mereka sangat mengandalkan honor sedekah yg tidak seberapa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Siapa yg peduli pada mereka, tidak banyak yg membicarakannya, bahkan banyak yg tidak tahu mereka bagian terpenting dalam menanamkan pondasi keagamaan, keilmuan dan etika pada anak-anak.

Oleh karena itu melalui pesan ini saya mengajak Anda semua untuk *peduli guru ngaji* dan berkenan ikut membantu mereka. Target saya untuk membantu di Jakarta Timur ada 239 lembaga TPQ yg telah terdata di Pokja.
Marilah, berikan bantuan Anda melalui:

rekening Bank BRI Syariah No. 30 3030 4040 an. LAZISNU Jakarta Timur.

Saya tunggu donasinya dalam periode tgl 16-30 April 2020.

Atas perhatian dan keikhlasannya, kami ucapkan terima kasih,
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Ust. Afta Ma'arif, S. Si.
(Ketua LAZISNU Jakarta Timur)
Telp.0815-1884-682

Ust. Dadan Hamdani, M.Pd.I.
(Ketua Pokja TPQ Jakarta Timur)
Telp.0813-8078-0812




■ Gus Miek : NU Banyak Difitnah Setelah Gus DurMenurut Gus Miek, Gus Dur itu adalah paku buminya NU. Saat Gus Dur masih ...
18/04/2020

■ Gus Miek : NU Banyak Difitnah Setelah Gus Dur

Menurut Gus Miek, Gus Dur itu adalah paku buminya NU.
Saat Gus Dur masih hidup, tidak ada yang berani ngotak-ngatik NU, kalaupun ada paling cuma satu, yakni penguasa Orde Baru.
Bila Gus Dur menunjuk batang hidung seseorang dengan sebutan pengacau, maka orang itu nggak bakal berani melanjutkan aksinya.

Di masa kepemimpinan Gus Dur, NU berhasil menempatkan dakwah Islam Yang Murni Rahmatan Lil’Alamin, tanpa tindakan destruktif apalagi anarkis.
Tahun 1992, ketika Gus Dur melakukan show of power NU menghadapi tekanan rezim orba saat itu, semua wajah dunia tertuju pada Gus Dur.
1 juta lebih manusia berkumpul menggetarkan Jakarta dan dunia.

Jutaan manusia yang menggetarkan Jakarta itu, dalam barisan ulama terlihat ada KH Kolil Bisri, KH Ilyas Ruhiyat, KH Muslim Rifai Imam Puro, KH Abdullah Faqih Langitan, KH Abdullah Abbas Buntet dan lainnya.

Bahkan dari Pesantren Buntet Cirebon konon ikut mengirim ribuan jin ke acara itu, makanya di tengah-tengah lapangan itu terlihat dikosongkan.
Di situlah jama’ah jin dari Buntet itu bersimpuh.

Setelah Gus Dur wafat, para pembenci NU makin mendapat angin segar untuk menghantam NU.
Banyak ormas dan aliran yang tidak sejalan dengan khittah NU, menghembuskan fitnah kalau PBNU itu sudah melenceng dari khittah NU.
Mereka menghembuskan isu dan fitnah yang memecah-belah.

Menghadapi ini semua, kita jadi kembali teringat pertemuan antara Gus Dur dan Gus Miek.

“Gus, sampean itu paku buminya NU.
Kelak sepeninggal sampean NU bakal kena fitnah,” kata Gus Miek yang sedang di beranda Langgar makam wali Tambak.

“Kenapa bisa begitu Gus. Apakah sudah tidak ada lagi para masyayikh yang menjaga NU?” tanya Gus Dur.

“Bukan karena itu Gus, tapi itu disebabkan dunia sudah di atas kepala warga NU dan banyak orang bodoh yang mencabik NU,” jawab Gus Miek.

Kemudian kedua tokoh besar NU itu berdo’a dengan khusyu sambil sesekali sesegukan menahan tangis.

Selesai berdo’a wajah Gus Miek sumeringah sambil mengatakan, “Fitnah yang ditujukan pada NU hanyalah seumur jagung.”
Mendengar itu Gus Dur tertawa lepas.

Kepada keduanya, Alfatihah…
______
Oleh : Laskar Cah Mbeling

Kepada Muslimin dan Muslimat serta MUHIBBIN Gus Baha di manapun berada.Mohon Doa Nya Untuk Kesembuhan Ibunda Gus Baha' (...
10/04/2020

Kepada Muslimin dan Muslimat serta MUHIBBIN Gus Baha di manapun berada.

Mohon Doa Nya Untuk Kesembuhan Ibunda Gus Baha' (Ibu Nyai Hanid Nursalim)

Semoga Beliau cepat diangkat penyakitnya dan cepat diberikan kesembuhan

Ketik Amin di kolom komentar

Jimat Selamat dari WabahHabib Abu Bakar bin Umar bin Yahya Surabaya dalam kitab al-Mawaid fi Syatta al-Fawaid (hal. 18) ...
07/04/2020

Jimat Selamat dari Wabah

Habib Abu Bakar bin Umar bin Yahya Surabaya dalam kitab al-Mawaid fi Syatta al-Fawaid (hal. 18) menyebutkan suatu amalan agar terhindar dari bahaya wabah yang sedang melanda.

Berikut adalah amalannya:
1. Tulis bacaan berikut pada kertas:
بسم الله الرحمن الرحيم وصلى الله على سيدنا محمد وآله وصحبه وسلم، اللهم سكن هيبة صدمة قهرمان الجبروت بألطافك الخفية الدائرة النازلة من باب الملكوت حتى تشفي بلطفك خلقك وتعينهم وتقيهم عن إنزال قدرتك يا ذا القدرة الكاملة والرحمة الشاملة يا ذا الجلال والإكرام، وصلى الله على سيدنا محمد وآله وصحبه وسلم.

2. Kemudian selalu bawa kertas tersebut.

Habib Abu Bakar bin Umar bin Yahya Surabaya dawuh:
"Sesungguhnya wabah tidak akan mendekati orang yang membawa jimat tersebut. Ini adalah ijazah dari Habib Muhsin bin Alawi Assegaf."

Assalamu'alaikum wr wbDIALOG ANTARA SEORANG WALIYYULLOOH DAN SEGEROMBOLAN WABAH THO'UN.Suatu saat datang segerombolan ju...
07/04/2020

Assalamu'alaikum wr wb

DIALOG ANTARA SEORANG WALIYYULLOOH DAN SEGEROMBOLAN WABAH THO'UN.

Suatu saat datang segerombolan jundullooh dari wabah penyakit ganas yakni Wabah Tho'un yang hendak masuk ke kota Damasykus Syiria.

Di tengah jalan mereka bertemu dengan salah seorang Waliyyullaooh.
Maka terjadilah percakapan singkat antara keduanya.

"Mau kemana Kalian....?"
Tanya Wali tersebut.......!!!!!

"Kami diperintah oleh Allooh Swt untuk memasuki kota Damasykus".
Jawabnya.......!!!!

"Seberapa lama kamu akan tinggal di sana..? Dan kira- kira akan makan seberapa banyak Korban?.
Tanya Wali itu kembali.

"Dua tahun lamanya dan menelan sekitar seribu korban meninggal dunia".
Jawabnya dengan jelas.

Selang dua tahun kemudian,
Sang Wali tersebut bertemu kembali dengan segerombolan wabah penyakit ganas tersebut. Seraya berkata :

"Mengapa dalam waktu dua tahun kalian memakan korban begitu banyak hingga lima puluh ribu orang....?
Bukankah kalian dulu janji korbanya hanya seribu orang meninggal dunia....? "
Subhaanallooh sangat mengagumkan,
apa jawaban dari sekawanan wabah penyakit ganas tersebut....!!!!

"Kami memang diperitah oleh Allooh Swt untuk merenggut seribu korban saja,
Namun sisanya yang empat puluh sembilan ribu korban,
Mereka meninggal dunia karena mereka panik atau sebab khawathir syadidah (ketakutan yang berlebihan) yang meliputi benak dan pikiran mereka."

Jadi kepanikan dan ketakutan yang berlebihan justru sangat berbahaya melebihi bahaya dari virus yang ganas,
Dimana ia akan melahirkan takdir baru yang belum disetting dalam qodho' Allah Swt Yang Mu'allaq.

Karena kepanikan adalah separuh daripada penyakit,
Ketenangan adalah separuh dari obat,
Dan Kesabaran adalah permulaan kesembuhan.

Dikutip dari kitab Hilyatul auliya,
karya Imam Abu Nu'aim al Ashfani.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُنَوِّرُ بِهَا قَلْبِي
وَتَقْضِي لِي بِهَا حَاجَتِيْ فِي الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ
وَعَلَى آلِهٖ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

CIRI-CIRI KOTA YANG WARGANYA  TERJAGA DARI BENCANAوقيل : كل بلدة يكون فيها أربعة فأهلها معصومون من البلاء؛ - إمام عادل ل...
06/04/2020

CIRI-CIRI KOTA YANG WARGANYA TERJAGA DARI BENCANA

وقيل : كل بلدة يكون فيها أربعة فأهلها معصومون من البلاء؛

- إمام عادل لا يظلم.
- وعالم على سبيل الهدى.
- ومشايخ يأمرون بالمعروف وينهون عن المنكر ويحرّضون على طلب العلم والقرآن.
- ونساؤهم مستورات لا يتبرّجن تبرّج الجاهلية الأولى.

[ تفسير القرطبي، ج: ٥ ، ص: ٧٦ ]

Dikatakan (ulama), "Setiap kota yang terdapat 4 entitas di dalamnya, warganya akan terjaga dari pelbagai bencana;

1- Pemimpin adil yang tidak berbuat dzalim.

2- Orang berilmu yang konsisten menegakkan jalan (petunjuk) yang lurus.

3- Para guru yang senantiasa menyeru pada kebaikan dan melarang kemungkaran, serta menganjurkan menuntut ilmu dan mempelajari al-Qur'an.

4- Para wanita yang selalu menutup aurat dan tidak memamerkan kemolekan tubuhnya seperti masa jahiliyyah tempo dulu.

[Tafsir al-Qurthuby, jilid: 5, h.76].

Karomah Syeikh Nawawi Albantani1.  Menjadikan Telunjuknya LampuPada suatu waktu beliau pernah mengarang kitab dengan men...
06/04/2020

Karomah Syeikh Nawawi Albantani

1. Menjadikan Telunjuknya Lampu

Pada suatu waktu beliau pernah mengarang kitab dengan menggunakan telunjuk beliau yang dijadikan sebagai lampu, saat itu dalam sebuah perjalanan. Karena tidak ada cahaya dalam syuqduf atau rumah-rumahan, sementara aspirasi tengah kencang mengisi kepalanya. Syaikh Nawawi kemudian berdoa memohon kepada Allah Ta’ala agar telunjuk kirinya dapat menjadi lampu agar dapat menerangi jari kanannya yang digunakan untuk menulis itu. Kitab yang kemudian lahir dengan nama Marâqi al-‘Ubudiyyah syarah Matan Bidâyah al-Hidayah itu harus dibayar beliau dengan cacat pada jari telunjuk kirinya. Cahaya yang diberikan Allah pada jari telunjuk kiri beliau itu membawa bekas yang tidak hilang.

2. Melihat Ka’bah Dengan Telunjuknya

Karomah beliau yang lain juga diperlihatkannya di saat mengunjungi salah satu masjid di Jakarta yakni Masjid Pekojan. Masjid yang dibangun oleh salah seorang keturunan cucu Rasulullah saw Sayyid Utsmân bin ‘Agîl bin Yahya al-‘Alawi. Masjid Ulama dan M***i Betawi itu ternyata memiliki kiblat yang salah. Padahal yang menentukan kiblat bagi mesjid itu adalah Sayyid Utsmân sendiri.

Kemudian, beliau kedatangan anak remaja (Syaik Nawawi) yang menyalahkan arah kiblatnya. saat seorang anak remaja yang tak dikenalnya itu menyalahkan penentuan kiblat, kagetlah Sayyid Utsmân. Diskusipun terjadi dengan seru antara mereka berdua. Sayyid Utsmân tetap berpendirian kiblat Mesjid Pekojanya itu sudah benar. Sementara Syaikh Nawawi remaja berpendapat arah kiblat mesjidnya itu harus dibetulkan. Saat kesepakatan tak bisa diraih karena masing-masing mempertahankan pendapatnya dengan keras, Syaikh Nawawi meletakan tangan kirinya ke bahu Sayyid Utsmân (merangkul) dan tangan kananya menunjuk sesuatu, Syaikh Nawawi berkata:
“ Lihatlah Sayyid!, itulah Ka΄bah tempat Kiblat kita. Lihat dan perhatikanlah! Tidakkah Ka΄bah itu terlihat amat jelas? Sementara Kiblat masjid ini agak kekiri. Maka perlulah kiblatnya digeser ke kanan agar tepat menghadap ke Ka΄bah”. Ujar Syaikh Nawawi remaja”.

Sayyid Utsmân termangu dan keheranan. Ka΄bah yang ia lihat dengan mengikuti telunjuk Syaikh Nawawi remaja memang terlihat jelas. Sayyid Utsmân merasa takjub dan menyadari remaja yang bertubuh kecil di hadapannya ini telah dikaruniai kemuliaan, yakni terbukanya nur basyariyyah. Dengan karamah itu, di manapun beliau berada Ka΄bah tetap terlihat. Dengan penuh hormat, Sayyid Utsmân langsung memeluk tubuh kecil beliau. dan berjabat tangan sambil mencium tanganya, ketika Sayyid Utsmân ingin mencium tanganya, ditariklah tanganya (Syaikh Nawawi), Sayyid Utsmân pun kebingungan mengapa beliau tidak mau?, Sayyid Utsmân pun bertanya dan Syaikh Nawawi menjawab: “Karena saya tidak pantas untuk bersalaman sambil dicium begitu oleh mu”. Subhanallah alangkah bagusnya akhlak beliau. Sampai saat ini, jika kita mengunjungi Masjid Pekojan akan terlihat kiblat digeser, tidak sesuai aslinya.

3. Mayatnya yang luarbiasa

Telah menjadi kebijakan Pemerintah Arab Saudi bahwa orang yang telah dikubur selama setahun kuburannya harus digali. Tulang belulang si mayat kemudian diambil dan disatukan dengan tulang belulang mayat lainnya. Selanjutnya semua tulang itu dikuburkan di tempat lain di luar kota. Lubang kubur yang dibongkar dibiarkan tetap terbuka hingga datang jenazah berikutnya terus silih berganti. Kebijakan ini dijalankan tanpa pandang bulu. Siapapun dia, pejabat atau orang biasa, saudagar kaya atau orang miskin, sama terkena kebijakan tersebut. Inilah yang juga menimpa makam Syaikh Nawawi. Setelah kuburnya genap berusia satu tahun, datanglah petugas dari pemerintah kota untuk menggali kuburnya. Tetapi yang terjadi adalah hal yang tak lazim. Para petugas kuburan itu tak menemukan tulang belulang seperti biasanya. Yang mereka temukan adalah satu jasad yang masih utuh. Tidak kurang satu apapun, tidak lecet atau tanda-tanda pembusukan seperti lazimnya jenazah yang telah lama dikubur. Bahkan kain putih kafan penutup jasad beliau tidak sobek, masih harum dan tidak lapuk sedikitpun.

Tentu saja kejadian ini mengejutkan para petugas. Mereka lari berhamburan mendatangi atasannya dan menceritakan apa yang telah terjadi. Setelah diteliti, sang atasan kemudian menyadari bahwa makam yang digali itu bukan makam orang sembarangan. Langkah strategis lalu diambil. Pemerintah melarang membongkar makam tersebut. Jasad beliau lalu dikuburkan kembali seperti sediakala. Hingga sekarang makam beliau tetap berada di Ma΄la, Mekah dan yang paling aneh kuburan beliau satu-satunya kuburan yang tumbuh rumput bahkan rumput nya hijau dan bagus. Subhanallah.

4. Tidur Di Lidah Ular

Konon pada suatu malam hari dimana beliau melanjutkan perjalananya ke Mekkah, beliau kelelahan dan mencari sebuah gubuk yang tak berpenghuni atau saung. Setelah mencari-cari akhirnya beliau menemukan lampu yang sangat redup dan kecil. Akhirnya beliau tiba disuatu tempat tersebut dan memulai untuk beristirahat. Dibenak beliau bertanya: “Kok dasar saung ini sangat lembut dan empuk ya???”. Saking lelahnya beliah tidak terlalu mempersoalkan hal tersebut, tidurlah beliau dengan meletakan tongkatnya dengann posisi berdiri.

Pagi pun datang dan beliau terbangun dari tidurnya untuk sholat dan kemudian melanjutkan perjalananya. Setelah kurang lebih 7 langkah dari tempat peristirahatanya itu, beliau menyentuh darah dari ujung tongkatnya tersebut, dengan heran kemudian beliau menoleh kebelakang dan menemui ular raksasa yang sedang beranjak pergi. Tanpa disadari ternyata semalem beliau tidur dilidah seekor ular raksasa dan tongkatnya yang berposisi berdiri tersebut merintangi kedua gigi ular itu.

Beliau pun langsung menyebut kalimat istigfar dan memuji kebesaran Allah SWT dengan mengucapkan kalimat kebesaran-NYA.

5. Mengeluarkan Buah Rambutan Dari Tanganya

Di Mekkah beliau mndirikan tempat mengajar/sekolah dengan murid yang lumayan banyak. Disuatu hari beliau menerangkan kepada para santri-santrinya:

Syaikh Nawawi: “Sunnah Islam kalau berbuka puasa itu hendaknya memakan yang manis-manis terlebih dahulu, kalau disini terdapat buah kurma, ditempatku ada yang tidak kalah manisnya dengan kurma!!!”

Santri-santri:” Betul syaikh kalo ditempat kami kurma, lalu bagaimana dengan tempat syaikh yg tidak tumbuh buah kurma???”

Syaikh Nawawi: “Sebentar”

Syaikh Nawawi langsung menyembunyikan tanganya ke belakang tubuhnya!!!. Santri-santri pun sangat heran apa yang dilakukan gurunya tersebut dan terdengar ditelinga para santri-santri suara seperti orang yang sedang mengambil buah-buahan dari pohonya.

Kemudian Syaikh Nawawi menyuguhkan buah Rambutan yang persis seperti baru diambil dari pohonya. Santri-santri pun sangat terheran-heran dengan apa yang dilakukan oleh gurunya tersebut.

“Nah ini yang aku makan pertama ketika berbuka puasa di tempatku, silahkan dicicipi”. Kata Syeikh Nawawi sambil membagikanya kepada para santri dikelasnya mengajar.

Para santri pun langsung mencicipi dan sangat menikmati kemanisan buah rambutan yang diberikan gurunya itu.

Sebenarnya karomah beliau masih banyak, berhubung buku nya sudah hilang dan sangat susah untuk mendapatkannya kembali, hanya ini yang saya ketahui dari karomah-karomah beliau.

Diceritakan Oleh KH.Thobary Syadzily

Dulu Syeikh Nawawi al-Bantani (kira-kira masih berusia belasan tahun) pernah sholat di masjid Pekojan Jakarta Kota dekat kediaman Habib Utsman bin Yahya. Ketika usai sholat Syeikh Nawawi menghampiri dan berkata kepada Habib Utsman dengan nada lemah lembut dan penuh hormat (kebetulan Habib Utsman berada di dalam masjid):

Wahai Habib yang saya hormati ! Sebelumnya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Jawab Habib: Ya, ada apa anak muda?
Begini Habib: Masjid ini kurang ngiblat dan kurang nyerong ke sebalah kanan (ke arah Utara).
Kata Habib Utsman: Masid ini sudah saya ukur dengan alat kompas dan berdasarkan ilmu falak (memang Habib Utsman adalah seorang pakar ilmu falak).

Kemudian, Syeikh Nawawi al-Bantani dengan sopannya menunjuk ke arah kiblat dan seketika itu juga ka'bah kelihatan dengan amat jelasnya di hadapan mereka berdua.

Menyaksikan itu, Habib Utsman bin Yahya terperanjat dan kemudian langsung menubruk dan ingin mencium tangan Syeikh Nawawi al-Bantani, namun Syeikh Nawawi menarik dan menolak tangannya untuk dicium tangani oleh Habib Utsman bin Yahya, dan beliau berkata:
Wahai Habib yang mulia ! Saya tidak pantas untuk dicium tangani oleh Habib, Karena, Habib adalah orang mulia dan turunan Rasulullah, sedangkan saya adalah orang kampung biasa.

Mendengar kata-kata Syeikh Nawawi al-Bantani itu, kemudian Habib Utsman bin Yahya langsung merangkul badannya Syeikh Nawawwi dan mereka saling berpelukan sambil menangis dengan bercucuran air mata.

________________

Syeikh Nawawi al-Bantani juga termasuk salah seorang ulama pakar ilmu falak. Banyak kitab-kitab karyanya yang menerangkan tentang ilmu falak. Hanya saja kitab yang masuk ke Indonesia (yang saya tahu) adalah kitab "Sullamul Munajat".

Di dalam kitab "Sullamul Munajat" itu (lihat halaman 23-24, cetakan "Darul Kutub al-Islamiyyah", Kalibata - Jakarta Selatan) Syeikh Nawawi menerangkan tenyang ilmu arah kiblat beserta hukumnya. Hanya saja untuk menghitung arah kiblat wilayah Banten, beliau menggunakan sebagai bujur nol derajatnya adalah "Al-Zajairotul Kholidat", bukan Greewich. Tapi setelah saya hitung dan saya bandingkan dengan perhitungan ilmu falak arah kiblat "Sistem Kontemporer" hasilnya tidak beda jauh alias hampir sama.

Berprasangka baiklahPada manusiaPada hewanPada virus dllkarena allah ngikut sama prasangka hambanya saja
06/04/2020

Berprasangka baiklah
Pada manusia
Pada hewan
Pada virus dll
karena allah ngikut sama prasangka hambanya saja

01/04/2020

Pelantikan LDNU Jakarta Timur | Walikota Jaktim.
Semoga Amanah dan Barokah

Merenung atas segala ayat-ayatNya
29/03/2020

Merenung atas segala ayat-ayatNya

Address

Baru
132460

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when LDNU Jakarta Timur posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to LDNU Jakarta Timur:

Share