Gua Maria Kaliori

Gua Maria Kaliori Gua Maria Kaliori adlh tempat ziarah umat Katolik di Banyumas - Keuskupan Purwokerto, 20km dari Kota Purwokerto. Jawa Tengah

Gua Maria Kaliori tempat ziarah umat Katolik di Banyumas, 20km dari Purwokerto. Lingkungan asri dengan fasilitas lengkap.

Kamis, 19 Maret 2026Novena Bunda Maria yang ke-2 di Gua Maria Kaliori Keuskupan Purwokerto, minggu, 15 maret 2026. Pukul...
19/03/2026

Kamis, 19 Maret 2026

Novena Bunda Maria yang ke-2 di Gua Maria Kaliori Keuskupan Purwokerto, minggu, 15 maret 2026. Pukul 09:00 wib s/d selesai.
Dipersembahkan oleh Rm. Markus Juhas Irawan, Pr bersama dengan Rm. Aloysius Wahyu Nugroho, OMI dan Rm. Antonius Andri Atmaka, OMI.
Koor, organis, pemazmur dari Mater Dei - Purwokerto.
PPA dan Prodiakon dari Katedral Purwokerto.
Petugas Doa Rosario dan Lektor dari Pengurus KPGMK Keuskupan Purwokerto.
Berkah Dalem ......πŸ™πŸ™πŸ™

Kamis, 19 Maret 2026Santo Yusuf, Suami MariaSemua pengetahuan kita tentang Santo Yusuf, suami Santa Perawan Maria dan Ay...
19/03/2026

Kamis, 19 Maret 2026
Santo Yusuf, Suami Maria

Semua pengetahuan kita tentang Santo Yusuf, suami Santa Perawan Maria dan Ayah piara Yesus, Putra Allah, bersumber pada dua bab pembukaan dari Injil Matius dan Lukas. Secara umum, Yusuf dianggap sebagai ayah Yesus. Karena Yusuf adalah turunan raja Daud, maka Yesus juga dianggap sebagai keturunan Raja Daud. Yesus lalu disebut Putra Daud. Hubungan Yusuf dan Maria lebih daripada suatu hubungan pertunangan. Hubungan mereka merupakan suatu hubungan perkawinan yang sah, walaupun pada mulanya mereka tidak pernah hidup sebagai suami istri. Kira- kira selama satu tahun, mereka tidak pernah hidup bersama di bawah satu atap. Ketika Maria mengandung secara ajaib oleh Kuasa Roh Kudus, Yusuf bingung dan bermaksud meninggalkan Maria secara diam- diam. Namun Yusuf yang saleh itu tidak percaya akan godaan kebingungan dan kecurigaan terhadap Maria yang sedang hamil itu. Matius dalam injilnya mengatakan bahwa Yusuf memutuskan untuk meninggalkan Maria secara diam- diam (Mat1:19).

Sehubungan dengan itu, selanjutnya Matius mengatakan bahwa Allah mengutus seorang malaikat untuk menerangkan kepada Yusuf bahwa anak yang ada di dalam rahim Maria sesungguhnya berasal dari Roh Kudus. Oleh kunjungan malaikat Allah itu dan setelah merenungkan pesan yang disampaikan, Yusuf tanpa ragu- ragu mengambil Maria sebagai istrinya dan mulai tinggal serumah (Mat1:24). Untuk menghindari salah pengertian, Matius selanjutnya mengatakan bahwa Yusuf bukanlah ayah kandung Yesus. Matius berkata: Ε“Ia tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki- laki (Mat1:25). Kata sampai yang digunakan Matius menunjukkan bahwa Yusuf tidak bersetubuh dengan Maria sebelum Maria melahirkan anaknya. Kata itupun tidak berarti bahwa setelah Maria melahirkan Yesus, Yusuf bersetubuh dengan Maria. Kata- kata anaknya laki- laki, bahkan dikatakan anaknya yang sulung (Luk2:7) juga tidak berarti bahwa Maria mempunyai beberapa anak. Istilah itu adalah suatu istilah yang lazim dan sah untuk menamai setiap anak laki- laki pertama yang lahir dari suatu perkawinan, meskipun anak itu tidak mempunyai saudara dan saudari. Lukas dalam bab dua Injilnya menyebut Yusuf dan Maria sebagai orangtua Yesus (Luk2:27).

Menurut Matius, Yusuf adalah seorang tukang kayu (Mat13:55). Tentang riwayat hidupnya tidak banyak dikisahkan, tetapi diperkirakan Yusuf meninggal dunia sebelum Yesus tampil didepan umum untuk memulai karya Nya. Karena, ia tidak pernah disebut- sebut lagi selama kurun waktu penampilan Yesus itu. Salah satu bukti biblis untuk menunjukkan hal ini dapat ditemukan di dalam lukisan penginjil Yohanes tentang peristiwa penyerahan Maria kepada Yohanes, murid kesayangannya Yesus: Ketika Yesus melihat ibu Nya dan murid yang dikasihi Nya disampingnya, berkatalah Ia kepada Ibu Nya: Ibu, inilah anakmu, kesampingnya, berkatalah Ia kepada murid Nya: Inilah Ibumu! Dan sejak itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya (Yoh19:26 27). Teks ini menunjukkan bahwa pada waktu itu Maria sudah menjanda.

Cerita- cerita apokrif purba menggambarkan Yusuf sebagai seorang lelaki yang sudah tua, bahkan tua sekali. Cerita ini mau melukiskan bahwa pada waktu itu tak seorang pun menganggap Yusuf sebagai ayah kandung Yesus. Sebaliknya, kehamilan Maria dianggap sebagai suatu peristiwa yang memalukan bahkan merupakan skandal karena Yusuf suaminya sudah dikatakan tua sekali.

Cerita purba itu melukiskan Yusuf sebagai seorang duda yang mempunyai enam orang anak dari perkawinannya yang pertama. Kisah ini dimaksudkan untuk menerangkan bagian Injil yang melukiskan tentang saudara- saudara Yesus (Mat12:46; Yoh2:12; Yoh7:10). Keterangan yang sebenarnya ditemukan dalam makna kata bahasa Aram yang digunakan Yesus dan murid- murid Nya. Bahasa Aram menggunakan kata yang sama untuk melukiskan saudara- saudara dan sepupu- sepupu, dan para pengarang Injil mengetahui bahwa hal ini akan berarti dan dipahami oleh umat yang menjadi tujuan penulisan Injil bila mereka menunjuk kepada saudara- saudara Yesus. Yusuf dan Maria benar- benar menikah. Mereka memiliki hak- hak perkawinan secara penuh satu terhadap yang lain seperti lazimnya suami istri, walaupun mereka sendiri tidak menggunakan hak- hak itu. Alasan pokok teologis mengapa Yesus dilahirkan dari seorang Perawan adalah bahwa Pribadi kedua dalam Allah Tritunggal MahaKudus itu telah ada sejak kekal. Kelahiran Nya sebagai manusia melalui rahim Maria menunjukkan kehendak Allah untuk menjadi seorang anggota umat manusia dalam sebuah keluarga manusia. Yusuf meskipun bukan ayah Yesus dalam arti fisik dihubungkan dengan Yesus oleh persatuan rohaniah seorang ayah, kewibawaan dan pelayanan. Yesus termasuk anggota keluarga Yusuf dan hubungan itu diungkapkan dengan menggambarkan Yusuf sebagai ayah piara bahkan ayah Yesus yang sah.

Devosi kepada Santo Yusuf tidak dikenal gereja selama berabad-abad. Hal ini dilatarbelakangi oleh suatu kekhawatiran bahwa tekanan yang berlebihan pada kedudukan Yusuf dapat menimbulkan anggapan umum bahwa Yusuf adalah ayah kadung dari Yesus. Dalam praktek sekarang, Gereja menghormati Yusuf karena kekudusan dan martabat Maria sebagai Bunda Yesus, Putra Allah. Sri Paus Pius IX (1846- 1878) pada tanggal 8 Desember 1870 menetapkan Yusuf sebagai pelindung gereja universal. Dalam litani Santo Yusuf, yusuf dilukiskan sebagai pelindung bagi para buruh / karyawan, keluarga, para perawan, orang- orang sakit dan orang- orang yang telah meninggal. Ia juga dihormati sebagai tokoh doa dan kehidupan rohani, pelindung para fakir miskin, para penguasa, bapa- bapa keluarga, imam- imam dan kaum religius serta pelindung para penziarah.
Pada tahun 1937, Sri Paus Pius XI (1922- 1939) mengangkat Santo Yusuf sebagai pelindung pujangga Gereja melawan komunisme ateistik. Dan pada tahun 1961, Sri Paus Yohanes XXIII (1958-1963) memilih Yusuf sebagai pelindung surgawi Konsili Vatikan II. Nama Yusuf sendiri mulai dimasukkan dalam kanon misa pada tahun 1962.
Pada abad ke delapan dan kesembilan, pada tanggal 19 Maret ditentukan sebagai hari raya utama santo Yusuf. Pada tahun 1955, Sri Paus Pius XII (1939- 1958) memaklumkan pesta Santo Yusuf pekerja yang dirayakan pada tanggal 1 Mei. Pesta ini menekankan martabat pekerjaan dan keteladanan Santo Yusuf sebagai pekerja dan untuk menyetakan kembali keikutsertaan Gereja dalam karya penyelamatan Allah.

(Iman Katolik)

Kamis, 19 Maret 2026'Hari Raya St. Yusuf, Suami St. Perawan Maria'(Matius 1:16.18-21.24a)Malaikat Tuhan nampak kepadanya...
18/03/2026

Kamis, 19 Maret 2026
'Hari Raya St. Yusuf, Suami St. Perawan Maria'
(Matius 1:16.18-21.24a)

Malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."

Rabu, 18 Maret 2026"Yesus ingin cinta kasih Allah menang atas kebencian dan dendam di setiap hati manusia."-Paus Fransis...
18/03/2026

Rabu, 18 Maret 2026

"Yesus ingin cinta kasih Allah menang atas kebencian dan dendam di setiap hati manusia."
-Paus Fransiskus

Rabu, 18 Maret 2026'Saya Percaya Bahwa Yesus Adalah Allah'(Yohanes 5:17-30)"Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan te...
17/03/2026

Rabu, 18 Maret 2026
'Saya Percaya Bahwa Yesus Adalah Allah'
(Yohanes 5:17-30)

"Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak, supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup."

Selasa, 17 Maret 2026"Yesus adalah guru dan pemimpin saya. Tuhan adalah cahaya dan Sang Pencipta. Itulah yang saya yakin...
17/03/2026

Selasa, 17 Maret 2026

"Yesus adalah guru dan pemimpin saya. Tuhan adalah cahaya dan Sang Pencipta. Itulah yang saya yakini."
-Paus Fransiskus

(Foto : Kaul Kekal 2 Frater dan 1 Bruder OMI, 14 Maret 2026. Di Gereja Ratu Surga Kaliori)

Senin, 16 Maret 2026'Jangan Pernah Ragu Akan Kuasa Allah'(Yohanes 4:43-54)Ketika ia mendengar, bahwa Yesus telah datang ...
15/03/2026

Senin, 16 Maret 2026
'Jangan Pernah Ragu Akan Kuasa Allah'
(Yohanes 4:43-54)

Ketika ia mendengar, bahwa Yesus telah datang dari Yudea ke Galilea, pergilah ia kepada-Nya lalu meminta, supaya Ia datang dan menyembuhkan anaknya, sebab anaknya itu hampir mati.
Maka kata Yesus kepadanya: "Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya."
Pegawai istana itu berkata kepada-Nya: "Tuhan, datanglah sebelum anakku mati."
Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, anakmu hidup!" Orang itu percaya akan perkataan yang dikatakan Yesus kepadanya, lalu pergi.
Ketika ia masih di tengah jalan hamba-hambanya telah datang kepadanya dengan kabar, bahwa anaknya hidup.

13/03/2026

Sabtu, 14 Maret 2026

Misa Pengikraran Kaul Kekal
Br. Julianus Rizky Widitomo, OMI
Fr. Suni Bonikus Bunghari, OMI
Fr. FX Togar Mulya Nainggolan, OMI

Hari sabtu, 14 maret 2026. Pukul 09:00 wib di Gereja Ratu Surga Kaliori, Kompleks Perziarahan Gua Maria Kaliori Keuskupan Purwokerto.

Link live streaming : https://www.youtube.com/live/-TrS9BryE2k?si=6TNoPgnezxL_Jmkt (YouTube : SEMINARI OMI)

Senin, 9 Maret 2026'Menghargai Orang-orang Disekitar Kita'(Lukas 4:24-30)"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada n...
08/03/2026

Senin, 9 Maret 2026
'Menghargai Orang-orang Disekitar Kita'
(Lukas 4:24-30)

"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya."
Mendengar itu sangat marahlah semua orang yang di rumah ibadat itu. Mereka bangun, lalu menghalau Yesus ke luar kota dan membawa Dia ke tebing gunung, tempat kota itu terletak, untuk melemparkan Dia dari tebing itu. Tetapi Ia berjalan lewat dari tengah-tengah mereka, lalu pergi.

Minggu, 8 Maret 2026Hadirilah...!!! dan Rayakanlah...!!!Novena Bunda Maria yang ke- 2 di Gua Maria Kaliori Keuskupan Pur...
08/03/2026

Minggu, 8 Maret 2026

Hadirilah...!!! dan Rayakanlah...!!!
Novena Bunda Maria yang ke- 2 di Gua Maria Kaliori Keuskupan Purwokerto.
Hari minggu, 15 Maret 2026. Dimulai pukul 09:00 wib s/d selesai.
Dipersembahkan oleh RD. Markus Juhas Irawan (Paroki St. Mikael Gombong).
Koor dari Mater Dei Purwokerto.
PPA dan Prodiakon dari Paroki St. Yosep Purwokerto.
Terbuka untuk semua umat ......!!!

Jangan lewatkan kesempatan yang indah dan membahagiakan ini, Berkah Dalem... πŸ™πŸ™πŸ™

Jumat, 6 Maret 2026'Hidup Berkenan Bagi Allah'(Matius 21:33-43, 45-46)Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu ba...
05/03/2026

Jumat, 6 Maret 2026
'Hidup Berkenan Bagi Allah'
(Matius 21:33-43, 45-46)

Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita. Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu."

Address

Kaliori Kec. Kalibagor
Banyumas
53191

Telephone

+6281225231205

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gua Maria Kaliori posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Gua Maria Kaliori:

Share

Category